Blog GITA GUTAWA


Pentingkan Pendidikan, Jupe Serius Jalani Kuliah

Minggu, 22 April 2012 11:05 | 

Gita Gutawa


Kapanlagi.com - Banyak orang yang menganggap kaum selebritis lebih memilih untuk mengutamakan pekerjaan mereka sebagai sosok yang populer daripada menyelesaikan kewajiban mereka dalam menempuh pendidikan.

Seperti mengikuti langkah Afgan Syah Reza dan Gita Gutawa yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri, selebritis seksi Julia Perez sepertinya juga mulai untuk membenahi pendidikannya bahkan di tengah jadwal pekerjaannya yang begitu padat.

"Iya, jadi hari ini aku itu kuliah. Aku mulai kuliah lagi di Universitas Bung Karno, dan sekarang sudah semester 2. Buat aku kenapa kuliah di situ ya yang penting aku lihat dari sisi ilmu dan pelajarannya. Gak semua yang mahal itu terbaik," ungkap Jupe.

Jupe yang dihubungi oleh KapanLagi.com® lewat telepon, Sabtu (21/4) juga mengakui bahwa dirinya memang termasuk selebritis yang masih mengutamakan pendidikan.

"Aku dari dulu itu selalu sekolah. Dulu pernah ambil D1 Sekretaris, di Belanda aku ambil D1 bahasa Belanda. Tapi cuma waktu di Indonesia aja aku terjun ke dunia entertainment," usai mantan istri Damien Perez ini. (kpl/ato/aia)


Lihat profil: Julia Perez, Damien Perez, Afgan Syah Reza, Gita Gutawa
Diposting oleh: Editor |


Gita Gutawa Punya Gudang Lirik Lagu Chrisye

Minggu, 08 April 2012 10:37 | 

Gita Gutawa


Kapanlagi.com - Anak komposer Erwin Gutawa, salah satu penggagas Kidung Abadi Chrisye ini ternyata mempunyai peran tak sedikit dalam kesuksesan konser yang digelar Kamis (05/04) lalu. Gita Gutawa diminta tolong oleh sang ayah untuk menyiapkan lirik Kidung Abadi.

"Idenya dari Papa, rencananya mau bikin baru dengan menggunakan potongan-potongan lagu beliau. Kebetulan Papa nggak bisa bikin lirik, akhirnya minta tolong sama saya," kata Gita.

"Waktu saya disiapkan gudang lirik Om Chrisye, lagu-lagu dari jaman dulu mungkin saya belum lahir. Saya search lagu-lagunya, saya susun kembali jadi sebuah lagu utuh," kisah gadis yang sedang berkonsentrasi kuliah ini.

Bagi Gita, tidak ada kesulitan soal lirik. Yang lebih rumit adalah proses editing suara asli Chrisye, "Menurut saya Kidung Abadi itu sudah menggambarkan sosok Chrisye, meski beliau nggak ada. Tiket sold out, ada standing applause dan semua interest," ujarnya.

Gita ternyata punya kenangan spesial dengan almarhum Chrisye, bahkan sebelum ia mulai bernyanyi, "Waktu itu aku dihampiri Om Chrisye, disuruh nyanyi sebait. Aku cuma penonton dan belum menyanyi sama sekali. Itu lucu banget pengalamannya, dan selalu aku ingat," tuturnya mengenang. (kpl/ato/rea)


Lihat profil: Gita Gutawa, Erwin Gutawa, Chrisye
Diposting oleh: Editor |


Kidung Abadi Chrisye, Bukti Keabadian

Sabtu, 07 April 2012 18:31 | 

Gita Gutawa

 | Tag: Konser 2012

Kapanlagi.com - Konser persembahan untuk salah satu penyanyi terbaik Indonesia, Chrisye, berlangsung sukses Kamis (05/04) malam. Acara yang dibuat dengan hati tersebut berhasil menyentuh hati para penontonnya. Dalam konferensi pers usai konser, Erwin Gutawa dan Jay Subiakto selaku pencetus ide, didampingi para pengisi acara dan Yanti Noer, istri almarhum, berbicara mengenai helatan itu.

