KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Ya kan pengadilannya di Kelantan. Terus dari hasil apa pun, pasti kan ngebela Pangeran Kelantan," tutur Manohara saat ditemui di acara preskon bersama kuasa hukumnya di kantor pengacara Hotman Paris di Summitmas, Jaksel, Selasa (10/11) siang tadi.
Hingga saat ini pun, putusan cerai terhadap Manohara dan Fakhry belum juga dikeluarkan. Sampai-sampai, saat ditanya mengenai hal itu, Mano pun menuturkan akan mengundang semua wartawan yang ada di sana untuk makan bareng dengannya jika putusan cerai sudah didapatkannya.
"Kalau ada putusan cerai dari sana, saya akan begini (sambil bertepuk tangan). Dan saya akan mengundang kalian semua untuk makan bareng," ujar Mano.
Mano pun menuturkan jika dia belum ada rencana untuk mencari sosok pengganti Fakhry. Pasalnya, dia mengaku masih muda dan ingin meniti karir.
"Kalau yang dimaksud untuk menikah lagi saya belum kepikiran. Saya masih muda dan karir saya juga udah bagus di sini. Tapi kalau untuk masalah teman, Mano banyak teman. My social life is perfectly fine," terangnya.
"Kalau sinetron sekarang kan jadwalnya pasti padat tuh, jadi Mano tidak bisa beraktivitas yang lain. Kalau tawaran sih banyak, cuman belum Mano ambil. Ada juga tawaran untuk main di layar lebar, tapi saya belum ngomongin soal itu, soalnya masih dalam tahap konsep. Sampai saat ini pokoknya Mano masih ada kontrak sama Sinemart," pungkasnya. (kpl/ato/npy)

"Jadi, tuntutan Rp300 M itu adalah uang yang diberikan pada Mano saat jadi istri dan itu dia anggap sebagai utang. Kalau seperti itu kita bisa menuntut balik, berapa kali dia tidur sama Mano, dia cium-ciuman. Itu adalah tuntutan yang mengada-ada. Masak pemberian dianggap utang, itu kan kewajiban seorang suami," ungkap Hotman saat menggelar preskon bersama Manohara di kantornya di Summitmas, Jaksel, Selasa (10/11) siang tadi.
Lebih jauh, Hotman menuturkan jika pihaknya akan menunggu dulu dan melihat keadaan ke depannya.
"Kami akan menunggu. Kalau Pangeran itu berani, dia jantan, dia harus ke sini dengan melakukan gugatan baru. Dengan membawa putusan dari pengadilan di Malaysia," tukasnya pendek. (kpl/ato/npy)

"Kita preskon di sini untuk menyikapi kesimpangsiuran berita selama ini. Bagi saya, yang jadi masalah itu adalah Pangeran Kelantan itu seperti kehilangan seorang Manohara. Jadi dia pengen sekali kalau Manohara itu kembali ke pelukannya. Bagi saya itu nggak masuk akal. Apalagi di sana Mano cuman dikasih RM3000 per bulan (Rp9 juta). Itu nggak layak banget untuk seorang istri," tutur Hotman dalam preskon yang diadakan di Summitmas, Jaksel, Selasa (10/11) siang tadi.
Dilanjutkan oleh Hotman, salah satu faktor yang menyebabkan Manohara kalah di Pengadilan Malaysia adalah ketidakhadiran sosialita cantik itu di sana. Namun, Hotman mengaku jika Manohara memang tidak mungkin hadir karena alasan keamanan. Dan Kepolisian Indonesia pun tidak bisa apa-apa di Malaysia untuk mengamankan Mano.
"Ya nggak bisa lah, kita kan di sana musuhnya Pangeran. Lagian Pengadilannya kan di Kelantan. Dan polisi di sini juga nggak bisa ke sana karena wilayah yuridiksinya nggak ada di sana. Masing-masing negara punya kedaulatan, contohnya konglomerat yang korupsi dari Indonesia, yang di Singapura aja nggak bisa ditangkap di sana," terangnya.
Sementara itu, mengenai tuntutan Fakhry yang diputuskan oleh Pengadilan Malaysia dianggap Hotman tidak akan berlaku di Indonesia.
"Mengenai tuntutan itu nggak berlaku di Indonesia. Karena menurut pasal 36 mengenai Hukum Acara, putusan dari pengadilan asing itu nggak berlaku di sini. Jadi putusan seperti itu nggak perlu dikhawatirkan. Itu hanya putusan di atas kertas," kata Hotman.
"Jadi bisa dibilang sampai saat ini Mano masih tenang-tenang saja. Bagi saya, kemenangan buat Mano adalah dia sudah jadi wanita bebas sekarang," pungkasnya. (kpl/ato/npy)

"Coba kalian pikir secara logika, mana mungkin jika naik 14 kilo cuma dalam waktu 4 hari?" ujar Mano saat menggelar rapat bersama kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea dan Farhat Abbas, di kantor Hotman di kantor Summit Mas, Jl Jenderal Sudirman, Jaksel, Rabu (24/06) siang tadi.
Hal itu menimbulkan pertanyaan tentang apa yang dikonsumsi oleh Mano sehingga bisa bertambah berat begitu cepatnya. "Orang biasa yang makan cokelat dalam waktu 3 bulan itu sudah menaikkan berat badan, kenapa hanya makan cokelat saya badan sudah naik 14 kilo?" pungkasnya. (kpl/hen/npy)

