Blog ANDI SORAYA


Jadikan RBT "Terpisahkan" di HPmu!
Telkomsel, Axis, Three, Esia, Flexi (5410756)
Indosat (633962); XL (12400845)

Andi Soraya Minta Media Jaga Psikologis Anaknya

Kapanlagi.com - Hari Senin (30/8) kemarin, Andi Soraya mendatangi kantor Komnas Anak untuk meminta pertimbangan perlindungan terhadap anak-anaknya, terkait kasus penganiayaan yang menimpa dirinya. Dengan berlinang air mata, Andi mengatakan sangat berat harus meninggalkan kedua buah hatinya dan memenuhi masa hukuman selama 3 bulan penjara karena terbukti melanggar pasal 351 ayat 1 KUHP.

Namun, yang paling disayangkan Andi, kasus ini bisa terblow-up ke masyarakat. Ia khawatir dengan psikologis anaknya, Shawn dan Darren yang seakan diteror wartawan yang mengubernya. "Terus terang anak saya tidak tahu. Saya heran kenapa ini bisa terblow up. Mereka nggak mikir perasaan anak saya. Dan di rumah saya banyak wartawan datang, saya tahunya karena mbak saya ketakutan tengah malam karena ada wartawan gedor-gedor pintu. Itu membuat takut anak-anak saya," tutur Andi.

"Mereka telepon saya, 'Kenapa banyak wartawan di rumah?' Saya cuma jawab, 'Mama nggak tahu'. Mereka mengira itu cuma gosip film baru cuma untuk diheboh-hebohin aja. Hanya itu yang mereka tahu," sambung bintang SUSUK POCONG ini di Komnas Anak, Jl. TB Simatupang, Jakarta, Senin (30/8).

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Andi meminta kesediaan dan pengertian para pencari berita untuk lebih menghargai keluarganya. Ia pun mengaku, terpaksa membatasi gerak anak demi kenyamanan dan kondisi psikologis mereka.

"Sampai sekarang saya tidak perbolehkan anak untuk nonton TV dari pagi sampai sore. Jadi, saya mohon teman-teman (wartawan) memberi saya kesempatan. Dan coba lihat anak saya, bukan saya. Saya orang yang taat hukum, saya akan bertanggung jawab. Tapi tolong jangan sampai ini dibesar-besarkan, nanti dampaknya ke anak saya," kata Andi.

Andi Soraya dinyatakan bersalah atas kasus penganiayaan seorang wanita bernama Sri Sukaesih di Diskotik Second Floor, Jakarta, pada 22 November 2007 lalu. Andi kalah dalam pengadilan. Banding dan kasasinya ke Mahkamah Agung juga ditolak. Ia akhirnya diwajibkan untuk menjalani masa hukuman 3 bulan di Rutan Pondok Bambu.  (kpl/buj/boo)


Lihat profil: Andi Soraya
Tag: Penganiayaan Selebritis
Komentar : 4 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 31 Agustus 2010 12:24 |

Kak Seto: Komnas Anak Akan Tetap Netral

Kapanlagi.com - Meskipun Komnas Anak akan membantu Andi Soraya untuk berjuang mendapatkan keringan waktu hukuman demi anak-anaknya, bukan berarti Komnas Anak mendukung pihak Andi. Seto Mulyadi alias Kak Seto menuturkan jika pihaknya akan tetap netral dalam hal ini.

"Kami tetap pada posisi kami, tidak akan terpengaruh. Kami akan tetap netral, kami akan lihat pada kasus anak. Kami mohon jangan dilibatkan kepada kasus lain," tegas Kak Seto ketika ditemui di Perumahan Cirendeu Permai, Jaksel, Senin (31/08).

Kak Seto menekankan jika Komnas Anak hanya akan memfokuskan diri pada masalah perlindungan anak. Mereka tidak akan ikut campur dalam kasus Andi yang menyebabkan dirinya harus menjalani tahanan itu.

"Kami hanya melihat pada masalah perlindungan anak. Kami memohon kepada siapapun juga untuk tidak mengeksploitasi anak dan tidak memanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan lainnya," tambah Kak Seto.

Apalagi, Kak Seto sendiri masih dalam posisi tidak terlalu mengerti permasalahan yang dihadapi Andi.

