Rabu, 30 November 2011 23:05 | Ebiet G Ade
Kapanlagi.com - Sukses menghipnotis ratusan ribu pengguna Youtube, menghantarkan penyanyi
Adera ke industri musik Indonesia. Lewat single perdananya,
Lebih Indah, putra kedua penyanyi
Ebiet G Ade ini, mampu menjaring ratusan ribu viewers Youtube hanya dalam beberapa bulan.
Seakan ingin mendulang sukses seperti single pertamanya, penyanyi yang berkacamata dan memainkan gitar ini kembali akan merilis single keduanya yang berjudul Terlambat di 21 kota besar serentak pada Kamis (1/12) pukul 13.30 WIB.
Menurut Adera, lagu Terlambat berkonsep cathy, groovy dan listening dengan balutan nuansa ber-irama up beat.
"Catchy, groovy and easy listening. Konsepnya tertuang dalam penggarapan lagu ini. Bertempo up beat, lirik yang lugas dan masih kental dengan ciri khas. Ada sentuhan gitar akustiknya juga," terang Adera saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (28/11).
Lebih lanjut, Adera menuturkan, langkahnya memasuki dunia tarik suara tidak pernah ada campur tangan sang ayah. Namun Ebiet selalu mensuport untuk tetap tegar menjejaki industri musik yang keras.
"Saya gak mau minta bantuan dari papa, apalagi sampai mendopleng nama besar Ebiet G Ade. Tapi papa selalu support ke saya seperti layaknya orangtua pada umumnya," terang Adera.
Rencananya, single kedua Adera tersebut akan disiarkan di 37 stasiun radio, serentak di 21 kota di Indonesia. Sebagai tanda diluncurkannya single tersebut ke pasaran.
Di antara radio dan kota-kota yang akan menyiarkan serentak itu adalah :
Jakarta : Trax FM, Oz, Bens Radio
Bandung : 99ers, OZ, Paramuda, Global FM
DIY : Swaragama, Jizz FM, Unisi, EMC
Semarang : RCT FM
Purwokerto : Paduka FM
Salatiga : Pesona FM
Solo : Solo Radio, Ria FM
Tasikmalaya : Warna FM, Tamala FM, Style FM
Cirebon : Cirebon FM, Pilar FM
Surabaya : EBS FM, Hardrock FM
Sukabumi : Menara FM, Elmitra FM
Medan : Visi FM, Most FM
Padang : Sushi FM
Malang : Kencana FM
Banjar : SBC FM, Jas FM
Lampung : Beoli FM
Pekanbaru : CBS FM
Bogor: Lesmana FM
Ciamis : MG FM
Batam : Kei FM
Tebing Tinggi : Yaska FM (kpl/buj/aia)
Lihat profil:
Ebiet G Ade
Diposting oleh: Editor |
Rabu, 13 Juli 2011 07:10 | Ebiet G Ade
Kapanlagi.com -
Wali Band membuktikan diri bahwa mereka adalah satu band yang memegang erat ajaran Islam dalam setiap kegiatannya. Mereka juga tidak menolak anggapan sebagai band religius.
"Ini didoakan dan bukan cuma kami, dan ini support pada kami untuk bisa hidup lebih Islami lagi," ucap Apoy ditemui di Kementrian Agama RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/7).
Musik modern yang mereka usung pun bisa diterima oleh masyarakat secara luas. Hal ini menimbulkan respek bagi Kementrian Agama sehingga memilih Wali untuk program sosialisasi pondok pesantren.
"Kalau semuanya bisa menghasilkan nilai positif dan itu bisa diterima di masyarakat umum, saya sangat apresiatif seperti Ungu, Ebiet G Ade, Rhoma Irama, Wali karena mereka menyampaikan syarat-syarat Islamiah. Dan ini sangat positif sekali," ucap Muhammad Ali selaku Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI.
Soal pondok pesantren ini, bahkan secara tegas Wali mengatakan bahwa mereka memang terlahir dari pesantren. "Pesantren adalah tempat lahir kami," tutup Apoy. (kpl/hen/sjw)
Lihat profil:
Wali Band, Ungu, Ebiet G Ade, Rhoma Irama
Diposting oleh: Editor |
Jum'at, 20 Mei 2011 19:20 | Ebiet G Ade
| Tag: The Supertalented Agnes Monica
Kapanlagi.com - Sejumlah artis top ibu kota berkumpul di Istana Negara, Jumat (20/5) sore, untuk bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ibu negara Ani Yudhoyono. Artis yang datang ke istana itu antara lain
Andi 'Rif',
Agnes Monica,
Vidi Aldiano,
Afgan,
Harvey Malaiholo,
Dewi Yull,
Cici Paramida, dan
Ebiet G Ade.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, yang mendampingi presiden menjelaskan, pertemuan antara Presiden dan para artis itu adalah forum silaturahim.
Dalam pertemuan itu, katanya, Presiden Yudhoyono memuji peran para artis dan musisi yang telah mengaransemen dan menyanyikan lagu-lagu ciptaannya.
"Beliau mengucapkan terima kasih setelah ditulis lagunya, diaransemen, lagunya dinyanyikan, lagunya kok bagus," kata Jero Wacik.
Jero Wacik menjelaskan, Presiden bahkan menegaskan pentingnya seni dan budaya dalam kehidupan berbangsa. Kehidupan berbangsa tidak hanya berisi dinamika politik dan ekonomi.
"Perlu dilengkapi seni budaya, sehingga ada kerukunan di situ, keindahan, kedamaian, melalui musik salah satunya," katanya.
Bahkan, saat itu Jero Wacik juga mengatakan bahwa ada pemikiran untuk membuat pertunjukan musik, menampilkan para artis yang menyanyikan lagu-lagu ciptaan Yudhoyono.
"Mungkin tahun 2012, suatu saat bikin konser," katanya. (antara/bun)
Lihat profil:
Agnes Monica, Andi Rif, Afgan Syah Reza, Vidi Aldiano, Jero Wacik, Ebiet G Ade
Diposting oleh: Editor |
Kamis, 21 April 2011 20:05 | Ebiet G Ade
| Tag: Kematian Selebritis
Kapanlagi.com - Musisi
Utha Likumahuwa mengenal sosok almarhum
Franky Sahilatua sebagai sosok musisi yang lembut, namun tegas dan lugas dalam bersikap. Dirinya mengaku telah kehilangan musisi yang memang memiliki kemampuan skill dan dedikasi terhadap kesenian.
"Franky orangnya lemah lembut, tapi dalam prinsipnya tegas dan lugas. Jadi kita seniman merasa kehilangan seorang tokoh, bukan artis aja tapi dia mencakup segala-galanya. Dia punya kemampuan, skill dan dedikasi terhadap kesenian teman-teman seniman lainnya," ujar Utha saat ditemui di rumah duka di Perumahan Pelangi Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (21/4).
Sebagai seorang aktivis, Franky juga dikenal seringkali memperjuangkan banyak hal yang berbau sosial.
"Yang sifatnya sosial dan dia perjuangkan di organisasi-organisasi, seperti di YKCI walaupun dia tidak aktif tapi dia tokoh yang ikut membangun itu," ujarnya.
"Kita kebetulan satu produser, saya, Franky, Ebiet, Vina Panduwinata, Titi DJ, Ikang Fawzi. Kalau demo sama-sama kita ajukan demo. Salah satunya ya tokohnya, Franky ini," pungkasnya. (kpl/adt/bun)
Lihat profil:
Utha Likumahuwa, Franky Sahilatua, Vina Panduwinata, Ikang Fawzi, Ebiet G Ade, Titi DJ
Diposting oleh: Editor |