HOME » SELEBRITI » INDONESIA » »

Blog


Julia Perez Anggap 'Black Campaign' Hal Biasa

Kapanlagi.com - Pilkada Kabupaten Pacitan memang baru sekitar Desember mendatang dilaksanakan, namun aroma persaingan selama penjaringan bakal calon makin nampak. Gejala ini ditandai dengan munculnya foto dan video yang bernada black campaign terhadap artis Julia Perez, salah satu bakal calon di daerah kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Sementara Jupe, demikian biasa dipanggil, menanggapi ringan kasus tersebut. Baginya foto dan video itu sebagai sesuatu yang biasa saja dan orang pun boleh menanggapinya.

"Itu sudah biasalah. Cobaan itu sudah biasa. Memang harus dicoba sama Tuhan," ungkap Jupe saat ditemui di Hotel Niko, Jakarta Pusat, Senin (5/04/2010).

Sementara Gusti Randa selaku penasehat hukum Jupe, di tempat yang sama mengungkapkan kalau foto atau pun yang lain, telah sesuai dengan kapasitas kliennya saat itu.


Jupe dalam sebuah poster parodi yang beredar di internet

"Foto-foto atau apapun itu menurut saya itu memang pada tempatnya. Misalnya Jupe dalam suatu pemotretan di kolam renang ya memakai pakaian renang. Siapa yang tak punya masa lalu. Tapi kalau masa lalu ini digunakan untuk mencederai demokrasi kan itu sudah bicara hukum, Kalau browsing di internet foto-foto itu pasti akan keluar," terang Gusti yang belakangan selalu mendapingi aktivitas politik Jupe.

Justru menurut Gusti Randa foto atau eksplore yang ditunjukkan media itu menggambarkan sosok Jupe yang semakin dikenal luas oleh masyarakat. Pribadi artis yang banyak sorotan dengan sikap yang penuh keterbukaan.

"Menurut saya ini menjadi poin plus bahwa kita tahu siapa calon kita yang transparan. Sudah banyak contoh artis yang berhasil menjabat itu pasti dekat dengan masyarakat. Seluruh artis yang menjabat pasti dekat dengan masyarakat, tidak ada protokoler dan sebagainya," tegasnya.

Jupe sendiri sebagai salah satu bakal calon mengaku siap menghadapi black campaign. Namun situasi sekarang belum saatnya untuk ditanggapi mengingat proses politik, termasuk persyaratan administrasi masih berjalan.

"Sejak pertama kali saya menyatakan kesiapan saya sudah siap menerima apapun. Masih banyak yang harus Jupe lakuin mulai dari masalah administrasi, masalah mental banyak deh. Masih jauh," tegasnya.

"Saya punya prinsip maju terus pantang mundur. Saya tahu kalau saya ingin menyejahterakan rakyat dengan ikhlas semua itu nggak masalah. Semua itu biasa," tegasnya kembali.

Berita buruk bagi Jupe dapat menjadi bahan introspeksi diri untuk menjadi lebih benar. Sementara kalau berita bagus pasti akan berdampak pada kemenangan Jupe di Pilkada nanti. "Tenang saja," tegasnya ringan.     (kpl/gum/dar)



Diposting oleh: Editor | Selasa, 06 April 2010 15:22 |

Ibunda Joy Tobing Tinggalkan Polsek

Kapanlagi.com - Setelah 'menginap' di Mapolsek Mampang, Jakarta selatan, ibunda Joy Tobing, Roma akhirnya meninggalkan kantor polisi itu. Sebelumnya, Roma memang sempat menjalani pemeriksaan seharian penuh.

Dengan raut wajah lesunya, Roma meninggalkan Mapolsek Mampang dengan didampingi kuasa hukumnya Lodewijk. Saat disinggung mengenai status tersangka yang dikenakan kepadanya, Roma mengatakan jika dirinya capek dengan pemeriksaan itu.

"Sudah ya, saya capek," ujar Roma sambil jalan ke mobil Honda CRV hitam B 8691 HW di Polsek Mampang, Jakarta, Selasa (6/4) siang.

Sementara itu kuasa hukum Roma, Lodewijk mengatakan jika kliennya telah ditetapkan menjadi tersangka dan dikenakan pasal 351 KUHP.

