Blog DONNY ALAMSYAH


'CINTA DI SAKU CELANA' Rilis Trailer Seru!

Jum'at, 18 Mei 2012 12:00 | 

Donny Alamsyah


Kapanlagi.com - Satu lagi datang film Indonesia yang patut diantisipasi kehadirannya. Sebuah drama komedi berjudul CINTA DI SAKU CELANA yang akan rilis pada 12 Juli 2012.

CINTA DI SAKU CELANA diadaptasi dari cerpen berjudul Cinta Di Saku Belakang Celana yang terangkum dalam sebuah kumpulan cerpen bertajuk I Didn't Loose My Heart, I Sold It On Ebay! karya Fajar Nugros.

Film yang disutardarai oleh Fajar Nugros tersebut ditulis naskahnya oleh Ben Sihombing. Nama Ben sebelumnya dikenal saat menulis skenario untuk film PENGEJAR ANGIN.

CINTA DI SAKU CELANA dibintangi oleh banyak aktor aktris ternama seperti Lukman Sardi, Ramon Jusuf Tungka, Donny Alamsyah, Endhita, Luna Maya dan Agus Kuncoro.

Film produksi Starvision ini berkisah tentang perjalanan seorang pria yang mengharapkan datangnya sebuah cinta sederhana dalam hidupnya. Sayangnya, cinta berjalan tak sesederhana itu.

(kpl/abs)


Lihat profil: Lukman Sardi, Ramon Jusuf Tungka, Donny Alamsyah, Endhita, Luna Maya, Agus Kuncoro
Diposting oleh: Editor |


Iko Uwais Kangen Film Laga Era Barry Prima

Senin, 23 April 2012 12:51 | 

Donny Alamsyah

 | Tag: The Raid

Kapanlagi.com - Telah banyak membintangi film laga seperti MERANTAU, THE RAID, dan yang bakal tayang BERANDAL, Iko Uwais tak sedikit pun merasa jenuh dalam memerankan tokoh yang wajib melakukan aksi laga.

Aktor kelahiran Jakarta, 12 Februari 1983 ini tak hanya fokus pada kemampuannya melakukan aksi laga saja, tapi juga pada kemampuannya berakting. "Di MERANTAU jadi diri sendiri cuma beda aksen perannya Padang, saya Betawi. Di THE RAID sebagai rama, saya tidak pusing-pusing karakter sebagai siapa. Gareth memberikan kebebasan lepas aja," tuturnya tentang pengalaman beraktingnya kala ditemui di Studio DAHSYAT, Jumat (20/04).

Dengan dua filmnya yang telah ia perankan, Iko sendiri tak mau disebut aktor lantaran ia merasa belum bisa menjadi seperti orang-orang yang ia anggap aktor sungguhan.

"Aktor tuh kayak Bang Haji Dedy, Slamet Raharjo. Bisa memerankan satu karakter yang beda-beda. Bisa main di genre film beda-beda kayak drama, action, dan komedi," ujarnya. Iko sendiri memang merasa belum fasih berakting, namun untuk latihan koreo laga, ia percaya diri dengan kemampuannya.  Meski belum bisa disebut legenda seperti Barry Prima.

"Saya sama pak Yayan sebagai action koreografer, meng-create gerakan silat. Alhamdulillah makasih banget masih bisa dipercaya. Kita lumayan kangen, 20-15 tahun lalu zamannya Barry Prima, tapi menggantikan sih belum. Mereka legenda," paparnya.

Dalam benak Iko, yang ada hanyalah membangkitkan kembali film silat dalam dunia perfilman.  "Kemarin terakhir di Toronto, saya sama Gareth diajak ke rumah salah satu host namanya Collin, dan dia langsung setel dvd film golok setan film Barry, itu berarti sudah mendunia. Sekarang bukan mati tapi vakum. Diteruskan di era yang beda. Ada pak Yayan, Donny, Joe Taslim," pungkasnya. (kpl/gum/dka)


Lihat profil: Iko Uwais, Gareth Huw Evans, Donny Alamsyah, Barry Prima, Joe Taslim
Diposting oleh: Editor |


Iko Uwais Ingin Jadi Ikon Silat Dunia

Minggu, 22 April 2012 17:01 | 

Donny Alamsyah

 | Tag: The Raid

Kapanlagi.com - Kemampuan akting Iko Uwais memang tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Namun di balik kesuksesannya membintangi THE RAID, masih ada keinginan lain yang ingin dicapai Iko.

