Blog SNICKERS AND THE CHICKEN FIGHTER


SATCF: Kegagalan Jadi Evaluasi Kami

Selasa, 27 Maret 2012 09:40 | 

Snickers and the Chicken Fighter

 | Tag: Prestasi Selebritis

Kapanlagi.com - Salah satu dari 3 finalis yang beradu kemampuan Senin malam (26/03) dalam Hard Rock Rising 2012 The Global Battle of The Band di Hard Rock Cafe, Jakarta Selatan, yaitu Snickers and The Chicken Fighter merupakan satu-satunya perwakilan asal luar Jakarta. Gagal melanjutkan langkah ke babak berikutnya, SATCF mengakui langsung bersiap menjalani tur untuk bulan depan.

"Terima kasih buat semua teman yang sudah dukung. Kami ngelakuin yang terbaik tadi. Mungkin coba beberapa event lainnya nanti," kata Adit, vokalis sekaligus bassist SATCF.

Band yang akan segera merilis album repackage self titled ini mengaku tidak kecewa dengan hasil penjurian, karena bisa masuk 3 besar saja sudah menjadi pencapaian istimewa, "Nggak nyangka malah, soalnya saingannya juga ketat. Secara teknikal, mungkin dari FOS dan Painkiller lebih bagus," tutur Adit.

SATCF pun tidak merasa gagal memperkenalkan diri di kancah internasional, karena jadwal tur mereka bulan depan meliputi Singapura dan Malaysia. Tur ini merupakan rangkaian Malindo Tour beberapa waktu lalu.

"Yang pasti, dengan tidak terpilihnya kami, akan menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi. Kami ingin bisa lebih baik lagi," tegas Adit.

Adit pun berharap yang terbaik bagi Superman Is Dead dan FOS sebagai perwakilan Indonesia di ranah internasional, "SID kuat massanya, FOS skillnya keren dan vokalnya rupawan. Itu adalah nilai plus sendiri. Mereka keren. Moga bisa nyusul Gugun Blues Shelter yang tahun kemarin perform di Inggris," tutupnya. (kpl/ato/rea)


Lihat profil: Snickers and the Chicken Fighter, Gugun Blues Shelter, Superman Is Dead
Diposting oleh: Editor |


FOS Siap Tarung Dengan 85 Band Dunia

Selasa, 27 Maret 2012 03:50 | 

Snickers and the Chicken Fighter

 | Tag: Prestasi Selebritis

Kapanlagi.com - Menjadi 3 besar dalam final Hard Rock Rising 2012 The Global Battle Of The Band Jakarta, akhirnya grup band bentukan Aryo Wahab, FOS berhasil menyingkirkan 2 lawannya yaitu PainKiller dan SATCF (Snickers and The Chicken Fighters).
 
Tampil di hadapan dewan juri yaitu Wendi Putranto (Executive Editor & Author Music Biz-Rolling Stone Indonesia), Bhita Harwantri (Music Director i Radio Networks), dan  Eric Wirjanata (Chief Editor DeathRockStar Webzine) para personil FOS, Aryo Wahab (vokal), Coki Momo Nutz (gitar), Bey Blue (keyboard) dan Rival (bas) tampil memukau.

“Pokoknya ini adalah 3 besar yang keren dan siapapun pemenang yang mewakili Hard Rock Jakarta ke babak selanjutnya adalah yang terbaik,” ucap Aryo Wahab sebelum penobatan band yang merupakan kepanjangan Free On Saturday tersebut menjadi pemenang di Hard Rock Café Jakarta, Senin (26/3) malam.

Mereka pun menyusul Superman Is Dead yang mewakili Hard Rock Bali untuk menuju even Hard Rock Calling 2012 sebagai even tahunan Hard Rock café tersebut. Sebelumnya, band-band yang mewakili 86 kota dari penjuru dunia ini akan beradu dalam voting untuk mendapatkan 1 band terbaik dan tampil satu panggung dengan musisi legenda Bruce Springsteen yang diselenggarakan di Hyde Park, London, Inggris pada 13-15 Juli nanti.

