Blog LYLA BAND


Lyla Band Dapat Dukungan Fans

Jum'at, 11 Desember 2009 11:26 | 

Lyla Band

 | Tag: Perseteruan Selebritis

Kapanlagi.com - Walau band Lyla dihadapkan dengan urusan hukum namun para personelnya mengaku masih menjalankan aktivitas manggung. Hal tersebut karena kasus mereka telah diserahkan pada kuasa hukum yang ditunjuk. Sidang perdana sendiri telah dimulai pada Rabu (09/12) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan agenda mediasi. Tentang ini ditegaskan kembali salah satu anggota Lyla, Naga, di Studio Penta, Kamis (10/12).

"Kemungkinan persoalan diselesaikan di luar persidangan masih terbuka. Yang pasti kita semua mendukung dan peduli dengan cara baik-baik. Kebetulan Om Bob-nya sendiri kan omnya Amec (drummer Lyla). Jadi sudah ditangani melalui keluarga, dengan jalan baik-baik," terangnya.

Diakui lagi, kendati band Lyla tidak terganggu aktivitas manggungnya dengan kasus ini ,namun secara psikologi cukup mempengaruhi para personelnya. Namun semua itu bisa diobati lantaran dukungan dari penggemar.

"Nah itu. Kita kan, lebih membangun sebuah merek, sebuah brand, membangun nama Lyla itu kan nggak gampang. Lalu muncul tiba-tiba Om Bob bilang Lyla tidak pantas diidolakan, ya kaget juga. Tapi alhamdulilah kalau dari penonton mereka memberi support, dari Facebook, Twitter," tukasnya.    (kpl/dis/npy)


Lihat profil: Lyla Band
Diposting oleh: Editor |


Dituntut Rp2 Miliar, Personil Lyla Band Inginkan Jalan Terbaik

Rabu, 09 Desember 2009 19:02 | 

Lyla Band

 | Tag: Penipuan Selebritis

Kapanlagi.com - Upaya Bob Surya Saputra untuk membuktikan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh 2 personil Lyla Band, Indra dan Dennis nampaknya masih akan melalui proses berliku. Namun, sebagai pihak tertuduh, Dennis dan Indra mengaku ingin menyelesaikan kasus ini dengan itikad dan cara yang baik.

"Kita sampaikan ke Majelis Hakim kalau kita belum menerima panggilan syah dan salinan gugatan," ujar pengacara Indra dan Dennis, Ari Nizam SH.

"Untuk prosedur mediasi masih terus berjalan, dan kedatangan kita ke sini pun dengan itikad baik," imbuhnya kala ditemui di PN Jakarta Pusat, Rabu (9/12) siang.

Selanjutnya, pengacara 2 musisi yang dituding Bob telah melakukan pelanggaran kontrak dengan 'berbelok' ke Alfa Records itu lantas menegaskan jika pihaknya telah memahami tuntutan yang dihadapi kliennya.

"Jadi inti gugatan itu mengenai ganti rugi, karena ada yang merasa dirugikan. Kalau saya tidak salah, yang dia tuntutkan itu sekitar Rp2 miliar," terangnya.

Seperti yang telah diketahui, Bob menuntut Indra dan Dennis karena melanggar kontrak. Awalnya, keduanya adalah personel New Sign yang diproduseri Bob. Namun tiba-tiba saja Indra dan Dennis memilih bergabung dengan Alfa Records dan membentuk Lyla Band. Hal itu mengecewakan Bob dan membuatnya menuntut dua musisi muda tersebut.  (kpl/hen/bar)


Lihat profil: Lyla Band
Diposting oleh: Editor |


Kasus Lyla Band Mediasi Sampai Tahun Depan

Rabu, 09 Desember 2009 12:25 | 

Lyla Band

 | Tag: Perseteruan Selebritis

Kapanlagi.com - Kasus perdata yang melibatkan dua personel Lyla Band, yakni Indra Perdana Sinaga (vokal) dan Dennis Rizky (keyboard), mulai diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam agenda mediasi kali ini, pihak penggugat yakni Bob Surya Saputra tidak hadir dan diwakili pengacaranya, Suhadi SH. Sedangkan untuk tergugat, yakni dua personel tersebut juga tak tampak hadir.