Saat ditemui di studio DAHSYAT pada Jumat (20/4) lalu, dia mengungkapkan kerinduannya pada action figure seperti Jet Li, Jackie Chan dan Steven Seagal yang semuanya membawakan ikon bela diri masing-masing. Harusnya, Indonesia yang memiliki bela diri silat juga bisa berjaya seperti mereka.

"Kita kangen dengan action figure, ada Jet Li dengan kung fuJackie Chan dengan tai chi wushuSteven Seagal dengan muai thai. Nah Indonesia apa? Silat. Menimbulkan action figure-nya seperti Pak Yayan, Donny Alamsyah, Joe Taslim.

Berbekal keyakinan bahwa silat sudah mendunia, maka Iko pun berusaha memperkenalkan budaya silat ke mata dunia. Menurutnya, tanggapan publik internasional terhadap bela diri ini juga cukup positif.

"Silat sudah mendunia, sebelum ada THE RAID atau MERANTAU. Di indonesia silat dipandang sebelah mata. Saya sebagai atlet pencak silat memperkenalkan budaya Indonesia, sudah ke Inggris, Rusia, Perancis. Pertukaran budaya, ternyata mereka antusias mau tau silat seperti apa," lanjutnya. (kpl/gum/ris)


Lihat profil: Iko Uwais, Jet Li, Jackie Chan, Steven Seagal, Donny Alamsyah, Joe Taslim
Diposting oleh: Editor |


WOW! Paris Hilton Tonton 'THE RAID'

Sabtu, 21 April 2012 11:01 | 

Donny Alamsyah

 | Tag: The Raid

Kapanlagi.com - Belum habis kesuksesan film aksi THE RAID garapan Gareth Evans di Amerika setelah sukses menembus box office. Kini film tersebut menarik perhatian selebriti terkenal Amerika, Paris Hilton, untuk menontonnya.

Bintang reality show dan juga sosialita terkenal tersebut mem-posting tweet tentang rencananya menonton film THE RAID tepat di akhir pekan ini (lihat gambar di bawah). Tak hanya sekedar menonton, Paris memberikan pujian kepada film laga yang dibintangi Iko Uwais, Joe Taslim, Donny Alamsyah, dan Yayan Ruhian ini. "AMAZING action movie," begitu ia tuliskan dalam tweetnya.

 

Tweet Paris Hilton

Dengan follower sebanyak 6.901.836, tentu ini menjadi sebuah 'promo' gratis bagi film THE RAID dalam minggu ke-4 peredarannya di Amerika Utara. Sampai saat ini, seperti yang tercantum dalam situs RottenTomatoes.com, film THE RAID sudah mengumpulkan pemasukan sebanyak 1,2 juta Dollar Amerika.

Film tentang penyerangan tim SWAT ke gedung markas gembong penjahat ini memang istimewa dalam penggarapannya, karena ditangani oleh tim produksi lokal dengan kualitas internasional. Terlebih bintang dalam film ini adalah beberapa nama yang memang selain jago akting, juga piawai dalam mengolah tubuh memainkan silat.

Kira-kira seleb mana lagi yang bakal kepincut untuk menonton THE RAID ya? Atau kamu juga mau ikut menonton seperti Paris? Mumpung akhir pekan lho.

10 ALASAN THE RAID WAJIB DITONTON

  (twt/dka)


Lihat profil: Paris Hilton, Iko Uwais, Gareth Huw Evans, Donny Alamsyah, Joe Taslim
Diposting oleh: Editor |


'THE RAID' Raih Rekor Penonton Tertinggi 2012

Rabu, 04 April 2012 20:05 | 

Donny Alamsyah

 | Tag: The Raid

Kapanlagi.com - THE RAID menjadi film pemecah rekor penonton tertinggi tahun ini dengan perolehan penonton sementara hingga Selasa (3/4) mencapai 885.491. Prestasi di dalam negeri tersebut juga diiringi dengan masuknya film pertarungan sengit Iko Uwais sebagai polisi baru ini ke dalam Rank 20 US Box Office 2nd Weekend.

Aryo Sagantoro, produser Merantau Films, berharap antusiasme penonton masih terus berlanjut sehingga jumlah penonton di Indonesia bisa tembus 1 juta.

"Bersyukur dan senang pasti. Apalagi kalau dilihat di bioskop penonton indonesia masih terus menyerbu film THE RAID," ujarnya saat dihubungi KapanLagi.com, Rabu (4/4).  Dia menargetkan minggu ini target 1 juta penonton terpenuhi.

Optimisme pencapaian target tersebut bukan cuma karena kemeriahan di bioskop, tapi menurut Aryo, juga terbantu dengan adanya jejaring sosial di masyarakat.

