
"Saat ini Rasti ada syuting di Bangkok. Tapi saya yakin, Rasti juga akan kecewa, sama seperti saya. Harusnya hukumannya setimpal dong," ujar Erna saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/5).

Lihat Juga:
Ardina Rasti Berharap Hukuman Eza Gionino Lebih Berat
Eza Gionino Tak Terima dan Tetap Merasa Tak Bersalah
Ibunda Ardina Rasti Kecewa Eza Gionino Hanya Dituntut 5 Bulan
Eza Gionino Dituntut 5 Bulan Penjara
Eza Gionino Kerja Keras Hingga Muntah Darah Demi Nikahi Rasti?
Yang membuat Erna bingung, kenapa penganiayaan yang sudah benar-benar terbukti itu, tersangka hanya dijatuhi hukuman yang ringan. Sang ibu pun merasa ada yang aneh dengan tuntutan yang diberikan Jaksa.
"Menganiaya kok cuma dihukum lima bulan. Ini aneh. Tapi tunggu putusan hakim saja nanti. Kalau benar-benar hakim memutuskan lima bulan, begitu ketok palu, ya langsung bebas. Saya keberatan," tutup Erna.
(kpl/aal/rea/rth)

Aldi Firmansyah selaku kuasa hukum Rasti berharap majelis hakim bisa mempertimbangkan hukuman yang nantinya akan dijatuhkan pada tersangka.
"Hak terdakwa adalah menyangkal dan saksi-saksi tidak berkompeten, dan akhirnya hakim akan membuat keputusan lebih berat," ujar Aldi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/5).

Untuk itu Aldi akan terus mengamati jalannya persidangan sampai putusan yang sebenarnya dikeluarkan majelis hakim. "Kita akan mengawal sampai adanya putusan yang tetap," pungkasnya.
Sementara itu, sikap Eza Gionino yang selalu sopan dalam persidangan dan terdakwa juga belum pernah dihukum, menjadi point meringankan bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menjatuhkan tuntutan.
Jika nantinya Eza benar-benar mendapatkan hukuman itu, berarti pesinetron tersebut akan langsung bisa menghirup udara bebas. Pasalnya tuntutan lima bulan dipotong masa tahanan sudah dijalaninya sejak ditahan untuk pertama kalinya sejak 30 Januari 2013 lalu. (kpl/aal/rea/dar)

Apalagi pengakuan yang disampaikan mantan kekasihnya dalam persidangan, menurut Eza, sangat berbeda dengan kejadian yang sebenarnya.

"Dengan tuntutan ini saya enggak bisa terima, karena semua berbeda dengan apa yang saya rasakan," ujar Eza usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/5).
Eza mengungkapkan kalau dirinya telah mengalami banyak tindakan yang menyakitkan selama proses persidangan. Dia tetap yakin bahwa dirinya tidak bersalah.
"Saya sudah susah, saya tidak minta orang untuk percaya sama saya, tapi saya berharap orang bebas menilai apa yang terjadi," pungkasnya.
Baca Juga:
Ibunda Ardina Rasti Kecewa Eza Gionino Hanya Dituntut 5 Bulan
Eza Gionino Dituntut 5 Bulan Penjara
Eza Gionino Kerja Keras Hingga Muntah Darah Demi Nikahi Rasti?
Ardina Rasti: Jawaban Eza Gionino Selalu Berubah
Eza Gionino Akui Bersalah Tendang Kaca Rumah Rasti
Cemburu, Awal Pertengkaran Eza - Ardina Rasti
Eza Gionino: Ardina Rasti Pernah Hampir Dibunuh Ibunya Sendiri
Eza Gionino Mengaku Pernah Dimintai Uang Damai Oleh Bisma (kpl/aal/uji/dar)

Hal itu karena dari pasal 351 ayat 1 yang hukuman minimal lima bulan sampai dua tahun delapan bulan penjara, Jaksa hanya menggenakan yang paling rendah saja dalam menjatuhkan hukuman.

"Saya kecewa, itu nggak sebanding dengan apa yang dia (Eza) lakukan terhadap anak saya," ujar Erna usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/5).
Erna tetap yakin, hakim tidak timpang pilih dengan memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang dilakukan Eza terhadap anaknya, hingga menyebabkan trauma yang mendalam bagi Rasti.

