Blog GITA KDI


Gita KDI Merasa 'Dipagari'

Senin, 17 Agustus 2009 11:12 | 

Gita KDI


Kapanlagi.com - Jika selama ini musik dangdut pamornya kalah dengan musik pop, maka semenjak ada ajang kontes dangdut di beberapa televisi membuat pamor musik dangdut sedikit terangkat. Gita, salah satu jebolan ajang KDI melihatnya karena sudah ada yang memfasilitasinya, salah satunya ajang KDI yang memasuki periode ke-6 yang digelar pada Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8) malam lalu.

Bintang sinetron RINDU-RINDU ASMARA ini pun memiliki pendapat untuk menaikkan pamor musik dangdut agar tidak kalah dengan musik lainnya. "Menurut Gita sekarang ada DAHSYATNYA DANGDUT ala TPI itu bagus dan intinya kualitas secara musik," ujarnya.

Kabarnya Gita pun akan beralih dari dangdut ke pop, apakah ini salah satu cara menyiasati pamor musik dangdut yang kalah dari musik pop? "Karena Gita basic-nya memang pop, dari sanggar itu pop. Sekarang lagi bikin single album Adam dan Hawa, itu pun pop melayu karena kita gak mau hilangin ciri khasnya," kilahnya.

Gita menambahkan jika ia dan teman-teman sesama KDI lainnya merasa sedikit sulit ketika akan membuat album solo. Hal ini dikarenakan ia telah terikat kontrak dengan TPI selama 6 tahun. Sehingga Gita merasa 'dipagari'. "Iya memang sih, mau ga mau karena sudah terikat kontrak tadi," pungkasnya.    (kpl/gum/riz)


Lihat profil: Gita KDI
Diposting oleh: Editor |


KDI Upaya Pengkaderan Generasi Dangdut

Sabtu, 07 Februari 2009 06:38 | 

Gita KDI


Kapanlagi.com - Industri musik dangdut tanah air memang sedang dalam kondisi terpuruk, perlu sebuah upaya untuk menggali potensi dan bakat sebagai bentuk pengkaderan. TPI, di antaranya yang memiliki kepedulian dalam penggalian bakat para penyanyi dangdut.

Program andalan TPI, Kontes Dangdut TPI (KDI) ke-6 kembali digelar untuk mencari para pedangdut muda yang berbakat. Karena sebagai broadcaster, TPI juga membutuhkan wajah dan bakat baru untuk menghiasi layar kacanya sebagai pendukung program.

Bukan hanya itu saja, TPI juga yakin masih banyak bakat-bakat terpendam di seluruh penjuru nusantara yang belum tergali dengan maksimal. Oleh sebab itu, TPI pun memberikan jalan bagi mereka yang ingin menjadi bintang dangdut masa depan melalui ajang KDI.

Kontribusi KDI dalam meneruskan regenerasi musik dangdut telah dilakukan sekian waktu, dengan mencetak para pedangdut muda yang berkualitas baik dari segi vokal, penampilan maupun kepribadian. Siti, Nassar, Maya, Gita, Lola, Nurdin, Vita dan Dewi, adalah nama beken jebolan KDI yang telah menjadi bintang di masyarakat.

Artine S. Utomo – Chief Executive Officer TPI, menyatakan, "Kesungguhan TPI dalam memajukan musik dangdut tanah air, kembali kami wujudkan melalui KDI-6. Dengan mengusung konsep baru yang lebih menarik TPI berharap dapat menjaring bakat-bakat baru yang nantinya mampu memberikan sentuhan baru bagi dunia musik dangdut."

Audisi KDI-6 akan dilaksanakan di 8 kota, yakni Bandung (7-9 Februari), Makassar (14-16 Februari), Medan (21-23 Februari), Banjarmasin (28 Februari-2 Maret), Surabaya (7-9 Maret), Palembang (14-16 Maret), Yogyakarta (21-23 Maret) dan Jakarta (28-30 Maret).   (kpl/dar)


Lihat profil: Siti KDI, Maya KDI, Gita KDI, Lola KDI, Vita KDI
Diposting oleh: Editor |


Cucu Cahyati Dukung Penyanyi Dangdut Jadi Caleg

Selasa, 20 Januari 2009 05:17 | 

Gita KDI


Kapanlagi.com - Artis Cucu Cahyati menyatakan dukungannya kepada Gita KDI, bintang jebolan Kontes Dangdut TPI, untuk menjadi calon anggota legislatif (caleg) Kabupaten Garut, Jawa Barat dalam Pemilu Legislatif April mendatang.

