Blog ROY SURYO


Roy Suryo Sayangkan Dhani Tak Pasang CCTV

Jum'at, 18 Maret 2011 14:12 | 

Roy Suryo

 | Tag: Kasus-Kasus Ahmad Dhani

Kapanlagi.com - Bukan rahasia umum jika Ahmad Dhani dan Roy Suryo sering tidak cocok, bahkan sering saling balas pernyataan di media. Namun di balik sikap yang selama ini ditampakkan oleh keduanya, terselip perasaan 'sayang' dalam diri Roy Suryo, saat rumah pentolan Dewa 19 itu mendapatkan kiriman bom buku.

Melalui pesan singkat yang diterima KapanLagi.com™, pakar telematika ini mengaku prihatin sekaligus mengutuk tindakan pengiriman bom buku yang belakangan marak. Bahkan anggota DPR RI ini juga menyayangkan rumah Dhani yang tidak dilengkapi dengan kamera CCTV.

"Meski saya sering tidak sependapat dengan kelakuan dia, tetapi kiriman paket 'bom buku' ke Ahmad Dhani adalah tindakan biadab dan harus diusut. Sayang dia tidak ada CCTV,” ujar Roy Suryo melalui SMS, Jumat (18/03/2011).

Seperti diketahui kediaman pentolan Republik Cinta Management (RCM) di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan mendapat kiriman paket bom buku yang mencantumkan pengirimnya bernama Alamsyah Muthar S.Sos beralamat di Jl. Dermaga 21, Bogor, Jawa Barat.

Lantaran curiga dengan buku setebal 400 halaman itu, pihak Dhani melaporkan paket tersebut ke aparat kepolisian. Oleh tim Gegana, paket itu diledakkan di lapangan dekat rumah mantan suami Maia Estianty tersebut.    (kpl/dis/dar)


Lihat profil: Roy Suryo, Ahmad Dhani, Dewa 19
Diposting oleh: Editor |


Roy Suryo Bawa Kasus Ahmad Dhani ke DPR

Kamis, 03 Maret 2011 09:24 | 

Roy Suryo

 | Tag: Kasus-Kasus Ahmad Dhani, Kontroversi Infotainment, Perseteruan Selebritis

Kapanlagi.com - Buntut kasus pemukulan yang diduga dilakukan Ahmad Dhani bersama anak buahnya terhadap wartawan Global TV beberapa hari lalu mengundang berbagai reaksi. Berbagai pihak terkait turun tangan, termasuk Dewan Pers.

Kemarin, Rabu (02/03) secara terpisah kedua belah pihak yang bertikai mendatangi kantor Dewan Pers di Bilangan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka hadir dengan menyerahkan kronologis kejadian disertai alibi masing-masing. Keduanya pun siap melalui mediasi yang difasilitasi oleh Dewan Pers.

Kendati begitu tetap saja niat baik kedua belah tersebut memancing rasa penasaran publik termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi I. Dalam rapat dengar pendapat dengan Dewan Pers, dipastikan kasus Global TV dan Ahmad Dhani ini akan menjadi agenda pembicaraan.

Pakar telematika yang juga anggota DPR RI Komisi I, Roy Suryo kepada KapanLagi.com™ melalui pesan singkatnya, Kamis (03/03), menegaskan akan mengangkat kasus ini.

"Dalam RDP K-I DPR dengan Dewan Pers nanti jam 10 di gedung Nusantara II lantai 2, saya akan update kasus AD (Ahmad Dhani) yang melakukan kekerasan terhadap awak pers," jelas Roy Suryo yang pernah berseteru dengan Ahmad Dhani saat kasus dugaan bendera Merah Putih digunakan sebagai backdrop video klip Ahmad Dhani itu.  (kpl/dis/dar)


Lihat profil: Ahmad Dhani, Roy Suryo
Diposting oleh: Editor |


Roy Suryo: Google Nggak Salah Soal 'Kebaikan SBY'

Selasa, 01 Maret 2011 21:40 | 

Roy Suryo


Kapanlagi.com - Ketika kita mengetik kata 'kebaikan sby' di Google, kata tersebut bakal diikuti oleh Mungkin maksud anda adalah: keburukan sby'. Meski mendeteksi unsur kesengajaan dalam hal ini, pakar telematika Roy Suryo mengatakan ini bukanlah kesalahan dari search engine Google.

"Google nggak salah dan yang menarik pemerintah tidak perlu menyalahkan Google atau membuat protes atau apa. Kalau menurut saya itu kesalahan mekanikal biasa ibarat yang mencari Monas tapi saya menulisnya, saya di Australia, Monas kalau di Australia Monas karena database di sana adalah Monash University dan bukan Monas monumen," ucap Roy ketika dihubungi lewat telepon, Selasa (01/03).

