Blog EMIR MAHIRA


Emir Fahira Tak Sangka Kalahkan Idola

Senin, 12 Desember 2011 11:55 | 

Emir Mahira

 | Tag: FFI 2011, Prestasi Selebritis

Kapanlagi.com - Artis cilik Emir Fahira berhasil memenangkan Piala Citra untuk nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2011 lewat film Rumah Tanpa Jendela. Dia berhasil menyisihkan sejumlah pemain film senior Alex Komang (Surat Kecil Untuk Tuhan), Ferdy Taher (Masih Bukan Cinta Biasa), Oka Antara (Sang Penari), dan Tio Pakusadewo (Tebus).

"Perasaannya ya nggak bisa dijelaskan, jelas sih nggak nyangka. Saingan-saingan saya hebat-hebat! Mereka jago-jago! Yang jelas, senang banget, saya speechless," ujar Emir kepada wartawan, usai menerima penghargaan dari Festival Film Indonesia 2011 di Hall D Kemayoran, Jakarta, Sabtu (10/12/2011) malam.

Pemeran Aldo dalam film Rumah Tanpa Jendela tersebut berulang kali menyebut bahwa para saingannya di nominasi tersebut lebih baik dari dirinya. "Yang paling saya kagumi, Oom Tio Pakusadewo. Kalau lihat dia, benar-bener gila! Tak menyangka juga bisa mengalahkan dia," ujarnya.

Meski menang, Emir mengaku tetap akan fokus ke sekolahnya. Diharapkan dengan penghargaannya tersebut, Emir ingin mendedikasikan pada kiprahnya di industri sinema Tanah Air.

"Mudah-mudahan melalui penghargaan ini saya bisa membuat yang terbaik untuk perfilman Indonesia," pungkasnya.   (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Emir Mahira
Diposting oleh: Editor |


Terbaik Piala Citra, Emir Mahira Tumbangkan Senior

Minggu, 11 Desember 2011 02:06 | 

Emir Mahira

 | Tag: FFI 2011, Prestasi Selebritis

Kapanlagi.com - Nama bintang berusia 14 tahun Emir Mahira bersinar di ajang Anugerah Piala Citra FFI 2011. Akting naturalnya di RUMAH TANPA JENDELA mengantarkan bintang kelahiran Jakarta, 19 September 1997 ini menjadi pemilik gelar bintang utama terbaik di Anugerah Piala Citra FFI 2011.

Yang menarik Emir Mahira mampu menumbangkan para seniornya di ajang penghargaan ini. Emir mampu menyingkirkan 4 pesaing senior yaitu Alex Komang (SURAT KECIL UNTUK TUHAN), FERDY TAHIER (MASIH BUKAN CINTA BIASA), Oka Antara (SANG PENARI), dan Tio Pakusadewo (TEBUS).

Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Emir Mahira. Selain itu keberhasilan ini sekaligus bukti adanya regenerasi di dunia perfilman, di mana aktor terbaik tak selalu didominasi bintang senior.

Emir Mahira pun tampak bahagia kala melangkah ke atas panggung. Setelah memberi ucapan terima kasih kepada orang-orang yang membantunya karirnya selama ini, Emir mempersembahkan kemenangan ini bagi anak-anak di Indonesia, terutama yang berkebutuhan khusus.

RUMAH TANPA JENDELA yang mengantarkan Emir Mahira menjadi Pemeran Utama Pria Terbaik Anugerah Piala Citra FFI 2011, bercerita tentang persahabatan tulus antara Rara (Dwi Tasya) dan Aldo (Emir Mahira). Rara yang ingin memiliki jendela di rumah kumuhnya, percaya suatu hari keinginannya akan terkabul. Sementara Aldo adalah anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan teman yang mengerti dirinya.   (kpl/sjw)


Lihat profil: Emir Mahira
Diposting oleh: Editor |


Inilah Pemenang Anugerah Piala Citra FFI 2011

Minggu, 11 Desember 2011 00:31 | 

Emir Mahira

 | Tag: FFI 2011, Prestasi Selebritis

Kapanlagi.com - Rangkaian Festival Film Indonesia atau FFI 2011, telah berakhir dengan digelarnya Anugerah Piala Citra FFI 2011. Ajang ini merupakan bentuk apresiasi bagi insan film Indonesia dan digelar secara rutin tiap tahun.

