KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Peran serta Slank ini mendapat tanggapan dari Bambang Widjojanto, salah satu anggota Dewan Etik Indonesian Corruption Watch (ICW), Minggu (27/9) kemarin dalam sebuah wawancara di stasiun TV swasta.
Menurut Bambang dukungan Slank dengan lagu-lagu yang mereka nyanyikan sebagai bentuk lain aspirasi terhadap korupsi yang kian merajalela di negeri ini.
"Sikap dan perilaku Slank itu yang bergerak dalam sebuah sistem, di mana korupsi ada juga di dalamnya. Langkah mereka patut diacungi jempol," katanya.
Dilanjutkan bahwa langkah Slank yang mendukung upaya KPK memberantas korupsi merupakan kekuatan yang tak bisa dianggap enteng. Pasalnya band yang bermarkas di jalan Potlot, Pasar Minggu, itu memiliki massa yang tak sedikit.
"Kekuatan Slank hidup dari dari fans-fans dan masyarakat. Apalagi mereka berbasis dengan persoalan sosial. Bahkan mereka selalu menyuarakan aspirasi sehingga lebih dari sekedar orang yang diam saja melihat ulah koruptor. Mereka lebih progresif," jelas Bambang. (kpl/dis/boo)

"Kalau setahu saya sih tidak ada tanda-tanda seperti itu, karena mereka pun habis berbuka puasa di kafe," ungkap bassist Slank itu.
Ditanya soal posisi almarhum ketika kecelakaan terjadi, Ivanka menyebutkan jika sang pengemudi adalah seorang warga negara Amerika Serikat yang sepertinya memang kurang hafal daerah Dago Pakar.
"Si Andre di depan di samping Jonathan. Nah saya juga nggak tahu apakah mobil Taruna Biru itu remnya blong atau tidak, tapi soal mobil itu tidak siap untuk menikung saya nggak tahu," ujarnya.
Selanjutnya, Ivanka yang ditemui KapanLagi.com di TPU Jeruk Purut, Senin (31/8), menceritakan kejadian saat menjemput jenazah Andre di RS Hasan Sadikin, Bandung (31/8) dini hari.
"Emang gue yang jemput jenazahnya bareng Thomas (Thomas Ramdhan, bassist Gigi, red) dan sama teman gua satu ke RS Hasan Sadikin. Jenazah dari RS ketika kita datang udah beres dan siap diberangkatkan ke Jakarta, itu sekitar jam 1 dini hari," terangnya.
"Nah kita di sana bagi-bagi tugas, kebetulan ada Sandy Arifin (pengacara yang juga sepupu Andre, red), dia ngurusin jenazahnya Andre. Saya sendiri ngurusin jenazahnya Jonathan, dia itu warga Amerika dan dia yang mengendarai mobil Taruna warna biru tersebut. Jonathan di sini tidak ada keluarganya, jadi sekarang jenazahnya disemayamkan di Kedubes AS. Sementara Ido Zakaria katanya sempat koma, nggak lama sampai di RS terus meninggal, nah dia sudah ada keluarganya," tambahnya menuturkan kronologis penjemputan jenazah sepupunya itu. (kpl/hen/bar)

Ivanka yang juga pernah melalui jalan yang sama dengan almarhum juga mengakui, jika tingkat kerawanan daerah tersebut memang sangat mengkhawatirkan.
"Memang jalannya itu tanjakan banget dan tikungannya pun tikungan banget, dan memang ada satu tikungan yang benar-benar rawan. Itu tikungannya pas di turunan. Jadi kalau nggak hafal daerah situ memang berbahaya," ujarnya.
"Di sana nggak ada pembatas jalan sama sekali, jadi kalau dia nggak hafal daerah situ itu bisa langsung terjun ke jurang yang kedalamannya kurang lebih 300 meter lah," imbuhnya.
Ditemui saat mengantarkan jenazah almarhum ke peristirahatan terakhirnya, TPU Jeruk Purut, Senin (31/8), Ivanka juga menceritakan soal bagaimana kronologis kabar duka itu ia terima pada Minggu (30/8) kemarin.
"Jadi awalnya katanya Jonathan (pria asal AS yang mengemudikan mobil) yang koma, saya nyoba telpon ke dia ternyata polisi yang angkat. Dan akhirnya polisi menjelaskan kalau ke-3 penumpang mobil Taruna itu meninggal, jadi ya udah kita sampaikan ke keluarga, kalau memang tidak ada peluang lagi," pungkasnya. (kpl/hen/bar)