Pada even yang sama, nama Indonesia telah harum dalam Hard Rock Calling 2011 dengan kemenangan Gugun Blues Shelter (GBS) yang mengalahkan band-band dari seluruh dunia. GBS yang digawangi oleh Gugun, Jono dan Bowie ini berhasil mendapatkan perlakuan layaknya rock star dunia dan tampil sepanggung dengan Bon Jovi, Rod Stewart, The Killers, Adam Ant, dan Stevie Nicks. (kpl/ato/sjw)


Lihat profil: Aryo Wahab, The PainKillers, Snickers and the Chicken Fighter, Gugun Blues Shelter, Bon Jovi, The PainKillers
Diposting oleh: Editor |


9 Tahun KapanLagi.com®, Being Bigger and Better

Minggu, 25 Maret 2012 20:29 | 

Snickers and the Chicken Fighter

 | Tag: Editor Column

Kapanlagi.com - Dalam setiap pesta ulang tahun yang diadakan oleh KapanLagi.com®, selalu ada perubahan. Bukan hanya usianya, semakin besar perusahaan, semakin besar keluarga yang bergabung, maka semakin besar pula ruangan yang dibutuhkan untuk berpesta. Perubahan inilah yang paling kentara.

Kamis (22/3), KapanLagi.com® mengumpulkan segenap karyawan dari semua divisi, juga karyawan dari sisters company. Pesta berlangsung di Nutz Culture, Plaza Senayan, dan dibuka dengan penampilan Manglo. Band pendatang baru ini merupakan salah satu keluarga KapanLagi.com® dari label Rocking 911 Music Label. Mereka menyanyikan single baru mereka I Love You.

Steve Christian, co-founder dari KapanLagi.com® mengungkapkan kesannya di hari ulang tahun yang ke-9 ini. "Saat ditanya siapa yang berada di balik kesuksesan KapanLagi.com®, terlalu sombong kalau dibilang saya. Ini adalah kerja keras kita semua. Tahun ini tahun paling sulit karena kita kehilangan banyak orang terbaik kita. Industri SMS kolaps. Ini membuat saya merasa enggan untuk berpesta. Tapi, perpaduan warna merah dan kuning menjadi orange sebagai warna simbol kita, bukan tidak berarti apa-apa. Warna orange itu punya pesan harus berani berjalan terus. Lalu kata-kata Hidup Tak Semudah Cocote Mario Teguh dalam kaos yang saya kenakan ini membuat saya mantap berjalan ke sini. Sulit memang, tapi kita akan terus bertahan," katanya.

Diselingi dengan berbagai macam permainan dan pembagian doorprize, semakin malam pesta semakin meriah. Suasana kekeluargaan dan perwakilan masing-masing divisi untuk ikut permainan semakin terasa. Tepuk tangan meriah dipandu oleh Binta (Marcomm) dan Marcello yang didaulat menjadi MC dengan dandanan unik ala Katy Perry dan Michael Jackson.

Eka Wiharto, co-founder dari KapanLagi.com®, yang selama ini banyak mengurus keuangan di belakang layar tak mau ketinggalan memberikan pesannya. 

"Selama ini saya selalu di belakang, di bagian keuangan. Kadang-kadang ingin sesekali bertukar peran dengan Pak Steve. Saya melihat semua wajah cantik, dan saya bangga dengan kalian semua. Mimpi untuk menjadi biggest entertaiment site di Indonesia hari ini kesampaian. Ini sesuatu yang pantas dibanggakan," ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Harapan untuk terus melaju menjadi yang terbaik tentu masih terus dicamkan. Hal itu disampaikan oleh Manuel Eka Putra, CEO KapanLagi.com®. "9 tahun yang lalu bisnis KapanLagi.com® hanya website dan mobile. 2005 beralih ke celebrity news. Tim mobile membuat semua divisi dan sister company eksis sampai dengan sekarang. 9 tahun dari sekarang semoga kita makin besar dan being the best di semua lini,” harapnya.

