Blog KRISYANTO


Krisyanto Balik, Jamrud Rilis Album Baru!

Sabtu, 17 Maret 2012 19:25 | 

Krisyanto


Kapanlagi.com - Grup band cadas Jamrud kembali bersemangat dengan kembalinya mantan vokalisnya, Krisyanto. Grup band yang pernah berjaya ini pun kembali mengeluarkan album terbaru mereka meskipun sebagian besar isi lagunya merupakan recyle lagu-lagu dari album terdahulu.

"Dengan keluarnya album ini menjadi sebuah tanda kebangkitan musik rock Indonesia di mana Jamrud merupakan salah satu perwakilan genrenya," ujar produser Jamrud, Log Zhelebour saat launching album baru Jamrud, ENERGI POSITIF BUMI DAN LANGITdi Score, Cilandak, Jakarta, Jumat (16/3).

Diakui oleh Log, dirinya merasa jika album terbaru Jamrud ini bisa membawa band cadas ini kembali berjaya di masanya. Apalagi, saat ini sang mantan vokalis, Krisyanto telah kembali.

"Kembalinya Krisyanto sebagai vokalis Jamrud ternyata membawa sebuah keberuntungan bagi Jamrud, artinya Jamrud dan Krisyanto tidak bisa dipisahkan, kalau mereka dipisahkan bisa sama-sama lemah. Apalagi sekarang didukung pemain drum baru yang lebih kencang dan lebih metal," ujar Log.

Selain mengeluarkan album, Jamrud juga berencana akan melakukan konser di beberapa kota. "Kita akan melakukan konser pada awal April mendatang di Yogyakarta. Setelah itu nanti akan ada konser di beberapa kota lainnya. Tunggu saja ya," pungkasnya (kpl/adt/adb)


Lihat profil: Jamrud, Krisyanto, Log Zhelebour
Diposting oleh: Editor |


Log Zhelebour Pinang Krisyanto Kembali ke Jamrud

Sabtu, 17 Maret 2012 17:32 | 

Krisyanto


Kapanlagi.com - Vokalis Krisyanto akhirnya kembali ke grup band cadas, Jamrud. Pilihan Krisyanto ini memang merupakan sebuah angin segar bagi Jamrud. Kabarnya, kembalinya Krisyanto karena dirinya gagal dalam bersolo karir.

"Ya waktu itu saya dihubungi lagi sama Mas Log, kebetulan album solo saya sudah berakhir di 2011 ini kontraknya. Kalau sama Azis saya sudah contact, ya kenapa nggak saya comeback," ujar Krisyanto saat launching album baru Jamrud, Energi Positif Bumidan Langit di Score, Cilandak, Jakarta, Jumat (16/3).

"Alhamdulillah saya akhirnya dipinang lagi sama Mas Log, bisa kembali lagi ke Jamrud. Ya semoga Jamrud bisa eksis lagi," tambahnya.

Sementara itu, Log Zhelebour mengatakan jika antara Jamrud dengan Krisyanto memang tak bisa dipisahkan.

"Sebenarnya Jamrud dengan Krisyanto itu tidak bisa dipisahkan, dua duanya pincang. Kalau Krisyanto sendiri itu dia akan jadi superstar yang tidak jelas. Kalau Jamrud tanpa Krisyanto itu dia akan bingung cari penggantinya," ujar Log.

"Mungkin sekarang Krisyanto sadar kalau dia masih perlu Jamrud, dan Jamrud masih perlu Krisyanto. Jadi jangan dipisahkan," pungkas Log. (kpl/adt/faj)


Lihat profil: Krisyanto, Jamrud, Log Zhelebour
Diposting oleh: Editor |


Panggung Menawan Urban Jazz Crossover

Minggu, 20 November 2011 15:01 | 

Krisyanto


Kapanlagi.com - Panggung Urban Jazz Crossover mampu membuat para penonton terpukau dengan penampilan ciamik para bintangnya. Crowd yang semula duduk akhirnya berdiri setelah dikomandoi David Naif.

“Hey Jakarta mana suaranya? Ayo dong maju semua biar yang lady-lady kelihatan cantiknya..” sapa David yang membawakan Nothing On You Bruno Mars, The Most Beautiful Girl in The World Prince, dan Beautiful One-nya Suede.

“Terima kasih Jakarta, ini baru Jakarta nih namanya…” ujar David setelah semua penonton akhirnya berdiri sambil ikut bergoyang mengikuti musik yang dibawakannya.

Dan goyangan penonton semakin jadi dengan tampilnya Ira Swara yang biasa membawakan lagu-lagu dangdut, kini tampil membawakan lagu Cinta Satu Malam Melinda, Don’t Cha Pussycat Dolls, Primadona Trie Utami, dan In The End-nya Linkin Park pada penampilan keduanya. Ditemani Ras Muhammad, kali ini Firman kembali tampil membawakan Every Little Thing Gonna Be Alright-nya Bob Marley. Disambung dengan Krisyanto dengan lagu Bebas dari Iwa K.