Menurut pria tersebut tidak ada gunanya bagi pakar ITC dan fungsionaris Demokrat untuk melakukan gerakan counter attack. Terutama dengan pertimbangan bahwa sebuah kebaikan biar masyarakat yang menilai.

"Kalau menurut saya begini. Kalau kita mengcounter attack akan sia-sia. Misalnya orang mengajak kebaikan-kebaikan kagak usah ditulis biar rakyat menilai sendiri. Saya kemarin sempat diskusi di partai, ada yang bilang ada keras dan harus ada yang protes kalau menurut saya gak usah. Itu algoritma dari pencarian google itu adalah mencari pencarian terbanyak. Kalau saya objektif saja mungkin banyak orang menulis hal-hal yang buruk tapi kalau kita juga menulis orang yang buruk gak ada selesainya mending kerjakan yang baik," pungkasnya.   (kpl/buj/sjw)


Lihat profil: Roy Suryo
Diposting oleh: Editor |


Roy Suryo Ungkap 'Kebaikan SBY' Disengaja

Selasa, 01 Maret 2011 20:59 | 

Roy Suryo


Kapanlagi.com - Fenomena menarik terjadi ketika mengetik 'kebaikan sby' di search engine, di mana kata itu bakal diikuti kemunculan kalimat 'Mungkin maksud anda adalah: keburukan sby'. Menurut pakar telematika Roy Suryo, fenomena yang bisa dikatakan menyangkut nama baik presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini disengaja, di mana ada pihak yang membuat kemunculan kata-kata tersebut.

"Google itu kan hanya mencari yang terbanyak yang mayoritas. Kenapa kemarin saya bilang ada yang membuat karena orang dengan mudah sekarang. Seperti si twitter orang me-retweet beberapa kali kan otomatis jadi banyak. Menurut saya apa yang di alami pak SBY adalah hasil kerjaan yang sengaja membuat demikian," ungkap Roy Suryo ketika dihubungi melalui telepon, Senin (01/03).

Pria ini menjelaskan apa yang ia maksud dengan ada unsur kesengajaan dalam fenomena ini. Hal ini bisa saja terjadi karena setiap kali ada berita buruk muncul, banyak pihak yang membahasnya.

"Ada sengaja orang-orang yang menulis keburukan tapi belum tentu benar. Kaya dua bulan lalu kan ada yang nuduh kebohongan tapi rakyat tidak bergerak. Karena di sana kebohongan itu bukan kebohongan tapi janji belum terwujud atau katakanlah media persepsi. Ibaratnya begini, kalau polisi berbuat baik nggak ada yang nulis tapi kalau berbuat salah waduh banyak banget yang menulis. Sayang sekali energi kita dihabiskan untuk menulis keburukan yang belum tentu buruk," jelasnya.   (kpl/buj/sjw)


Lihat profil: Susilo Bambang Yudhoyono, Roy Suryo
Diposting oleh: Editor |


Roy Suryo Puji Ketegaran Angie

Sabtu, 12 Februari 2011 20:01 | 

Roy Suryo

 | Tag: Kematian Selebritis

Kapanlagi.com - Sudah seminggu lebih, seorang wakil rakyat sekaligus sosok artis yang patut diteladani, Adjie Massaid, meninggalkan dunia ini. Kepergiannya tentunya membawa duka yang mendalam bagi pasangannya, Angelina Sondakh. Namun tidak seperti pada awal meninggalnya Adjie, dimana Angie sungguh terpukul, kini ibu tiga anak ini sudah bisa menerima keadaan bahwa sang suami telah pergi ke sisi Sang Khalik.

Salah satu rekan Adjie dan Angie di DPR, Roy Suryo mengungkapkan pulihnya Angelina dari kesedihan saat mendatangi pengajian di rumah Adjie, Cilandak, Jaksel, Jumat (11/02). "Mbak Angelina Sondakh bisa menerima kondisi ini. Siapapun kita pasti akan dipanggil Allah. Satu hal yang bisa saya sampaikan kepada sahabat-sahabat saya," tutur Roy yang mengaku masih berbincang-bincang dengan Adjie di hari sang wakil rakyat tersebut meninggal.

Di mata Roy, Adjie adalah sosok yang memegang teguh prinsip. Oleh karenanya ia merasa sangat kehilangan. "Mas Adjie orang yang cukup vokal di fraksi, punya prinsip sama seperti saya, kami sangat kehilangan sebagai satu fraksi, tapi satu lagi Allah sudah memberikan yang terbaik, pohon bambu yang lurus pasti akan diambil duluan, menurut saya mas Adjie juga sebagai orang yang lurus," urainya.

Roy menganggap wajar kesedihan Angie sepeninggal suaminya. Ia merasa bahwa hal tersebut sungguh manusiawi. "Itu sebagai wujud kecintaan yang luar biasa antara istri ke suami. Apalagi mereka dalam keadaan senang-senangnya. Kini ditinggal dalam kondisi puncak, sangat wajar," tegasnya. Ia sungguh senang karena kini Angie sudah bisa bangkit dari keterpurukan dan bisa tersenyum serta menyapa rekan-rekannya.

