Blog AYU SORAYA


Rhoma Tunjuk Ikke Nurjanah Sebagai Ketua Harian

Selasa, 06 Maret 2012 11:24 | 

Ayu Soraya

 | Tag: Kartini Indonesia, Prestasi Selebritis

Kapanlagi.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Rhoma Irama yang baru terpilih dalam Munas PAMMI ke-3 di Surabaya 3-4 Maret mengumumkan susunan kepengurusan baru untuk periode 2012-2017.

"Dalam kepengurusan ini, Ikke Nurjanah saya tunjuk sebagai Ketua Harian DPP PAMMI periode 2012-2017," ujar Rhoma Irama di Surabaya Jawa Timur, Senin.

Menurut dia, kepengurusan tersebut dibentuk oleh tim formatur meliputi Rhoma Irama (ketua terpilih), Husien Audah (majelis munas), Surya Aka Irama (Sekretaris DPD PAMMI Jatim), Mara Karma (DPP Demisioner) dan M Fahmi Mai (Ketua DPD PAMMI Jambi) telah berhasil menyelesaikan mandat yang diberikan para peserta Munas.

Terpilihnya sosok Ikke Nurjanah sebagai ketua harian, lanjut dia, dianggap layak. Rhoma memberikan kesempatan pada tokoh yang lebih muda dan kreatif.

"Ini saya lakukan agar PAMMI dapat lebih berinovasi dan berkreasi lebih lugas dan cerdas seiring dengan era globalisasi yang kian menantang eksistensi PAMMI itu sendiri," kata musisi kelahiran Tasikmalaya, 11 Desember 1946 ini.

Sebelumnya, Rhoma Irama yang digadang-gadang untuk menduduki kembali posisi ketua umum sudah menyatakan tidak bersedia untuk dipilih kembali.

Tapi mayoritas dari 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAMMI se-Indonesia masih menghendaki pimpinan Soneta Group untuk kembali menjadi ketua umum untuk lima tahun ke depan dan akhirnya Rhoma pun terpilih secara aklamasi.

Sedangkan, Surya Aka Irama yang diplot sebagai Ketua Bidang Humas DPP PAMMI periode 2012-2017 pun sangat mendukung Ikke yang duduk sebagai ketua harian.

Surya Aka yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPD PAMMI Jatim ini mengatakan, dipilihnya Ikke merupakan terobosan tersendiri dalam organisasi PAMMI.

"Baru periode sekarang (2012-2017) ini, ada struktur ketua harian," kata pria yang akrab dipanggil Aka Irama ini.

Dengan adanya Ikke sebagai ketua harian, lanjut Aka, diharapkan dapat lebih memuluskan kinerja organisasi PAMMI demi kemajuan musik dangdut di masa mendatang.

Mendapat kepercayaan sebagai ketua harian, Ikke Nurjanah mengaku siap mengemban amanat tersebut.

"Insya Allah, bersama segenap pengurus DPP PAMMI lainnya, saya akan membenahi organisasi ini, mulai dari administrasi keanggotaan, aspek legalnya dan struktur sistem yang ada di dalamnya," kata pelantun tembang hits Terlena.

Penyanyi Dangdut Terbaik AMI Award 2004 ini juga akan berupaya semaksimal mungkin mendaftarkan musik dangdut ke UNESCO agar diakui sebagai salah satu heritage Indonesia.

"Setelah batik diakui UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia, sekarang sudah saatnya ganti musik dangdut. Karena musik dangdut merupakan satu-satunya kesenian asal Indonesia yang tidak dimiliki bangsa lain," ungkap penyanyi kelahiran Jakarta, 18 Mei 1974 ini.

Adapun susunan Kepengurusan DPP PAMMI periode 2012-2017 meliputi:

  • Ketua Umum: Rhoma Irama  

  • Ketua Harian: Ikke Nurjanah  

  • Ketua Bidang Organisasi-Anggota: Husein Audah  

  • Ketua Bidang Litbang-Diklat: Hendro Saky  

  • Ketua Bidang Hukum: Ismail  

  • Ketua Bidang Humas: Surya Aka  

  • Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial: Ayu Soraya  

  • Ketua Bidang Kerohanian: Khalid Karim  

  • Sekretaris Jenderal: Waskito  

  • Bendahara Umum: Tedy Suratmaji  

  • Wakil Bendahara: Chintya Sari
  (antara/dar)


Lihat profil: Rhoma Irama, Ikke Nurjanah, Chintya Sari, Ayu Soraya
Diposting oleh: Editor |


Tiga Kandidat Sempat Bersaing Dengan Rhoma Irama

Senin, 05 Maret 2012 12:01 | 

Ayu Soraya


Kapanlagi.com - Sebanyak tiga kandidat penyanyi dangdut bersaing menggantikan Rhoma Irama sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) periode 2012-2017 pada Musyawarah Nasional III PAMMI di Surabaya, 3-4 Maret 2012.

