

Naif memilih 2 lagu yaitu Memang dan I Miss You But I Hate You, sementara Dira Sugandi membawakan lagu Foto Dalam Dompetmu, dan Sashi melantunkan tembang #1. Tak mau kalah, Alexa pun langsung menggelontorkan Jakarta Pagi Ini, Terlalu Manis dan Mawar Merah. Tika dan Pure Saturday juga membawakan lagu di antaranya Kirim Aku Bunga, Koepoe Liar, dan Kalah.
Pertunjukkan inti pun dimulai dengan paduan suara yang melantunkan lagu Pulau Biru dan Bang Bang Tut. Lalu Kaka, Bimbim, Ivan, Abdee dan Ridho langsung menyambut dengan lagu medley, Bang Bang Tut dan Tong Kosong.
"Assalamulaikum. Banyak banget halangan dan rintangan, tapi kami tak pernah lelah menyebarkan virus kedamaian," ucap Kaka sebelum melantunkan lagu Virus.
Di lagu Virus ini, Kaka memainkan gitar bolong. Medley lagu Mars Slankers, Lo Harus Grak, Jurus Tandur, Garuda Pancasila dan Pak Tani menjadi rangkaian selanjutnya. Sedangkan Bimbim membuat penonton bernyanyi bersama saat dirinya melantunkan lagu tanpa musik, Bidadari Penyelamat. Drummer ini diangkat ke atas menggunakan panggung hidrolis. Usai menyanyikan lagu, ia menyobek celananya hingga menjadi celana pendek.
Nomor lawas tak lupa dibawakan Kaka dan kawan-kawan, seperti Lorong Hitam, Anyer 10 Maret, Piss, Ketinggalan Jaman, Gara Gara Kamu dan Kilav di mana Slank berkolaborasi dengan Sashi serta musik orkestra.
Di sesi akustik, Slank membawakan lagu Lembah Baliem, serta berduet dengan Dira Sugandi di medley lagu Maafkan dan Ku Tak Bisa. Tika kembali beraksi lewat duet di lagu Reaksi dan Poppies Lane Memories. Lalu Titiek Puspa juga diajak bergoyang bersama di lagu Orkes Sakit Hati.
Kurang lebih 3,5 jam konser berlangsung. Sekitar pukul 00.30 WIB Sabtu dini hari, konser baru selesai. Lagu Terbunuh Sepi menjadi suguhan terakhir. Di lagu ini Kaka memakai aksesoris sayap kupu-kupu Slank. Sebelumnya, lagu Pandangan Pertama dan Kupu Biru (kolaborasi dengan Yuyun dan Poppy Sovia) serta Kamu Harus Pulang turut dibawakan. (kpl/ato/rea)

Di sela menyanyikan lagu berjudul Pak Tani, Slank memberikan gimmick tentang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
"Ayo kita bikin Pilkada kecil di sini, di Ritz Carlton ini. Karena gue yakin yang berada di sini adalah perwakilan kecil dari DKI Jakarta. Gue juga yakin pasti kalian mempunyai pilihan yang beda-beda," ucap Kaka mengawali gimmicknya di konser bertajuk I Slank U, The Journey Of Blue Island, Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (11/05).
Beberapa nama kandidat pun disebutkan. Termasuk guyonan Kaka bahwa dua personil Slank juga bakal maju dalam Pilkada nanti.
"Kalau Ivan Gubernurnya dan Bimbim sebagai Wakil Gubernurnya mungkin atau nggak mungkin?" lempar Kaka ke ribuan penonton yang menjawab dengan lirik lagu Pak Tani, "Gak mungkin, gak mungkin, semua itu terjadi, 103 tahun mungkin," jawab penonton kompak.
Kaka pun melanjutkan pertanyaannya ke penonton, " Kalau Gubernurnya Jokowi dan Ahok, atau Alex Nurdin dan Nono?" teriak Kaka. Penonton pun masih teriak "Nggak mungkin," sesuai lirik lagu Pak Tani.
Juga ketika nama Fauzi Bowo disebut. Ribuan penonton makin kencang meneriakkan penolakannya, "Huuuuuuuuu... Gak mungkiiiiiinnn," teriak penonton.
Dari teriakan penolakan penonton, peringkat pertama ditempati Fauzi Bowo - Nuchrowi, peringkat kedua ditempati Alex Nurdin - Nono Sampono, dan peringkat ketiga ditempati Jokowi - Ahok.
"Lo kata gampang mimpin Jakarta. Semua punya visi dan misi, tinggal pembuktiannya aja nanti," tandas Bimbim. (kpl/ato/sjw)

