< >

ARTIKEL JOJON


'MAU DONK AH', Kembalinya Duet Komeng dan Jojon

KapanLagi.com - Pemain: Komeng, Jojon, Julia Perez, Damien Perez, Andi Soraya, Cut Memey, Happy Salma.

Raden Mas Panji (Komeng) adalah seorang tokoh politik yang cukup disegani, hal ini karena ia selalu berusaha memperjuangkan aspirasi rakyat. Semua orang mendukungnya, termasuk sekretarisnya (Happy Salma) dan Jupe (Julia Perez) yang mengaguminya meski ia sudah punya gebetan (Damien Perez). Suatu hari, terjadi insiden di rumah Panji, rumahnya disantroni perampok. Kejadian ini mempertemukan Panji dengan Jojon (Jojon).

Di kalangan kepolisian, Jojon terkenal dengan sikapnya yang anti suap. Sikap lurus Jojon ini diam-diam mengundang rasa tidak senang teman-temannya yang lain. Namun justru sikapnya ini yang mengundang simpati dari Lia (Andi Soraya), salah satu rekan kerjanya.

Seperti film-film produksi KK Dheeraj sebelumnya, yang selalu memasang banyak artis-artis yang cukup terkenal, begitu pula dengan MAU DONK AH. Cukup banyak deretan artis ternama di sini, mulai Komeng, Jojon, Julia Perez, Andi Soraya hingga Damien Perez juga tampil di sini.

Lewat MAU DONK AH, Dheeraj sebetulnya ingin menyuguhkan tontonan komedi namun terdapat pesan moral di dalamnya. Oleh karenanya ia menggandeng Yan Widjaya sebagai penulis skenario. Sayangnya, Dheeraj sepertinya menggunakan sutradara yang kurang mumpuni, sehingga skenario yang sebetulnya bisa menghasilkan film yang cukup bagus, terlihat kurang greget.

Namun, usaha ini patut dihargai. Pasalnya duet Komeng dan Jojon cukup bisa menghidupkan suasana. Komeng yang dipasang sebagai pemeran utama adalah hal cukup tepat, mengingat ia selalu bisa berimprovisasi dengan baik dan sudah ada chemistry dengan lawan mainnya sehingga dapat menutupi kekurangan film ini dan cukup mampu memberikan hiburan bagi penonton. (kpl/riz)


Lihat profil: Komeng, Jojon, Happy Salma, Julia Perez, Damien Perez, Andi Soraya
Diposting oleh: Editor | Rabu, 05-08-2009 |

'DOA YANG MENGANCAM', Penderitaan Tiada Henti Si Kuli Angkut

KapanLagi.com - Pemain: Aming, Titi Kamal, Ramzi, Dedi Sutomo, Nani Wijaya, Jojon, Zaskia Adya Mecca, Cici Tegal, Cahya Kamila

Usai menyutradarai film yang sukses besar, AYAT-AYAT CINTA, Hanung Bramantyo pernah berujar untuk berhenti dari dunia film. Karena dalam pembuatan film AYAT-AYAT CINTA, Hanung mengaku telah mengerahkan segala kemampuannya. Namun beberapa bulan kemudian, Hanung menjilat ludahnya sendiri dan merilis film baru berjudul DOA YANG MENGANCAM.

Film ini dibintangi oleh pemain Extravaganza, Aming. Karena dibintangi oleh pelawak, film ini pun bergenre komedi, tapi dengan sentuhan religi. Dalam film ini, Aming berperan sebagai Madrim, kuli angkut yang merasa nasibnya paling malang di dunia. Kemiskinan yang menjeratnya, membuat sang istri Leha (Titi Kamal) pergi meninggalkannya. Penderitaannya belum berakhir karena Madrim diusir dari kontrakan karena tak mampu membayar.

Seorang kawannya, Kadir, penjaga mushola menyarankan agar Madrim rajin sholat. Meski telah menuruti saran Kadir, nasib Madrim tak kunjung berubah. Diilhami oleh sebuah peristiwa perampokan, Madrim berdoa dengan mengancam Tuhan jika dalam tiga hari doanya tak terkabul, dia akan berpaling pada setan.

Pada hari ketiga, Madrim jatuh pingsan setelah disambar petir. Ia pun ditolong penduduk desa. Setelah sadar, Madrim tiba-tiba dapat mengetahui keberadaan seseorang hanya dengan melihat fotonya.

Kemampuan baru Madrim dimanfaatkan polisi untuk melacak keberadaan buronan mereka. Atas petunjuk Madrim, puluhan buronan tertangkap. Dalam waktu singkat, Madrim dilimpahi kekayaan.

Saat 'kemampuan melihat' yang dimilikinya mulai merampas kebahagiaan hidupnya, Madrim lagi-lagi mengancam Tuhan agar mencabut 'kelebihan' yang diberikan padanya. Kadir menduga bahwa kemampuan itu adalah pemberian setan, bukan Tuhan. Madrim pun menggugat setan.

Madrim lagi-lagi koma. Kemampuannya tak hilang, justru bertambah. Kini, Madrim juga bisa melihat gambaran masa depan. Kekayaan Madrim meningkat pesat dalam waktu singkat. Kekayaan melimpah tak juga membuat Madrim bahagia. Kebahagiaan yang didambanya tak kunjung diraih.

Apa yang sebenarnya bisa membuat Madrim bahagia?

Film berdurasi 115 menit yang diangkat dari cerpen karangan Jujur Prananto dan termasuk dalam Buku Kumpulan Cerpen Terbaik Kompas 2002 ini berisi kisah satir dengan sentuhan komedi dan religi. Penasaran dengan film serius perdana Aming? Film ini mulai hadir di bioskop mulai 9 Oktober 2008. (kpl/lin)


Lihat profil: Aming, Titi Kamal, Ramzi, Dedi Sutomo, Nani Wijaya, Jojon
Diposting oleh: Editor | Selasa, 07-10-2008 |

«1»