

Namun rupanya, Pinkan mengaku bahwa dirinya jarang bisa menonton sang kekasih bertanding, sama halnya dengan Febry yang jarang menonton dirinya tampil bernyanyi.
"Jadwal dia padat, gak sembarangan bisa keluar mess, beda sama public figure yang bisa ketemu kapan aja. Aku sekalinya nonton, karena diundang nyanyi sama klubnya, Persela Lamongan. Kalo dia tanding ke sini ya nonton aku waktu latihan aja," papar Pinkan.
Mantan anggota duo Ratu ini juga bercerita mengenai hubungannya kepada kedua anaknya. Lantas apa tanggapan mereka?
"Gak ngenalin banget tapi, bilang aja ini teman, pacarku. Jadi anakku tahu, mereka juga punya pacar buat lucu-lucuan. Mereka tahu maminya sayang sama temennya. Tapi mereka masih terlalu kecil, lagi lucu-lucunya. Jadi gak terlalu berharap soal respon mereka, cuman emang mereka dekat sama Febry," usai Pinkan. (kpl/gum/aia)

Dan ketika ditemui di studio Hanggar, Pancoran, Selasa (6/12) malam, pelantun lagu Kekasih Tak Dianggap ini bercerita mengenai kelanjutan kisah asmaranya dengan Febry.
"Menikah pasti menjadi visi dan tujuan hidupku. Aku gak mau buang waktu dengan sia-sia menjalankan hidup, gak mau main-main. Untuk saat ini belum mau ngomong," jelasnya.
Didesak mengenai pembicaraan soal pernikahan, Pinkan tetap tidak mau berkomentar. Pinkan hanya bisa menegaskan bahwa dirinya dan Febry menjalani hubungan asmara dengan serius.
"Kalo soal target, buat aku kapanpun bisa jadi hari baik. Selama aku bisa menemukan pasangan yang baik, sayang sama aku dan anakku, kerja keras, pengertian pada pekerjaanku, okelah," tutup mantan anggota duo Ratu ini. (kpl/gum/aia)

"Saya mau berterimakasih pada semuanya, keluarga, label yang mendukung keinginan saya untuk berkembang. Album ini adalah awal dari kerja keras yang gak mudah. Dari segi musik dan cara bernyanyi akan berbeda. Aku tertantang buat nari ya, album sebelumnya nari banyak yang suka. Album ini akan lebih di-appreciate," cerita Pinkan.
Ditemui saat perskon dan rilis album Tentang Cinta di Gold Gym Thamrin City, Jakarta Pusat, Rabu (30/11), Pinkan mengaku ingin memberikan yang terbaik untuk penggemar dengan penampilan lebih baik di atas panggung.
"Impian saya bisa jadi yang the best di Indonesia, tapi Tuhan yang menentukan. Kalo soal Belly dance itu gampang ya. Awalnya emang kurang tahu, tapi Belly itu seksi dan elegan. Aku emang tertantang untuk menari," lanjutnya.
Bahkan mantan anggota duo Ratu ini menjanjikan sama seperti dua album terduhulu di mana dirinya turut berdansa, maka di album baru ini dirinya akan kembali berdansa. (kpl/ato/aia)

"Dulu kenapa Ratu jadi fenomena karena the one and only, makanya fenomenal, dulu kebetulan Ratu diingat, ada untungnya menjadi pionir," ungkap Maia saat dijumpai di Studio SCTV, Ruang MFH SCTV Tower Lantai 8 Senayan City, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2011) sore.
Maia sendiri kini sudah memposisikan dirinya sebagai seorang pebisnis, yang tidak lagi akan memunculkan Ratu hanya karena mengikuti trend boy dan girl band. Menyanyi sudah bukan menjadi aktivitas utamanya.
"Aku sudah berpihak sebagai label, mau nyanyi ya monggo enggak ya sudah. Karena saya bukan sebagai penyanyi lagi," ungkapnya.
Maia pun menegaskan, tidak punya keinginan menggebu lagi untuk menghidupkan Ratu. Sangat berbeda dengan kondisi saat itu, yang ingin eksistensinya diakui dan dikenal publik secara luas.
"Sekarang fokusnya sudah bisnis, dulu ada hasrat ingin diakui, dikenal, sudah sampai taraf itu, dikenal dan punya label, jadi sekarang lebih bisnis," pungkasnya. (kpl/dis/dar)

