HOME » SELEBRITI » INDONESIA » S » ST12


PERSONAL
ST12, sebuah musik beraliran musik melayu, yang dibentuk di Bandung oleh Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charly van Houten alias Charly (vokal), dan Iman Rush (gitar).

Awalnya, keempat personel ini tak saling kenal, meski mereka telah lama berkecimpung di dunia musik. Mereka mulai akrab setelah sering bertemu di studio rental di Jalan Stasiun Timur 12, Bandung, milik Pepep. Mereka pun akhirnya resmi mendirikan ST12 pada tanggal 20 Januari 2005. Nama ST12 yang merupakan kependekan dari Jl. Stasiun Timur No. 12 adalah nama pemberian ayah Pepep, Helmi Aziz.

Meski keempat personel ini memiliki aliran musik favorit yang berbeda, Charly yang menggemari jazz, Pepep suka jazz dan rock, sementara Pepeng tumbuh bersama musik rock, namun mereka sepakat untuk membuat ST12 beraliran melayu.

Awal tahun 2010, vokalis ST12, Charly diberitakan kurang sedap. Ia dikabarkan sakit keras, bahkan ada beberapa yang memberitakan bahwa ia meninggal. Namun ternyata semua hanya isapan jempol belaka. Charly memang sempat drop kondisinya, karena terlalu banyak begadang, tapi saat ini kondisinya baik-baik saja.

9 September 2011, kuasa hukum Charly mengeluarkan pernyataan bahwa Charly telah hengkang dari grup ini. Dan pernyataan ini dibenarkan oleh Charly saat dijumpai dalam acara ulang tahun Global TV di Istora Senayan pada tanggal 8 Oktober 2011, di mana ST12 masih tampil bersama Charly malam itu.

Menyusul hengkangnya Charly, Pepeng pun menyatakan pengunduran dirinya karena sudah tidak bisa bertahan lagi bergabung dalam grup band ini. Tak hanya Pepeng, Pepep pun ikut-ikutan mundur. Hal ini diungkapkan Pepeng pada KapanLagi.com®, tanggal 11 Oktober 2011.

Kini nasib ST12 sedang di ujung tanduk. Belum ada keputusan ke mana ST12 akan dibawa pasca hengkangnya Pepeng dan Pepep. Charly, Pepeng, serta manajer mereka, Rendy masih akan bertemu untuk membicarakan masa depan ST12.

KARIR
ST12 terpaksa merilis album perdana mereka melalui jalur independen karena tak ada label yang mau menampung mereka. Sayang, pada bulan Oktober 2005, saat tur promosi album di Semarang, Iman Rush meninggal akibat pecahnya pembuluh darah di otak.

Trinity Optima Production mulai melirik ST12 setelah album perdana, JALAN TERBAIK (2005), meraih sukses. Album kedua, P.U.S.P.A (2008) yang didedikasikan untuk Iman, dirilis di bawah label Trinity.

Perjuangan ST12 agar musik melayu menjadi raja di negeri sendiri tampaknya mulai membuahkan hasil. Dalam ajang AMI Awards 2009 yang diadakan pada 24 April 2009, ST12 menerima penghargaan di kategori Album Pop Terbaik lewat album P.U.S.P.A. Dan di ajang SCTV Music Awards, lewat lagu Saat Terakhir dinobatkan sebagai Lagu Terfavorit.

Sukses album P.U.S.P.A, membuat ST12 merilis album PUSPA REPACKAGE. Di album yang di-launching pada Kamis, 16 Juli 2009 ini berisi 14 lagu dengan 4 single baru, yakni Biarkan Jatuh Cinta, Isabella, KebesaranMU, dan MemujaMu.

Tak puas hanya merilis album, ST12 pun mulai milirik perilisan buku. Sebagai langkah awal, grup ini meluncurkan buku musik yang mengupas tentang ST12 pada Senin, 5 Oktober 2009. Di buku ini, para fans ST12 bisa mendapatkan seluruh lagu-lagu ST12 beserta lirik dan chord-nya. Lewat buku ini pula ST12 ingin musik melayu lebih diakui lagi.

Album terakhir mereka, Pangeran Cinta yang dirilis pada tahun 2010, akhirnya menjadi album terakhir grup band melayu ini. Setelah enam tahun meniti karir hingga sukses dikenal masyarakat luas, pada tahun 2011, ST12 menyatakan bahwa mereka tak lagi satu visi.

DISKOGRAFI
JALAN TERBAIK (2005)
P.U.S.P.A (2008)
P.U.S.P.A REPACKAGE (2009)
PANGERAN CINTA (2010)

Show More ▼



Show More ▼