Blog TITI SJUMAN


Sabet Penghargaan, Titi Sjuman Belum Mau Dibilang Sukses

Kapanlagi.com - Karir Titi Sjuman di dunia perfilman terbilang cukup bagus Dalam waktu sekejab saja Titi sudah bisa menyabet beberapa penghargaan perfilman Indonesia. Namun Titi mengaku karirnya di layar lebar belum bisa dibilang sukses.

"Belum lah karena aku masih harus banyak belajar lagi. Jadi kalaupun ada jenis beberapa penghargaan kemarin itu membuat aku harus lebih banyak belajar lagi saja," terang Titi.

"Mungkin aku merasa belum puas aja karena di setiap karakter yang aku mainkan aku berusaha menjadi lebih baik lagi," sambung Titi saat ditemui di Restoran Gula Djawa, Fatmawati, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Titi mengatakan jika dirinya tidak ingin menargetkan harus dapat penghargaan apapun. Kalaupun nantinya mendapat penghargaan, itu adalah bonus dari Tuhan atas pekerjaannya selama ini.

"Tidak pengen apa-apa kok, tapi kalau pun nanti suatu saat aku dapat apapun itu bagi aku itu bonus dari Tuhan atas kerja aku selama ini, yang penting aku jalankan aja dulu apa yang ada di depan mata aku," ujar Titi.

Sebagai bintang film Titi mengaku sangat enjoy berada di lingkungan perfilman Indonesia. Karena di setiap film yang dimainkan, ia selalu terlibat sebagai Movie Director

"Mungkin bisa dibilang aku lagi dalam tahap enjoy banget di dunia layar lebar ini. Apalagi di setiap film yang aku mainkan aku juga terlibat sebagai movie director-nya. Jadinya pekerjaan yang aku jalankan sangat menyenangkan dan saling men-support aja," akunya. (kpl/buj/npy)


Lihat profil: Titi Sjuman
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Minggu, 06 Juni 2010 09:10 |

Titi Sjuman Ingin Perankan Karakter Laki-Laki

Kapanlagi.com - Punya kemampuan akting yang mumpuni, ternyata Titi Sjuman ingin memerankan karakter cowok, orang gila dan banci. Pasalnya, ketiga peran tersebut sangat menantang untuk dirinya. Ia sangat mendambakan peran menantang untuk bisa mengembangkan kemampuan aktingnya.

"Dari dulu itu aku pengen banget memerankan jadi sosok cowok, orang gila, bencong dan itu yang aku inginkan," ujar Titi kala ditemui di Restoran Gula Djawa, Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (03/06).

"Pokoknya bagi aku, karakter yang menantang itu yang aku sukai. Buat aku kalau karakter yang aku mainkan nyaman banget buat aku itu aku bukan belajar. Tapi, kalau peran yang aku dapetin sangat menantang otomatis membuat aku harus lebih banyak belajar serta mengeksplore lagi dan meningkatkan kualitas juga," paparnya.

Lebih lanjut Titi, menjelaskan dirinya ingin mengetahui seperti apa kenikmatan menjadi seorang cowok. "Aku tidak tahu apa kenikmatannya makanya aku pengen coba, aku pun bisa melihat kehidupan cowok itu seperti apa terhadap lingkungan, hidup, wanita dan aku nantinya juga bisa menyadari kalau kehidupan cowok seperti apa," jelasnya. Namun, yang pasti Titi tidak mau membawa karakter tersebut ke dalam kehidupan sehari-harinya. (kpl/dis/dka)


Lihat profil: Titi Sjuman
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 05 Juni 2010 05:04 |

Cari Referensi, Titi Sjuman Banyak Tonton Film

Kapanlagi.com - Untuk memperdalam karakter Monique, karakter yang ia perankan dalam film RINDU PURNAMA, artis Titi Sjuman lebih banyak mencari referensi dengan menonton film. Menurut Titi, selain mencari sendiri referensi untuk memperkuat aktingnya tersebut, ia juga mendapat pelatihan akting.

"Ada acting couch, banyak ngobrol, cari referensi, nonton banyak film dan aku dikasih biodata Monique sama acting couch aku. Di situ ditulisin lahir di mana, hobinya apa, warna favorit dan lain-lain. Aku bentuk sendiri karakter itu." terang Titi saat ditemui di restaurant Gula Djawa, Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (3/6).

Lebih lanjut, Titi menjelaskan, dirinya kesulitan mencari formula yang pas untuk karakternya tersebut. Bahkan mendekati hari syuting, Titi mengaku sempat deg-degan dan terus membenahi diri untuk memperkuat karakternya.

