

"Lagu If You Are My Baby memang kita nyanyikan bareng Rick. Kalau aransemen musiknya nggak ada perubahan. Cuma vokalnya saja memang bakal disesuaikan. Karena kan kami nyanyi bertiga," ujar Hedi Yunus saat ditemui di hotel Santika Medan, Minggu (11/3).
Konser Kahitna dan Rick Price memang berhasil membuat puas penonton yang hadir. Diakui oleh Hedi Yunus jika konser yang mereka lakukan memang menjadi spesial dari konser-konser terdahulu.
"Ini menjadi yang spesial untuk Yogyakarta. Karena sekalinya konser di sini, kami bisa membawa sesuatu yang besar, tampil bareng sama Rick Price. Malahan Rick konser duluan dan baru kita," pungkas Hedi Yunus.
Setelah konser Yogyakarta, dan Medan, Kahitna akan melanjutkan konsernya di Grand Clarion, Makassar (13/3), Bandung, dan juga Surabaya. (kpl/adt/dew)

Penampilan pertama dibuka oleh penampilan Rick dengan gitar akustiknya lewat tembang Not A Day Goes Day. Suara gemuruh dan tepuk tangan pun memberikan applaus kepada penyanyi berdarah Australia itu. Berturut-turut, Rick pun membawakan tiga buah lagu yakni, River Of Love, Walk Away Renee dan Nobody Knows My Name.
Puas menyanyi di ‘babak pertama’, Rick pun berusaha menyapa penonton di Medan yang memenuhi hall tempat acara berlangsung. “Horas!! Selamat malam,” ujar Rick dengan logat bulenya. Rick menyatakan rasa senangnya bisa tampil di kota Medan.
Pria kelahiran 6 Juli 1961 itu pun sempat turun ke bawah panggung dan menyapa seorang penggemar yang membawa anak. Dirinya pun lantas menanyakan siapa nama sang anak kepada ibunya. Sepertinya, Rick memang mengetahui kalau dirinya memang memiliki penggemar ibu-ibu yang dulu di masa jayanya memang trend di era 80-an.
Tak lupa, kepada sang anak, Rick pun mempersembahkan lagu Nothing Can’t Stop Us Now. Berturut-turut lagu-lagu yang dinyanyikan adalah You’re Never Alone, God I’ve Got It Good, Love is Everthing, Fragile, Shape dan Halleluyah.
Sampai akhirnya, untuk melakukan peralihan acara, Rick melakukan kolaborasi dengan ketiga vokalis Kahitna, Hedi Yunus, Mario, dan Carlo Saba menyanyikan lagu If You Are My Baby dan Everybody. Kontan saja penampilan mereka membuat histeris penonton yang hadir.
Kolaborasi ini menjadi penanda band Kahitna mendapat giliran setelah Rick. Grup band asal Bandung ini memulainya dengan lagu Cerita Cinta dinyanyikan oleh para penonton. Setelah itu dilanjutkan dengan lagu Andai Dia Tahu. Dari sini, suasana pun mulai gerah dengan semangat anak-anak Kahitna. Terbukti dari Yovie Widianto yang mulai melepas jaketnya saking bersemangat.
Ketiga vokalis pun tak lupa menyapa penonton, "Alhamdulillah, selamat malam. Sehat semua?” ujar Hedi Yunus.
Dalam rangkaian konser kedua ini, salah satu vokalis Kahitna, Mario mendapatkan surprise dengan dinyanyikan lagu ulang tahun. “Saya bersyukur ya, bisa mendapatkan kebahagiaan. Terutama dari saudara-saudara saya yang sudah nyeburin saya tadi malam,” ujar Mario disambut tawa penonton.
Sang keyboardist, Yovie pun menimpali ucapan Mario. “Moga-moga di Medan Mario menemukan jodohnya,” ujarnya dengan lantas diteriaki penonton.
Penampilan Kahitna kemudian dilanjutkan. Hedi Yunus langsung turun ke bawah panggung dan menarik seorang wanita untuk bernyanyi di atas panggung. Namun bukannya menyanyi, sang wanita yang memang sepertinya fans Kahitna malah memeluk satu-satu para vokalis.
Berturut-turut lagu Setahun Kemarin, Katakan Saja, Tak Akan Terganti, Mantan Terindah, Soulmate, Aku Dirimu Dirinya, Merenda, Cinta Sendiri dan kemudian diakhiri dengan Cantik. Para penonton sempat menduga kalau lagu ini adalah lagu terakhir. Namun, tiba-tiba saja Rick kembali muncul dan lagi-lagi berkolaborasi dengan Kahitna, menyanyikan lagu Heaven Knows sebagai penutup. (kpl/adt/rea)