Eza Gionino Dituntut 5 Bulan Penjara
Eza Gionino Kerja Keras Hingga Muntah Darah Demi Nikahi Rasti?
Ardina Rasti: Jawaban Eza Gionino Selalu Berubah
Eza Gionino Akui Bersalah Tendang Kaca Rumah Rasti
Cemburu, Awal Pertengkaran Eza - Ardina Rasti
Eza Gionino: Ardina Rasti Pernah Hampir Dibunuh Ibunya Sendiri
Eza Gionino Mengaku Pernah Dimintai Uang Damai Oleh Bisma
"Saya mengharapkan hakim untuk menegakkan hukum sesuai dengan yang berlaku, bukan karena ada sesuatu. Kita percaya majelis hakim akan memberikan keputusan yang terbaik untuk Rasty," harap Erna. (kpl/aal/rea/dar)

Dengan menggunakan kemeja lengan panjang dibalut rompi yang bertuliskan Tahanan Kejaksaan, Eza dengan seksama mendengarkan saat Jaksa membacakan dakwaan atas dirinya.

JPU berkesimpulan kalau Eza terbukti bersalah atas kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap Ardina Rasti dan menjatuhi hukuman lima bulan penjara dipotong masa tahanan.
"Kami berkesimpulan, terbukti secara sah melakukan penganiayaan pasal 351 ayat 1," ujar Jaksa Penuntut Umum saat membacakan tuntutan di depan majelis hakim persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/5).
"Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara lima bulan dengan potongan masa tahanan sementara dan meminta majelis hakim agar tetap menahan terdakwa," sambung Jaksa.

Eza Gionino Kerja Keras Hingga Muntah Darah Demi Nikahi Rasti?
Ardina Rasti: Jawaban Eza Gionino Selalu Berubah
Eza Gionino Akui Bersalah Tendang Kaca Rumah Rasti
Cemburu, Awal Pertengkaran Eza - Ardina Rasti
Eza Gionino: Ardina Rasti Pernah Hampir Dibunuh Ibunya Sendiri
Eza Gionino Mengaku Pernah Dimintai Uang Damai Oleh Bisma
Ardina Rasti Yakin Kesaksian Eza Bohong
Ardina Rasti Membantah Bukti Rekaman Untuk Menjebak Eza Gionino
Eza terlihat hanya diam saja saat Jaksa selesai membacakan dakwaan. Sidang pun akan kembali dilanjutkan pada hari Senin (27/5) dengan agenda pledoi (pembelaan) terdakwa. (kpl/aal/rea/dar)

"Saya awalnya hanya syuting FTV (film televisi), saya kembali stripping karena saya mau menikah, nggak hanya untuk keluarga, tetapi untuk dia (Rasti) karena kita mau nikah," ujar Eza dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/5).
Eza mengaku syuting dari pagi hingga bertemu pagi sampai akhirnya pernah muntah darah saat di tempat kerja. Akan tetapi yang membuatnya bingung, Rasti tak pernah peduli akan kesehatannya.

Ardina Rasti: Jawaban Eza Gionino Selalu Berubah
Eza Gionino: Ardina Rasti Pernah Hampir Dibunuh Ibunya Sendiri
Eza Gionino Akui Bersalah Tendang Kaca Rumah Rasti
Cemburu, Awal Pertengkaran Eza - Ardina Rasti
Ardina Rasti Yakin Kesaksian Eza Bohong
"Di lokasi syuting saya muntah, terakhir saya muntah darah. Lokasi syuting saya dan dia dekat, di Cibubur. Di saat saya selesai syuting dia tak mau mendatangi saya," katanya.
Meski demikian, hubungan yang dijalani Eza bersama Rasti bertahan selama dua tahun. Pertengkaran demi pertengkaran selalu mewarnai kisah mereka, sampai pernah Eza pernah mengancam akan meninggalkan Rasti, karena tidak tahan dengan sifatnya.
"Saya bilang, kalau kamu masih begini, saya akan meninggalkan kamu, pergi dari kehidupan kamu, saya enggak akan ganggu kamu lagi," ucap Eza. (kpl/aal/sjw)

Saat mendengarkan mantan kekasihnya menjawab pertanyaan yang diajukan hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rasti melihat banyak kejanggalan atas jawaban Eza.

"Tadi terlihat sekali, terdakwa penganiaya jawabannya selalu berubah. Satu-satunya dia tenang, saat ditanya oleh pengacaranya sendiri," ujar Rasti usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/5).
Apalagi dalam kesaksiannya, Rasti mengatakan tak satu pun Eza mengakui tindak penganiayaan yang dilakukannya, sampai mengakibatkan ia masuk rumah sakit. "Dia (Eza) tidak mengakui pada saat dia menganiaya," kata Rasti kesal.
Sidang akan kembali dilanjutkan pada Rabu (22/5) Minggu depan. Dalam persidangan nanti, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan membacakan tuntutan kurungan yang harus dijalani pesinetron PUTIH ABU-ABU itu atas tuduhan penganiayaan yang dilakukan terhadap Rasti. (kpl/aal/sjw)