Dikatakan Majelis Hakim, sidang untuk sementara masih ditunda hingga 2 Februari 2010. Hakim meminta melakukan mediasi di luar persidangan dan memberikan kesempatan kepada penggugat dan tergugat menyerahkan materi ke pihak Pengadilan dan akan menunjuk sendiri hakim mediasinya. "Masih ada kesempatan untuk perdamaian, jadi nggak ada salahnya dipertemukan dulu di luar persidangan," katanya di PN Jakpus, Rabu (9/12) siang.

Sementara itu, Suhadi yang mewakili Bob menuturkan bahwa pihaknya akan menjalani mediasi tersebut. Perdamaian di luar sidang tidak menutup kemungkinan, karena dari awal pihaknya memang ingin masalah ini ditempuh melalui jalan damai.

"Kalau dari kita pasti ada lah (keinginan cepat selesai, red), karena kita tidak ingin berlama-lama di Pengadilan. Selain itu kita juga ingin diselesaikan ini secara baik-baik, dan itu tergantung dari pihak lawan," katanya.

Suhadi juga menuturkan bahwa lamanya sidang selanjutnya, yakni pada tahun depan, sebenarnya tergantung dari hasil kesepakatan. Jika kesepakatan sudah bisa dicapai dalam 1-2 minggu, prosesnya bisa dipercepat, tidak harus menunggu sampai 2 Februari. Namun, soal tuntutan Rp2 miliar akan terus diperjuangkan pihaknya.

"Klien kami itu meminta masalah kerugian, yaitu materi dan immateri seperti yang pernah kami sebutkan kemarin, sekitar Rp2 miliar," katanya. "Ya, karena klien kami, sebelum terbentuknya Lyla itu kita yang modalin. Dan itu butuh biaya yang sangat besar, tapi kita tidak dihargai untuk pengorbanan itu," tukas Suhadi.

Dari catatan redaksi, Bob menuntut Indra dan Dennis karena melanggar kontrak. Awalnya, keduanya adalah personel New Sign yang diproduseri Bob. Namun tiba-tiba saja Indra dan Dennis memilih bergabung dengan Alfa Records dan membentuk Lyla Band. Hal itu mengecewakan Bob dan membuatnya menuntut dua musisi muda tersebut.  (kpl/hen/boo)


Lihat profil: Lyla Band
Diposting oleh: Editor |


Indra: Banyak Pihak Besarkan Lyla Band

Selasa, 17 November 2009 07:31 | 

Lyla Band

 | Tag: Perseteruan Selebritis

Kapanlagi.com - Tidak dipungkiri oleh Indra Perdana Sinaga, bahwa banyak pihak telah membesarkan grupnya Lyla Band. Sehingga ketika menghadapi tuntutan Bob Surya Syahputra, seorang pria yang menuduhnya melakukan pengkhianatan kontrak kerja, sang vokalis ini mengaku dalam posisi yang sulit. Apalagi pria itu juga merupakan paman kandung drummer Lyla Band, Ame.

"Memang agak sulit ngomongnya, tapi buat kita, semua pihak banyak berperan dengan majunya Lyla Band ini. Om Bob sendiri merupakan Om kandungnya Ame, jadi hubungan kita sebenarnya dekat dan memang Ame dan Farid (gitaris) pernah membuat band sama dia," ungkapnya di MU Cafe, Sarinah, Jl. Husni Thamrin Jakarta Pusat, Senin (16/11).

Indra mengaku belum dapat berkomentar atas tuntutan Rp2 miliar, yang dialamatkan padanya berikut perusahaan label PT. Alfa Kreasi Utama. Karena hingga saat ini surat tuntutan yang dimaksud belum diterima di tangannya.

"Kita belum tahu, karena kita sendiri belum terima gugatan dan undangan dari PN Jakarta Pusat," tegasnya.

