Blog TOMMY SOEHARTO


Tata Bawa Batik ke Singapura

Senin, 02 Mei 2011 20:20 | 

Tommy Soeharto


Kapanlagi.com - Janda dari anak mantan presiden Indonesia, Tommy Soeharto, yaitu Tata turut serta dalam fashion show batik Danar Hadi sekaligus peluncuran buku The Glory Of Batik karya H Santosa Doellah. Tata pun begitu cinta dengan batik, namun ketika ditanya kenapa tidak membuat buku dengan batik, wanita cantik ini mengaku bukanlah ahli batik.

"Hehehe, saya bukan ahli batik," ucap Tata ditemui di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, beberapa waktu lalu.

Batik adalah salah satu budaya warisan leluhur yang patut dilestarikan. Hanya saja perempuan yang memiliki nama panjang Raden Ajeng Ardhia Pramesti Regita Cahyani Soerjosoebandoro ini mengaku tidak mahir corat-coret desain batik.

"Bukan (rancangan sendiri), ini karya Sapto. Enggak, enggak pernah. Belum pernah (desain batik sendiri)," ucapnya.

Selama ini ia pun mengaku jika memakai batik lebih memilih menggunakan karya dari desainer daripada menciptakan sendiri batiknya.

"Emang enggak pernah terpikir, selalu ke desainer aja. Mungkin tapi enggak pernah. Saya selalu ke desainer aja. Habis desainer juga kreatif dan enggak kalah dengan desainer luar negeri lho. Hanya mungkin marketingnya perlu dimasyarakatkan lagi kepada dunia luar," katanya.

Menyadari marketing batik perlu ditingkatkan, wanita ini pun membawa batik ke Singapura, di mana saat ini ia lebih banyak menghabiskan kegiatannya di negeri seberang tersebut.

Makanya akan dibawa ke Singapura? "Ya, tujuannya sih itu," katanya. Lebih banyak kegiatan di Singapura belakangan? "Ya, saya menyekolahkan anak-anak, Dharma dan Aya. Dharma SMP mau naik ke kelas 2, Aya mau naik ke kelas 6," tutupnya.   (kpl/dis/sjw)


Lihat profil: Tata, Tommy Soeharto
Diposting oleh: Editor |


Tata Kembali Melenggang di Catwalk

Jum'at, 29 April 2011 11:50 | 

Tommy Soeharto


Kapanlagi.com - Lama tak tampak kiprahnya di tanah air, janda Tommy Soeharto yang tak lain adalah Raden Ajeng Ardhia Pramesti Regita Cahyani Soerjosoebandoro atau yang akrab disapa Tata kembali melenggang di atas catwalk. Tata didaulat sebagai model dalam gelaran fashion show batik Danar Hadi sekaligus peluncuran buku The Glory Of Batik karya H Santosa Doellah. Senyuman senantiasa merekah dari wajah Tata kala menemui wartawan.

"Saya diminta Diana Santoso yang juga teman baik. Jadi saya dari Singapura kemarin. Saya ditelepon untuk terlibat jadi modelnya, saya mau. Selain itu karena batik, kita ikut melestarikan dan ini pula aset negara, saya bersedia datang," tutur Tata di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (28/4) malam.

Diakui wanita berdarah biru ini, dirinya menyukai berbagai motif batik tidak hanya yang modern, tapi juga yang klasik. Ia pun mengatakan tidak ada satu desainer yang paling diunggulkan karyanya karena baginya setiap karya desainer punya daya tarik sendiri. Dan untuk menunjukkan kecintaannya terhadap Indonesia, Tata berencana untuk mempromosikan batik langsung ke Singapura, tempatnya tinggal saat ini.

"Tiap daerah punya kekhasan sendiri-sendiri dan baik untuk dikembangkan. Bahkan rencananya saya ingin bawa ke Singapura atau kerja sama dengan KBRI sana, walau sebenarnya sudah ada yang mau seperti China Women Association yang mau kerja sama. Mengenalkan sekaligus melestarikan budaya yang sangat kaya dan khas Indonesia harus terus dikembangkan, pelihara, dan perjuangkan," kata ibu dari Dharma dan Aya ini.

Dalam kesempatan itu, Tata juga menjelaskan bahwa untuk batik klasik atau batik keraton memang wajib dilestarikan pada masyarakat. Apalagi setiap motifnya memiliki arti spesial. "Jadi penting untuk dimasyarakatkan lagi, apalagi dengan generasi muda. Misalnya Sidomukti, kan beda-beda, apalagi di acara perkawinan, jadi mesti terus dikenalkan," terangnya.  (kpl/dis/boo)


Lihat profil: Tata, Tommy Soeharto
Diposting oleh: Editor |


Edies Adelia: Target Nikah Udah Lewat 5 Tahun Lalu

Selasa, 18 Januari 2011 21:25 | 

Tommy Soeharto

 | Tag: Selebritis Pacaran

Kapanlagi.com - Manusia berusaha, namun Tuhan jualah yang berkuasa. Walau dirinya telah siap untuk menikah, namun apa daya Tuhan memiliki rencana yang lain untuk Edies Adelia. Hingga kini, dirinya terus berusaha untuk menemukan sang tambatan hati.

"Masih proses pencarian. Yang nyomblangin banyak juga, cuma memang belum waktunya. Pasti kan aku nyarinya untuk suami, teman aku yang nyomblangin hati-hati. Gak boleh sembarangan juga, karena saya juga nggak main-main," kata Edies saat ditemui di Panti Sosial Tresna Werdha, Bumi Mulya 4, Jl. Margaguna 1, Jakarta Selatan, Selasa (18/1).

Sementara, saat ditanya soal target menikah, Edies menjelaskan jika deadline untuk itu telah lama terlampaui.

"Wah, target sudah lewat 5 tahun yang lalu, tapi kan rasa cinta, rasa sayang, gak bisa dipaksakan. Gak bisa cuma gak mau dibilang perawan tua, terus kawin. Kalau bisa milih, saya maunya nikah dari usia 22 tahun. Dengan pria yang bagaimana gitu, dengan Tommy Soeharto," selorohnya sambil tertawa.

Lebih jauh, Edies berharap bahwa semuanya akan indah pada waktunya, seperti lagu yang didendangkan oleh Delon.

"Yang menurut Allah terbaik saja. Pengennya sih Brad Pitt, andai cinta bisa memilih. Aku punya harapan sama Allah, tapi Allah pasti tahu yang terbaik buat saya," pungkasnya bijak.   (kpl/gum/bun)


Lihat profil: Edies Adelia, Brad Pitt, Tommy Soeharto
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Tommy Soeharto

2011

WHAZZ UP!







Kota

Merk