Aksi kolaborasipun terjadi antara Krisyanto, Once Mekel, dan Firman dengan membawakan All For One Bryan Adams. Lalu aksi kolaborasi lainnya dari Syaharani, Ira Swara, Raisa, dan Krisyanto lewat lagu Panah Asmara yang membuat pertunjukan konser Urban Jazz Crossover yang berlangsung selama 2 jam itu terasa singkat, tapi begitu indah untuk dikenang.      (kpl/bbm/sjw)


Lihat profil: David Naif, Ira Swara, Krisyanto, Once Dewa
Diposting oleh: Editor |


Terinspirasi Senior, Zian Zigaz Ubah Penampilan

Rabu, 02 November 2011 12:42 | 

Krisyanto


Kapanlagi.com - Ada yang berubah dari penampilan vokalis Zigaz saat tampil di RCTI, Senin (31/10) kemarin. Zian menumbuhkan kumis dan jenggot sehingga kelihatan semakin macho. Alasan Zian menumbuhkan kumis dan jenggot karena terpengaruh dengan rockstar idolanya.

"Gini alasan gue, dari musisi senior kayak Krisyanto, John Paul Ivan, gue kan sering maen sama mereka, melihat FB nya mereka kayaknya rocknya dapet hidupnya nyantai. Begitu ngelihat gue pake kumis mereka bilang keren. Kalau untuk kalangan mereka asyik-asyik aja, tapi kalau kalangan ABG agak aneh ngelihatnya," terangnya.

Baginya penampilan klimis jauh kesan dari rocker, terlebih banyaknya boyband yang mucul akhir-akhir ini dengan dandanan klimis dan rapi. Terlebih penampilan seperti ini masih jarang di Indonesia.

"Dan yang gue lihat yang kayak begini lagi jarang, kalau gak salah sempat Iman J-Rock pernah tapi kayaknya dicukur. Nah sekarang cuma gue doang. Jadi cuma mau beda aja sih, tapi nanti akan diubah lagi," paparnya.

Lebih lanjut Zian menambahkan jika dia berdandan seperti ini bukan karena ingin dibilang sebagai rocker sejati. Menurutnya untuk menjadi seorang rocker bukan dari penampilan.

"Gak juga sih, buat gue kalau rocker sejati harus dari hati juga bukan cuma penampilan. Kalau untuk penampilan buat gue yang penting nyaman, sekarang gue nyaman dengan ini," pungkasnya saat dijumpai di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (31/10).  (kpl/hen/faj)


Lihat profil: Zigaz Band, Krisyanto, John Paul Ivan
Diposting oleh: Editor |


Krisyanto Jamrud Tertantang Bawakan Lagu Afgan

Senin, 31 Oktober 2011 17:55 | 

Krisyanto


Kapanlagi.com - Vokalis band cadas asal Kota Cimahi, Jawa Barat, Jamrud, Krisyanto, mengaku deg-degan dan tertantang saat ditawarin untuk menyanyikan lagu jaz dari penyanyi Afgan pada acara Magnum Filter Urban Jazz Crossover.

"Saat itu, produser Log Zhelebour menawari saya tur lima kota, lalu saya terima saja. Tapi saya kaget ketika saya harus membawakan lagu jazz. Dan di list lagunya itu disuruh bawain lagu dari penyanyi Afgan di tur ini. Saya kaget karena karakter Afgan itu pop dan masih ABG," kata Krisyanto, di Bandung, Senin (31/10/2011).

Menurut pelantun lagu Pelangi di Matamu ini, membawakan lagu pop atau jazz di acara Magnum Filter Urban Jazz Crossover tidaklah mudah karena ada beberapa aturan yang harus ditaati dan tidak boleh dilanggar saat membawakan lagu pop.

"Kalau musik rock itu kan gampang tinggal berteriak jadi. Tapi kalau saya harus bernyanyi lagu pop itu ada aturannya, nafasnya harus ditahan dan lain-lain," ujar Krisyanto.

Ia menuturkan, rasa tegang dan was-was semakin menjadi saat dirinya memasuki sesi latihan membawakan lagu jazz bersama komposer muda Viky Sianipar untuk acara Magnum Filter Urban Jazz Crossover.

"Saya tegang juga, apalagi saat coaching sama Viky Sianipar. Musiknya diubah semuanya sama Viky," kata Krisyanto.

Dikatakannya, selama mengikuti rangkaian tur di tiga kota sebelumnya pada acara Magnum Filter Urban Jazz Crossover, ia mendapatkan banyak pelajaran tentang musik.