"Orang nggak sakit, nggak apa-apa, tiba-tiba langsung, ya gue kaget aja," ujar Kaka saat ditemui di rumah duka di daerah Cipete, Jaksel, Senin (31/08) siang tadi.
Kaka sendiri datang bersama dengan Bunda Ipet untuk melayat sepupu Ivanka itu. Senada dengan sang putra, Bunda Ipet pun merasa amat terkejut dengan kematian Andre.
"Bunda sih kaget mendengar kabar ini karena dia kan anak Potlot juga. Dari awal-awal ngeband dia nongkrongnya di Potlot. Ya mainnya sama Kaka, Bimbim, dan lainnya. Pokoknya anak itu pendiem dibandingkan sepupunya, Ivanka. Dan dia sudah Bunda anggap sebagai anak sendiri," kata Bunda Ipet.
Kaka menambahkan jika dia mendengar kabar meninggalnya Andre pada pukul 10 malam kemarin. Namun, karena kabarnya simpang siur, akhirnya Kaka mengonfirmasikan berita itu pada Ivanka dan Thomas Ramdhan (yang langsung mengurusi jenazah di RS Hasan Sadikin -red).
"Si Ivanka bilang memang udah meninggal dan dia dalam perjalanan menjemput jenazahnya," lanjut Kaka.
"Seperti kata Bunda, Chilling itu orangnya pendiam dibanding Ivan, sepupunya. Dia itu drummer, jadi dia lebih ekspresif di drum," pungkas Kaka. (kpl/hen/npy)

Teman-teman artis khususnya dari kalangan musisi juga tampak menunjukkan bela sungkawa mereka dengan mendatangi rumah duka di kawasan Cipete, Jaksel. Di antaranya tampak Aryo Wahab, Kaka Slank, Oppie Andaresta, Bens Leo, serta Ivanka Slank yang juga masih sepupu dari Andre.
"Ini kita telah kehilangan seorang musisi yang berbakat. Andre itu merupakan salah satu drummer yang paling banyak dipakai untuk recording di luar bandnya sendiri," ungkap Bens saat ditemui di rumah Andre, Senin (31/08) siang.
Dituturkan oleh Bens jika sosok Andre adalah orang yang asyik dalam kesehariannya. "Saya sempat kaget ketika mengucapkan bela sungkawa terhadap keluarganya. Ternyata, ibundanya, Mbak Neneng, merupakan sahabat saya juga," tambah Bens.
Bens Leo sendiri mengaku pertama kali mendapat kabar meninggalnya Andre dari SMS yang diterimanya. Karena tidak percaya, dia lalu browsing berita di internet.
"Dan ternyata beritanya sudah ada dan saya baru yakin. Karena saya harus klarifikasi terlebih dahulu karena sepengetahuan saya almarhum ini keberadaannya di mana-mana," pungkasnya. (kpl/hen/npy)

Untuk memperkecil peluang membajak karya-karya mereka, Kaka dkk membuat suatu sistem penjualan yang berbeda. Biasanya jika kebanyakan musisi menjual CD dan memberikan bonus, Slank justru sebaliknya. Mereka mengadakan promo dengan cara menjual T-Shirt, dan setiap orang yang membeli T-Shirt berhak mendapatkan album baru Slank bertajuk ANTHEM FOR THE BROKEN HEARTED.
"Cara penjualan ini merupakan salah satu bentuk kita untuk melawan pembajakan," ungkap Kaka saat disambangi di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (24/8), sambil menambahkan jika pembeli juga bisa mendapatkan VCD Slank World Tour 2008.
Dijelaskan Kaka, untuk album ANTHEM FOR THE BROKEN HEARTED dirilis dalam bahasa Inggris. Album ini dibuat sekitar satu tahun yang lalu, tepatnya bulan Juli sampai Agustus 2008, yang bertempat di Los Angeles, Amerika. Ada dua versi CD yang diluncurkan yakni berwarna merah untuk diedarkan di Amerika, sedangkan warna biru untuk kawasan Indonesia.
"Tidak ada arti lain, hanya untuk membedakan saja. Nantinya di negara-negara lain kemungkinan juga akan memakai warna beda," terang Bimbim. (kpl/hen/boo)

"Kita telah banyak dapat penghargaan. Memang kita akui penghargaan kita banyak di luar musik, karena dari awal kita sudah komit ngambil 4 unsur selain cinta, lingkungan hidup, anak muda dan feodalisme," ungkap Bimbim yang memiliki nama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi itu.
Ditemui KapanLagi.com di Perpustakaan Nasional, Jl. Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (11/8), Bimbim yang datang bersama Kaka, Ridho, Ivanka, serta Abdee kemudian menjelaskan bahwa musik dan karya mereka memang tak pernah jauh dari kritik sosial dan situasi politik Indonesia.
"Kita memang tak hanya bermain di musik saja. Buktinya kita rekaman selalu 8 jam, dan 5 jamnya ngobrol serius sisanya baru rekaman, tapi kita sekarang fokus di korupsi yang kita tuangkan dalam lagu-lagu," ujar Kaka menambahkan.
Sementara itu, Bimbim kemudian menuturkan, jika penghargaan bergengsi tersebut tak akan pernah memberikan beban untuk Slank.
"Kita sih nggak merasa beban ya, soalnya kita memang bekerja di bidangnya masing-masing," tandas drummer berusia 41 tahun itu. (kpl/mai/bar)