Blog YUSUF MANSYUR


M. Azhari Nasution, Pemenang 'Dai Muda Pilihan ANTV'

Selasa, 07 Februari 2012 00:05 | 

Yusuf Mansyur

 | Tag: Prestasi Selebritis

Kapanlagi.com - Usai sudah tabligh Dai Muda Pilihan yang di tayangkan oleh stasiun TV ANTV bersama Mie sedaap. Dengan menyisakan tiga peserta Dai Muda Pilihan, yakni Nizam zulfikar, M. Azhari Nasution dan Mursyida Nurfadilah, akhirnya keluarlah satu pemenang yaitu M. Azhari Nasution mahasiswa asal Sumatera Barat.

"Saya bukan yang terbaik, tapi hari ini adalah hikmat yang diberikan Allah dan wajib disyukuri," ujar Azhari saat memberikan keterangan pers di depan wartawan di studio epicentrum ANTV, minggu (5/2).

Menurut Dr. Syafii Antonio, salah seorang juri Dai Muda Pilihan, sangat sulit menentukan siapa yang harus menjadi pemenangnya.

"Semuanya bagus. Dalam hal Penguasaan tentang Al-Quran, performance (kemampuan menyampaikan dakwah), memberikan data dan relevansi dengan kehidupan sehari-hari. Kami juga melihat apa saja yang mereka lakukan selama pembekalan setiap hari di kampus, dan akhlak selama di karantina," komentarnya kepada acara yang tidak mengandalkan SMS untuk penentuan pemenang itu.

"Kami tidak memakai SMS sebagai penentu kemenangan acara ini. Mungkin keputusan kami tidak 100 persen objektif. Pemenangnya adalah semua, hanya saja yang beruntung Azhari. Dan, ke depannya, bagaimana membuktikan apa yang mereka sampaikan dengan perbuatan sehari-hari yang dilakukan," tambahnya.

Menurut Hetty Purba, Direktur Programming ANTC, semua Dai Muda Pilihan akan dikolaborasikan dengan salah satu ustad yang cukup ternama.

"Akan mengkolaborasikan mereka dengan ustad Yusuf Mansyur. Dan memberikan fasilitas untuk berceramah di banyak tempat," katanya.   (kpl/gum/aia)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Diposting oleh: Editor |


TV Kurang Efektif, Yusuf Mansyur Bikin Dakwah Online

Minggu, 28 Agustus 2011 16:44 | 

Yusuf Mansyur

 | Tag: Ramadhan 2011

Kapanlagi.com - Merasa kebebasan berekspresi di televisi tidak bisa didapatkan secara total, Ustadz Yusuf Mansyur berusaha menggali lebih lagi apa yang ingin disampaikan melalui media yang berbeda.

Saat ini, Yusuf Mansyur sedang getol-getolnya memberikan kuliah di media online lewat www.kuliah-online.com. Sebuah tempat pembelajaran yang bisa diakses kapan saja melalui media internet.

"Insya Allah ini juga media dakwah yang menurut saya efektif, karena sekarang zamannya internet dan wifi, informasi bisa diakses dimana saja, dan kita akan bikin kuliah online yang melibatkan seluruh kota di Indonesia," ucap Sang Ustadz saat ditemui di Bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8).

Kampus online ini, menurut Yusuf Mansyur adalah untuk berbagai spirit dan pengalaman, keluarga sampai perusahaan untuk mengembangkan diri mencapai kesuksesan dengan tidak melupakan Allah SWT. "Bagaimana menjadi orang yang sebanyak-banyaknya punya manfaat, kita menawarkan solusi-solusi untuk bayar utang, punya anak, karier yang lebih bagus, usaha yang meningkat. Dan ini semua dikemas di website kuliah online. Ini bisa jadi media belajar yang tidak terbatas," imbuhnya.