"Saya belum banyak berdialog karena saya terburu-buru. Intinya saya belum bisa kasih banyak jawaban karena saya belum banyak mengetahui kasus ini. Saya hanya sebagai Dewan Pembina hanya memberikan saran-saran. Kita lihat kasusnya, kalau ada saudara dan kerabat, saya sarankan anaknya dititipkan ke sana karena kalau di RSPA (Rumah Perlindungan Sosial Anak) itu kalau tidak ada saudara," pungkasnya.   (kpl/buj/npy)


Lihat profil: Seto Mulyadi, Andi Soraya
Tag: Penganiayaan Selebritis
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 31 Agustus 2010 07:55 |

Andi Soraya, Semua Prosedur Sudah Saya Jalankan

Kapanlagi.com - Adanya anggapan bahwa Andi Soraya berusaha mangkir dari panggilan pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk segera menjalani hukuman penjara, berkali-kali coba diluruskan oleh pihak Andi. Menurut kuasa hukum Aya (sapaan akrab Andi Soraya, Red), Priyatna Abdul Rasyid, kliennya hanya butuh waktu untuk bisa mendapatkan seorang pengasuh bagi anak-anaknya, selama Aya menjalani masa tahanan.

"Intinya, masalahnya anak masih membutuhkan dukungan mental. Masih membutuhkan dukungan psikologis dari ibunya. Makanya kami meminta kejaksaan untuk memberikan spare waktu untuk mendapatkan pengasuh, saat ibu Andi di LP nanti," jelas Priyatna saat ditemui di Komnas Anak di TB Simatupang, Jakarta Timur, Senin (30/08).

Soal berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan, Andi Soraya tak bisa menyebutkan secara pasti.

"Kita tahu sekarang kan bulan puasa, saya rasa bukan hanya saya yang mempunyai kesulitan seperti ini. Seluruh ibu rumah tangga punya kesulitan seperti saya, tidak punya pembantu. Paling tidak pembantu itu bisa saya percaya untuk menitipkan anak. Yang ini agak susah, walaupun saya sudah menitipkan, tapi tetap kalau tidak ada pembantunya gimana. Apalagi ini, bagaimana pengurusannya? Apalagi ini musim anak libur sekolah," papar mantan kekasih Steve Emmanuel itu.

"Anak saya masih sekolah, yang mana saya punya jadwal, yang tidak pernah meleset dari jadwal itu, nyupirin mereka, nganterin mereka, siapin makanan, dan itu semuanya saya kerjakan sendiri. Setelah itu saya pergi syuting. Dan saya minta, selalu minta ada dalam kontak saya, saya selalu minta setiap jam 2 siang, selama 1 sampai 2 jam, saya minta diperbolehkan menjemput anak saya. Masukan anak saya dulu ke dalam rumah, baru saya lanjut syuting lagi. Itulah jadwal saya setiap harinya," lanjutnya.

Aya mengungkapkan, karena adanya rencana dari kejaksaan untuk menjemput dirinya pada hari Senin (30/8), anak-anak Aya terpaksa libur dari sekolahnya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Aya menyayangkan soal munculnya rencana tersebut.

"Saya tanya kenapa harus ada penjemputan paksa? Toh, saya belum terima surat yang ketiga, sedangkan semua prosedur sudah saya jalankan. Saya minta tolong pengacara untuk menghadap dan meminta ijin, tapi kenapa itu tidak digubris seakan-akan saya mangkir, padahal tidak sama sekali. Makanya lawyer saya tadi bilang, apa yang kita sudah jalankan tidak disebutkan oleh kejaksaan, seolah-oleh Andi Soraya sudah dipanggil 1,2,3, tapi cuek aja," tandas artis yang bernaung di bawah Glow Management itu.  (kpl/buj/bun)


Lihat profil: Andi Soraya, Steve Emmanuel
Tag: Penganiayaan Selebritis, Perseteruan Selebritis
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 31 Agustus 2010 06:05 |

Andi Soraya Hampir Dipastikan Tak Bisa 'Berkelit'

Kapanlagi.com - Usaha Andi Soraya untuk berkelit dari penjemputan pihak kejaksaan dengan mengusung pengasuhan anak dan mengadu ke Komnas Perlindungan Anak serta pemerhati soal anak, Seto Muyadi, sepertinya bakal sia-sia. Pasalnya pihak Kejari Jakarta Selatan tetap akan melakukan penjemputan pada bintang film SUSUK POCONG ini.

Hal tersebut diperbuat karena memicu pada putusan yang telah dikeluarkan Mahkamah Agung (MA).

