Blog DINA OLIVIA


Sambut Lebaran RCTI Hadirkan '30 Hari Mencari Cinta'

Minggu, 07 November 2004 11:47 | 

Dina Olivia


Kapanlagi.com - Menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1425 H, stasiun RCTI akan menghangatkan suasana di tengah keluarga dan kerabat dengan menyuguhkan tayangan-tayangan spesial yang khusus dipersembahkan untuk pemirsa setianya.

Salah satu program spesialnya adalah pemutaran film produksi Rexinema berjudul 30 Hari Mencari Cinta. Film yang disutradarai oleh Uvi Avianto ini dibintangi oleh tiga cewek, Nirina Zubir, Dina Olivia dan Maria Agnes.

Kisahnya tentang persahabatan dan perburuan pacar selama 30 hari. Adalah tiga sahabat; Olin (Maria Agnes), Keke (Dina Olivia), dan Gwen (Nirina), yang tinggal serumah. Hidup mereka selalu diisi dengan keceriaan dan canda tawa. Sampai suatu hari setelah menonton VCD Titanic yang sangat menyentuh, mereka tersadar sudah berbulan-bulan mereka hidup tanpa 'makhluk' yang bernama cowok atau pacar!

Cowok yang dekat dengan mereka selama ini hanyalah Bono (Revaldo), tetangga yang lumayan keren tampangnya tapi cara berpikirnya tak jelas. Maka mereka pun sepakat untuk berburu makhluk yang bernama cowok itu.

Ternyata tak semudah yang dibayangkan semula. Banyak sekali tipe cowok yang mereka temukan dari yang mirip bintang F4, maniac sex hingga anak band metal pemabuk, penuh ketombe rambutnya dan tak pernah mandi hingga bau badannya minta ampun .

Diperkuat oleh Andi Rianto sebagai penata musik. Duo produsernya adalah Dimas Djayadingrat dan Erwin Arnada. Lagu-lagu dari grup Sheila on 7 menghiasi film anak muda ini.

Mampukan Gwen, Keke dan Olin mendapatkan cowok dambaan mereka? Saksikan penayangannya pada Sabtu, 13 November 2004 pukul 19.00 WIB hanya di RCTI Ok.

Lihat koleksi Kartu Lebaran KapanLagi.com  (dst/erl)


Lihat profil: Dina Olivia, Nirina Zubir, Maria Agnes
Diposting oleh: Editor |


Dina Olivia Hindari Peran Antagonis

Senin, 04 Oktober 2004 13:15 | 

Dina Olivia


Kapanlagi.com - Setiap aktris tentunya mengharapkan memerankan multi karakter. Demikian juga dengan aktris muda Dina Olivia, dia ingin mengembangkan kemampuan beraktingnya, tetapi sayang hal itu belum bisa diwujudkannya saat ini. Selain berakting Dina Olivia juga seorang model, dan tugasnya adalah menjaga image produk yang dibintanginya. Untuk itulah dia harus memilih-milih peran yang yang cukup baik dimata publik.

Aktris yang dikontrak oleh salah satu produk kecantikan ini mengatkan bahwa dri pihak produsen tidak membatasi apa-apa. Tetapi Dia sendiri menyadari bahwa memerankan karakter antagonis akan bertentangan dengan produk yang di iklankannya.

Menurutnya pula bahwa publik Indonesia masih belum mampu membedakan antara dunia nyata dan imajinasi. Akibatnya gadis kelahiran 8 Januari 1983 ini harus benar-benar selektif dalam berperan. Peran antagonis sudah pasti ditolaknya sedangakan peran protogonis harus dipelajari dulu dengan seksama.

Selain berakting di Film, kini Dina juga mencoba peruntungan di dunia sinetron. Satu lagi keinginan terpendam Dina yaitu berperan dipanggung teater. (mpv/erl)


Lihat profil: Dina Olivia
Diposting oleh: Editor |


Delon 'Indonesian Idol' akan Berperan di Layar lebar

Jum'at, 17 September 2004 15:10 | 

Dina Olivia


Kapanlagi.com - Meskipun Delon hanya terpilih sebagai runner up di ajang Indonesian Idol akan tetapi kesibukannya ternyata tak kalah tinggi dibandingkan Joy yang terpilih sebagai pemenang. Kalau Joy akhirnya yang terpilih menjadi penyanyi lagu milik Glenn Fredly, Karena Cinta, dan berhak untuk merekamnya dalam album yang lebih dulu keluar, Delon justru berkesempatan untuk bermain dalam sebuah film dengan tajuk yang sama.