"Kami merasa sangat terbantu dengan jejaring sosial. Penonton yang sudah selesai menonton, memberi dukungan lewat Twitter. Bahkan nama peran Yayan Ruhian, Maddog sempat menjadi TT di Twitter. Dan itu bisa membantu orang yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu. Jadi penasaran gitu," lanjut Aryo.

Akting Yayan Ruhian memang patut diacungi ‎​‎​jempol dalam film itu. Pada pertarungan paling sengit, kang Yayan, diduelkan dengan Iko Uwais dan Donny Alamsyah.

"Durasinya cukup panjang. Dan di adegan itulah silat benar-benar memperlihatkan keindahan dan keunggulannya," kata produser yang akrab disebut Toro itu. (kpl/uji/aia)


Lihat profil: Iko Uwais, Donny Alamsyah
Diposting oleh: Editor |


Donny Alamsyah Kaget 'THE RAID' Direspon Antusias

Rabu, 28 Maret 2012 11:53 | 

Donny Alamsyah

 | Tag: The Raid

Kapanlagi.com - Donny Alamsyah terkejut dan tak menyangka bahwa film laga yang dibintanginya, THE RAID, mendapat respon positif. Terbukti saat ia hadir dalam acara nonton bersama di Plaza Senayan, Senin (26/3) malam, ia menyaksikan sendiri antusiasme penonton yang tinggi.

"Jarang-jarang ada yang tepuk tangan terus ada yang ikut bersemangat, ikut teriak-teriak, alhamdulillah. Gue kaget juga sama bangga juga, gue gak pernah ngalamin yang kayak gitu," ujarnya takjub.

Ia turut gembira karena film yang mengangkat bela diri silat ini disambut meriah. Dari keluarga, Donny pun mendapat pujian. "Bahkan kakak ikut bangga begitu nonton penonton tepuk tangan. Semua jadi ikut bangga dengan ada film yang bisa bikin mereka bangga, dan mereka bilang ini baru film Indonesia yang dikerjakan serius," paparnya.

THE RAID sukses memadukan kisah yang bagus dan juga pemanfaatan budget secara efektif. Donny sendiri mengutarakan kekagumannya dengan penggarapan THE RAID yang sukses mengakali kendala budget dan menghasilkan film laga dengan kualitas bagus.

"Kendala film Indonesia biasanya kendala di budget, berhubungan dengan penonton tapi kalau ada beberapa pihak yang mau investasi, bikin cerita yang sudah matang, bisa lah," pungkasnya. (kpl/dis/dka)

10 Alasan mengapa kamu wajib tonton THE RAID


Lihat profil: Donny Alamsyah
Diposting oleh: Editor |


'THE RAID' Sukses Jalani Debut Pemutaran di Amerika

Senin, 26 Maret 2012 10:54 | 

Donny Alamsyah

 | Tag: Prestasi Selebritis, The Raid

Kapanlagi.com -
Sony Pictures Classics sedang menikmati salah satu keputusan tepat mereka untuk membeli hak edar film laga Indonesia THE RAID: REDEMPTION dengan perolehan yang menjanjikan di minggu pertama pemutarannya. Film aksi garapan Gareth Evans yang dibintangi oleh Iko Uwais, Ray Sahetapy, dan Donny Alamsyah ini sukses meraup pendapatan sebesar 220.937 dollar Amerika di 24 bioskop dengan rata-rata pendapatan di tiap lokasi sebesar 15.181 dollar Amerika atau sekitar 144 juta rupiah sejak pemutarannya tanggal 23 Maret lalu. Dengan biaya produksi yang 'hanya' sekitar 1 juta Dollar, THE RAID terbukti mampu bersaing dengan film sekelas THE HUNGER GAMES dalam jadwal edar yang bersamaan. Tentunya ini menjadi sebuah prestasi tersendiri bagi film laga independen yang telah mendapat penghargaan di Toronto International Film Festival. Kisah filmnya sendiri adalah tentang sekelompok tim khusus SWAT yang terjebak di sebuah gedung yang ditinggali bos penjahat. Dengan menonjolkan aksi silat, seni bela diri khas Indonesia, film ini mendapat kritik sangat positif dari para kritikus. Dalam situs kritik film, Rotten Tomatoes, THE RAID mendapat penilaian 86% fresh yang berarti hampir sama dengan skor THE HUNGER GAMES. 

 

 

  (thr/dka)


Lihat profil: Gareth Huw Evans, Iko Uwais, Donny Alamsyah, Ray Sahetapy
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Donny Alamsyah

2012

WHAZZ UP!







Kota

Merk