Minggu, 28 Agustus 2011 17:58 | Adhyaksa Dault
Kapanlagi.com - Raut wajah mantan Menpora
Adhyaksa Dault terlihat puas usai menyaksikan film
TENDANGAN DARI LANGIT garapan
Hanung Bramantyo di Plaza Senayan, Sabtu (27/8) dini hari.
Paman dari Cici Paramida tersebut datang bersama istri dan anak keduanya. Kepada Kapanlagi.comŽ, ia mengatakan bahwa film tersebut dapat memotivasi masyarakat untuk berolahraga. Oleh karenanya ia meminta pemerintah supaya lebih memperhatikan bidang olah raga. Sebab dengan olahraga, semangat kebangsaan lebih dapat terpupuk.
"Kalo saya melihat film seperti memotivasi olah raga. Mestinya kantor Menpora harus mendukung upaya-upaya kayak gini. Ini kan menciptakan kecintaan terhadap sepak bola. Spirit of nation ada pada sport. Apalagi saat orang tengah euphoria politik dan terkotak-kotak, sepak bola bisa jadi pemersatu," katanya. Adhyaksa terlihat begitu bersemangat meminta pemerintah untuk mendukung para sutradara yang menggarap film-film sejenis.
"Ke depannya pemerintah bisa sharing serta mensupport sutradara-sutradara yang memproduksi film kayak gini. Dikemas cerita seperti ini kan bagus," urainya. Ia pun setuju bila film-film bertema olah raga seperti ini diselipkan kritik mengenai situasi masyarakat terkini. Dalam film TENDANGAN DARI LANGIT ini, kritik tersebut datang dari celetukan tokoh yang diperankan Sujiwo Tejo. Ia menganggap hal tersebut wajar.
"Saya melihat dari ungkapan-ungkapan Mas Jiwo. Itu bagus sekali, kritikannya halus dengan situasi sekarang. Misalnya kalo olahraga kurang dihargai tetapi korupsi dan lainnya mendapat perhatian," pungkasnya bersemangat. (kpl/dis/dka)
Lihat profil:
Adhyaksa Dault, Sujiwo Tejo
Diposting oleh: Editor |
Selasa, 16 Agustus 2011 16:23 | Adhyaksa Dault
Kapanlagi.com - Umur yang sudah memasuki kepala 5 tidak membuat semangat mantan Menteri Pemuda dan Olahraga,
Adhyaksa Dault menurun. Untuk memperingati hari Kemerdekaan pada 17 Agustus nanti dirinya akan memimpin ekspedisi dua generasi ke Mount Blanc Eropa.
Keberangkatan tim ekspedisi pendakian Mount Blanc akan berangkat pada dalam dua tahap 19 Agustus dan 4 September mendatang, sebanyak 11 orang yang akan berangkat dalam ekspedisi ini.
"Rombongan terdiri dari 11 orang termasuk dua wartawan televisi. Dengan komposisi lima orang berusia di atas 40 tahun. Saya 50-an dan ada yang 54 tahun," ujar Adhyaksa pada saat penyerahan bendera Merah Putih kepada tim Ekspedisi Mouth Blanc, Promosi Indonesia Pada Puncak-Puncak Dunia, di Bakrie Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (14/8).
Setelah lepas dari jabatannya sebagai Menteri, dirinya sibuk dengan organisasi lingkungan, Vanaprastha. Lebih lanjut Adhyaksa menjelaskan, ekspedisi dua generasi ini bukan hanya sekedar pendakian gunung biasa, tapi juga mempromosikan Indonesia di mata dunia Internasional. Bekerja sama dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di sana.
"Jika memungkinkan bekerja sama dengan masyarakat atau pelajar yang ada di sana," tutupnya. (kpl/hen/faj)
Lihat profil:
Adhyaksa Dault
Diposting oleh: Editor |
Senin, 15 Agustus 2011 20:05 | Adhyaksa Dault
| Tag: Hobi Selebritis
Kapanlagi.com - Cantik dan populer, tidak banyak orang menduga jika selebriti
Olivia Zalianty justru menyukai olahraga tantangan yang terkadang membahayakan. Adik dari
Marcella Zalianty ini justru menyukai naik gunung.
"Di sini kalo mendaki gunung dibutuhkan mental yang kuat selain fisik yang kuat ya. Saya bangga banget, di tengah negara kita yang pragmatis dan matrealistis masih ada semangat heroik untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia," beber Olivia.
Olivia yang ditemui di acara pemberian bendera merah putih kepada tim Pendaki Mont. Blanc oleh bapak Adhyaksa Dault di Bakrie Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (14/8) mengaku bahwa dirinya memang menyukai tantangan.
"Karena hidup itu pilihan. Life is challenge, kalo banyak tantangan it's good life menurut saya. Di tengah kondisi seperti ini, mendaki gunung bisa menjadi contoh moral dan spirit. Jadi semoga semuanya lancar, kita doakan," tutupnya. (kpl/hen/aia)
Lihat profil:
Olivia Zalianty, Marcella Zalianty, Adhyaksa Dault
Diposting oleh: Editor |
Senin, 15 Agustus 2011 08:43 | Adhyaksa Dault
| Tag: Kematian Selebritis
Kapanlagi.com - Meninggalnya mantan suami diva dangdut
Cici Faramida,
Ahmad Suhaeby mengejutkan semua pihak, termasuk keluarga
Cici.
Adhyaksa Dault mantan Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga kerabat
Cici Faramida pun kaget mendengar kabar tersebut.
"Yah semoga diampuni dosa-dosanya. Sebagai manusia kita tentunya saling memaafkan. Semua kaget yah dengan berita ini," ujarnya di Bakrie Tower, Kuningan, Jaksel (14/8).
Ketika ditemui dalam upacara pemberian bendera Merah Putih kepada tim Pendaki Mont Blanc di Bakrie Tower, paman Cici Faramida itu menyampaikan bela sungkawanya kepada keluarga almarhum. "Kita merasa berduka cita, dan memohon kepada Allah semoga dosanya diampunkan," katanya
Disinggung apakah dirinya sudah melayat ke rumah almarhum?, Adhyaksa belum melayat, begitupun dengan Cici. Diakui Adyaksa, dirinya dan Cici masih sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.
Nama Adhyaksa Dault mencuat ketika dirinya menjadi penengah ketika konflik antara alm. Ahmad Suhaeby dan Cici Faramida pada pertengahan tahun 2009. (kpl/hen/faj)
Lihat profil:
Adhyaksa Dault, Suhaeby, Cici Faramida
Diposting oleh: Editor |