"Kalau terpilih pasti saya siap. Namun sekarang tidak ada persiapan khusus, apalagi saya juga tidak terlalu berharap. Semua saya serahkan kepada peserta Munas," ujar pelantun tembang Terlena, Ikke Nurjanah, di Surabaya, Sabtu (04/02/2012) kemarin.

Menurut Ikke Nurjanah yang merupakan kandidat bersama Chintya Sari dan Ayu Soraya itu, dirinya tidak mau memberikan target perolehan suara dari 28 DPD PAMMI yang menjadi peserta Munas.

"Siapapun yang terpilih mampu membawa PAMMI dan musik dangdut semakin lebih baik," kata mantan istri Aldi Bragi itu.

Sementara itu, Ayu Soraya mengaku sudah mempersiapkan diri sejak lama untuk mengikuti bursa ketua umum PAMMI, bahkan ia sudah memiliki tim sukses dengan harapan bisa menang.

"Saya siap kalau memang peserta Munas memilih. Tapi siapapun yang terpilih, dia harus mampu lebih baik atau paling tidak mempertahankan program organisasi yang sudah berjalan," papar Wakil Bendahara PAMMI itu.

Lain halnya dengan Chintya Sari. Ia enggan berkomentar tentang pencalonannya. Ia hanya tersenyum ketika ditanya kesiapannya menjadi salah satu kandidat terkuat sebagai orang nomor satu di organisasi musik dangdut tersebut.

Sementara itu, Rhoma Irama menilai ketiganya layak sebagai ketua umum menggantikan dirinya. Penyanyi yang dijuluki Raja Dangdut tersebut mengaku tidak ingin maju lagi karena memberikan kesempatan kepada generasi penerus untuk menjadi pemimpin.

"Saya jadi dewan pembina saja, jangan dimasukkan dalam pengurus harian. Kalau saya lagi, bagaimana generasi berikutnya? Semua calon sudah sangat layak kok," kata Rhoma Irama.

Hanya saja, masih banyaknya desakan dari peserta Munas yang berharap dirinya maju lagi, kendati vokalis Soneta Grup tersebut meminta agar peserta Munas tidak memilihnya. Namun Sang Raja Dangdut Rhoma Irama pun akhirnya terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Umum Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) periode 2012-2017. (antara/dar)


Lihat profil: Rhoma Irama, Ikke Nurjanah, Chintya Sari, Aldi Bragi, Ayu Soraya
Diposting oleh: Editor |


Ayu Soraya Buat Perkumpulan Penyanyi Dangdut

Rabu, 11 Januari 2012 02:05 | 

Ayu Soraya


Kapanlagi.com - Banyaknya penyanyi dangdut yang bermunculan belakangan ini membuat munculnya perkumpulan baru untuk mengakomodir para penyanyi tersebut. Salah satunya adalah perkumpulan penyanyi dangdut senior dan junior, Bunga Rampai.

Perkumpulan artis yang digagas oleh pedangdut senior Ayu Soraya ini memang belum lama terbentuk, namun eksistensinya sudah ditunjukkan dengan seringnya mengadakan aksi sosial.

"Pertemuan pertama kita pada bulan November 2011 di Cibubur, pertemuan keduan Bunga Rampai pada awal bulan Januari 2012 di Kelapa Gading kita gelar santunan anak yatim, dan yang ketiga saat ini kita lakukan santunan pada para manula dan lansia," ujar Ayu Soraya di Panti Werda Departemen Sosial RI, Ceger, Jakarta Timur, Selasa (10/1).

Ditegaskan oleh Ayu, kalau perkumpulan ini tidak bermaksud untuk menandingi organisasi penyanyi dangdut yang lama yaitu Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI).

"Kita tidak membuat tandingan dengan PAMMI, kita juga orang-orang PAMMI namun lantaran PAMMI isinya orang-orang lama yang kegiatannya yah bisa dikatakan kurang geregat, maka kami bersama-sama menggandeng seluruh lapisan artis dangdut baik senior maupun junior, biar tidak ada pemisah," pungkasnya.  (kpl/hen/aia)


Lihat profil: Ayu Soraya
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Ayu Soraya

2011






Kota

Merk