Lagu Foto Dalam Dompetmu, Kirim Aku Bunga, Kalah, Koepoe Liar, Tong Kosong, Bidadari Penyelamat, Reaksi, Terbunuh Sepi adalah barisan lagu hits jaman dulu yang telah jarang dibawakan dan dilantunkan pada konser tersebut.
Ini juga merupakan kenangan dari perjalanan musikalitas Slank yang telah makan asam garam dalam kasus pencekalan lagu di zaman Orde Baru, juga ketika mereka gonta-ganti personel hingga pada personel saat ini yaitu Kaka, Bimbim, Abdee, Ivan dan Ridho.
"Terakhir lagu ini dibawain 15 tahun lalu. Yaitu saat kami melakukan Konser Piss 30 Kota. Tahun 98, lagu ini udah ga boleh dibawain lagi, sampai malam ini," ujar Kaka sebelum menyanyikan lagu Lorong Hitam.
Lagu Lorong Hitam merupakan satu dari hits yang ada di album ke-6 Slank, Lagi Sedih yang rilis pada tahun 1997. Penonton pun langsung mencipta paduan suara di lagu Lorong Hitam ini, mengiringi Bimbim dan Kaka yang tampil berdua memainkan gitar bolongnya. (kpl/ato/sjw)

"Mereka adalah band nomor satu di Indonesia. Bimbim, Kaka, Abdee, Ridho, Ivan. Kami sungguh senang berada di sini," ucap David dari atas panggung Ballroom Hotel The Ritz Charlton, Pasific Place, SCBD, Jakarta Selatan (11/05).
Sesi musik santai dibawakan oleh Dira Sugandi. Suara khas Dira dipadu dengan kemasan rhytm section membuat lagu Foto Dalam Dompetmu sangat berasa jazz. Dira tampil dengan gaun hitam blink-blink dan rambut ala Diana Ross.
Lanjut adalah Sashi, menggunakan gitar bolong, penyanyi muda ini melantunkan dengan apik lagu #1. Sedangkan Alexa dengan format barunya memberikan sentuhan yang berbeda di 3 lagu yaitu Jakarta Pagi Ini, Terlalu Manis dan Mawar Merah.
Rangkaian tribute untuk legenda rock n roll tanah air ini adalah bagian awal dari keseluruhan konser Slank tersebut. Meski tak ada bendera yang dikibarkan dan lagu Slank dibawakan oleh band/penyanyi lain, namun Slankers tetap setia menemani bernyanyi di setiap lagu yang mengalun, sedangkan Bimbim, Kaka dan personel lainnya hanya duduk di depan panggung menikmati lagu karya mereka dibawakan.
Musik dari rhytm section kembali terdengar membawakan lagu Kirim Aku Bunga dan Tika, vokalis band indie Tika and Dessident lah yang kebagian melantunkannya. Terakhir adalah Pure Saturday, band asal Bandung ini mengubah format rock n roll lagu Koepoe Liar dan Kalah menjadi pop rock modern. (kpl/ato/sjw)