Dari kabar sebelumnya menyatakan bahwa pihak Kerajaan Kelantan pernah memberikan sejumlah hadiah kepada Manohara, di antaranya mobil Alphard senilai Rp850 juta, kacamata senilai SG$500, dan juga jam tangan serta tas mahal. Namun, Hotman Paris Hutapea, selaku kuasa hukum Mano hanya tertawa dengan laporan itu.
"Kita tertawa dari sini melihat hadiah yang diberikan Fakhry kepada Mano karena hadiah-hadiah tersebut tergolong biasa. Jauh lebih kecil daripada pedagang bakso dan bakmi Siantar dan pedagang di Glodok," ujar Hotman saat ditemui di kantornya di Summit Mas, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (24/6).
Menurut Hotman, hadiah-hadiah tersebut sebenarnya tak perlu dipublikasikan di televisi karena itu sebagai pemberian dari suami ke istri dan sudah lumrah dilakukan. Sementara itu, Mano sendiri mengatakan bahwa hadiah jam tangan yang disebutkan itu tidak benar. "Jam tangan itu tertulis di kuitansi tahun 2005, padahal pada tahun itu Mano lagi ada di Perancis dan belum kenal dengan Tengku Fakhry," ujarnya.
"Hadiah-hadiah itu, bukannya saya sombong ya, (tapi) saya bisa beli sendiri," lanjut Mano. "Nah di sana saya diberi kartu kredit yang limitnya 3.000 ringgit atau Rp9 juta. Tapi saya tidak bisa menggunakannya karena kalau menggunakannya harus minta izin atau permisi dulu dan harus ada pengawalan."
Dijelaskan Mano, untuk mobil Alphard yang disebutkan memang masih ada di garasi, tapi untuk barang-barang lainnya sebagian telah dikembalikan. Mano menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta suatu materi terhadap Tengku Fakhry karena penghasilannya pun jauh lebih besar dari apa yang kasih oleh pihak Kerajaan. (kpl/hen/boo)

"Tujuan rapat hari ini adalah untuk meng-counter pemberitaan yang beredar di TV yang membantah seolah-olah tidak melukai, dalam hal ini Tengku Fakhry," terang Hotman Paris Hutapea yang didampingi Farhat Abbas di kantor Hotman di Summit Mas di Jl Jendral Sudirman, Jaksel, Rabu (24/06) siang tadi.
"Jadi, kejadian sebenarnya menurut Mano, penyiksaan itu terjadi awal April sampai 20 April. Mengenai luka-luka, itu sudah kering dan sudah tidak ada luka lagi. Kejadian itu terjadi setelah 10 hari penyiksaan," kata Hotman merujuk pada rekaman milik Kerajaan Kelantan di mana Mano ditunjukkan sedang bersenang-senang, berenang, dan menari poco-poco.
"Ke manapun Mano pergi, Mano selalu dijaga pengawal-pengawalnya," terang Mano. "Di pulau itu sudah disediakan hidden camera. Mano tahu karena Mano melihat kamera dan mungkin itu yang dijadikan bukti buat mereka. Emang setelah peristiwa itu berlalu, luka Mano apabila kena air sudah tidak terasa sakit karena sudah kering."
Lebih jauh lagi, pembantu yang biasa melayani Mano, dituturkan Mano, sempat meneteskan air mata melihat keadaan tubuh Mano. "Mano sedang ganti baju untuk menonton sepak bola, ketika Mano buka baju ada pembantu yang melihat badan Mano dan dia menangis melihat keadaan badan saya. Tapi mereka kira Mano sendiri yang melakukan hal itu, padahal tidak," ungkapnya.
Hotman menambahkan jika setiap Mano diajak berhubungan, gadis muda itu selalu diberi pil. Dia pun juga dipaksa agar selalu tampak senang di depan publik.
"Mano itu sebenarnya takut ketinggian, takut dengan ikan-ikan kecil. Tapi saat Mano minum pil, Mano tidak merasakan apa-apa, cuma merasa fly. Dan Mano harus loncat dan berenang, Mano itu dipaksa padahal Mano takut," ungkap Mano. (kpl/hen/npy)

Tidak banyak pernyataan yang diberikan oleh Marcella, kecuali ucapan syukur dan terima kasih kepada para pihak yang telah membantu dirinya. Secara khusus Marcella juga mengucapkan terima kasih kepada kuasa hukum, wartawan dan pihak rutan, yang banyak memberikan perhatian.
"Saya bersyukur kepada Allah SWT, Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, hari ini saya akhirnya menghirup udara bebas, setelah selama terbelenggu selama enam bulan ini. Saya bersyukur bisa berkumpul kembali dengan keluarga," ungkapnya dengan wajah berseri.
Marcella dengan mengendarai mobil Toyota Harrier, warna Silver B 703 MZ, bersama mamanya, Tetty Liz Indriaty menuju rumahnya di Ciganjur, Jakarta Selatan. Menurut sebuah sumber, pihak keluarga telah mempersiapkan acara menyambut kebebasan tersebut.
Sementara itu, kasus kebebasan Marcella ini mendapat perhatian besar dari banyak media, hingga sempat terjadi insiden kecil di depan Polda Metro Jaya. Para wartawan yang berusaha mendapatkan gambar, sempat 'kisruh' hingga Marcella yang semula sudah siap memberikan keterangan, harus kembali dibawa masuk. (kpl/hen/dar)