SAWONG JABO

Laki-Laki
04 Mei 1951, Surabaya
Sawong Jabo
PERSONAL


Mochammad Djohansyah, atau yang lebih dikenal dengan nama Sawung Jaboadalah seniman Indonesia kelahiran Surabaya, 4 Mei 1951. Banyak cabang seni yang ia kuasai seperti bermusik, teater, melukis, dan juga menari. Dalam karya-karyanya, ia banyak menggabungkan antara elemen musik barat dan timur.



Dalam bermusik, ia dikenal melalui keterlibatannya dengan grup musik Swami dan Kantata Takwa bersama Iwan Fals, Jockie Suryoprayogo dan Setiawan Djodi.


Tahun 1978 Jabo berkenalan dengan Suzan Piper di Bengkel Teater Jogja. Setahun berikutnya, tahun 1979, Jabo menikah dengan perempuan kelahiran Inggris tersebut. Pasangan ini kemudian dikaruniai dua orang anak, Johan dan Santi. Saat ini Jabo dan Suzan banyak menghabiskan waktu bersama di Australia.


 


KARIR


Karir Jabo berawal dari hijrahnya ia dari Surabaya ke Yogyakarta untuk melanjutkan kuliah di Akademi Musik Yogyakarta. Di Yogyakarta, ia banyak bergabung dengan komunitas seniman Yogyakarta, salah satunya Kelompok Kampungan bersama Bram Makahekum. dari pergaulannya dengan para seniornya inilah ia mulai mendapat nama panggilan Sawung Jabo.


Pada tahun 1976 Jabo membentuk kelompok seniman sendiri bernama Sirkus Barock, yang berawal dari KAAS (Keluarga Arek-Arek Suroboyo), sebuah perkumpulan anak Surabaya yang berada di Jogjakarta. Jabo mendirikan Sirkus Barock bersama Innisisri, Nanoe, Totol Tewel, Edi Daromedan musisi-musisi lainnya.


Bersama Sirkus Barock, Jabo telah merilis 7 album di antaranya ANAK SETAN, BALADA PENGANGGURAN, BUKAN DEBU JALANAN, KANVAS PUTIH, FATAMORGANA, dan JULA JULI ANAK NEGERI. Ia juga melakukan tur ke Sydney & Melbourne pada tahun 1995 dan 1996. Tahun 1997, album Jabo berjudul MUSIK DARI SEBERANG LAUT terpilih untuk masuk dalam album kompilasi WORLDMUSIC di Australia dengan nama WORLD WITHOUT BORDERS.


Jabo juga pernah bergabung dengan Bengkel Teater Rendra asuhan WS Rendra. Di sini ia mengenal Suzan Piper yang kemudian dinikahinya pada tahun 1979. Setelah itu Jabo hijrah ke Australia untuk memperdalam kemampuan bermusiknya. Akhir tahun 1980, Jabo kembali ke Indonesia dan mendirikan Swami yang terdiri dari beberapa personil Sirkus Barock.



Tahun 1989, Swami meluncurkan album perdana mereka berjudul SWAMI I dengan lagu hits Bento dan Bongkar. Kemudian Jockie Suryoprayogo bergabung dengan Swami dan merilis album SWAMI II dengan hits Hio, Kuda Lumping dan Nyanyian Jiwa. Setahun sebelumnya, sebagian dari anggota Swami membentuk proyek musik Kantata bersama Setiawan Djodi dan WS. Rendra. Kantata pun pernah tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan nama Kantata Takwa. Sukses dengan konser ini, Kantatapun melanjutkan konsernya ke Solo dan Surabaya.



Jabo kemudian membentuk proyek musik lain bernama Dalbo dan merilis album berjudul DALBO dan ANAK WAYANG. Setelah itu, Jabo kembali ke Australia. Sebelum kembali ke Australia, ia sempat merilis album FATAMORGANA bersama Sirkus Barock,dan melakukan beberapa pementasan bersama Kantata dan seniman Yogyakarta lainnya.



Di Australia, ia sempat membentuk grup Geng Gong bersama  Ron Reeves, Kim Sanders, dan Reza Achman. Ia juga sempat melakukan tur di tahun 2002 dan 2003. Di tahun yang sama, ia masuk dalam nominasi AMI Award untuk kategori World Music. Jabo juga memprakarsai berdirinya Teater Gerak Oyot Suket yang berpentas keliling Jawa.



Selama di Australia Jabo mempersiapkan pementasan teater Sawung Galing bersama sutradara asal Australia, Don Mamoune. Pementasan ini digelar di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo dan Surabaya.


 
Tahun 2008 film semi dokumenter Kantata Takwa akhirnya dirilis ke pasaran. Film ini sebenarnya sudah siap rilis sejah tahun 1990, namun jika diedarkan pada masa pemerintahan tersebut, film ini pasti banyak dipotong karena banyak mengkritik pemerintahan yang berkuasa saat itu. Film yang berdurasi 72 menit ini turut didukung oleh Eros Djarot, Setiawan Djody, dan Gatot Prakosa. Dan dibintangi oleh seluruh personil Kantata Takwa, termasuk Iwan Fals, Sawung Jabo, Setiawan Djody, Yocky Suryoprayogo, dan kelompok Bengkel Teater Rendra.


 


FILMOGRAFI
LUCKY MILES  (2007)
KANTATA TAKWA (2008)


 


DISKOGRAFI
ALBUM SOLO
1992 - BADUT


BERSAMA SIRKUS BAROCK
1986 - ANAK SETAN
1988 - BALADA PENGANGGURAN
1989 - BUKAN DEBU JALANAN
1993 - KANVAS PUTIH
1994 - FATAMORGANA
2001 - JULA JULI ANAK NEGERI


BERSAMA SWAMI
1989 - SWAMI I
1991 - SWAMI II


BERSAMA KANTATA
1990 - KANTATA TAKWA
1990 - KANTATA REVOLVERE
1996 - KANTATA SAMSARA
 
BERSAMA BALLADNA
2004 - TENTANG HIDUP TENTANG CINTA


ALBUM LAIN
1991 - MATAHARI DAN REMBULAN
1993 - DALBO
1994 - ANAK WAYANG
1995 - SENGKATA
1997 - MUSIK DARI SEBERANG LAUT
1998 - GORO-GORO - GORO-GORO
1999 - JAGAD
2000 - GENGGONG - NOT JUST MUSIC
2005 - GONG DOLLY GONG
2006 - ANTOLOGI, JABO AND FRIENDS
2008 - MEMASUKI LORONG SUNYI
2009 - PETARUNG HIDUP


 

Show More ▼



Show More ▼