"Idenya sendiri dari Konser Dekade tahun 2003. Chrisye bilang pengen lebih abstrak, simetris. Dia kan kuliah di arsitektur. Ini yang kita terjemahkan, dengan visualisasi dan sebagainya. Yang semangat adalah saat Erwin membuat lagu Kidung Abadi, merangkai apa yang diucapkan oleh Chrisye," kata Jay Subiakto.

"Ide dasarnya di bulan November. Januari awal, Gita bikin liriknya. Temanya, walaupun udah nggak ada, tapi suaranya tetap abadi. Makanya kami pilih judul itu," imbuh Erwin Gutawa.

Gita Gutawa yang bertugas merangkai lirik-lirik lagu Chrisye mengaku bangga bisa terlibat dalam proses produksi. Ia mendapat banyak pelajaran, sekaligus menjadi saksi besarnya sosok Chrisye.

Bukan hanya Gita, Armand Maulana, Sophia Latjuba dan Once selaku pendukung acara pun merasakan hal yang sama. Bahkan Armand sampai menangis dalam lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata, karena baginya lagu itu fenomenal.

"Saya penggemar Mas Chrisye. Mungkin yang lain udah pernah konser bareng, saya baru kali ini. Dan merasa sangat beruntung. Tunjangan teknologi yang luar biasa, belum pernah dipakai oleh konser sebelumnya," aku Once yang disebut-sebut mempunyai range suara seperti almarhum.

"Niat saya, kalau sudah waktunya akan terlaksana. Dengan Erwin yang mau bikin lagu baru, Jay dengan konsep perjalanan Chrisye, juga bantuan lainnya. Ternyata boleh terjadi, sudah waktunya," tutur Yanti Noer sang istri.

"Semenjak beliau meninggal, banyak sekali yang nawarin konsep. Pengalaman dari beliau, kalau dia belum sip, nggak bakalan mau. Makanya saat ada konsep teranyar ini, saya tidak ngoyo," ujarnya.

"Yang bisa jadi gambaran, Chrisye itu kalau bikin album selalu serius. Apapun keputusan sudah dipikir baik-baik. Itu adalah kelebihan dia, insting. Dia bisa bekerjasama sama siapa saja. Sama Sophia Latjuba, Waljinah, Vina Panduwinata," pungkas Erwin Gutawa. (kpl/ato/rea)


Lihat profil: Erwin Gutawa, Jay Subiakto, Gita Gutawa, Armand Maulana, Sophia Latjuba, Once Dewa
Diposting oleh: Editor |


Chrisye 'Hidup’ Lagi di Kidung Abadi

Jum'at, 06 April 2012 11:23 | 

Gita Gutawa

 | Tag: Konser 2012

Kapanlagi.com - Chrisye ‘hidup’ kembali di konsernya, mendendangkan Aku Cinta, Nona Manis, Nona Lisa, Hura-Hura, Anak Sekolah dan Cinta Menggoda. Para penonton pun sukses diajak bergoyang. Dengan tampilan video konsernya, Chrisye serasa berada di tengah ribuan penonton, apalagi dengan lagu Seperti Yang Kau Minta, Kidung, Selamat Jalan Kekasih, Untukku, Kisah Cintaku dan Cintaku.

Tak berlebihan memang ketika sebutan legenda disematkan kepada mendiang penyanyi Chrisye. Dengan karya-karya yang masih abadi dan berkualitas tentu adalah sebuah alasan yang sangat tepat. Meski telah meninggalkan publik pecintanya, namun namanya tetap harum hingga tetap menyedot massa saat Chrisye dibuatkan sebuah konser bertajuk Chrisye 2012 Kidung Abadi oleh Erwin Gutawa dan Jay Subiyakto bersama teman-temannya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat (5/4).

Sekitar pukul 20.30 WIB, konser dibuka dengan lantunan tembang Anak Jalanan dan Merpati Putih oleh paduan suara yang diberi sentuhan orkestra oleh sang dirigen, Erwin Gutawa. Usai pembukaan, Erwin, Jay Subiyakto menemani istri Chrisye, Yanti Noer memberikan sambutan dan latar belakang diselenggarakannya konser.

