
"Ini ada suatu konsep yang menarik. Ada new comer band indie, nostalgia dan jujur senang bisa ketemu sama Shireen karena sekarang sibuk syuting dan akhirnya bisa satu program dan senang pokoknya dan bisa sukses acaranya, amin," ujar Teuku di Gedung Trans TV, Jakarta, Kamis (28/3).
Bukan hanya mereka saja yang akan memandu acara yang tayang setiap Senin dan Selasa pada pukul 08.30 WIB itu namun juga dipandu pasangan suami istri, Zaskia Sungkar dan Irwansyah.
Bagi Shireen, di tempat yang sama, perpaduan mereka berempat dalam satu program acara, ini baru terjadi. Hal itu akan mempermudah dalam membawakan acara.
"Dan di program susah ngumpulin kita berempat dan tektoknya udah kekeluargaan banget dan backgroundnya gak ada host cuma Wisnu aja. Jadi disini banyak belajar dan bedanya dengan yang lain gak cuma bacain chart yang lagi hits tapi ada indie new comer nostalgia internasional," pungkas Shireen. (kpl/hen/dis/phi)

"Kami kan ditahan terus dikeluarin karena negatif. Kalau Raffi negatif kenapa masih ditahan? Samain dong sama yang lain dikeluarin juga. Kan kasian?" ucap Irwansyah saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/3).

Mereka kecewa dengan putusan sidang praperadilan Raffi yang ditolak keseluruhan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur. "Kecewalah," kata Irwan.
"Intinya nggak ada di undang-undang ya harusnya keluarin aja. Kan sekarang harus bicara fakta hukum," lanjut Zaskia.
Penderitaan Raffi pun dirasakan oleh Irwansyah dan Zaskia yang sempat merasakan tahanan selama 3 hari di BNN. "Tiga hari di dalam saja ngerasa kayak lama banget apalagi gue di belakang Raffi. Kasian, sudah 2 bulan lebih, itu rasanya kayak 20 tahun kali," tandas Irwan. (kpl/ato/dis/dar)

"Kalau nggak ngapa-ngapain nggak masalah kalau ke rumah teman atau apa-apa. Lebih hati-hati aja," ucap Irwansyah saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat (18/3).

Disinggung tentang adanya agenda penjebakkan terhadap Raffi Ahmad, pasangan ini tak mau berujar banyak. "Gue juga nggak tahu itu dari mana asalnya. Tapi nggak tahu ya. Bisa jadi iya bisa nggak. Gue nggak tau asalnya," lanjutnya.
Irwansyah pun tidak mau menuduh kepada siapa atau ke salah satu pihak tertentu. "Kalau dijebak kayaknya nggak ya. Tapi nggak tahu juga. Mungkin ada yang ngaduin. Nggak tahulah," kata Irwan bingung. (kpl/ato/abs/dar)

"Kalau berita, gue nggak terlalu ngikutin, tapi selalu memantau pas praperadilan," ucap Irwansyah saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat (18/3) malam.

"Seperti yang kami lihat sama-sama aja, kan masih praperadilan, belum pengadilan," lanjut Zaskia.
Untuk mengetahui kondisi Raffi Ahmad, pasangan ini selalu menghubungi pihak keluarga. "Paling kontak sama keluarganya aja. Sama Mira (manajer Raffi). Keadaan dia baik-baik aja, cuma dia (Raffi) bingung juga. Gue gimana yah, gimana yah. Lebih kepikiran aja karena yang lain udah keluar," kata Irwan.

Praperadilan yang ditolak ternyata juga membuat tanda tanya pada Irwansyah dan Zaskia. "Ya kasusnya harusnya simple. Cuma gini doang, dan yang lain juga bebas, aku nggak tau kenapa Raffi ada di Lido," tandas Irwan.
(kpl/ato/abs/dar)

"Ketika kami dicemooh dengan dua linting ganja, kami hanya senyum, karena kami tahu yang mencibir tidak tahu strategi BNN dalam pemberantasan narkotika," kata Benny di Jakarta, Kamis (14/3).

Sejak awal BNN mengungkap kasus Raffi banyak pihak mempertanyakan barang bukti hasil temuan tim BNN di tempat kejadian. Termasuk beberapa anggota DPR yang juga mempertanyakan soal dua linting ganja.
"Sering orang bertanya, kenapa BNN bermain dua linting ganja. Sampai di DPR masih dipertanyakan," kata Benny.
Dia menjelaskan, bila berbicara mengenai kuantitas barang bukti, maka pihaknya menyasar sumber dari pasokan tersebut. Bila berbicara pengungkapan ganja yang disasar adalah ladang ganja. Begitu pula dengan pengungkapan 1,4 juta pil ekstasi dari Belanda yang terungkap akhir 2012 lalu.

"Di kalangan anak muda, tentunya kita harus perhitungan juga akan berdampak luas ke pemakai. Salah satunya kalangan artis, tidak hanya artis, berharap idolanya sadar akan sanksi hukum yang akan mereka hadapi," kata Benny.
Peristiwa pengerebekan oleh BNN yang terjadi di rumah Raffi Ahmad di kawasan Jalan Gunung Balong I No. 16, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Minggu (27/1) sekitar pukul 05.00 WIB cukup mengegerkan masyarakat. BNN saat itu, mengamankan 17 orang, termasuk artis Raffi Ahmad, Zaskia Sungkar, Irwansyah dan politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Wanda Hamidah. (kpl/antara/dar)

Keduanya mengaku sempat ingin menghadiri sidang praperadilan kasus sahabat mereka itu sejak pertama kali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur beberapa hari silam, mereka malah nyasar.

"Hari pertama (praperadilan) sudah jalan. Kita nyasar ke pengadilan yang lama. Karena katanya sudah mulai, jadi balik (pulang) saja. Lagian waktu itu sakit, pusing banget," aku Zaskia di PN Jakarta Timur, Jumat (8/3)
Rasa sakitnya itu pun masih dirasa Zaskia saat hadir di PN Jakarta Timur. Demi Raffi, dia tetap datang menhadiri sidang meski mengaku masih merasa pusing.

"Suara saja masih bindeng, kemarin badan panas dan kita nggak bisa ke mana-kemana, istirahat. Hari ini enakan, terus maksain diri walaupun masih pusing," jelas Zaskia. (kpl/aha/rea/dar)

Namun Acha mengaku santai saat betemu dengan suami Zaskia Sungkar tersebut. "Iya hehe. Baik-baik sama mantan. Sudah lama nggak ketemu," ujar Acha Septriasa saat ditemui di gedung PN Jakarta Timur, Jumat (8/3).

Acha mengaku sidang praperadilan Raffi bisa jadi ajang reunian dengan Irwansyah dan Zaskia. Pasalnya, bintang film RECTOVERSO itu sudah lama tidak saling bertemu. "Ini jadi ajang reuni juga. Sudah lama juga nggak silaturahmi," akunya.
Sebagai sahabat, Acha mengaku akan terus memberikan supportnya untuk presenter kondang itu. Hingga kini dirinya tidak percaya kalau Raffi adalah pengguna narkoba.

"Gak masuk akal keadaan dia sakau jadi presenter sejauh ini. Raffi sama siapapun baik. Pergaulan kita itu dipengaruhi lingkungan kita juga kan," tukasnya. (kpl/aha/abs/dar)