"Ini keputusan MA, banyak kok yang menjalani satu tahun, ada yang suaminya meninggal. Tiga bulan itu cuma sebentar kok. Itu resiko dia, tugas kami hanya menjalani keputusan MA. Satu-satunya banding yang harus dia jalani cuma peninjauan kembali (PK). Tapi apapun itu kita tetap jalani eksekusi," urai Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Jakarta Selatan Munif, Senin (30/8) sore.

Dikatakan lagi kendati surat pemanggilan telah dilayangkan sesuai aturan yang berlaku, namun komunikasi dengan Andi Soraya alias Aya belum pernah terjadi. Walau demikian hal tersebut dianggap lumrah.

"Saya sendiri belum pernah komunikasi langsung dengan Andi Soraya. Kita komunikasi hanya lewat kuasa hukumnya saja. Saya lupa nama kuasa hukumnya," katanya.

Lantas kenapa Andi tidak hadir? Apakah bisa dikatakan mangkir? Munif menggeleng.

"Saya nggak bilang seperti itu, sesuai tupoksi kami pasal 270, jaksa akan melakukan eksekusi sesuai salinan putusan. Langkah pertama adalah panggilan, terakhir tanggal 19 Agustus. Beliau juga tidak datang tanpa alasan sah. Tanggal 24 Agustus, kuasa hukum minta dilakukan penundaan. Katanya, dia lagi ada kontrak FTV, tapi kita tetap menunggu," pungkasnya.    (kpl/dis/bun)


Lihat profil: Andi Soraya, Steve Emmanuel, Seto Mulyadi
Tag: Penganiayaan Selebritis, Perseteruan Selebritis
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 31 Agustus 2010 03:05 |

Alasan Sakit Andi Soraya Tak Diterima Kejaksaan

Kapanlagi.com - Batalnya Andi Soraya mendatangi Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan lantaran beberapa hal. Salah satunya karena ibu dua anak tersebut sedang dalam kondisi tidak enak badan. Demikian dikatakan kuasa hukum Andi Soraya, Priyatna Abdurassyid, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (30/8).

"Kita berupaya untuk merekomendasikan surat dokter, karena ia lagi sakit, dalam tujuh hari ke depan, perlu perawatan. Tapi itu ditolak," ujarnya.

Bahkan pihaknya berusaha berkoordinasi Komnas Perlindungan Anak terkait dengan pengasuhan anak jika Andi Soraya dijemput aparat kejaksaan.

"Rencana hari ini mau koordinasi sama komnas Perlindungan Anak, karena kita bingung dan bimbang untuk pengasuhan anak. Makanya hari ini tidak jadi hadir," sambungnya.

Saat disinggung apakah hal ini telah dibicarakan dengan pihak kejaksaan, Priyatna menggeleng.

"Belum, saya belum bisa menyampaikan sekarang, karena nanti takut dikatakan mangkir. Yang pasti kita butuh koordinasi dengan Komnas PA (Pengadilan Agama) dulu karena ada hak anak juga yang harus dipikirkan," imbuhnya.   (kpl/dis/bun)


Lihat profil: Andi Soraya, Steve Emmanuel
Tag: Penganiayaan Selebritis, Perseteruan Selebritis
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 31 Agustus 2010 02:05 |

Kak Seto Harap Andi Soraya Bersikap Tenang

Kapanlagi.com - Kecemasan Andi Soraya ketika akan meninggalkan kedua anaknya untuk memenuhi hukum yang berlaku rupanya ditanggapi serius oleh Seto Mulyadi alias Kak Seto. Ketika ditemui di rumahya di Perumahan Cirendeu Permai, Jaksel, Senin (30/08), Kak Seto menuturkan jika Andi harus menenangkan diri.

"Dia konsultasi tentang masalah putra-putrinya karena dia mendengar kabar ingin ditahan. Beliau bingung karena beliau seorang single parent dan dia nggak punya orang tua lagi. Cuma dia yang mengurus anak-anaknya. Seberapa jauh kita mempunyai perhatian khusus terhadap anak-anak. Misalnya, apakah dititipkan ke Komnas, apakah ada bantuan dari Komnas untuk mengimbau agar tidak dalam waktu dekat ini dulu penahanannya agar dapat memberikan kesempatan untuk menitipkan putra-putrinya. Karena anak yang paling kecil tidak bisa tidur kalau tidak ada ibunya," terang Kak Seto.