"Ya, saya mendukung aja, tidak apa-apa dia menjadi caleg," katanya di Pengadilan Negeri Tasikmalaya, Senin (19/1).

Di pengadilan itu, Cucu Cahyati hadir sebagai terdakwa dengan tuduhan menggunakan akta nikah palsu atas perkawinannya dengan Aman Jagau, pria pengusaha batu bara asal Kalimantan.

Cucu menilai, kemunculan penyanyi dangdut dalam bursa caleg bukan berarti yang bersangkutan tengah sepi order manggung. "Mungkin dia ingin lebih aktif mengabdikan diri secara langsung ke tengah masyarakat," ujarnya.

Meski begitu, Cucu sendiri mengaku dirinya belum siap untuk menjadi caleg. Sebagaimana Gita yang maju lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan juga beberapa artis lainnya.

"Ya untuk sekarang belum siap, mungkin nanti saya Insya Allah akan mencoba mencalonkan diri," pungkasnya.   (kpl/dar)


Lihat profil: Cucu Cahyati, Gita KDI
Diposting oleh: Editor |


Gita KDI: Jadi Politisi Lebih Sulit Ketimbang Artis

Jum'at, 09 Januari 2009 15:20 | 

Gita KDI

 | Tag: Caleg Selebritis

Kapanlagi.com - Baru sebentar merasakan enaknya jadi artis, Gita KDI sudah harus meninggalkan dunia entertainment - jika menang terpilih menjadi anggota dewan untuk daerah pemilihan Jawa Barat 11.

Bintang sinetron FATIMAH ini mengakui menjadi politisi lebih sulit ketimbang jadi artis. Pasalnya, politisi harus melayani orang banyak, sedangkan artis lebih sering dilayani.

"Awalnya Gita bete banget karena ketemu sama banyak orang, tapi memang resikonya seperti itu. Wakil rakyat itu harus melayani, sedangkan artis kan beda, lebih sering dilayani," ujar Gita saat ditemui di DPP PKB, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

Jika sebelum dirinya menjadi caleg Gita sering diminta orang untuk mengisi acara, sekarang justru Gita sendiri yang datang ke masyarakat untuk mensosialisasikan dirinya.

"Allah itu adil. Kalau dulu orang yang sering manggil Gita, tapi sekarang justru Gita yang mendatangi.Ya ada hikmahnya juga, karena di sana banyak orang-orang yang kangen sama Gita bisa terobati," tukas pesinetron yang lahir 10 Oktober 1984 lalu ini.  (kpl/buj/boo)


Lihat profil: Gita KDI
Diposting oleh: Editor |


Gita KDI Terima Pinangan PKB

Jum'at, 09 Januari 2009 10:08 | 

Gita KDI

 | Tag: Caleg Selebritis

Kapanlagi.com - Sukses menjadi selebriti lewat ajang pencarian bakat tak membuat Gita KDI merasa puas untuk melangkah lebih jauh lagi. Gita mengikuti rekan-rekan selebriti lainnya menjadi Caleg dari PKB Dapil Jawa Barat 11 mencakup wilayah kabupaten dan kota Tasikmalaya dan kabupaten Garut.

Keinginan menjadi caleg bukan murni kehendak gadis bernama lengkap Gitalis Dwi Natarina ini, tapi diminta oleh DPP PKB. Gita mengaku kalau sebelumnya tidak ada niatan sama sekali untuk menjadi caleg. Namun, setelah berkonsultasi Muaimin, akhirnya juara 1 KDI 2 ini mau menerima pinangan DPP PKB.

"(Saya) dari keluarga NU, jadi otomatis saya dekat dengan PKB tapi sebetulnya saya tidak begitu niat. Tapi Gita sering konsultasi dengan Moh. Muaimin bagaimana caranya jadi caleg. Sekarang Gita seperti mimpi. Mungkin Gita mengambil manfaatnya kalau bisa berguna untuk umat banyak," tuturnya saat ditemui kala launching buku 13 ALASAN PILIH PKB di Jl Sukabumi 23, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

Menjadi caleg ada yang menang dan kalah. Dan Gita berharap menang jika keputusannya terjun di dunia politik ini bisa bermanfaat untuk orang banyak. Namun kalau tidak ada manfaatnya untuk umat, lebih baik dirinya kalah.

"Kalau memang ada manfaatnya untuk Gita, semoga Gita menang. Tapi kalau tidak bermanfaatnya Gita kalah," terang bintang sinetron SI ENTONG ini.    (kpl/buj/boo)


Lihat profil: Gita KDI
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Gita KDI

2009






Kota

Merk