Lagu andalan Rick Price dilantunkan, seperti If You Were, My Baby kemudian Nothing Can Stop Us Now. Selain itu lagu lain seperti Walk Away dan Since I Met You termasuk You're Never Alone pun dilantunkan musisi senior kelahiran Brisbane, Queensland, Australia, 6 Juli 1961 ini.
Akhir konser Rick sapaan akrabnya kembali menyanyikan lagu Heaven Knows bersama Kahitna yang ditunggu-tunggu penonton, kemudian diikuti gemuruh suara penonton yang sudah terbawa arus musik ini. Selama tampil Rick Price melantunkan 14 lagu.
Lagu pembuka Kahitna pada sesi kedua seperti cerita cinta yang sudah tidak asing di telinga pendengar dinyanyikan tiga vokalis Kahitna, Hedi Yunus, Carlo Saba dan Mario, disambut riuh dan teriakan.
"Apa kabar Makassar, malam ini malam cinta buat kalian semua," kata Carlo.
Dalam perjalanan konsernya, Hedi Yunus dengan performance penuh dipadu dengan gaya anak muda, turun panggung dan menggandeng salah satu penonton perempuan untuk diajak naik panggung dan bernyanyi bersama. Suara histeris penonton yang didominasi wanita itu pun mengema dalam ruangan.
Saat lagu Andai Dia Tahu dinyanyikan, penonton kembali bersorak dan ikut bernyanyi. Lagu-lagu lain juga menghibur fans seperti Aku Dirimu Dirinya, Tak Mampu Mendua, Cinta Sendiri dan Sampai Nanti serta lainnya. Pada penampilan itu Kahitna menyumbang lagu sebanyak 15 lagu.
Sebelumnya, Rick Price dan Kahitna tampil di Medan dan Yogyakarta. Konser tersebut merupakan bagian dari tour lima Kota di Indonesia, termasuk Makasar, Selasa (13/03/2012) malam. (antara/dar)

Namun Tuhan berkehendak lain, hari ini, Selasa (31/1) siang, Ade Namnung menghembuskan nafas terakhir dalam proses sebuah Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur, Jakarta Timur.
Dalam perjalanan menuju rumah duka, jenazah komedian ramah ini begitu menyedot antusias masyarakat di sekitar rumah duka, Jl. H. Ahmad R RT. 06 RW. 04 No. 1, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Perhatian masyarakat, baik tua, muda sampai anak-anak turut memenuhi jalanan dan pelataran rumah Ade Namnung tersebut.
Tampak Ibunda tercinta ikut dalam rombongan ambulance yang membawa jenazah. Beberapa artis dan komedian pun terlihat datang memberikan ucapan bela sungkawa, nampak Budi Anduk, Didin Bagito, Pepi, Sabria Kono, Ruben Onsu dan Hedi Yunus. (kpl/ato/dar)

"Soundtracknya memang menggambarkan cerita dalam bukunya, ada setting yang menarik dari perjalanan seseorang dari Bukit Tinggi sampai sekolah di Gontor dan berbagai keberhasilan serta semangat perjuangannya. Kesulitannya karena menggabungkan suasana Minang, pesantren, dan modern. Lagunya juga harus membawa semangat, lagu yang menginspirasi saya untuk terus berkarya," jelas Yovie.
Dijumpai di Kaskus hall, Menara Palma, Jakarta, Rabu (25/1), bagi Yovie yang menarik dalam lagu itu bukan hanya ungkapan kalimat Islam yang ada. Namun bisa dipahami oleh lintas agama. Man Jadda Wajadda yang berarti Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil itu bisa memberi semangat untuk semuanya.
"Proses pembuatannya cukup lama terus penulisan juga. Belajar sekitar 2 bulan, buat lagu sehari. Dari siang, malem, terus selesai. Editing dan mixing yang agak lama. Saya emang suka baca buku, saya baca berulang kali Negeri 5 Menara ini, pesannya menarik," lanjutnya.
Yovie menambahkan bahwa dirinya mendapatkan pengalaman baru dalam karir musiknya, sesuatu berbeda yang bukanlah cinta, tema yang sering menjadi ciri khas lagu-lagu Yovie. (kpl/dis/aia)