Acara dibuka dengan penampilan boyband S9B dan TREEJI yang membawakan lagu berjudul Citra, dengan diiringi Xpresso Choir. Ada juga Syahrini yang tampil dengan rambut jambul terowongan Mina, serta bulumata anti huru haranya. Selain Syahrini, acara ini juga diisi oleh Ungu, Vicky Shu, Igo Idol, Marsha dan Petra Sihombing.

Lalu siapakah yang beruntung untuk membawa pulang Piala Citra FFI 2011 tahun ini? Berikut list pemenangnya:

  1. Pemeran Pendukung Terbaik
    - Pria: Mathias Muchus dalam PENGEJAR ANGIN
    - Wanita: Dewi Irawan dalam film SANG PENARI

  2. Penyunting Gambar Terbaik
    Aline Jusria & Dinda Amanda dalam film CATATAN HARIAN SI BOY

  3. Pengarah Artistik Terbaik
    Fauzi dalam film TENDANGAN DARI LANGIT

  4. Penata Suara Terbaik
    Adityawan Susanto & M. Ichsan Rachmaditta dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA

  5. Penata Musik Terbaik
    Thoersi Argeswara dalam film THE MIRROR NEVER LIES

  6. Penulis Cerita Asli Terbaik
    Kamila Andini dalam film THE MIRROR NEVER LIES

  7. Penulis Skenario Terbaik
    Benni Setiawan dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA

  8. Pengarah Sinematografi Terbaik
    Yadi Sugandi dalam film TANDA TANYA (?)

  9. Bintang Utama
    - Pria: Emir Mahira dalam film RUMAH TANPA JENDELA
    - Wanita: Prisia Nasution dalam film SANG PENARI

  10. Lifetime Achievement
    JB Kristanto

  11. Penghargaan Spesial
    Film KULDESAK

  12. Sutradara Terbaik
    Ifa Isfansyah dalam film SANG PENARI

  13. Sutradara Pendatang Baru Terbaik
    Kamila Andini dalam film THE MIRROR NEVER LIES

  14. Film Terbaik
    SANG PENARI (kpl/sjw)

KALO PEMENANG PIALA VIDIA FFI 2011 SIAPA AJA YA..
  

Lihat profil: Phia Nasution, Emir Mahira, TREEJI, Petra Sihombing, Vicky Shu, Mathias Muchus
Diposting oleh: Editor |


Salman Aristo Harap 'GARUDA DI DADAKU 2' Lebih Sukses

Jum'at, 09 Desember 2011 00:05 | 

Emir Mahira


Kapanlagi.com - Kesuksesan GARUDA DI DADAKU rupanya membuat para pekerja di balik film itu akhirnya merilis sekuelnya pada tahun 2011. Dan menurut kru yang terlibat, film sekuelnya kali ini akan lebih tumbuh dan berkembang.

"Sekuel itu bukan sesuatu yang mudah. Awalnya gak berniat bikin sekuel. Setelah piala AFF tahun lalu, kayaknya momentum deh. Kita angkat cerita yang punya relasi tinggi. Konteks tetep sport, cuma ada yang baru kita tawarkan, makanya setiap karakter jadi tumbuh," papar Santi selaku produser.

Senada dengan Santi, penulis skenario, Salman Aristo juga menceritakan bahwa setiap karakter yang ada menjadi lebih berkembang.

"Di sini masing-masing karakternya tumbuh, jadi otomatis cerita berkembang. Tumbuh secara cerita, visual, teknis, dan semuanya. Dan kalo kita boleh berharap, jadi dua kali jumlah penontonnya," ungkap Salman.