"Mencari formula ini sangat susah karena waktunya sangat sempit. Ini beberapa hari lagi mau syuting, aku deg-degan. Sampai setiap hari aku mencari apa lagi yang bisa memperkuat karakter ini. Karena ini kontras makanya itu segi tantangannya," pungkas Titi.  (kpl/buj/dka)


Lihat profil: Titi Sjuman
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Jum'at, 04 Juni 2010 23:49 |

Jadi Monic, Titi Sjuman Merasa Tertantang

Kapanlagi.com - Berperan sebagai tokoh Monic, seorang wanita berkacamata tebal dan berambisi ingin perusahaan ayahnya, di dalam film RINDU PURNAMA rupanya menjadi sebuah tantangan bagi Titi Sjuman. Dia mengaku tertantang karena karakter yang dimainkannya tersebut jauh dari kepribadiannya sehari-hari.

"Saya berperan sebagai Monic. Ini film ketiga aku. Di film ini aku menemukan tantangan baru karena karakter yang aku mainkan sangat jauh dari karakter Titi Sjuman. Di sini aku berperan sebagai Monic yang baru pulang dari sekolah di luar negeri. Aku sangat berambisi untuk menguasai perusahaan bapaknya dan menguasai satu orang laki-laki yang ia cintai, namanya Surya. Monic ingin membuktikan pada orang-orang di sekitarnya bahwa dia sudah punya segalanya. Dulu sebelum ke luar negeri, dia tidak dianggap sama orang-orang sekelilingnya karena berkacamata tebal dan tidak cantik," ujar Titi saat ditemui di Restoran Gula Djawa, Fatmawati, Jaksel, Jumat (04/06).

Sebelum memerankan karakter Monic, Titi sebenarnya memerankan karakter Sarah. Lebih jauh, wanita yang pernah digosipkan dekat dengan Ariel Peterpan ini mengaku kesulitan mengubah karakter Sarah ke Monic.

"Aku pikir peran Monic itu sangat jauh beda dengan aku. Tadinya aku pikir dapat peran sebagai Sarah tapi akhirnya aku kebagian sebagai Monic. Lumayan susah men-switch dari tokoh Sarah ke Monic. Aku pengen banget meranin tokoh yang jauh dari karakter aku. Aku ingin meranin tokoh Monic dengan baik, artinya enggak terlalu berlebihan tapi juga enggak biasa aja," tegas Titi.  (kpl/buj/npy)


Lihat profil: Titi Sjuman, Ariel Peterpan
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Jum'at, 04 Juni 2010 19:02 |

Titi Sjuman, Cermat Menyiasati Waktu Dengan Keluarga

Kapanlagi.com - Menjalani profesi yang berkaitan dengan dunia hiburan tak jarang membuat seorang artis harus cermat menyiasati jadwalnya supaya bisa berbagi waktu dengan keluarga. Seorang Titi Sjuman yang menekuni dua bidang sekaligus, musik dan film, tentunya sadar akan hal tersebut. Kendati punya jadwal padat, Titi mengaku telah menyiasati jadwalnya untuk bisa membuat rumah tangganya tetap harmonis.

"Dari bayipun aku sudah ngasih pengertian ke anak aku. Sekarang usianya 4 tahun. Dia sudah ngerti. Aku terharu kalau anak aku sudah paham dan mengerti, bahkan sebelum berangkat dia bilang hati-hati untuk aku," ungkapnya kala ditemui di Gedung PPHUI, Jakarta, Rabu (02/06).

Untuk menjaga kedekatan batin dengan sang anak, Titi selalu mengajaknya jalan-jalan, memberi kado, chatting dan telepon.

Kehidupan rumah tangganya dengan Wong Aksan juga tetap harmonis walau keduanya sama-sama punya kesibukan tinggi. Rahasianya? "Teman-teman aku kebetulan teman-teman Aksan, jadi alhamdulillah itu bisa diatasi. Jangan sampe yang nggak-nggak," ujarnya. Sedang menikmati mengasuh Miyake Sakuntala, 4,5 tahun, Titi kini berencana menambah momongan.