Kala Sang Surya Tenggelam dan Galih dan Ratna dibawakan secara melankolis oleh Henry Lamiri dengan gesekan biolanya. Lanjut adalah Gita Gutawa yang begitu anggun mengenakan gaun berwarna putih dan menembangkan Baju Pengantin.

"Suatu kebanggaan bisa berada di atas panggung ini. Karena dulu aku hanya bisa melihat Om Chrisye menyanyi. Dan pada konser Chrisye Dekade 2003 itu adalah awal aku bernyanyi di atas panggung dan di depan orang banyak," ujar Gita yang bernostalgia saat dirinya dihampiri Chrisye untuk bernyanyi.

Nostalgia, rasa haru dan rasa rindu terhadap Chrisye memang telah menjangkiti ribuan penonton layaknya virus malam itu. Mereka terhipnotis. Apalagi ketika Gigi membawakan lagu Ketika Tangan dan Kaki Berbicara, Serasa, Ku Ingin, dan Juwita.

Vina Panduwinata menjadi artis pengisi selanjutnya. Dengan hits Simfoni Cinta dan Cinta penyanyi yang dijuluki Burung Camar ini sangat apik menyuguhkan penampilannya. Disusul oleh Once yang menyapa penonton dengan lagu Sabda Alam, Khayalku, Angin Malam, Resesi dan Pelangi.
 
Dan Sophia Latjuba mendapatkan sesi istimewa. Usai mendendangkan tembang Setangkai Anggrek Bulan, sosok hologram Chrisye pun ditampilkan untuk berduet bersama mantan istri Indra Lesmana tersebut di lagu yang dipopulerkan oleh Dewa 19, Kangen. Puncak dari konser tersebut adalah diperkenalkannya lagu Kidung Abadi yang merupakan hasil karya Erwin dan Gita Gutawa. Erwin mengatakan kalau lagu ini dilantunkan oleh suara Chrisye yang diambil dari master suaranya selama dirinya berkiprah.

"Ini adalah bentuk penyesalan saya karena selama dekat dengan Chrisye belum pernah memberikan sebuah lagu pun buatnya. Lagu ini diambil dengan menggunakan suara master Chrisye. Meskipun dia sudah tak lagi di sini, tapi saya yakin spiritnya akan tetap ada," ucap Erwin.

Penonton pun terpukau, bahkan tak sedikit yang menangis saat mendengarkan lagu Kidung Abadi yang menjadi tema konser malam itu. (kpl/ato/faj)


Lihat profil: Chrisye, Erwin Gutawa, Jay Subiakto, Gita Gutawa, Vina Panduwinata, Gigi
Diposting oleh: Editor |


Gita Gutawa: Tinggal Sendiri, Jadi Agak Sepi

Rabu, 04 April 2012 19:07 | 

Gita Gutawa


Kapanlagi.com - Masa-masa menempuh pendidikan di negeri orang sepertinya akan dimanfaatkan Gita Gutawa dengan fokus pada kuliahnya. Ia pun bahkan masih belum ingin memikirkan soal pacar. Dan tinggal sendirian di London kerap membuatnya rindu rumah.

Tinggal di asrama, Gita benar-benar merasakan hidup mandiri. "Karena tinggal sendiri, yah agak sepi aja, dan kangen gitu sama adek aku. Bangun pagi sudah ada suara berisik adek aku. Kalau di sana ya benar-benar sendiri," paparnya.

Gita Gutawa yang dijumpai di Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu mengaku pulang ke Indonesia karena akan mengisi acara konser Kidung Abadi Chrisye. Selain itu, ia juga berlibur setelah enam bulan menjalankan kuliah.