Sebuah target pun disematkan untuk program yang tidak mementingkan nilai komersialnya ini. "Harga kuliah mulai 100ribu/modul. Tidak ada komersialiasi dalam kuliah ini. Namun, bagaimana sebuah ilmu bisa disampaikan tanpa batas. Ini sharing ilmu yang nantinya bisa bermanfaat," pungkasnya.   (kpl/ato/dka)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Diposting oleh: Editor |


Berhenti, Ustad Yusuf Mansyur Bahagia

Kamis, 04 Agustus 2011 19:23 | 

Yusuf Mansyur

 | Tag: Ramadhan 2011

Kapanlagi.com - Dengan berhentinya ustad Yusuf Mansyur dari penampilannya di media lantaran ingin memberikan kesempatan kepada para ustad muda. Baginya 10 tahun berdakwah di televisi di rasa cukup untuknya. Dia juga bersyukur dengan waktu luangnya yang banyak bisa menemani keluarganya.

"Alhamdulillah saya happy karena akhirnya bisa menemani ibu saya dan keluarga," ujarnya saat dijumpai di Tablig Akbar RCTI di Masjid Kubah Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/8).

Lebih lanjut ustad Yusuf mengungkapkan bahwa dia juga menemui banyak perubahan dalam dirinya dengan keputusan mundurnya ini.

"Saya jadi lebih sehat, karena mengubah pola hidup, ukuran perut jadi lebih kecil," paparnya.

Namun ustad Yusuf juga harus menghadapi resiko atas keputusannya ini. Pun begitu, baginya nilai tersebut tak sebanding dengan kebersamaan bersama keluarganya.

"Perubahan income memang berasa, terasa banget. Tapi lebih bisa dinikmati kebersamaan dengan ibu dan mertua saya," tukasnya.    (kpl/buj/faj)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Diposting oleh: Editor |


Ustad Yusuf Mansyur Beri Kesempatan Ustad Muda

Kamis, 04 Agustus 2011 18:18 | 

Yusuf Mansyur

 | Tag: Ramadhan 2011

Kapanlagi.com - Kabar mundurnya ustad Yusuf Mansyur dari kemunculan di media dibenarkan olehnya. Dia beralasan bahwa dia ingin meregenerasi dan memberi kesempatan para ustad muda lainnya.

"Iya benar, selama puasa ini saya nggak muncul di media selama puasa kan. Aslinya saya tutup semua job, kultum, rekaman, on air, alasannya supaya ustad lain bisa muncul. Kasih kesempatan buat yang muda, karena saya kan sudah 10 tahun," ujarnya.

Meski sudah mengundurkan dri, namun ustad Yusuf masih kebanjiran tawaran. namun dia tetap keukeuh untuk menolak tawaran tersebut.

"Sebenarnya tawaran (kerja) juga banyak, tapi saya selalu memberikan pengertian kepada teman-teman di televisi. Bahwa mohon maaf masih banyak yang lain," paparnya.

"Bukan sombong, kita orang pertama yang di tawarin. Saya cuma ambil satu iklan karena memang sudah lama prosesnya," imbuhnya saat dijumpai di acara Tablig Akbar RCTI di Masjid Kubah Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/8).

Sama halnya dengan iklan, di Ramadhan tahun ini, ustad Yusuf hanya memilih untuk tampil di satu acara saja.

"Enggak ada, cuma satu aja di RCTI malam ini, seharusnya live setiap sahur," tukasnya      (kpl/buj/faj)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Diposting oleh: Editor |


Sahrul Gunawan Lebih Memilih Bisnis Sosial

Jum'at, 01 Juli 2011 19:00 | 

Yusuf Mansyur

 | Tag: Bisnis Selebritis

Kapanlagi.com - Setelah sempat tenar di dekade tahun 90-an atas perannya dalam sinetron JIN DAN JUN, nama Sahrul Gunawan seakan tenggelam. Ternyata Sahrul lebih fokus dalam dunia bisnis sosial yang digelutinya.

Seperti yang terlihat di launching buku SOCIAL ENTERPRICE karya Ahmad Junaini dari Yayasan Dompet Dhuafa, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Sahrul terlihat antusias bercerita soal kesibukannya.

"Saya pernah buat SMK Pariwisata di daerah Ciawi. Tapi kegiatan itu tidak berjalan sesuai harapan saya ingin membantu orang tidak mampu. Akhirnya berjalan sebagai sekolah yang tidak gratis," beber Sahrul mengenai awal mulanya tertarik dalam kegiatan sosial.

Hingga pada tahun 2004, Sahrul mengenal Dompet Dhuafa (DD). Meskipun pada awalnya tidak memahami, akhirnya Ustad Yusuf Mansyur yang memperkenalkannya pada bisnis sosial yang berbasis islami, hingga Sahrul memiliki biro perjalanan dan umroh seperti sekarang.