"Konser sengaja bertepatan dengan hari kasih sayang, sebab mayoritas lagu Kahitna memang bertemakan cinta dalam kehidupan sehari-hari," ujar Project Officer Apostrophe selaku penyelenggara, Indra Kurniawan kepada wartawan di Surabaya, Kamis (19/12/2012).
Dalam konsernya, kelompok musik yang 25 tahun eksis tersebut akan berkolaborasi dengan Yovie & Nuno serta grup band RAN. Total sekitar 25-30 lagu akan mereka nyanyikan.
Personel Kahitna, Yovie Widianto mengaku tidak sabar untuk segera menggelar konser di hadapan ribuan penggemarnya serta pencinta musik Indonesia di Surabaya.
"Yang pasti, konser akan berjalan luar biasa. Selain Kahitna, Yovie & Nuno dan RAN, juga akan ada bintang tamu misteri. Maksudnya, saya tidak akan menyebutkan siapa dia. Makanya tunggu saja," kata pria yang juga pencipta lagu tersebut.
Ia berjanji akan tampil total dan memberikan yang terbaik bagi penggemarnya ketika konser. Bahkan kolaborasi antara Kahitna dengan Yovie & Nuno akan disuguhkan untuk kali pertama sejak kedua kelompok musik tersebut berdiri.
"Yovie & Nuno akan tampil membawakan sekitar tujuh lagu milik Kahitna. Ini yang pertama kali dan Surabaya kami percaya sebagai tempat kehormatan di konser spesial kali ini," tukas pemusik kelahiran Bandung yang menghabiskan masa kecilnya di Surabaya itu.
Sementara itu, vokalis Kahitna, Hedi Yunus mengaku akan membawakan semua lagu yang terkenal di pasaran. Mulai lagu berjudul Cerita Cinta, Seandainya Aku Bisa Terbang, Cantik, Merpati, Setahun Kemarin hingga lagu baru akan ditampilkannya.
"Persiapan Kahitna menghadapi konser ini dilakukan sejak sebelum tahun baru 2012 maka kami berharap bisa memanjakan dan memuaskan ribuan penonton yang bakal hadir," tutur pemusik yang akrab disapa Kang Hedi itu.
Kahitna berdiri 24 Juni 1986. Melalui perjalanan panjang, sampai saat ini grup musik beranggotakan sembilan personel tersebut tetap eksis meski harus melalui beberapa kali pergantian personel.
Saat ini Kahitna memiliki tiga vokalis yakni Hedi Yunus, Carlo Saba dan Mario Ginanjar. Kemudian Yovie Widianto pada piano dan keyboard, Dody Isnaini di bass, Harry Suhardiman di perkusi, Bambang Purwono di keyboard, Andrie Bayuaji di gitar serta Budiana Nugraha pada drum. (antara/dar)

Bahkan penyanyi yang juga anggota Kahitna, Hedi Yunus, yang ditemui di kediaman Deswita, kawasan Tebet Timur, Jakarta Selatan, Minggu (15/1) mengungkapkannya.
"Saya tahu lihat status BBM-nya Ferry Maryadi dan saudaranya Deswita. Langsung kita telepon dan ternyata benar. Saya baru tahun baru lalu ketemu, sifat orang Sunda itu baik," kenang Hedi.
Tidak hanya Hedi, musisi Melly Goslaw yang ditemui di tempat yang sama juga mengungkapkan penyesalannya tidak bisa bertemu dengan almarhumah.
"Tiga hari yang lalu saya baru tahu kabar masuk rumah sakit, terus terang saya nyesel gak sempet jenguk. Kebetulan saya juga gak bisa, banyak aktivitas dan rencananya baru Senin mau jenguk," sesal Melly. (kpl/gum/aia)