Meski demikian, gugatan itu belum pada kategori mengganggu aktivitasnya. Karena Lyla hingga saat ini masih sibuk dengan konser keliling ke beberapa kota di Jawa Timur. Pihaknya pun belum berencana menuntut balik, atas tindakan pencemaran nama baik. Namun jika dianggap perlu, pada saatnya nanti akan diungkapkan ke publik.

"Kalau pun kita nuntut balik, itu bukan karena balas dendam tapi lebih pada mencari kebenaran saja. Lagian itu kan masih Omnya Ame," tegasnya.

Sementara Ame sendiri mengaku tidak begitu tahu dengan peran Omnya terhadap Lyla, meski diakui telah banyak membantu. Namun sebatas membantu saja, bukan sebagai manajer seperti yang sekarang berkembang.

"Memang Om Bob itu Om saya, gue juga nggak begitu tahu, dia berperan sebagai apa? Mungkin peranan dia hanya bantu aja," tegas Ame yang mengaku lebih suka menyelesaikan kasus itu dengan jalan kekeluargaan.    (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Lyla Band
Diposting oleh: Editor |


Lyla Band Bantah Pernah Terikat Perjanjian

Selasa, 17 November 2009 07:07 | 

Lyla Band


Kapanlagi.com - Grup musik pendatang baru, Lyla Band kini menghadapi tuntutan dari Bob Surya Saputra, seorang pria yang mengaku sebagai produser, dan pernah terlibat membesarkan beberapa personel band bentukan tahun 2008 itu.

Bob menggugat secara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terhadap Alfa Record dan beberapa personel Lyla Band, di antaranya Indra Sinaga (vokalis, red) dan Dennis (bas). Gugatan telah dimasukkan 11 November atas tuduhan pelanggaran kontrak kerja.

Keduanya menurut Bob telah terikat kontrak sampai 2010, namun melanggar kontrak, dengan membentuk band baru bernama Lyla. Padahal keduanya masih punya bendera sendiri, yang menurut Bob bernama New Sign.

Didampingi label rekamannya, PT. Alfa Kreasi Utama, Indra mengaku belum menerima surat gugatan tersebut. Sehingga belum dapat memberikan komentar seputar tuntutan tersebut.

"Pihak Lyla belum menerima gugatan dari pihak Bapak Bob Surya Saputra, jadi kita belum bisa kasih komentar. Kita baru tahu itu dari media. Kita juga nggak tahu siapa yang digugat oleh saudara Bob," demikian ungkap Indra ditemui di MU Cafe, Sarinah, Jl. Husni Thamrin Jakarta Pusat, Senin (16/11).

Indra juga membantah bahwa pihaknya pernah memiliki kerja sama secara tertulis dengan saudara Bob, apalagi terikat dengan label atau management lain. Begitu pun dengan nama band New Sign, justru Lyla Band sebelumnya bernama Mahameru Band.

"Kita tidak pernah ada perjanjian sama Bob, dan kita juga tidak ada hubungan dengan band-band sebelumnya. Dulu Lyla itu namanya Mahameru, itu pun sama dia," tegasnya. 

"Dari awal kita tidak pernah menggunakan nama New Sign, band kita juga tidak pernah terikat kontrak selain dengan Alfa Record," tambahnya menegaskan.     (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Lyla Band
Diposting oleh: Editor |


Bob: Personel Lyla Tak Layak Diidolakan!

Rabu, 11 November 2009 16:20 | 

Lyla Band

 | Tag: Perseteruan Selebritis

Kapanlagi.com - Belum benar-benar sukses, Indra Perdana Sinaga (Naga) dan Dennis Rizky - vokalis dan pemain keyboard Lyla Band, sudah menuai kasus hukum. Mereka dianggap telah melanggar kontrak kerja oleh manajemen band mereka sebelumnya. Tak tanggung-tanggung, pria bernama Bob Surya Syahputra mengajukan tuntutan sebesar Rp2 miliar kepada Indra dan Dennis serta label rekaman Alfa Records.