Buat kalian para Slankers, KapanLagi.com® sengaja merangkum beberapa tips agar kamu dapat menikmati konser yang digelar indoor ini. Yuk langsung disimak.
Do's/Yang Perlu:
1. Tentu saja Slank akan tampil membawakan lagu-lagu dengan beat yang kencang dan membuat kamu pengen bergoyang. Biar goyangnya full energy, wajib buat kamu isi perut dulu sebelum berangkat ke venue.
2. Satu yang paling penting dan kadang masih sering diremehkan calon penonton. Jangan sampai salah kostum, ini konser Slank! Bukan jalan-jalan ke Mall :)
3. Bukan berburuk sangka, namun faktanya masih banyak banget penonton mengeluh kecopetan di berbagai konser. Cegah hal tersebut terjadi dengan memberi perhatian lebih pada HP, dompet dan barang berharga lainnya. Contohnya, pasang rantai di dompet juga boleh. Biar makin mirip sang idola dong.
4. Khusus buat perokok, mending rokoknya disimpan dulu deh. Beberapa konser indoor sebelumnya, sering ada peraturan untuk tidak merokok di dalam gedung. Buat jaga-jaga aja sih.
5. Kaka sering banget berkomunikasi dan mengajak nyanyi bareng para Slankers. Nah rugi banget kalau kamu gak hafal liriknya kan? Yuk, mumpung masih ada waktu beberapa jam, hafalin dululirik-lirik lagu yang kira-kira bakal dibawakan oleh Slank.
6. Jangan lupa pakai atribut-atribut Slank favoritmu, siapa tahu nanti diajak Kaka naik ke atas panggung buat nyanyi bareng.
7. Kalau ingin telanjang dada ala Kaka, sebelum berangkat jangan lupa mandi ya, atau at least, pakai parfum lah :)
Don'ts / Yang Tidak Perlu Dilakukan:
1. Di beberapa konser, sering ada peraturan untuk tidak memperbolehkan penonton membawa kamera profesional (DSLR). Nah, daripada cemas selama konser karena kamera kalian harus ditaruh penitipan, mending gak usah dibawa deh.
2. Ini bukan piknik, ini konser Slank. So, mending jangan membawa makanan ke dalam gedung konser. Panitia juga berhak menyita makanan. Sayang kan?
3. Satu yang paling menakutkan, hindari tiket palsu. Pastikan tiket yang kamu beli asli.
4. Slank = Damai. Hindari segala macam provokasi yang mungkin terjadi di konser tersebut. Hindari membawa senjata tajam, minuman beralkohol dan segala jenis narkoba. Kita datang ke konser untuk bersenang-senang bukan?
So, tunggu apa lagi? Jadikan konser ini sebagai konser terbaikmu tahun ini! (kpl/adb)

“Konsep panggungnya nanti untuk area ada main stage. Ada island untuk Slank dan segala macem, lalu ada launch atau singgasana saat featuring dengan bintang tamu. Kala nyanyi, mereka akan duduk di situ. nanti tempat itu juga akan jadi bridge-nya. Untuk wardrobenya ada gimmick-gimmick British, rebel, glamour,” ujarnya.
Diterangkan lagi, saat para personil datang muncul ke panggung, mereka bergaya ala geng wangi. Namun kala konser berjalan mereka pun mengikuti sesuai dengan karakter masing-masing.
“Nanti akan muncul karakter mereka sendiri saat pentas. Misalnya, kalo Kaka buka baju, ya buka baju. Yang pasti kostum juga mengalami perubahan mengikuti part-partnya. Kita akan bikin beberapa babak untuk ini,” kata Oleg.
Namun diakui dengan pemindahan dari MEIS ke Ballroom Ritz Carlton, sejumlah property mengalami penyesuaian dengan kondisi tempat. Salah satunya pemotongan jembatan. “Tadinya jembatan 20 meter tapi dipotong menjadi 10 meter, disesuaikan sama tempat aja. Pun dengan propertinya, jadi banyak,” pungkasnya. (kpl/dis/adb)

Namun ternyata ada perubahan jadwal. Konser tersebut diadakan di Ritz Carlton pada Jumat, 11 Mei 2012 mendatang. Yang mana artinya, pertunjukan dilaksanakan di dalam gedung.
"Ini akan jadi pertunjukan yang beda dari yang kita lakuin. Lebih terkonsep dan banyak gimmick. Kita uda sering show di outdoor, tapi kali ini kita mau hang out sama Slanker yang nggak biasa nonton di outdoor serta aman dan nyaman. Mungkin ini pertama kalinya kita ketemu sama Slanker wangi," kata Kaka mewakili Slank saat ditemui di Ritz Carlton, Senin (07/05).
"Jadinya durasi latihan yang dibutuhkan lebih panjang. Yang diperhatikan sih orang produksinya jadi agak ribet, tapi bisa-lah. Pas denger (tempatnya indoor), sama excited-nya kayak kita main di mana aja. Yang penting keamanan dan kenyamanan," ujar Kaka lagi seraya menambahkan ini pertama kalinya ia menginjakkan kaki di Ritz Carlton.
"Bakal ada 28 lagu, dari album pertama sampai terbaru. Ini memang kita buat untuk Slanker-Slanker wangi. Waktu gue promo, mereka bilang pasti nonton. Tapi buat Slanker bendera, ya maaf, tapi kita akan ada banyak event di Jakarta," pungkas Bimbim. (kpl/dis/rea)