"Saya amati Angie sudah bisa menyapa kita, sudah bisa melakukan pembicaraan dialog dengan teman-teman, saya memuji ketegaran mbak Angie," pungkasnya.

Pantas saja Roy menganggap Angie sebagai sosok yang tegar. Pasalnya mantan Putri Indonesia ini berani mengambil jabatan ketua DPP di daerah Jogja yang tidak diambil Roy karena beberapa pertimbangan.   (kpl/ato/dka)


Lihat profil: Roy Suryo, Angelina Sondakh, Adjie Massaid
Diposting oleh: Editor |


Roy Suryo: Video Tragedi Ahmadiyah Asli

Kamis, 10 Februari 2011 14:48 | 

Roy Suryo

 | Tag: Perseteruan Selebritis

Kapanlagi.com - Pakar Telematika yang juga anggota Komisi I DPR RI, Roy Suryo meyakini video tragedi Ahmadiyah di Desa Cikeusik yang berdurasi 01 menit 07 detik dan diupload seseorang berinitial AH ke Youttube benar-benar asli, alias tidak ada rekayasa di dalamnya.

"Itu asli dari pengambilan sebuah HP di lokasi atau di TKP. Dan menurut Undang Undang Informasi Transaksi Elektronika (ITE) pasal (5) ayat (1), itu bisa jadi alat bukti," ujarnya di Jakarta, Selasa (08/02/2011).

Namun, lanjutnya, rasanya tidak elok atau perlu disensor pada beberapa bagian jika memang akan ditayangan oleh media massa.

"Saya sudah meneliti kontinuiti video dan audionya, tidak ada inserting maupun dubbing atmosphere," kata legislator dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) yang juga pakar Informasi dan Telekomunikasi (IT) ini.

Lepas dari elok tidaknya video itu ditayangkan melalui media massa, Roy Suryo menegaskan, pihaknya tidak menghendaki aksi-aksi kekerasan seperti itu terulang lagi.

"Kita ini negara cinta damai dan punya manusia-manusia beradab, berketuhanan dan berpancasila. Kok teganya sekarang mulai banyak yang melupakan jatidiri seperti itu," tanyanya.

Karenanya, Roy Suryo dan teman-teman di Komisi I DPR RI mendesak aparat keamanan untuk membongkar otak pelaku kekerasan atas nama agama di mana-mana, baik itu menyangkut 'tragedi Ahmadiyah', maupun pembakaran gereja-gereja di Temanggung.  (antara/dar)


Lihat profil: Roy Suryo
Diposting oleh: Editor |


Roy Suryo: Adjie Kader Ulet

Sabtu, 05 Februari 2011 17:01 | 

Roy Suryo

 | Tag: Kematian Selebritis

Kapanlagi.com - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Roy Suryo mengatakan, almarhum Adjie Massaid merupakan figur politisi teguh dalam memegang prinsip serta punya kesetiaan tinggi menjalankan amanat yang diembankan kepadanya.

"Mas Adjie adalah termasuk salah satu sahabat terbaik saya di DPR RI, selain juga Istrinya mbak Angelina Sondakh yang sangat akrab dengan saya," ungkap Roy yang merupakan legislator dari Dapil DIY Yogya yang juga pakar telematika ini, di Jakarta, Sabtu.

Dia mengenang sahabat karibnya itu, yang wafat Jumat tengah malam (Sabtu dinihari), saat tengah menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan.

Adjie Massaid dilarikan ke rumah sakit usai menjalani olah raga kegemarannya, yakni bermain futsal, karena mengeluh sakit di dadanya.

Ia dilaporkan wafat Sabtu dinihari, meninggalkan istri tercinta, Angelina Sondakh (mantan Putri Indonesia dan Anggota Komisi X DPR RI) serta buah hati mereka, Keanu.

Bagi Roy Suryo, Adjie Massaid yang duduk di Komisi V DPR RI tergolong politisi dan kader partai ulet, tangguh serta pekerja keras.

"Saya terakhir bertemu ketika almarhum sangat sibuk mempersiapkan PSSI U-23 beberapa waktu yang lalu, di samping aktivitas kesehariannya selaku Anggota Komisi V DPR RI," ungkapnya.

Adji Massaid yang banting stir jadi politisi sejak awal 2000-an (sebelumnya dia adalah model dan aktor film) ini, menurutnya, dikenal sebagai pribadi yang keras memegang teguh prinsip.

"Saya kebetulan sedang di Jogja sehingga baru bisa melayat nanti saat 'tahlilan' malam," kata Roy Suryo.   (antara/dar)


Lihat profil: Roy Suryo, Adjie Massaid, Angelina Sondakh
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Roy Suryo

2012






Kota

Merk