"Kena pasal 351. Statusnya kini masih tersangka. Itu saja yah yang bisa saya informasikan," ujar Lodewijk.   (kpl/adt/boo)



Diposting oleh: Editor | Selasa, 06 April 2010 15:03 |

Ajak Adik Ipar di Film Baru, Hanung Bantah KKN

Kapanlagi.com - Setelah 'menginap' di Mapolsek Mampang, Jakarta selatan, ibunda Joy Tobing, Roma akhirnya meninggalkan kantor polisi itu. Sebelumnya, Roma memang sempat menjalani pemeriksaan seharian penuh.

Dengan raut wajah lesunya, Roma meninggalkan Mapolsek Mampang dengan didampingi kuasa hukumnya Lodewijk. Saat disinggung mengenai status tersangka yang dikenakan kepadanya, Roma mengatakan jika dirinya capek dengan pemeriksaan itu.

"Sudah ya, saya capek," ujar Roma sambil jalan ke mobil Honda CRV hitam B 8691 HW di Polsek Mampang, Jakarta, Selasa (6/4) siang.

Sementara itu kuasa hukum Roma, Lodewijk mengatakan jika kliennya telah ditetapkan menjadi tersangka dan dikenakan pasal 351 KUHP.

"Kena pasal 351. Statusnya kini masih tersangka. Itu saja yah yang bisa saya informasikan," ujar Lodewijk.   (kpl/adt/boo)



Diposting oleh: Editor | Selasa, 06 April 2010 14:42 |

Ibunda Joy: Demi Joy Biar Saya Mati Tidak Apa-Apa

Kapanlagi.com - Ibunda Joy Tobing, Roma Sibuea nampak kecewa dengan tindakan putrinya itu. Luapan emosional dikeluarkan saat selesai menggelar jumpa pers di Polsek Mampang, Jakarta Selatan, Senin (5/4).

Saat itu bersama kuasa hukumnya, Adelina Marpaung, SH, selesai memberikan keterangan tiba-tiba Roma turun menemui media sambil menangis dan menggebu-ngebu.

"Demi namamu Joy, dipenjara pun saya tidak apa-apa. Biar puas! Pokoknya mamamu siap. Ini permintaanmu Joy. Biar! Sinambella puas. Si Posma dan Viktor Tobing (paman dari Joy yang menghadiri menjadi saksi pernikahan Joy) puas," ungkapnya sambil beberapa orang berusaha menenangkannya.

"Biar semuanya puas. Nggak apa-apa, demi Joy saya siap dipenjara. Demi Joy, biar saya mati, saya tidak apa-apa," ungkapnya seperti tak mau berhenti berbicara.

Roma Sibuea dilaporkan oleh Posma Simanjuntak, salah satu dari tiga pria yang saat itu menjadi utusan untuk mengantarkan makanan ke rumah orang tua Joy Tobing. Namun karena Roma dan keluarga tidak berkenan mendengar kabar pernikahan Joy dan Daniel, memukulinya dengan sandal.

Namun versi lain menyebutkan ada warga juga yang ikut memukul, karena teriakan Roma yang mengundang warga mengira ada perampokan.  (kpl/hen/dar)



Diposting oleh: Editor | Selasa, 06 April 2010 14:13 |

Sissy - Rifat Nikah Sebelum Puasa

Kapanlagi.com - Rifat Sungkar mengaku memang agak terburu-buru melamar kekasihnya, Sissy Priscillia. Bukan karena apa-apa, melainkan sudah merasa siap bersanding dengan gadis yang melejit lewat film layar lebar ADA APA DENGAN CINTA tersebut. Dan meski bersifat buru-buru, namun acara yang berlangsung di kediaman Sissy pada Senin (5/4) malam berlangsung sukses.

"Ada yang bilang, 'Wah nekat banget, terburu-buru'. Tapi seneng kita jalaninnya. Di sini kan banyak cewek-cewek juga, jadi terorganisir dengan baik," ujar Rifat, "Tim racing gue juga pada dateng. Ada yang nyiapin genset, truk, dan lain-lain."

Ditemui usai proses lamaran di Jl. Gandaria No.11, Gandaria Pekayon, Jakarta Timur, kedua selebriti ini tampak begitu bahagia. Mereka pun mengaku sudah terbayang soal pernikahan nanti. Namun sayangnya belum berani mengungkapkan kepada publik. Yang pasti Sissy - yang juga merayakan ultah ke-25 di hari yang sama, ingin pernikahan ini hanya sekali baginya.

"Insya Allah nanti adalah pernikahan yang sekali saja dalam hidup saya. Saya ingin menyiapkan sendiri, juga dibantu sama saudara, juga temen tentunya," kata Sissy. "Sissy kan suka dengan budaya Bali, mungkin nanti ada Bali-Bali-nya," sahut Rifat.

