PERSONAL


Puan Maharani lahir pada 6 september 1973. Ia adalah pilitikus indonesia yang berasal dari partai PDIP.


Ia adalah cucu dari Presiden pertama RI yaitu Soekarno dan anak dari Presiden kelima RI yaitu Megawati Soekarnoputri yang menikah dengan Ketua MPR ke-12 yaitu Taufiq Kiemas.


Saat ini ia sedang menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP di DPR untuk periode 2009-2014. Ia adalah lulusan Universitas Indonesia dalam jurusan Sarjana Ilmu Komunikasi. Ia disebut-sebut terjun ke dunia politik karena meneruskan tradisi politik dalam keluarga Soekarno.


Di kalangan internal PDI Perjuangan, Puan Maharani dikenal mengedepankan pesan bahwa PDI Perjuangan harus menjadi "Sistematis, Realistis, Ideologis"


KARIR
Sampai masa Sekolah Dasar (SD), Puan Maharani menjalani kehidupan secara normal walaupun sebagai cucu dari sang Proklamator Bung Karno. Persinggungan pertama Puan Maharani dengan politik adalah saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ketika Ibu Megawati mulai aktif kembali dalam kancah perpolitikan Indonesia. Di kala itu Ibu Megawati mulai sering berkeliling Indonesia dan Puan Maharani kecil mulai menyaksikan bagaimana seorang politisi bekerja.


Beranjak ke masa Sekolah Menengah Atas (SMA), Puan Maharani mulai mendampingi dan menyaksikan langsung Ibunya dalam kegiatan politik. Bahkan Puan Maharani pernah menyaksikan ketika Ibu Megawati dikonfrontir langsung oleh utusan penguasa yang melarang beliau masuk dalam struktur PDI. Di situ Puan Maharani belajar bagaimana secara tenang menghadapi tekanan politik dan tetap berpegang teguh pada perjuangan.


Masa kuliah Puan Maharani di Universitas Indonesia FISIP Jurusan Komunikasi Massa berlangsung normal seperti mahasiswi lainnya. Puan Maharani juga berkesempatan magang di majalah Forum Keadilan dan merasakan tantangan dunia jurnalistik seperti mencari narasumber dan kesibukan di kantor menjelang naik cetak.


Setelah itu Puan Maharani terus mendampingi, menyaksikan dan belajar dari Ibu Megawati saat beliau melalui berbagai peristiwa politik yang melahirkan PDI Perjuangan. Begitu juga saat para aktivis dan pejuang reformasi berkumpul di rumah Kebagusan, Puan Maharani ada di situ mendengar berbagai pembicaraan mereka termasuk membantu di dapur umum.


Waktu terus bergulir dan Puan Maharani selain turut menjalankan usaha keluarga juga terus mendampingi Ibu Megawati dalam berbagai acara politik, termasuk saat lahirnya PDI Perjuangan. Beberapa kali Puan Maharani diajak untuk mulai benar-benar terjun ke dunia politik tapi dia merasa belum waktunya karena kedua anaknya masih perlu didampingi orangtuanya.


Pada tahun 2006 Puan Maharani akhirnya mulai secara aktif terlibat dalam organisasi politik. Pertama menjadi anggota DPP KNPI Bidang Luar Negeri. Puan Maharani akhirnya mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2009 dari Dapil Jawa Tengah V (Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali). Puan Maharani akhirnya terpilih dengan suara terbanyak kedua di tingkat nasional yaitu 242.504 suara.


Sekarang di DPR, Puan Maharani berada di Komisi VI yang mengawasi BUMN, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta anggota badan kelengkapan dewan BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen), dan juga sebagai Ketua I Fraksi PDI Perjuangan. Di internal PDI Perjuangan, Puan Maharani dipercaya menjadi Ketua Bidang Politik & Hubungan Antar Lembaga yang memiliki peran strategis dalam penentuan sikap politik dan komunikasi Partai dengan organisasi lainnya.


 


Oleh: Dyan Saryani

Show More ▼