Sama dari film pertama, GARUDA DI DADAKU 2, masih memasang sosok Emir Mahira dan Maudy Koesnaedi sebagai pengisi sosok utama. Di samping itu, ada nama aktor Rio Dewanto yang masuk dan turut terlibat.  (kpl/uji/aia)


Lihat profil: Salman Aristo, Rio Dewanto, Emir Mahira, Maudy Koesnaedi, Rio Dewanto
Diposting oleh: Editor |


Rudi Soedjarwo: Saya Berhenti Buat Film Pocong

Kamis, 08 Desember 2011 01:05 | 

Emir Mahira


Kapanlagi.com - Kesuksesan film keluarga GARUDA DI DADAKU, rupanya membuat pihak produser membuat sekuelnya, GARUDA DI DADAKU 2. Menariknya, kali ini Rudi Soedjarwo menjadi sutradara film tersebut.

Saat ditemui usai screening film GARUDA DI DADAKU 2, di FX Mall, Selasa (6/12), Rudi yang selama ini sering dikenal menggarap film horor, rupanya enggan lagi membuat film hantu.

"Ini film saya yang ke-20. Saya berhenti bikin film pocong, supaya anak saya tidak takut pocong, tapi takut Tuhan. Saya membuat film bukan sekedar sebagai sutradara, tapi sebagai ayah," jelas Rudi.

Sutradara film remaja paling populer ADA APA DENGAN CINTA? ini mengaku bersyukur dengan terlibat dalam film yang juga dibintangi kembali oleh aktor remaja berbakat Emir Mahira itu.

"Saya berterima kasih pada semua cast dan kru yang udah kerja keras. Ini anugerah karena bikin spot drama, jarang di Indonesia membuat sekuel di mana film pertamanya sangat sukses. Jadi di sekuelnya ini kita ingin memberikan yang berbeda, harus lebih baik, itu komitmen kita. Mudah-mudahan ini bisa jadi standart baru," usainya panjang lebar.  (kpl/uji/aia)


Lihat profil: Rudi Soedjarwo, Emir Mahira
Diposting oleh: Editor |


Daftar Nominasi Festival Film Indonesia 2011

Senin, 28 November 2011 10:15 | 

Emir Mahira

 | Tag: FFI 2011

Kapanlagi.com - Gaung ajang tertinggi para pegiat dan pekerja dunia perfilman, Festival Film Indonesia 2011, sudah mulai terdengar. Minggu (27/11) sore, bertempat di studio RCTI, Jakarta Barat, Komite Nominasi FFI telah mengumumkan nominasi film biskop FFI 2011 yang terbagi dalam 12 kategori.

Sedangkan untuk kategori Nominasi Film Terbaik, baru akan dipilih oleh Dewan Juri yang nama-namanya bakal diumumkan pada hari Rabu, 30 November 2011. Dari nama-nama yang keluar dalam daftar, tampak Hanung Bramantyo mendominasi lewat kedua karyanya, ? (TANDA TANYA) dan juga TENDANGAN DARI LANGIT. Dominasi Hanung tersebut mungkin saja dipatahkan oleh film MASIH BUKAN CINTA BIASA garapan Benny Setiawan dan juga SANG PENARI garapan Ifa Isfansyah

Kejutan bisa saja terjadi pada tanggal 10 Desember nanti pada saat Malam Penganugerahan Piala Citra di Kalimantan Timur. Kita tunggu saja siapa yang bakal berjaya meraih banyak piala. Sembari menunggu malam penganugerahan, simak nominasi film bioskop Festival Film Indonesia 2011 berikut ini!