Kak Seto pun menuturkan jika Andi baru saja menelepon pihaknya Senin siang. Dan ketika menelepon tersebut terdengar suara Andi sangat cemas dan bingung.

"Memang yang saya dengar memang sangat cemas karena keadaan putra-putrinya. Saya akan mendengar terlebih dahulu permintaan orang tua tentang putra-putrinya," tambahnya.

Lalu, apa yang akan dilakukan Kak Seto dan Komnas Anak untuk membantu Andi?

"Kami minta tenang dulu karena kami akan mendengar permasalahannya terlebih dahulu. Bagaimana kami memberikan saran-sarannya setelah kami mendengar permasalahannya terlebih dahulu secara jelas," tegasnya.   (kpl/buj/npy)


Lihat profil: Seto Mulyadi, Andi Soraya
Tag: Perseteruan Selebritis
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 31 Agustus 2010 01:50 |

Andi Soraya: Apapun Prosesnya, Kita Lakukan Dengan 'Silent'

Kapanlagi.com - Ramainya pemberitaan di infotainment yang menyebut Andi Soraya tak memiliki itikad baik untuk memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk segera menjalani vonis hukuman penjara selama 3 bulan di LP Pondok Bambu, akhirnya memaksa Aya, sapaan akrab Andi Soraya, itu angkat bicara dan memberikan klarifikasi.

Mantan kekasih Steve Emmanuel menjelaskan bahwa dirinya ingin menitipkan anaknya dulu sebelum ia menjalani hukuman penjara.

"Saya di sini bukan sebagai artis, saya di sini sebagai ibu dari 2 anak yang masih kecil-kecil dan saya ingin berkonsultasi, soalnya saya punya kesulitan masalah hukum. Dan bagaimana saya bisa tenang, saat saya menjalani proses hukum itu," papar Aya saat ditemui di Komnas Anak di TB Simatupang, Jakarta Timur, Senin (30/08).

"Karena terus terang anak saya tidak tahu tentang masalah eksekusi ini. Kita gak usah ngomong ini terbukti atau tidak. Tapi, inkrah sudah ada. Saya memang tidak mengizinkan anak saya nonton infotainment, karena saya takut memberatkan mental anak saya," lanjutnya.

Aya yang saat itu ditemani oleh Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Anak, dan Priyatna Abdul Rasyid (kuasa hukum Andi Soraya) berharap bahwa dirinya tak mendapatkan tekanan mental, yang akhirnya berdampak pada anak-anaknya. Sebab, dirinya berjuang sendiri karena tak memiliki suami dan juga orang tua.

"Saya sudah bicara dengan lawyer saya, sedang mempertimbangkan dan membuat jalan. Apapun prosesnya ini, kalau bisa kita lakukan dengan silent. Saya bukan orang yang tidak menaati peraturan. Saya orang yang taat hukum. Tapi tolong dong, ini kan semua ada jalannya," paparnya.

"Kalau orang lain itu bisa nitipin anaknya ke kakek neneknya, kalau saya tidak ada. Harusnya dari pihak kejaksaan, yang mengeksekusi saya, memberikan kebijaksanaannya. Agar saya mengatur internal saya yang terbaik buat anak saya agar saya tenang, dan anak saya berada di tangan orang yang saya percaya."

Aya mengaku dirinya sempat tak menyangka bahwa kabar tersebut ter-blow up seperti sekarang ini. Ia menegaskan bahwa ia tak takut menjalani proses hukum, karena ia bersedia bertanggung jawab.

"Kalau saya menjalankan sesuatu pasti saya jalanin. Tapi tolong dong semua itu ada step-stepnya, berilah saya kesempatan. Makanya saya ke Komnas Perlindungan Anak, saya berkonsultasi untuk mengatur internal saya, masalah anak-anak," tegasnya.

Andi Soraya tersandung kasus pemukulan terhadap seorang wanita dalam sebuah acara arisan di Second Floor Cafe Kemang, pada bulan Februari 2008 lalu. Andi beralasan, tindakannya itu dipicu oleh kejengkelannya pada wanita yang dianggapnya telah mempengaruhi sang mantan kekasih, Steve Emmanuel.   (kpl/buj/bun)


Lihat profil: Andi Soraya, Steve Emmanuel
Tag: Penganiayaan Selebritis, Perseteruan Selebritis
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 31 Agustus 2010 01:05 |



Lihat Arsip Berita Andi Soraya

2011



Kota

Merk