Salah satu sister company terbaru adalah Merdeka.com yang digawangi oleh Sapto Anggoro juga turut memberikan kesannya. "Malam ini saya sebagai saudara termuda di Merdeka.com ikut merasakan bahagia. Saya sudah kenal lama dengan orang KapanLagi sebelumnya saat saya di media lain. Saya punya semangat untuk menjadi yang terbesar. Mohon dukungannya. Konten Merdeka masih baru, tapi sudah mulai nampak terus pageview-nya," ungkapnya.

Optimisme senada meluncur dari vokalis Benku, Pare. "Angka 9 adalah angka tertinggi, begitu juga harapan untuk KapanLagi.com® jadi terbesar dan terupdate. Terima kasih sudah menjadikan kami sebagai bagian keluarga KapanLagi.com®,” katanya.

Sebagai penutup, tampil band punk asal Malang, Snickers and the Chicker Fighter, yang juga merupakan talent dari Rocking 911 Music Label. Musik mereka yang semangat, diharapkan bisa menjadi penambah semangat keluarga KapanLagi.com® untuk melangkah lebih baik lagi ke depannya. (kpl/uji/dew)


Lihat profil: Manglo, Benku, Katy Perry, Michael Jackson, Snickers and the Chicken Fighter
Diposting oleh: Editor |


SATCF Siap Hadapi Final Hard Rock Rising Star

Selasa, 20 Maret 2012 00:26 | 

Snickers and the Chicken Fighter


Kapanlagi.com - Jelang final kompetisi band Hard Rock Rising Star, The Global Battle Band, salah satu finalis yang merupakan satu-satunya asal Malang, yakni Snickers And The Chicken Fighter (SATCF) tampak siap dalam menghadapi event yang digelar pada 26 Maret di Jakarta tersebut. Namun anehnya SATCF justru tidak peduli bakal menang atau kalah.

"Persiapan ga ada yang dipersiapkan. Cuma stamina fisik aja. Kalau yang lain-lain enggak lah," ujar Adit mewakili SATCF ketika ditemui di Poltek, Malang pada Minggu (18/3) malam.

Menurut Adit, SATCF tidak akan terlalu memperdulikan hasil dari kompetisi itu sendiri. Baginya, SATCF bukanlah band kompetisi, oleh karena itu mereka tidak terlalu ambil pusing dengan ajang bergengsi tersebut.

"Menang atau kalah kita gak peduli dalam artian kita bukan gak peduli akan kompetisinya ya. Cuma masalahnya, kalau pun menang ya syukur kalau ga menang ya gak apa-apa, gak masalah. Toh kita juga tetap punya banyak acara. Kita bukan band kompetisi juga soalnya," beber vokalis sekaligus bassis ini.

Meski begitu, SATCF mengaku akan tetap maksimal dalam penampilannya nanti. Bahkan mereka telah menyiapkan komposisi lagu untuk dimainkan di ajang tersebut. "Nanti lagu yang dibawain kemungkinan Nothing's For Real, Johnny Escape sama Hilang. Jadi itu ada yang di-medley. Soalnya Chicken Fighters (fans SATCF) banyak yang request itu," pungkas Adit. (kpl/adb)


Lihat profil: Snickers and the Chicken Fighter
Diposting oleh: Editor |


SATCF Garap Video Klip Baru di Jakarta

Senin, 19 Maret 2012 23:22 | 

Snickers and the Chicken Fighter


Kapanlagi.com - Setelah sukses dengan merilis 3 video klip, yakni Hilang, Nothing's For Real dan Rhythm and Beat, band asal Malang, Snickers and The Chicken Fighter (SATCF) mengungkapkan rencananya untuk meluncurkan sebuah video klip baru lagi. Kali ini Adit dan kawan-kawan memilih track berjudul Salah.

"Rencananya mau ambil (lagu) yang bahasa Indonesia dulu, Salah. Bikin video klipnya di Jakarta," ujar Adit ketika dijumpai seusai tampil di Poltek, Malang, pada Minggu (18/3) malam.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, SATCF telah resmi bergabung dengan label bernama 911. Demi kelancaran segala proses kelanjutan karir mereka, maka band beranggotakan Adit (vokal, bass), Jefry (gitar), Jaka (drum), Cahaya (gitar) dan Nedink (keyboard) ini memutuskan untuk hijrah ke Jakarta setidaknya selama 2 tahun.