Dari catatan sebelumnya, Bob tidak terima Indra dan Dennis dibajak begitu saja oleh Alfa Records. Ia merasa tidak dianggap, padahal sudah membina dan mengeluarkan uang cukup banyak demi kepentingan New Sign - band Indra dan Dennis sebelum di Lyla. Tak dinyana, Alfa Records malah membajak dua musisi muda itu dan membentuk band baru.

"Sebenarnya kita hanya bicara masalah etika. Kalau memang mereka mau pindah, silahkan bicara dengan saya. Tapi tidak ada pembicaraan sama sekali. Pihak Alfa Records itu membajak tahun 2008, saya tunggu sampai awal 2009 untuk membicarakan mengenai hal itu, tapi tidak ada sama sekali respon baik dari mereka, justru menantang menyelesaikan ke pengadilan," kata Bob.

Didampingi kuasa hukumnya, Suhadi SH, Bob yang jengkel memasukkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/11). Ia merasa tidak dihargai oleh vokalis band yang sudah menelurkan album YANG TAK TERLUPAKAN tersebut. Apalagi bukan hanya sekali ia minta penjelasan ke mereka.

"Kita sudah melayangkan surat minta kejelasan terhadap pihak Alfa Records, tapi mereka menolak secara arogan dan menantang ke pengadilan. Padahal secara hukum, dua personel Lyla itu masih terikat kontrak dengan klien kami sampai 2010," terang Suhadi.

"Personel Lyla itu nggak layak diidolakan, karena etika dan sopan santun mereka sama sekali tidak ada. Jadi kita menuntut dua dari personel Lyla dan labelnya," sahut Bob dengan nada tegas.  (kpl/hen/boo)


Lihat profil: Lyla Band
Diposting oleh: Editor |


Langgar Kontrak, Personel Lyla Band Dituntut Rp2 M!

Rabu, 11 November 2009 14:23 | 

Lyla Band

 | Tag: Perseteruan Selebritis

Kapanlagi.com - Sedang menikmati asyiknya naik daun, Lyla Band justru bermasalah. Dua personelnya, yakni Indra Perdana Sinaga (vokal) dan Dennis Rizky (keyboard) dilaporkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Alasannya, keduanya sudah melanggar kontrak dan dituntut ganti rugi sebesar Rp2 miliar!

Dari penuturan seorang pria bernama Bob Surya Syahputra, pada awalnya Indra yang akrab dipanggil Naga dan Dennis adalah personel band bernama Sign di bawah asuhannya. Band itu didanai Bob dan kemudian berubah nama menjadi New Sign. Setelah itu, band tersebut dikontrak 5 tahun yakni sejak 12 September 2005 hingga 2010.

Dengan catatan tidak berpindah ke mana pun. New Sign lantas membuat album dan dititip-edarkan kepada Alfa Records. Tapi tanpa disangka, pada tahun 2008 lalu justru dua personel New Sign dibajak Alfa Records dan dibentuklah band bernama Lyla dengan menambah tiga personel lainnya.

"Kami mengajukan gugatan ini karena dari personel Lyla Band itu sudah melanggar kontrak kerja. Di antaranya adalah Indra Perdana Sinaga dan Dennis Rizky. Nah, mereka beserta Alfa Records kita gugat," kata Suhadi SH, kuasa hukum Bob di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/11).

Dikatakan Suhadi, dalam gugatan dengan nomor perkara 435/pdt.y/2009/pn.jkt.pst, kliennya menuntut adanya ganti rugi. Pasalnya Bob dianggap sudah membina Sign cukup lama dan mengeluarkan dana cukup banyak. Kerugian sendiri dinilai sebesar Rp500 juta.

"Tapi kita minta ganti rugi Rp2 miliar. Ini karena dua orang itu sudah melakukan pelanggaran perjanjian, dan pihak Alfa Records sendiri sudah membajak personel band Sign," terangnya.   (kpl/hen/boo)


Lihat profil: Lyla Band
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Lyla Band

2009






Kota

Merk