KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Namun niat tersebut sampai kini masih terus digodok. Menurutnya keinginan itu sebenarnya sudah lama tapi masih menunggu waktu yang tepat untuk merealisasikan.
"Saya pengen sekali jadi Wali. Maksudnya mau buat film tentang Wali (Wali Songo, red). Film seperti itu saya rasa baik untuk jadi pesan buat generasi sekarang dengan tetap mengedepankan prinsip sederhana," katanya baru-baru ini di Jakarta.
Dilanjutkan Uje, selain inti film memperkenalkan tentang perkembangan Islam di tanah air, pula menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Namun karena belum terkumpulnya dana maka film rencana bakal diproduksi tahun 2010.
"Ya, insya Allah tahun depan. Tapi tergantung ada yang kasih rezeki. Kalau memang ada bisa langsung dibuat filmnya," jelasnya. (kpl/dis/boo)

"Di film ini saya kebagian lagi sebagai ustad. Alhamdulillah. Saya tak jenuh dengan peran ini. Ini kan peran yang mulia, ini peran dakwah. Jadi peran yang menyampaikan kebaikan," ungkapnya di FX Plaza, Jakarta, belum lama berselang.
Kepada KapanLagi.com, Uje juga menuturkan bahwa esensi film itu sebenarnya harus mengandung isi yang jelas dan baik sehingga masyarakat yang melihatnya akan ingat terus.
"Ada isinya dan pesannya yang baik serta berkualitas. Itu film yang bagus. Kalau begini terus saya melihat film Indonesia bisa lebih lagi dari saat ini. Karena ini penting untuk generasi sekarang," sambung pria yang pula pernah berteater.
Selain film EMAK INGIN NAIK HAJI, sebuah tawaran lagi ternyata sudah diterima Uje. Kali ini dia bekerja sama dengan Opick.
"Saya juga ditawarin jadi ustad oleh Mas Opick, di filmnya DI BAWAH LANGIT. Mudah-mudahan berjalan lancar. Doakan ya," imbuhnya. (kpl/dis/boo)

"Saya banyak memiliki teman ustad. Kebetulan, saya berbicara dengan ustad Jeffry Al Buchori bagaimana mencari jodoh. Dia menyarankan agar mengenakan jilbab. Semoga dengan menggunakan jilbab, doa saya mendapatkan jodoh cepat terkabul," harap Henidar sambil tersenyum.
Pengenaan jilbab diakui sejak bulan puasa lalu. Kala itu banyak yang menanyakan mengapa ia menggunakan penutup kepala. Dengan diplomatis Henidar menjawab lantaran bulan puasa. Tak ketinggalan dia meminta doa kepada yang menanyakan agar pemakaian jilbab terus berlanjut walau tak sedikit godaan.
"Ini betul-betul membutuhkan kekuatan hati karena ini ujian. Saya terpaksa menolak tiga sampai empat sinetron stripping serta tiga judul film. Bahkan ada yang sudah satu episode saya ikuti belum pakai jilbab, tapi pada syuting berikutnya saya sudah kenakan dan nggak mau saya lepas. Ternyata syuting pun tak berkelanjutan. Pokoknya harus benar-benar ikhlas," lanjutnya.
Apakah termasuk pilih-pilih peran? Ditanya begini Henidar kembali tersenyum. "Saya akan tetap bersinetron atau main film dengan berjilbab. Soal peran, antagonis saya tetap perankan asalkan masih pakai jilbab, kenapa nggak?" urainya. (kpl/dis/boo)

Acara yang akan disiarkan secara langsung dari The Jungle, Bogor Nirwana Residence Sabtu, (29/8) pukul 22.00 WIB itu akan dipandu oleh dipandu oleh Omesh bersama Tika Putri.
Program dengan durasi 90 menit ini menggunakan konsep outdoor dan lesehan sehingga menumbuhkan kedekatan antara program Musik Spesial Ramadhan dengan para pengunjung.
Materi tausyiah yang dibahas mengenai pentingnya mengingat Allah, dalam suka maupun duka, serta selalu bersyukur atas waktu. Sementara pada materi kedua, akan mengangkat tentang menjaga hubungan dengan sesama manusia dan meneladani Nabi Muhammad SAW.
Dengan format akustik, Musik Spesial Ramadhan ini akan dibuka dengan lagu Jangan Sakiti dari The Titans, dan langsung disambung dengan intro Cinta Ini Membunuhku yang akan dibawakan oleh d Masiv. The Titans juga akan melantunkan lagu TanpaMU, Dapatkah Waktu, dan Bila.
Sedangkan Merindukanmu, Mohon Ampuni Aku, Jangan Menyerah, dan Diam Tanpa Kata akan dibawakan oleh d Masiv.
Lagu religius sepanjang masa yang dipopulerkan oleh Bimbo yaitu Tuhan akan dibawakan secara duet oleh The Titans dan d Masiv. Sedangkan lagu bernuansa Islami lainnya seperti Panggilan Jiwa dan Ampunilah Kami, Ya Allah akan disenandungkan oleh The Secret. (kpl/prl/dar)

