Blog MALIH TONGTONG


Malih Tongtong Sedih Kenang Almarhum Haji Bodong

Minggu, 06 Mei 2012 12:30 | 

Malih Tongtong

 | Tag: Kematian Selebritis

Kapanlagi.com - Kepergian komedian lenong Betawi Haji Bodong untuk selama-lama menyisakan sedih yang mendalam, bukan hanya keluarga tetapi juga teman-teman se-profesi. Salah satunya adalah komedian Malih Tongtong.

Bagi Malih yang merupakan pelawak lenong, dirinya memang memiliki kenangan manis dengan Almarhum. Menurut Malih, Haji Bodong selain seniman lenong, almarhum juga seorang guru.

"Saya kenal baik dengan Almarhum, beliau itu bagi kita para seniman Betawi, adalah guru yang selalu kasih nasehat dan mengingatkan kami sholat dan terus jaga kesenian Betawi," ujar Malih kepada wartawan.

Kepedulian Almarhum terhadap kesenian lenong Betawi memang tidak diragukan lagi. Meski dalam kondisi sakit dan terbaring di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, dirinya berbicara soal lenong Betawi. Hal itu yang mengejutkan Malih.

"Ketika sakit, pak Haji Bodong selalu berbicara tentang lenong, itu yang saya nggak nyangka," pungkasnya. (kpl/hen/aia)


Lihat profil: Malih Tongtong
Diposting oleh: Editor |


Komedian Haji Bodong Meninggal Dunia

Minggu, 06 Mei 2012 11:22 | 

Malih Tongtong

 | Tag: Kematian Selebritis

Kapanlagi.com - Satu lagi komedian tanah air meninggal dunia, Haji Bodong meninggal pagi tadi pukul 05.00 WIB. Komedian yang pernah bermain dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.


Beberapa rekan se-profesinya pun turut merasa kehilangan. Malih Tongtong, pelawak yang satu ini memang kerap sepanggung dengan almarhum, ucapan belasungkawa pun disampaikannya.

"Innalilahi, Haji Bodong wafat hari ini jam 5 pagi tadi. Kami rekan se-profesinya merasa kehilangan sosok beliau," ujar Malih ketika dihubungi lewat telepon, Minggu (6/5).

Malih sendiri mengaku tidak mengetahui jelas apa penyakit yang diderita Haji Bodong selama ini. "Sakitnya sudah lama, yang saya tahu sesak nafas", kata komedian yang selalu tampil berdua dengan Bolot itu.

Rencananya, almarhum akan dikubur siang ini sesudah sholat Ashar. "Dikuburnya siang ini di deket kediamannya, di kampung Duku," lanjut Malih.

Haji Bodong meninggal dalam usia 95 tahun, karena sakit yang dideritanya. Sebelumnya almarhum sempat dirawat secara intensif di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur. (kpl/hen/aia)


Lihat profil: Malih Tongtong, Bolot
Diposting oleh: Editor |


Soraya Larasati: Main Film Horor Itu Rasanya Beda

Selasa, 11 Oktober 2011 16:32 | 

Malih Tongtong

 | Tag: Dunia Hantu

Kapanlagi.com - Aktris cantik Soraya Larasati mengaku keranjingan main film horor. Soalnya, film horor memberinya tantangan baru dalam berakting. Seperti tantangan yang pernah didapat saat main di film KALUNG JELANGKUNG dan TUMBAL JELANGKUNG.

Maka, ketika Produser Bintang Inova Citra (BIC), H. Firman Bintang, menawarinya jadi pemeran utama film BUKAN POCONG BIASA, dia langsung menerimanya.

"Saya menyukai sesuatu yang beda. Nah, main di film horor itu rasanya beda banget, lho. Suasana yang menyeramkan itu menjadi tantangan tersendiri buat saya," ujar Soraya melalui sambungan teleponnya, Selasa (10/11).

Dan yang membuatnya suka main di film tersebut, karena bukan full horor, tetapi lebih banyak komedinya. "Nggak ada rasa takut saat syuting. Justru maunya ketawa terus. Soalnya para pemainnya suka melucu, seperti Zacky Zimah, Bang Malih Tongtong, Mucle dan Mpok Atiek. Syuting sama mereka jadi sering sakit perut karena kebanyakan tertawa," terang cewek kelahiran Jakarta 11 Juli 1986 ini.

Berhadapan dengan para komedian itu menjadi tantangan tersendiri buat cewek yang memulai karier sebagai model dan pernah jadi finalis Gadis Sampul ini.

"Tantangan berat, bagaimana menahan tawa saat melakukan adegan serius atau seram. Apalagi jika satu frame dengan mereka, susah banget untuk bisa serius. Makanya sebentar-sebentar sutradara teriak ‘cut!’ Karena saya nggak bisa nahan tawa," papar cewek yang pernah main di film JOMBLO.

Soraya Larasti berharap film horor ketiganya itu kelak disukai masyarakat penonton film. "Karena film ini benar-benar film hiburan yang membuat penonton tertawa, bukan menjerit ketakutan," imbuhnya.  (kpl/gum/faj)


Lihat profil: Soraya Larasati, Zacky Zimah, Malih Tongtong, Mpok Atiek
Diposting oleh: Editor |


Zee Zee Shahab Terbiasa Improvisasi

Senin, 01 Agustus 2011 16:41 | 

Malih Tongtong


Kapanlagi.com - Peran wanita Betawi sudah sangat familiar dengan kehidupan artis Zee Zee Shahab. Tak heran jika artis kelahiran Jakarta 1 Maret 1988 ini, sangat fasih memerankan karakter Julia dalam Film KTPNYA SIH ISLAM.

