KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
KapanLagi.com - Menyambut hari bumi pada 22 April kemarin, kita patut merenungkan kembali apa saja yang telah kita lakukan untuk tempat kita tinggal di planet ini. Kemajuan dan kemudahan yang kita dapat dalam kehidupan modern, nampaknya harus dibayar sangat mahal, dengan merusak tempat kita tinggal dan hidup selama ini, bumi kita. Sebenarnya banyak hal yang dapat dilakukan sebagai penduduk bumi untuk setidaknya memperbaiki kerusakan itu. Lihat saja para selebriti kita yang memberikan contoh dengan membangun kesadaran dan mencintai lingkungan serta beramal.
Aktor kondang ini ikut membantu membangun kembali wilayah yang tertimpa bencana badai Katrina di New Orleans dengan menyumbangkan uang pribadi US$5 juta pada organisasi amal Make It Right. Dengan membangun rumah-rumah yang ramah lingkungan diharapkan dapat membantu mengurangi efek badai. Dengan biaya US$ 150.000, sebuah keluarga dapat memiliki sebuah rumah baru. Rumah-rumah ini bukan hanya ramah lingkungan dan beratap tahan badai, tapi juga akan mengapung.
Aktor ganteng ini sudah tidak asing lagi dengan segala yang mendukung lingkungan hidup. Dia pernah merilis film dokumenter 11TH HOUR. Di film ini DiCaprio terlihat sebagai co-producer, penulis naskah dan juga narator. Film ini mengisahkan tentang perbuatan manusia yang merusak lingkungan. Dia juga bekerja sama dengan Discovery Networks' Planet Green untuk memproduksi Eco-Town, 13 seri dokumenter tentang pembangunan kota Kansas yang dilanda tornado, dan menjadikannya kota ramah lingkungan. Leo juga memesan apartemen mewah ramah lingkungan yang di bangun di New York.
Adrian Grenier
Bintang ganteng ini memang pendukung usaha penyelamatan lingkungan. Dia membuat film ALTER ECO di acara Planet Green! - film ini menunjukkan tentang mudahnya membuat perubahan yang lebih ramah lingkungan, di film ini diberikan tips-tips mudah yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan. Dia juga jadi host acara Charity: Water Ball, yang bertujuan menggalang dana untuk menyelamatkan air bagi orang-orang di negara berkembang.
Kalau soal membantu binatang, bintang CLIELESS ini memang salah satu pendukungnya. Silverstone sudah jadi anggota PETA tetap. Bintang seksi ini bukan hanya menganut vegetarian dia juga aktif dalam kampanye penyelamatan kambing dan sapi yang digalang PETA lewat Save the Sheep and Cows Are Cool. Silverstone juga tinggal di rumah ramah lingkungan.
Penyanyi ini gabung dengan Reverb. sebuah organisasi penyelamat lingkungan yang membantu agar tur musim panasnya benar-benar ramah lingkungan. Dia juga menyumbangkan keuntungan dari konsernya pada organisasi amal yang didirikannya Back to You, sebuah program yang membantu mengumpulkan dana untuk, bank makanan, penampungan gelandangan dan banyak yang lainnya.
Aktor satu ini aktif dalam organisasi Global Cool,. Sebuah organisasi amal yang berupaya mendapatkan 1 milyar orang untuk mengurangi carbon footprint untuk 10 tahun mendatang. Jika ingin belajar soal C02, Josh-lah ahlinya.
Saat menginjak usia 18 tahun, bintang ini menghindari pesta semalam suntuk untuk merayakannya. Malahan dia melewatkan waktunya di siang hari ikut berkampanye agar kaum muda menggunakan haknya untuk memilih. Lalu dalam sebuah acara TV pada Oktober tahun lalu, aktris ini menangis saat menyaksikan kegagalan penyelematan lumba-lumba di Jepang. Bintang HERO ini memang memiliki kredibilitas sebagai pecinta lingkungan.
Natalie Portman
Aktris ini ikut-ikutan para selebriti lain yang mendesain busana, tapi bedanya dia memilih cara yang ramah lingkungan. Portman merancang sepatunya sendiri, yang semua bahannya tanpa kulit binatang. Aktris ini juga membuat film dokumenter berjudul Saving a Species: Gorillas on the Brink yang mengisahkan tentang gorila di pegunungan Afrika.
Tobey Maguire
Bintang SPIDER-MAN ini sudah menjalani jadi vegetarian selama 14 tahun, Dan dia melarang semua produk kulit ada di rumahnya. Kalau ada tamu yang mengenakan bahan dari kulit, aktor ini memintanya meninggalkan di luar pintu rumahnya.
Amanda Bynes
Bintang HAIRSPRAY ini memberikan kredit pada kedua orang tuanya sebagai orang yang telah membuatnya melakukan kegiatan amal. Sejak kecil Bynes selalu diajarkan memberi makan pada gelandangan. Sekarang di usia 21 tahun aktris ini aktif dalam acara penggalangan dana pembangunan taman dan melakukan apapun yang bisa dilakukannya untuk membantu penghijauan.