"Saya sekarang insyaf kang, bahwa musik itu luas. Awalya saya memakai kacamata kuda dalam musik tapi setelah ikut Magnum Filter Urban Jazz Crossover, saya jadi terbuka. Dan saya tidak boleh mengkotak-kotakan musik," katanya.

Sementara itu, Manager Markateing Public Relation PT HM Sampoerna Tbk Augustine Leony menuturkan, selain Krisyanto, sejumlah musisi lainnya seperti David Naif, Ari Lasso, Once, Firman Idol, Ras Muhammad, Syaharani, Ira Swara dan penyanyi wanita pendatang baru Raisa, akan memeriahkan acara Magnum Filter Urban Jazz Crossover yang akan digelar di Hotel Hilton Bandung pada 4 November 2011.

Augustine mengatakan, Magnum Filter Urban Jazz Crossover merupakan pagelaran musik multi gendre namun dibuat dalam konsep berbeda untuk menghasilkan tampilan segar dan variatif. (antara/dar)


Lihat profil: Krisyanto
Diposting oleh: Editor |


Krisyanto Hafalin Lagu Sampai Jam 4 Pagi

Kamis, 20 Oktober 2011 20:23 | 

Krisyanto


Kapanlagi.com - Krisyanto mengaku kaget saat diajak untuk bergabung di Urban Jazz Crossover 2011. Pasalnya lagu yang diberikan oleh Viky Sianipar bukan sesuai dengan karakternya. Vokalis Jamrud ini mengira jika ia akan membawakan lagunya sendiri.

"Awal saya menerima job ini kaget sekali, pas disodorin lagunya saya bilang enggak salah nih karena saya disodorin lagunya Afgan dan lagunya Iwa K, saya pikir awalnya bawain lagu sendiri," paparnya.

Namun setelah dijelaskan oleh Viky akhirnya, Krisyanto bisa mengikutinya. Dia merasa senang dengan tantangan yang diberikan oleh Viky.

"Saya bersyukur ini tantangan tapi Viky bilang vokal lu aja jangan berubah," ujarnya saat dijumpai di studio Viky Sianipar di Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (18/10).

Terbiasa dengan genre rock, membuat Krisyanto harus beradaptasi dengan beat-beat jazz yang selalu berubah-ubah. Bahkan untuk menghafalkan lagu dia harus bisa mengepaskan dengan nada musiknya.

"Di lagu Rumah Kita awalnya biasa main piano tapi tiba-tiba tengahnya main swing. Ini ngehapalinnya sampai jam empat pagi, tapi lumayanlah sudah dua kota agak nempel. Kalau rock simple biasa dengan distorsi dan nadanya rata, tapi ini berbeda dengan membawakan lagu yang diubah total sama Viky," pungkasnya. (kpl/gum/faj)


Lihat profil: Krisyanto, Viky Sianipar, Afgan Syah Reza, Iwa K
Diposting oleh: Editor |


Viky Sianipar Acak-Acak Suara Ira Swara dan Krisyanto

Rabu, 19 Oktober 2011 14:23 | 

Krisyanto


Kapanlagi.com - Meski menemui kesulitan untuk menemukan karakter vokal yang pas, namun Viky Sianipar senang dalam prosesnya. Baginya ada tantangan tersendiri dalam memadukan penyanyi dengan genre yang berbeda.

"Kalau dibilang sulit sih sulit, buat aku ini seperti mainan baru. Tantangannya itu gimana seorang Krisyanto nyanyiin lagu Afgan, lalu Ira Swara nyanyiin lagu Linkin Park," paparnya.

Dia juga menemukan hal yang menarik dari penyanyi yang diajaknya untuk bergabung. Seperti Ira Swara yang ternyata mempunyai karakter vokal yang cukup unik dan bisa bernyanyi di luar jalur musiknya.

"Yang aku gak sangka sama Ira Swara, ini yang kedua aku kerjasama sama pedangdut. Aku gak sangka Ira Swara mau dibawa ke Swing, bahkan dengan cengkok dangdutnya dia bisa nyanyi lagunya Linkin Park," tuturnya.

Lebih lanjut Viky menambahkan jika di sini dia harus rela mengacak-acak karakter penyanyi untuk tampil beda dari biasanya. Namun dia tetap mempertahankan apa yang menjadi ciri khas dari penyanyi tersebut.

"Dalam tanda kutip mengacak karakter penyanyi tapi tidak menghilangkan aslinya. Seperti Krisyanto tetap dengan yang aslinya," pungkasnya saat dijumpai di studio Sianipar, Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (18/10). (kpl/gum/faj)


Lihat profil: Viky Sianipar, Ira Swara, Krisyanto, Afgan Syah Reza, Linkin Park
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Krisyanto

2011






Kota

Merk