Kikan Cokelat




Kikan Cokelat


Biografi :

Namara Surtikanti lebih akrab dipanggil dengan Kikan, lahir di Jakarta, 9 September 1976, dikenal sebagai vokalis grup musik Cokelat.

Grup musik yang beranggotakan Ervin Syam Ilyas (drum), Ernest Fardiyan Sjarif (gitar), Febrianto Nugroho Surjono - Ronny (bass), dan Edwin Marshal Syarif (gitar) itu, berdiri pada 25 Juni 1996. Sementara nama Cokelat yang digunakan 'berfalsafah' bahwa lagu-lagu Cokelat bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Cokelat sendiri sebagai grup musik, telah mengalami beberapa kali pergantian personel. Saat pertama kali berdiri personelnya terdiri, Kikan, Ronny, Robert, Bernard, dan Deden. Berikitnya Ervin masuk menggantikan Deden sewaktu rekaman album kompilasi Indie Ten (1998), tidak berhenti sampai di situ, pada saat album Untuk Bintang (2000), Edwin masuk menggantikan Bernard dan keluarnya Robert menjelang album Rasa Baru (2001) dan hingga saat ini Cokelat menemukan formasi terbarunya.

Setelah berjalan beberapa waktu, akhirnya Cokelat memutuskan untuk menetapkan Ernest menempati posisi Robert sebagai gitaris Cokelat. Ernest yang selama ini berstatus additional player telah resmi menjadi personil Cokelat sejak Mei 2003. Ernest sendiri adalah adik dari Edwin, yang telah lama menjalani hari-hari bersama Cokelat.

Putri pasangan Bambang Sugondo dan Ade Indira itu, pada masa kecilnya pernah bercita-cita menjadi seorang pianis profesional. Dengan bergabung dengan grup musik tersebut, Kikan, 'dekat' dengan cita-citanya.

Kikan menikah dengan Yuke, basis grup band Dewa dan menghasilkan dua orang anak, Shira Allegra Sampurna dan Kei Sampurna. Namun di tengah perjalanan pernikahan, mereka memilih bercerai pada 19 Desember 2007.

Pada awal 2010, tepatnya Maret, kabar mengejutkan datang dari Kikan. Karir bermusiknya bersama Cokelat, band yang membesarkan namanya selama 14 tahun, kandas dengan keputusannya untuk mengundurkan diri sebagai vokalis pentolan band ternama Indonesia ini. Alasan utama yang diajukan Kikan dalam pengunduran dirinya adalah jadwal Coklat yang padat dan tidak mampu dilakoninya. Kikan memutuskan untuk meninggalkan Cokelat di tengah proses workshop untuk lagu baru mereka.