"Latar belakangnya ya memang itu menjadi kebutuhan, saya perlu orang yang mengingatkan saya, saya bukan seorang aktifis dalam lembaga ini. Ya, sedikit kita berikan kontribusi, kadang manusia suka lupa. Makanya saya sisihkan waktu untuk ini," jelasnya mengenai alasannya hadir dalam bedah buku ini.

Sahrul juga membeberkan bahwa karena dia sudah memutuskan berkontribusi di lembaga sosial, dia harus memutuskan mundur dari Pilkada Wakil Walikota Bogor tahun 2008 silam.

"Sebenarnya lebih ke bisnisnya saja, seperti E-banking dah, enak banget dan report keuangannya juga transparan. Buat saya, sosial atau bisnis sama asyiknya. Pokoknya gak menganggu hak orang lain demi perkembangan bisnis kita, dibuat balance aja lah," pungkasnya senang.   (kpl/ato/aia)


Lihat profil: Sahrul Gunawan, Yusuf Mansyur
Diposting oleh: Editor |


Yusuf Mansyur Fokus Pada Penghafalan Al Quran

Rabu, 18 Mei 2011 20:05 | 

Yusuf Mansyur


Kapanlagi.com - Program Pembibitan Penghafal Al Quran (PPPA) yang dijalankan Ustadz Yusuf Mansyur sudah melahirkan ribuan penghafal Al Quran. Untuk kali kedua pimpinan Pondok Pesantren Darul Quran ini mengadakan acara Wisuda Indonesia Menghafal Al Quran.

Bertempat di Masjid Agung At Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Senin (16/5), ustadz memwisuda 7000 peserta.

"Alhamdulillah, semakin tahun semakin tambah jumlah pesertanya. Tahun ini yang mengikuti hampir 7000 orang, apalagi ditambah sama orang yang nganter," paparnya.

Sebagai seorang ustadz yang konsentrasi dengan penghafal Al Quran, Ustadz Yusuf Mansyur menginginkan semua pejabat negara bisa menghafal Al Quran.

"Persoalan bangsa kan persoalan akhlak, kita merindukan pemimpin dengan integrasi Al Quran. Dengan acara seperti ini insya Allah akan ada pejabat-pejabat yang semakin banyak hafal Alquran," harapnya.

"Tahun lalu 3.000, sekarang lebih 7.000. Saya bercita-cita semoga 30 atau 40 tahun kemudian gubernur, menteri, presiden, Pejabat bisa hafal Quran. Saya memimpikan itu. Masya Allah," pungkasnya.   (kpl/hen/bun)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Diposting oleh: Editor |


Ustad Yusuf Mansyur: Itu Hukum Karma Syahrini

Selasa, 17 Mei 2011 16:10 | 

Yusuf Mansyur

 | Tag: Artis Indonesia Bugil, Kontroversi Syahrini

Kapanlagi.com - Berawal dari iseng-iseng berakhir pada hujatan. Itulah yang dialami oleh penyanyi cantik Syahrini. Mendokumentasikan pose-pose nakalnya dengan adik dan beberapa temannya seperti Glenn Fredly dan Daniel Mananta di tempat hiburan malam, foto-fotonya beredar luas di dunia maya.

Da'i kondang yang juga pimpinan pondok pesantren Daarul Quran, ustad Yusuf Mansyur menilai, bahwa hukum karma itu ada dan mungkin itulah yang dialami Syahrini.

HEBOHNYA FOTO SYAHRINI! Kenapa?

"Akibatnya ya dia tanggung sendiri kalau ada orang lain yang membocorkan. Saya kira itu sudah hukum karma dia," ujar ustad Yusuf Mansyur di Masjid Agung At Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Senin (16/5).

Disengaja atau tidak foto-foto itu bisa beredar, ustad yang kental dengan logat Betawi ini menjelaskan kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi.

"Yaa mungkin aja sengaja, kan yang fotoin orang lain", tutupnya.      (kpl/hen/sjw)


Lihat profil: Yusuf Mansyur, Glenn Fredly, Syahrini, Daniel Mananta
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Yusuf Mansyur

2011

WHAZZ UP!







Kota

Merk