Lantas, kapan rencananya hari bahagia itu dilangsungkan? "Tadi sudah dibicarain. Kan puasa sudah deket. Insya Allah sebelum puasa," ujar Rifat. Sebelumnya, kala prosesi berlangsung, keluarga Rifat sempat disinggung oleh keluarga Sisi untuk mempertimbangkan bulan Juli. (kpl/buj/boo)



Diposting oleh: Editor | Selasa, 06 April 2010 13:31 |

Dipanggil Mr Mariah Carey, Nick Cannon Anggap Lelucon

Kapanlagi.com - Jadi suami wanita yang lebih sukses membuat Nick Cannon kalah pamor dengan istrinya, Mariah Carey. Namun aktor/komedian ini mengaku tak mempermasalahkan olok-olok yang ditujukan padanya dengan sebutan 'Mr. Mariah Carey.'

Cannon (29) yang menikah dengan diva pop ini sejak dua tahun lalu, hanya menanggapi nama panggilannya itu dengan santai, "Hal itu terasa lucu bagiku. Sebutan 'Mr Mariah' bukan penghinaan buatku."

"Jika aku memiliki pribadi yang tidak nyaman atau jika aku tipe seperti yang digambarkan - kalau aku ini 'brondong' atau 'yes man' dan segala macam tipe - itu akan menggangguku. Tapi siapapun yang kenal aku atau yang pernah bercakap-cakap denganku selama lima menit tahu dengan jelas kalau aku bukan seperti yang digambarkan," kata pemandu acara AMERICAN GOT TALLENT ini,

Pasangan ini bertemu saat Cannon tampil di video klip Carey, Bye Bye dan menikah di tahun yang sama. Pernikahan mereka yang dilakukan dengan diam-diam itu menuai kritik, bukan hanya lantaran keputusan mereka yang terlalu cepat tapi juga perbedaan umur yang jauh, di mana Carey sekarang berusia 41 tahun.

"Anda tak perlu menganggap serius hal semacam itu (olok-olok). Selama Anda kuat jadi diri sendiri dan menempatkan keluarga dalam prioritas pertama dalam rumah tangga, apa yang dikatakan orang di luar tidak berarti," katanya.    (spl/erl)



Diposting oleh: Editor | Selasa, 06 April 2010 13:22 |

Ibunda Joy Mengaku Memukul Dengan Sandal Lembek

Kapanlagi.com - Pengacara Roma Sibuea (ibunda Joy Tobing), Adelina Marpaung, SH mengaku belum secara jelas melihat adanya peristiwa pemukulan. Pihaknya belum dapat memastikan apakah pemukulan tersebut dilakukan oleh kliennya atau massa seperti dalam laporan Posma Simanjuntak.

"Peristiwa tanggal 1 Maret itu katanya ada pemukulan. Tapi sampai saat ini pun kita masih belum jelas apa yang dilakukan ibu Roma, atau massa. Karena saya kuasanya baru hari ini, terus terang tidak bisa menambah lebih daripada itu," ungkap Adelina Marpaung di Polsek Mampang, Jakarta Selatan, Senin (5/4).

Roma Sibuea dijerat pasal penganiayaan atas peristiwa yang terjadi 1 Maret 2010 di depan rumahnya. Saat itu tiga orang pria yang datang atas perintah keluarga Daniel Sinambela, membawa makanan dan memberitahukan terkait pernikahan Joy. Namun justru penganiayaan yang dialami oleh mereka.

"Kondisinya itu emosi yang meluap-luap, seorang ibu yang memiliki anak, kita tahu Joy Tobing itu kawin dengan Daniel Sinambela dengan tidak ada persetujuan," terangnya menambahkan.

Selama diperiksa diungkapkan oleh Adelina, Roma mendapatkan lebih dari 10 pertanyaan, namun tidak dikatakan jumlah pastinya. Kliennya juga membantah melakukan pemukulan, kecuali dengan sandal berbahan lembek yang saat itu dikenakan. "Ibu Roma sendiri mengakui bahwa tidak sama sekali kecuali dipukul sandal yang lembek-lembek. Hanya luapan emosi yang sangat besar," urainya.

Sebagai masyarakat Indonesia yang taat hukum, pihak Roma mengaku siap mengikuti proses hukum. Pihaknya telah memenuhi panggilan dan akan mematuhi apa yang disangkakan kepadanya. (kpl/hen/dar)



Diposting oleh: Editor | Selasa, 06 April 2010 13:09 |