Begitu selesai konser final spektakuler Indonesian Idol, Delon langsung dilirik SinemArt dalam hal ini pimpinannya, Leo Sutanto, untuk bermain dalam film layar lebar produksi terbarunya. Ternyata pemilik nama lengkap Alexander Liaw Delon Thamin ini menyetujui, bahkan kabarnya telah teken kontrak.

Menurut Leo Sutanto, film yang bakal dimainkan oleh Delon bertajuk Karena Cinta. Bukan tidak mungkin pula kalau lagu Karena Cinta yang dinyanyikannya dengan versi yang berbeda daripada Joy ini akan menjadi tema film debutnya.

Dalam film ini pemuda kelahiran Jakarta, 20 Mei 1978 ini direncanakan akan adu akting dengan bintang muda yang kini tengah naik daun, Dina Olivia, yang tercatat sudah membintangi film Tusuk Jelangkung, 30 Hari Mencari Cinta dan tengah ngebut syuting kejar tayang sinetron Bunda.

Yang pasti Leo tertarik mengajak Delon untuk main dalam filmnya lantaran kekuatan dan ketegaran Delon saat menerima kritik dari para juri yang menilainya hanya bermodalkan tampang semata. Ketegaran Delon melalui masa Indonesian Idol ternyata berangkat dari perjalanan hidupnya yang bisa dibilang cukup keras. Sejak ayahnya, Benny Thamrin, meninggal tahun 2001, Delon yang shock harus membantu sang ibu mencukupi hidup. Lulus dari Akademi Bahasa Asing Saint Mary, Delon mencari nafkah sebagai salesman. Pernah pula menjadi penjaja ember plastik dan spring bed. Tak hanya satu pekerjaan yang digelutinya, Delon juga menjajal bisnis multilevel marketing. Terakhir ia terdaftar sebagai marketing sebuah perusahaan ekspor-impor.

Pimpinan perusahan tersebutlah yang memberinya cuti panjang buat Delon yang ingin mengadu peruntungan di bidang tarik suara. Hasilnya namanya menjadi popular secara instant dan berbagai tawaran dengan honor tinggi pun mengalir padanya. (dst/erl)


Lihat profil: Delon, Dina Olivia
Diposting oleh: Editor |


'TUSUK JELANGKUNG' di Gala Misteri SCTV

Rabu, 25 Agustus 2004 23:16 | 

Dina Olivia


Kapanlagi.com - 'TUSUK JELANGKUNG', Film ini telah merambah sukses dibeberapa gedung bioskop beberapa tahun lalu. Berlatar permainan magis yang ada di masyarakat, permainan ini mengundang arwah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang masih menjadi rahasia alam. Film yang dibintangi Marcella Zalianty, Dina Olivia, Samuel Rizal dan Iqbal Rizantha semakin sempurna saat didukung oleh ilustrasi musik yang membuat bulu duku berdiri. Melalui SCTV film ini diputar sebagai kado spesial.

Film ini berawal dari tingkah iseng yang akhirnya berbuah petaka. Rhea, Zakhi, Visi, Unay dan Dudung awalnya sama sekali tidak menyangka kalau permainan jelangkung yang mereka lakukan, ternyata berbuntut panjang. Sesaat setelah bermain jelangkung, hantu-hantu yang sebelumnya hanya ada dalam khayalan, mengganggu mereka.

Diantar Zul, kakak Zhaki, mereka pergi ke rumah Pak Sakiman, seorang paranormal. Atas saran Pak Sakiman, mereka pun mencari boneka jelangkung yang ditusukkan di kuburan Turah, seorang anak kecil yang dibantai warga desa. Namun ternyata hal itu tidak menolong, karena gangguan dari hantu-hantu itu belum juga berhenti. Kali ini Pak Sakiman menyarankan mereka untuk menemui Tiro, saudara kembar Turah yang tinggal di Parang Getih.

Beruntung, karena Tiro bersedia membantu mengembalikan arwah Turah. Ketika malam mulai menyelimuti bumi, Tiro memulai permainan engklek yang biasa ia mainkan bersama Turah. Naas, saat tengah malam Tiro tidak kuat lagi untuk meneruskan permainan. (*/dar)


Lihat profil: Dina Olivia, Samuel Rizal, Marcella Zalianti, Iqbal Rizantha
Diposting oleh: Editor |


Dina Olivia Tidak Sembarangan Terima Peran

Selasa, 20 Juli 2004 11:38 | 

Dina Olivia


Kapanlagi.com - Karier si gadis jangkung, tingginya 172 centimeter, Dina Olivia, memang berawal dari model iklan. Dari sini melaju ke dunia layar kaca lewat film horor Tusuk Jelangkung. Disusul bermain film komedi remaja 30 Hari Mencari Cinta.