"Aku sama Aksan walaupun sesibuk-sibuknya kita tetap usaha terus ya, he he he. Waktu menikah aku mau langsung punya, biar usianya nggak jauh sama saya. Nah kemaren aku menunda, tapi sekarang dah mau lagi," pungkasnya.   (kpl/dis/dka)


Lihat profil: Titi Sjuman, Wong Aksan
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 03 Juni 2010 23:46 |

Gemilang di Film, Titi Sjuman Lebih Sukai Musik

Kapanlagi.com - Selain memiliki kemampuan musik yang mumpuni, Titi Sjuman ternyata juga piawai dalam berakting. Terbukti, dalam film debutnya MEREKA BILANG SAYA MONYET, aktingnya diganjar Piala Citra untuk Pemeran Wanita Terbaik. Kini, akting gemilangnya akan bisa dinikmati kembali dalam film terbarunya, MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK.

Ditemui di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/6), Titi Sjuman berbagi cerita tentang keterlibatannya dalam film tersebut. "Terlibatnya melalui proses casting, mba Lola sudah cukup lama mengajak aku. Alasannya karena aku suka filmnya, suka background ceritanya, suka karakternya," ungkap istri dari drummer Wong Aksan ini.

Walau tampil gemilang dalam berakting, sejatinya Titi lebih senang menekuni dunia musik. "Saya sebenernya bukan pemain film, saya sebenernya lebih ke musik, kuliah saya juga musik," tuturnya.

Namun, ia mensyukuri tawaran yang terus datang kepadanya lantaran permainan aktingnya dalam film debutannya sungguh bagus. "Aku lebih senang jadi pemain musik. Kalaupun harus main, aku memilih-milih peran," imbuhnya.

Dalam bermusik maupun berakting, ternyata seorang Titi Sjuman adalah seseorang yang mandiri. Ia mengakui, sedari ia kecil, ia sudah terbiasa sendiri.

"Buktinya waktu di Hongkong aku sebulan di sana, suami cuma 5 hari aja," ujarnya. Terlepas dari itu, punya dua kemampuan, dalam musik dan akting, sangat disyukurinya sebab keduanya saling berhubungan. "Ide-ide musik langsung aku kirim ke suamiku yang membuat musik di film ini," pungkasnya.    (kpl/dis/dka)


Lihat profil: Titi Sjuman, Wong Aksan
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 03 Juni 2010 21:46 |

Tonton Film Miyabi, Titi Sjuman Tunggu Komentar Masyarakat

Kapanlagi.com - Meski sempat dicerca dan dilarang, akhirnya film yang dibintangi oleh Maria Ozawa atau lebih dikenal dengan Miyabi bisa juga beredar di tanah air. Rencananya sendiri film itu akan diputar serentak pada hari Kamis, 6 Mei besok. Ditanya soal hal itu, Titi Sjuman mengaku menunggu feed back dari masyarakat dulu.

"Itu film komedi ya? Kalau feed back dari orang-orang itu bagus, ya pengen sih nonton. Kalau filmnya oke, ya nonton saja, yang digagalinnya kan dia nggak boleh datang ke sini. Ya kalau filmnya nggak jorok ya nggak apa-apa. Kalau aku sih nggak masalah, itu kebebasan berekspresi dalam film, asal jangan ada unsur jorok aja. Jadi ya dilihat dulu saja filmnya sejauh mana, baru dikomentari," terang Titi saat ditemui di Barcode, Kemang, Jaksel, Rabu (04/05).

Koleksi Foto Film Menculik Miyabi:

Titi pun mengakui adanya nama Miyabi dalam sebuah film bisa mendongkrak film Indonesia itu. Namun, Titi sendiri belum terlalu yakin film Miyabi bakal booming atau tidak di tanah air.

"Kalau secara nama bisa mendongkrak ya dengan nama Miyabi itu. Miyabi itu main film jorok memang sudah kerjaan dia. Ya aku belum tahu filmnya bakal menyedot penonton atau tidak, baru mau nonton," tegasnya.

Meskipun begitu, Titi tak masalah jika kelak akan ditawari bermain dengan Miyabi. Soal image pun, Titi tak takut akan dicap jelek karena itu adalah sebuah profesionalisme.

"Ya kalau segala sesuatunya cocok ya mau aja, krunya pas, budgetnya pas, ceritanya cocok, waktunya juga, kenapa tidak. Nggak mempengaruhi image, itu kan profesionalisme. Kalau segalanya cocok ya mau aja main bareng Miyabi," tambahnya.     (kpl/ato/npy)


Lihat profil: Titi Sjuman, Maria Ozawa
Tag: Kontroversi Miyabi
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 05 Mei 2010 22:01 |



Lihat Arsip Berita Titi Sjuman

2011



Kota

Merk