PERSONAL
Dadang Usman atau yang lebih tenar dengan singkatan namanya, Ki Daus lahir di Bandung pada tanggal 25 Desember tanpa pernah memberi tahu tahun pastinya. Dia dikenal sebagai seorang seniman asal Indonesia, yang naik daun lewat ajang SUPERSTAR CONCERT yang digelar oleh stasiun televisi swasta, Indosiar.

Ayahnya adalah seorang pendiri Lingkung Seni Dwi Murni di Bandung pada tahun 1973, yang sering mementaskan Sandiwara Sunda. Kemudian pada tahun 1995, Dwi Murni dikelola oleh Ki Daus, dan dari sana kemudian ia berjuang di panggung teater.

Ki Daus menikahi seorang wanita muda setelah bercerai dari istri pertamanya. Pernikahannya ini terkesan 'janggal', karena perbedaan usia mereka terpaut jauh.

KARIR
Karirnya sebagai seorang seniman berawal dari teater di Bandung. Ki Daus kerap muncul di televisi lokal, atau pada pentas-pentas teater di Bandung. Ia dikenal sebagai seniman yang kocak, karenanya, ia sering diajak dalam berbagai pentas lawakan. Sebagai orang teater, ia menghabiskan waktunya di dunia panggung.

Pada tahun 2006, Ki Daus membuat produksi Sandiwara Sunda yang diberi judul Prahara Lutung Kasarung. Walau pementasan teater daerah seringkali kurang mendapat respon, terutama dalam hal dana, ia tak patah semangat. Bahkan, untuk menambah dana pementasan, Ki Daus kemudian menjual jaket kesayangannya.

Aksi kocaknya mulai dikenal setelah ia menjadi salah satu pemeran dalam Sandiwara Sunda Gogonjakan (Sasagon) yang ditayangkan di salah satu televisi lokal Bandung. Sebulan sekali wajahnya menghiasi layar kaca. Meski tubuhnya kecil serta gaya bicaranya yang lemah-lembut, ia dipercaya untuk memerankan tokoh preman dalam sandiwara Sasagon ini.

Tahun 2008, Ki Daus menemani Nurina Permata Putri, atau yang dikenal dengan nama Rina Sinden, untuk mengikuti SUPERSTAR CONCERT di Indosiar. Lantaran sudah terbiasa memerankan teater Sunda, logat Sunda-nya tentu sangat kental. Ia sebenarnya bukan penyanyi, namun keluguannya ternyata mempunyai nilai jual.

Saat adegan 'berebut' Rosa dengan Ivan Gunawan, Ki Daus sempat membuat ungkapan yang pada akhirnya menjadi populer: Ikan hiu makan badak, I love you mendadak.

Show More ▼