Menurut Zee Zee, sejak kecil dirinya sudah dicekoki oleh kebudayaan Betawi saat Ia mengikuti sanggar Lenong Bocah. Bersanding dengan legenda betawi Malih Tongtong dan Jaja Mirharja, Zee Zee mengaku mendapat pengalaman yang sangat berharga dan Ia merasa sangat bangga bisa bermain dengan legenda hidup Betawi tersebut.

"Keluarga aku sudah kental banget budaya Betawinya dan aku lebih nyaman maininnya. Aku basicnya dari lenong bocah dan lebih bangganya lagi aku dijajarkan dengan legenda betawi seperti Jaja Miharja, Babe Malih," ujar Zee Zee saat ditemui lokasi syuting Film KTPNYA SIH ISLAM di Kawasan Lenteng Agung Jakarta Selatan (30/7).

Lebih lanjut, Zee Zee menuturkan, bermain dengan Malih dan Jaja terkadang harus melupakan skenario dan hanya menghandalkan improvisasi saja. Namun hal tersebut, tidak menyulitkan Zee Zee Karena dirinya sudah terbiasa dengan situasi seperti itu.

"Karena aku suka dan terbiasa aku suka yang seperti ini. Jadi tanpa terus pakai skenario dan banyak improvisasi," terang Zee Zee.  (kpl/buj/faj)


Lihat profil: Zee Zee Shahab, Jaja Miharja, Malih Tongtong
Diposting oleh: Editor |


Film 'KTPNYA SIH ISLAM' Adalah Sebuah Pelurusan Akidah

Minggu, 31 Juli 2011 11:23 | 

Malih Tongtong

 | Tag: Ramadhan 2011

Kapanlagi.com - Pelurusan terhadap sebuah agama yang telah di nilai banyak berkembang, diangkat ke dalam cerita sebuah layar lebar yang bergenrekan komedi religi. Dengan latar belakang setting kehidupan masyarakat kota metropolitan Jakarta.

Film yang di bintangi Zee Zee Shahab, Malih Tongtong, Djaja Miharja dan Roy Marten ini, mengangkat perseteruan konflik dua keluarga dengan bumbu percintaan sebagai benang merahnya. Film KTPNYA SIH ISLAM ini, lebih mengedepankan sisi perilaku manusia dalam berhubungan dengan manusia dan sisi religiusnya tidak diperlihatkan secara utuh.

Menurut Fahrulrozi produser sekaligus sang sutradara ini, film religi bukan hanya memperlihatkan sisi orang sedang mengaji atau shalat namun perilaku manusia yang sesuai dengan kaidah dasar Islam.

"Kalau bicara religi bukan kita memperlihatkan orang sedang mengaji atau shalat itu namanya pamer, tapi kita mau mengangkat perilaku manusia yang paling dasar sesuai dengan KTPNYA SIH ISlAM. Kalau dibilang niru sebenarnya enggak. KTPNYA SIH ISLAM sebenarnya cenderung pelurusan, bicara akidah, hubungan dengan sesama. Zaman sekarang yang saya dengar banyak kemerosotan moral, saling caci saling maki, dan akidahnya merosot. “ ujar Fahrul saat ditemui di lokasi syuting film KTPNYA SIH ISLAM di Jl. H Shibi Lenteng Agung Jakarta Selatan (30/7)

Hal senadapun diungkapkan oleh komedian senior Malih Tong-Tong, bintang film The Polisi (2009) ini, mengungkapkan keterlibatan dirinya bermain di film tersebut, karena melihat ceritanya bagus banget untuk pelurusan akidah islam..

"Ceritanya ini bagus banget buat pelurusan kaidah orang yang ngaku Islam tapi kelakuan kita bukan kayak orang Islam. Kan sekarang banyak yang kaya gitu tuh “ tutur Malih.   (kpl/buj/faj)


Lihat profil: Malih Tongtong, Zee Zee Shahab, Roy Marten
Diposting oleh: Editor |


Olla Ramlan Terus Belajar Jadi Pelawak

Rabu, 16 Maret 2011 14:12 | 

Malih Tongtong


Kapanlagi.com - Berbekal pengalamannya di sitkom OKB, Olla Ramlan terus mengasah bakatnya melawak. Ia mengaku memang sulit menjadi komedian, namun dengan berbagai pengalamannya di dunia hiburan, ia jadi bisa lebih banyak belajar. Terlebih saat bertemu dengan para seniornya.

"Kalau kita ketemu pelawak di sitkom itu sahut-sahutannya lebih dapet. Karena di DAHSYAT yang suka cela-celaan, bercanda sama Olga dan Raffi, membiasakan aku untuk berbicara. Di situ aku ketemu sama orang baru seperti Bang Komeng, Bang Malih, Gogon, Vincent, dan lain-lain. Ketemu orang baru itu luar biasa buat aku dan seru," tutur Olla.

Ditemui di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/3), Olla mengaku takkan berhenti belajar melawak. Dari situ ia jadi tahu mana lawakan yang pantas dan tidaknya. Olla pun pede menjadi seorang komedian.

"Saya kan juga lucu, coba aja... Kalau nggak lucu ya garing nggak apa-apa, kalau lucu alhamdulillah," ujarnya tanpa takut lawakannya menjadi garing suatu saat nanti.

"Nggak apa-apa, nasib kali. Aku aslinya juga tomboy, tampilannya aja yang perempuan," pungkas janda satu anak ini.  (kpl/hen/boo)


Lihat profil: Olla Ramlan, Olga Syahputra, Raffi Ahmad, Malih Tongtong, Komeng, Gogon
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Malih Tongtong

2011

WHAZZ UP!







Kota

Merk