Selama 120 menit, OPERA SABUN akan hadir di layar kaca sebagai program pengantar sahur yang akan menampilkan sketsa-sketsa komedi dengan mengangkat cerita-cerita rakyat.
"OPERA SAHUR ini akan ditayangkan setiap hari dan disiarkan secara langsung (live) dari studio 9 Trans7 dan dimeriahkan dengan penampilan pemain tetap OPERA VAN JAWA yaitu Parto, Sule, Aziz 'Gagap', Rina 'Sinden', Nunung, dan Andre Taulani, yang akan ditayangkan setiap hari pukul 02.30 WIB," kata Anita Wulandari, Marketing Public Relations Departement Head Trans7, belum lama ini.
Selain itu, akan ada penampilan akustik dari bintang tamu atau band-band yang tengah naik daun, kuis interaktif dengan pemirsa, serta tausyiah Ramadhan oleh ustadz yang juga akan turut bermain di dalam salah satu sketsa komedi.
Anita menambahkan, RISALAH UNYIL merupakan episode spesial Unyil di bulan Ramadhan. Pada setiap episodenya, selama 30 menit, Unyil dan Uje (tokoh boneka) akan berkeliling Nusantara untuk menceritakan pengalaman-pengalaman menarik tentang jajanan suatu daerah, wisata religi, sejarah ringan sampai adat istiadat setiap daerah selama bulan Ramadhan. "Pengisi suara tokoh boneka Uje akan dilakukan langsung oleh Ustadz Jeffry Al Buchori dengan suaranya yang khas dan ceria," terangnya.
Ustadz Jeffry atau yang biasa dipanggil dengan Uje, akan muncul di akhir tayangan bersama Unyil untuk memberikan konklusi mengenai hikmah yang dapat diambil dari episode tersebut dan menyampaikan kajian-kajian Islami dengan bahasa yang ringan dan sederhana. Program ini tayang setiap hari pukul 17.00 WIB.
Sementara itu WARA-WIRI RAMADHAN akan tampil dalam format baru selama bulan Ramadhan 2009 ini. Dengan format sketsa komedi, Komeng, Adul, dan Sasa 'Bule' akan hadir selama 30 menit, setiap hari pukul 21.30 WIB. Sketsa WARA-WIRI RAMADHAN ini akan mengangkat cerita–cerita pendek mengenai kehidupan maupun kejadian yang sering kita jumpai sehari-hari.
"Di dalam program ini akan ada penampilan dari Ustadz Subkhi Al Bughury yang akan menceritakan kisah-kisah nabi, memberikan nasihat-nasihat sesuai dengan Al-Quran dan hadist serta meluruskan masalah yang sedang mereka hadapi," paparnya. Program ini sarat dengan pesan dan dakwah dengan bahasa yang ringan dan jenaka ala Komeng dan Adul. (kpl/ant/boo)

"Terakhir dia minta keringanan dari uang tunjangan yang dia kirim," demikian tegas Okie dalam konferensi pers di kantor pengacara Januar A. Saputera & partner, Jl. Boulevard No. 9 Pondok Artis, Graha Indah, Kedung Halang, Bogor, Kamis (30/7) sore.
Okie melaporkan mantan suaminya ke polisi, setelah melakukan pemukulan terhadap dirinya pada Rabu (29/7) di tempat tinggalnya. Namun pemukulan itu pun dibantah oleh Pasha, dianggap sebagai fitnah dan siap bertemu di pengadilan.
Okie sendiri mengaku tidak akan mencabut laporannya, dan siap membuktikan tindakan kekerasan yang sebelumnya juga pernah dilakukan Pasha. Bahkan mediasi yang ditawarkan Ustad Jeffry Al Buchori, yang tidak lain adalah paman Pasha pun tidak disambutnya.
Namun secara pribadi, Okie akan mempertimbangkan untuk memaafkan Pasha, jika bersedia mengubah sikap temperamennya melalui sebuah surat kesepakatan. Karena selama ini, vokalis Ungu kerap bertindak ringan tangan dan tidak pernah merasa bersalah.
"Kalau mau temperamennya bisa diubah dan mau tanda tangan hitam di atas putih aku akan coba pertimbangkan," tegas Okie didampingi pengacaranya.
Sementara menanggapi Pasha yang mengaku tidak melakukan pemukulan, Okie pun siap membuktikan dengan sebuah visum. "Aku juga ada hasil visumnya, aku bukan orang gila yang mukulin diri sendiri," pungkas Okie. (kpl/buj/dar)

"Untuk cabut laporan nggak, aku butuh keadilan dan kebenaran," tegasnya.
Okie dalam konferensi pers di kantor pengacaranya, Januar A. Saputera & partner, Jl. Boulevard No. 9 Pondok Artis, Graha Indah, Kedung Halang, Bogor, Kamis (30/7) itu, mengaku tidak menginginkan Pasha masuk penjara. Dirinya ingin Pasha menyadari kalau tindakannya itu salah dan melanggar hukum.
"Aku nggak mau dia masuk penjara, aku mau dia nyadarin kalau dia itu salah, di sini aku hanya mencari hak aku sebagai manusia. Nggak mau dikasarin, aku nggak ada tujuan ke sana (penjara, red) anak-anak kan hidup dari dia, aku mau dia nyadari bahwa itu nggak bener," ungkapnya sambil berusaha menahan isakan.
Okie juga mengakui adanya mediasi yang dilakukan Ustad Jeffry Al Buchori, namun dirinya lebih berhak membuat keputusan. Dirinya yakin langkah yang dilakukan itu benar, seperti juga pernah diungkapkan Uje.
"Uje sempat minta aku cabut laporan, tapi nggak lah, tapi dia bilang kalau nampar istri itu nggak wajar di hadist dan Al Quran juga nggak ada," ungkapnya menirukan. (kpl/buj/dar)