"Hari ini aku lagi membuat foto cover untuk album terbaru dan konsep baru. Konsepnya lebih beauty elegan dan glamor. Tapi tetap bisa dikonsumsi. Aku gak bisa ninggalin image aku. Kadang aku bisa tampil glamor, make up bisa pink-pink seperti boneka. Jadi glamor, beauty, boneka masih ada," bebernya.
Pinkan yang ditemui di studio Agustinus Sidharta, Jl Sultan Iskandar Muda 60 A, Jakarta Selatan, Jumat (16/9) mengaku bahwa dirinya berniat melakukan segalanya untuk kepuasan penggemar.
"Aku harus nyaman saat nari, ini proses aku belajar terus. Kostumnya nanti keliatan lebih muda, tapi aku emang gak pernah buat konsepnya. Masyarakat yang akan menilai, kalo stylist lebih terkonsep. Tiap tahun udah 100% aku terjun ngurusi album, ngatur jadwalnya, aku ikutan terlibat. Aku terus belajar, meski semuanya gak lepas dari manajemen tapi aku harus tetep meningkatkan kualitas," tutup Pinkan. (kpl/gum/aia)

"Aku suka lulur, pijit tradisional, tapi enggak suka jamu. Tapi kata nenek-nenek bagus, tapi mbok jamu jarang banget lewat. Jadi seadanya saja," ungkap penyanyi cantik ini.
Ditemui usai mengisi acara Dahsyat di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada hari Senin (1/8), mantan personil grup duo Ratu ini mengaku harus pergi ke salon dua minggu sekali.
"Untuk kuku. Sudah risikonya. Itu semata-meta untuk pekerjaan aku. Membutuhkan badan yang terawat dan bagus. Totalitas publik figur di atas panggung," paparnya.
Bisa dibayangkan, Pinkan pasti harus merogoh kocek dalam-dalam untuk itu semua. "Lumayan cukup besar. Tapi ya worth it lah. Karena orang sudah bayar (saya) mahal," ujarnya.
"Aku mengerti lah. Setiap pagi dapat acara seperti ini, aku mulai dari nol. Worth it lah kalau penggemarku dapat penampilan aku yang bagus," pungkasnya kemudian. (kpl/hen/dew)

"Ini bagian dari penampilan, aku sadar betul kerja aku di entertainment sehingga aku di atas panggung lakukan yang terbaik aksi panggung aku termasuk fashion, rambut, gimana caranya biar cantik, fresh apa yang dibutuhkan kita harus sediakan. Mungkin fashion ke arah swallow glow yang sekarang aku kenakan dominan di rambut, rambut lah yang harus ditambah," ucapnya ketika ditemui di DAHSYAT RCTI, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (11/03).
Pinkan pun melakukan hair extensions untuk memperindah rambutnya. Wanita ini bahkan rela pergi ke Singapura demi mendapat hair extensions yang berkualitas, dan bisa kita lihat bahwa rambut extensions Pinkan pun tampak lembut dan sehat.
"Ya (hair extensions) ini digunakan untuk memperbanyak rambut. Nyambungnya di Singapura, tapi yang sekarang aku pakai mix dari Indonesia. Karena bikin di sana (Singapura) dan di sini (Indonesia)," ucapnya.
Wanita ini sangat menekankan pentingnya perawatan rambut dan tubuh. Mantan personil Ratu ini hampir setiap hari pergi ke salon untuk melakukan perawatan.
"Banget, dirawat banget," ucapnya. "Setiap hari, 'stylish' ku sebenarnya bisa cuma kadang-kadang butuh lebih dilakukan dua atau tiga 'stylish'. Asistenku dua sekarang, tapi ngerasa lebih hemat waktu kita ke salon yang dekat lokasi. Nggak harus salon ternama, yang penting bagus dan pengerjaannya juga ngerti harus tiga orang, butuh energi banyak untuk mengerjakannya," pungkasnya. (kpl/hen/sjw)