A. NOMINASI SUTRADARA TERBAIK

1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. HANUNG BRAMANTYO dalam film ? (TANDA TANYA)
3. HANUNG BRAMANTYO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
4. IFA ISFANSYAH dalam film SANG PENARI
5. KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES

B. NOMINASI PENULIS SKENARIO TERBAIK

1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. DIRMAWAN HATTA & KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES
3. SALMAN ARISTO dalam film JAKARTA MAGHRIB
4. SALMAN ARISTO, IFA ISFANSYAH & SHANTY HARMAYN dalam film SANG PENARI
5. TITIEN WATTIMENA dalam film ? (TANDA TANYA)

C. NOMINASI PENULIS CERITA ASLI TERBAIK

1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. HANUNG BRAMANTYO dalam film ? (TANDA TANYA)
3. KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. SALMAN ARISTO dalam film JAKARTA MAGHRIB
5. SARJONO SUTRISNO & MUHAMMAD YUSUF dalam film TEBUS

D. NOMINASI PENGARAH SINEMATOGRAFI TERBAIK

1. FAOZAN RIZAL dalam film PENGEJAR ANGIN
2. GUNUNG NUSA PELITA dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
3. IPUNG RACHMAT SYAIFUL dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. YADI SUGANDI dalam film ? (TANDA TANYA)
5. YADI SUGANDI dalam film SANG PENARI

E. NOMINASI PENGARAH ARTISTIK TERBAIK

1. ARY JUWONO dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
2. FAUZI dalam film ? (TANDA TANYA)
3. FAUZI dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
4. FRANS X.R. PAAT dalam film BATAS
5. EROS EFLIN dalam film SANG PENARI

F. NOMINASI PENYUNTING GAMBAR TERBAIK

1. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film ? (TANDA TANYA)
2. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
3. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film SANG PENARI
4. ALINE JUSRIA & DINDA AMANDA dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
5. WAWAN I. WIBOWO dalam film PENGEJAR ANGIN

G. NOMINASI PENATA SUARA TERBAIK

1. ADITYAWAN SUSANTO & TRISNO dalam film KENTUT
2. ADITYAWAN SUSANTO & M. ICHSAN RACHMADITTA dalam film MASIH BUKAN CINTA

BIASA
3. KHIKMAWAN SANTOSA dalam film LIMA ELANG
4. SATRIO BUDIONO & SAFT DAULTSYAH dalam film ? (TANDA TANYA)
5. SATRIO BUDIONO & SUTRISNO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT

H. NOMINASI PENATA MUSIK TERBAIK

1. ADAM S. PERMANA dalam film RUMAH TANPA JENDELA
2. AKSAN SJUMAN & TITI SJUMAN dalam film RINDU PURNAMA
3. THOERSI ARGESWARA dalam fim MASIH BUKAN CINTA BIASA
4. THOERSI ARGESWARA dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
5. THOERSI ARGESWARA dalam film THE MIRROR NEVER LIES

I. NOMINASI PEMERAN UTAMA PRIA TERBAIK

1. ALEX KOMANG dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
2. EMIR MAHIRA dalam film RUMAH TANPA JENDELA
3. FERDY TAHIER dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
4. OKA ANTARA dalam film SANG PENARI
5. TIO PAKUSADEWO dalam film TEBUS

J. NOMINASI PEMERAN UTAMA WANITA TERBAIK

1. DINDA HAUW dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
2. FANNY FABRIANA dalam film TRUE LOVE
3. GITA NOVALISTA dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. PRISIA NASUTION dalam film SANG PENARI
5. SALMA PARAMITHA dalam film RINDU PURNAMA

K. NOMINASI PEMERAN PENDUKUNG PRIA TERBAIK

1. AGUS KUNCORO dalam film ? (TANDA TANYA)
2. AGUS KUNCORO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
3. HENDRO DJAROT dalam film SANG PENARI
4. LANDUNG SIMATUPANG dalam film RINDU PURNAMA
5. MATHIAS MUCHUS dalam PENGEJAR ANGIN

L. NOMINASI PEMERAN PENDUKUNG WANITA TERBAIK

1. ATIQAH HASIHOLAN dalam film THE MIRROR NEVER LIES
2. DEWI IRAWAN dalam film SANG PENARI
3. ENDHITA dalam film ? (TANDA TANYA)
4. POPPY SOVIA dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
5. WULAN GURITNO dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA (kpl/adt/dka)


Lihat profil: Hanung Bramantyo, Atiqah Hasiholan, Alex Komang, Emir Mahira, Agus Kuncoro
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Emir Mahira

2011






Kota

Merk