Berbeda dengan di Indonesia, di London Gita bisa hidup layaknya orang biasa, karena tidak banyak yang tahu kalau dirinya adalah seorang penyanyi. "Ada juga sih yang tahu aku penyanyi, karena mereka pernah juga melihat di youtube," pungkasnya. (kpl/hen/dew)


Lihat profil: Gita Gutawa
Diposting oleh: Editor |


Gita Gutawa: Di London Aku Bebas Pakai Baju Apa

Rabu, 04 April 2012 12:32 | 

Gita Gutawa


Kapanlagi.com - Tinggal di negeri orang awalnya memang membuat Gita Gutawa takut. Bukan karena mengalami culture shock, tapi lebih karena dia merasa sebagai orang Asia di London. Namun hingga 6 bulan ia menjalani studinya, segalanya lancar.

Selain itu, rasa takut karena jauh dari orang tua pasti ada. "Jauh dari orang tua pastinya beda. Trauma dengan adek aku. Tapi masih bisa komunikasi dengan baik. Aku tinggal di asrama, tapi bisa masak sendiri," paparnya.

Tidak ada masa orientasi siswa yang berlebihan di tempat Gita menempuh pendidikan di Birmingham University, yang bisa ditempuh selama 30 menit dari London. "Orientasinya langsung grup meeting. Cuma perkenalan biasa aja," ujarnya.

Tentu Gita merasakan perbedaan yang cukup kuat antara dia di Indonesia dan dia di London. Sebagai seorang artis di negeri sendiri, Gita harus selalu menjaga penampilan dan apapun yang ia lakukan, agar tidak menjadi bahan berita miring.

Di London, Gita hanyalah seorang mahasiswa. "Beda banget, aku kayak punya dua dunia. Benar-benar fokusnya cuma sekolah. Kalau di sini aku banyak kegiatan, banyak orang juga yang kenal aku, tapi kalau di sana aku bisa bebas mau pake baju apa aja," kisahnya.

Gita merasa bahwa dengan bersekolah di London, merupakan kesempatannya untuk bertemu banyak orang. "Bukan hanya orang Inggris, tapi juga dari Korea, China, aku doang orang Indonesia," pungkasnya saat dijumpai di Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu. (kpl/hen/dew)


Lihat profil: Gita Gutawa
Diposting oleh: Editor |


Gita Gutawa Buat Lagu Spesial Untuk Chrisye

Rabu, 04 April 2012 09:26 | 

Gita Gutawa


Kapanlagi.com - Dekat dengan almarhum Chrisye membuat Gita Gutawa tak pernah lupa dan selalu kagum pada penyanyi senior yang satu ini. Untuk gelaran konser Kidung Abadi Chrisye, ia bahkan rela pulang ke Indonesia dari studinya di London.

Bagi Gita, Chrisye dan lagu-lagunya adalah legenda. "Walaupun Om Chrisye udah 5 tahun gak ada, tapi lagu-lagunya tetap ada dan abadi, sesuai dengan tema besar yang buat segmen simfoni di mana aku akan menginterpretasikan sama papa," ungkap Gita.

Untuk gelaran ini, Gita yang dijumpai di Nyi Ageng Serang, Kuningan, mengaku memang telah menyiapkan sesuatu yang spesial. Ia menulis sebuah lagu yang diaransemen oleh sang ayah, Erwin Gutawa. Proses pengerjaan lagu tersebut, diakuinya memakan waktu yang cukup lama.

"Ini bukanlah lagu yang diciptakan untuk Oom Chrisye, tapi ini adalah yang paling spesial sebenarnya dari konser ini. Ini lagu belum pernah ada. Uniknya, ini lagu dari kumpulan lagu-lagu Oom Chrisye," papar Gita.

Gita mengerjakan sendiri semua lirik dari lagu tersebut. "Papa tidak pernah bikin lirik, makanya aku yang bikin. Dan aku punya ide menyatukan potongan lagu-lagu dari kumpulan lagu Oom Chrisye. Judulnya Kidung Abadi. Aku susun sendiri," pungkasnya.

Lagu Kidung Abadi ini dibuat dalam waktu 3 minggu. Gita juga akan menyanyi dalam konser Kidung Abadi Chrisye nanti, walau sang ayah sedikit ragu, mengingat selama di London, putrinya ini sudah lama tidak tampil menyanyi. (kpl/hen/dew)


Lihat profil: Gita Gutawa, Chrisye, Erwin Gutawa
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Gita Gutawa

2012






Kota

Merk