Dari sinilah kemudian namanya kian berkibar hingga griya produksi SinemArt menawarinya menjadi pemeran utama sinetron serial Bunda yang mengadu aktingnya dengan artis kawakan Meriam Bellina.

Seperti diakuinya pada disctarra.com, mahasiswi Semester 5 FISIP Universitas Pelita Harapan sangat senang berakting di depan kamera. Namun ketika dirinya ditawari para produser untuk bermain dalam sejumlah sinetron gadis ini justru menampik dengan halus. Ternyata ia tidak ingin sembarangan menerima peran. "Saya sangat selektif dalam menerima peran," begitu alasannya.

"Saya harus menjaga imej, karena saya tidak mau gara-gara peran saya dalam sinetron, saya lalu dibenci oleh masyarakat. Karena ini berkaitan dengan kontrak iklanku yang berlangsung hingga tahun 2006 nanti. Saya tidak ingin masyarakat tidak percaya lagi terhadap produk yang saya iklankan," kilahnya.

"Saya menyadari saya begitu menyukai akting. Di dunia modelling, saya juga sebenarnya berakting. Tapi bedanya, di dunia catwalk saya harus berakting menjadi diri saya sendiri. Sedangkan di depan kamera saya harus berakting menjelma menjadi orang lain berdasarkan skenario," ujar cewek kelahiran jakarta, 3 Februari 1983 ini.

"Aku harus menjaga imej, karena masyarakat kita masih seperti itu. Walau sebenarnya hanya akting saja tapi masyarakat sering kali mencap karakter asli si artis sama persis dengan yang dilihatnya di sinetron atau film," ungkap artis yang hakekatnya masih terbilang pendatang baru ini.

Agar kuliahnya tak terbengkalai, saat ini Dina mengkonsentrasikan pikirannya untuk belajar. Waktu selebihnya barulah untuk modelling dan syuting sinetron Bunda yang baru merampungkan 15 episode dari keseluruhannya 26 episode. Karena itulah ia tak mau merangkap bermain dalam sinetron judul lain lagi. Apalagi ia punya target khusus ingin cepat-cepat menyelesaikan kuliahnya. (dst/erl)


Lihat profil: Dina Olivia
Diposting oleh: Editor |


Peluncuran Novel 'Tusuk Jelangkung' Digelar di Pemakaman Umum

Jum'at, 28 Mei 2004 21:37 | 

Dina Olivia


Kapanlagi.com - Menyusul kesuksesan film nasional lainnya, kini penikmat bacaan misteri atau thriller sudah bisa membaca novel "Tusuk Jelangkung". Seperti jenis filmnya, agar terkesan mencekam dan penuh misteri, peluncuran novel tersebut digelar di tempat yang yang tidak lazim, yakni di pemakaman umum Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Kamis (27/5) malam.

Yang menarik, film yang disutradari oleh Dimas Jayadiningrat ini dibukukan oleh FX Rudy Gunawan. Bagi Rudy, novel ini merupakan buah karya alternatif lain yang pernah ia tulis. Maklum saja, penulis yang satu ini memang dikenal kerap menyoal permasalahan sosial, budaya dan filsafat.

"Ini hanya karya alternatif saja. Saya tidak mau dikenal sebagai penulis yang stereotipe. Memang agak berbeda menulis tema horor dengan tema-tema sosial atau filsafat. Sesekali boleh lah menulis diluar kebiasaan kita," ujar mantan wartawan Majalah Jakarta-Jakarta ini.

Novel ini termasuk bidang baru Rudy, namun menurut pengakuannya, ia agak kesulitan dalam menuliskannya. Kendati begitu, ia malah bisa menuangkan film yang dibintangi Marcella Zalianty dan Dina Olivia ini, dalam waktu dua minggu belaka. "Proses kreatifnya tanpa observasi khusus. Saya hanya menyaksikan film ini berluang kali, lalu menuangkan dalam bentuk novel. Syukur, dalam dua minggu buku ini sudah jadi," ujar pria kelahiran Cirebon, 20 Spetember 1965.

Hadir dalam peluncuran novel ini antara lain Marcella Zalianty dan Samuel Rizal, pemeran utama film "TUSUK JELANGKUNG". Menurut Rudy, untuk tahap pertama, buku yang diterbitkan oleh Gagas Media ini, dicetak dalam 5.000 eksemplar. (ind/dar)


Lihat profil: Dina Olivia, Marcella Zalianti
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Dina Olivia

2004






Kota

Merk