"Kemungkinan SATCF akan pindah ke Jakarta kalau gak Mei, ya Juni. Soalnya kita udah kontrak label dan kita akan pindah ke sana selama 2 tahun, sesuai dengan kontrak kita dengan label," tutur Adit. (kpl/adb)


Lihat profil: Snickers and the Chicken Fighter
Diposting oleh: Editor |


SATCF Siap Rilis Album Lagi

Senin, 19 Maret 2012 21:13 | 

Snickers and the Chicken Fighter


Kapanlagi.com - Band asal kota Malang yang sedang naik daun, Snickers and The Chicken Fighter (SATCF) terus berbenah setelah memutuskan untuk bernaung pada label baru bernama 911. Setelah memastikan akan merilis ulang album pertamanya, SATCF juga mengumumkan bahwa mereka telah resmi menggaet Nedink sebagai keyboardis.

"Untuk album repackage sebenarnya materinya sama dengan album self titled kami. Cuma dari cover albumnya aja yang beda. Soalnya kita nambah personel, namanya Nedink. Tapi nggak tau lagi ya misalnya ntar ada tambahan 1 lagu lagi, rekaman lagi. Ntar deh menyusul. Rilisnya Mei," ujar Adit, vokalis sekaligus bassist SATCF ketika ditemui di Poltek, Malang pada Minggu (18/3) malam.

Ditanya lebih lanjut tentang proses perekrutan Nedink, Adit menjelaskan keputusan itu merupakan kesepakatan bersama personel SATCF, "Sekarang Nedink udah resmi di SATCF. Soalnya kemarin berdasarkan kesepakatan dengan label kan harus jelas, mana yang personel, mana yang additional. Setelah rapat bareng akhirnya ia resmi," ulas pria bertato ini sambil tersenyum.

SATCF sendiri saat ini juga sedang disibukkan dengan persiapan mereka jelang final ajang Hard Rock Rising Star, The Global Battle Band. Final kompetisi band seluruh dunia ini sendiri akan digelar di Jakarta pada tanggal 26 Maret mendatang untuk memperebutkan 1 tiket mengikuti festival band di London.

  (kpl/adb)


Lihat profil: Snickers and the Chicken Fighter
Diposting oleh: Editor |


SATCF Selangkah Lagi Menuju London

Selasa, 28 Februari 2012 11:46 | 

Snickers and the Chicken Fighter


Kapanlagi.com - Band asal kota Malang Snickers And The Chicken Fighter (SATCF) mengungguli 3 band pesaingnya, Poetic Island , Horny Fever dan MBOB dalam ajang Hard Rock Rising Star, The Global Battle Band yang diselenggarakan di Hard Rock Cafe Jakarta, Senin (27/2/2012). Dengan konsep berbeda, SACTF mendapat poin 597 yang diberikan 6 juri yang berasal dari berbagai pakar musik.

"Orang pasti mikirnya, lo mau nampilin apa?, lo mau nampilin sesuatu yang beda apa?, gue cuma bisa bilang ini Snickers. Basicly Snickers itu sudah beda, jadi kalau gue mau nampilin yang beda, beda apa lagi?", ujar Adit vokalis SATCF.

Just for fun, nothing to lose adalah kunci dari keberhasilan band yang digawangi Adit (vokal, bass), Jefry (gitar), Jaka (drum), Cahaya (gitar) dan Nedink (keyboard) ini. Tidak ada target menang bagi mereka, bagi mereka kemenangan merupakan bonus.

"Gue datang ke sini cuma mau fun. Kalau nanti menang atau apa, it's just a bonus. Kita main di sini nothing to lose, for fun aja", jelas Adit.

Ajang ini merupakan ajang pencarian band berbakat yang nantinya akan diboyong ke London untuk mengikuti festival yang sama dengan band-band dari berbagai negara. Langkah Adit CS untuk ke London akan ditentukan pada 26 Maret nanti. (kpl/hen/adb)


Lihat profil: Snickers and the Chicken Fighter
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Snickers and the Chicken Fighter

2012

SNICKERS AND THE CHICKEN FIGHTER


WHAZZ UP!







Kota

Merk