Hilary Duff
Bintang muda ini jarang sekali berulah seperti rekan-rekan sebayanya. Dia dikenal dengan sikapnya yang bersahaja. Aktris/penyanyi ini telah ikut menyumbang untuk korban badai Katrina. Dia juga diangkat jadi duta Return to Freedom, sebuah cagar alam untuk kuda-kuda liar. Bintang yang super sukses ini juga aktif sebagai pendukung USA Harvest, kelompok yang mengumpulkan sumbangan makanan dari restoran-restoran dan pedagang untuk dikirimkan ke misi dan Soup kitchen (tempat memberi makan orang tak mampu) serta orang-orang yang membutuhkan.
Jay Z dan Beyonce
Jay Z mendirikan organisasi Water for Life yang didukung PBB. Organisasi ini menyediakan kebutuhan air H20 bersih bagi orang-orang di seluruh dunia. Sedang istrinya, Beyonce, ikut berpartisipasi dalam organisasi Second Harvest, jaringan bank makanan.
Zac Efron
Bintang HIGH SCHOOL MUSICAL ini menghadiri Teen Choice Awards dengan mengendarai limo ramah lingkungan. Dia juga terlihat mengenakan kaos OmniPeace yang keuntungannya disumbangkan untuk mengakhiri kemiskinan di Afrika.
Miley Cyrus
Menunjukkan kekuatannya sebagai wanita sejati dengan melakukan kebiasaan bagus, jadi vegetarian. (kpl/erl)

KapanLagi.com - Pemain: Josh Hartnett, Melissa George, Danny Huston, Mark Boone, Jr
Film yang bercerita tentang manusia dan vampir ini mengambil setting di kota Barrow di negara bagian paling utara Amerika yaitu Alaska. Setiap kali memasuki musim dingin, Barrow adalah wilayah yang terputus dari peradaban. Selama 30 hari, distrik paling utara di Alaska itu menjalani 'rutinitas' rutin, yaitu terisolasi dari negeri induk mereka, Amerika Serikat, akibat badai salju yang merintangi jalur transportasi dan komunikasi.
Tak hanya badai salju, kota ini juga akan mengalami kegelapan panjang selama 30 hari. Hal ini memungkinkan terjadi karena perputaran poros bumi mengalami pergeseran sekian derajat setiap tahunnya sehingga mengakibatkan beberapa bagian utara bumi tidak mendapatkan sinar matahari.
Setelah berabad-abad tinggal dalam kegelapan, setiap pagi bersembunyi agar tidak musnah oleh sinar matahari, vampir merasa menemukan tempat baru di mana mereka bisa melanjutkan hidup abadinya tanpa merasa kelaparan. Segelintir kaum terkutuk yang tersisa dan masih bertahan di bumi ini juga tak perlu lagi bersembunyi meski pagi menjelang.
Menjelang kegelapan datang, terjadi kematian misterius anjing-anjing peliharaan dan rusaknya sebuah helikopter. Tak hanya itu, petugas penjaga gardu listrik tewas dengan kepala terpenggal dan pasokan listrik dan komunikasi terputus.
Sebelumnya, sheriff Eben Oleson (Josh Hartnett) menemukan beberapa ponsel milik penduduk yang hilang ditemukan telah berubah bentuk menjadi arang. Kecurigaan jatuh ke seorang pendatang yang tidak diketahui namanya (Ben Foster), setelah ia melakukan sebuah insiden di kafetaria setempat.
Ketiadaan sinar matahari dan listrik menjadi keuntungan para vampir untuk menguasai kota. Sang sheriff pun menentukan status berbahaya bagi Burrow. Dia meminta penduduk untuk tidak meninggalkan rumah dan berjaga-jaga dengan senjata mereka.
Namun semua sia-sia, para vampir pun dengan mudah menebar teror di kota ini tanpa ada kesempatan bagi penduduk untuk menyelamatkan diri atau meminta bantuan dari luar. Dalam sebuah serbuan kilat, vampir-vampir itu membantai seluruh penduduk kota tanpa pandang bulu. Dari anak kecil hingga lanjut usia.
Makhluk berkuku panjang itu menggigit, menghisap darah, bahkan sebelumnya menyiksa para korbannya. Mereka juga sengaja tidak menjadikan penduduk kota menjadi seperti mereka, karena mereka menganggap manusia hanya sebagai santapannya saja. Dengan kejam, mereka membantai manusia, Barrow pun menjelma kota mati dengan mayat bergelimpangan, hingga tersisa hanya beberapa saja.
Di antara yang tersisa ini, terdapat Eben Oleson, Stella Oleson (Melissa George), Jake Oleson (adik Eben), dan para kawan-kawannya. Mereka harus bertahan hidup selama 30 hari hingga badai salju lewat dan cahaya matahari kembali menyinari.
Sebuah duel tak seimbang terjadi antara Eben dan pimpinan vampir, Marlow (Danny Huston) pada malam terakhir. Mampuhkah Eben menyelamatkan kawan-kawanya dari serangan vampir? Bagaimana nasib Eben?
Film yang diadapatasi dari sebuah novel grafis (komik) berjudul sama karya penulis Steve Niles dan digambar oleh Ben Templesmith yang diterbitkan oleh IDW Comics pada tahun 2002 ini disutradarai oleh David Slade yang sebelumnya dikenal sebagai sutradara video klip.
30 DAYS OF NIGHT adalah pentas kekejian para vampir, begitu dingin dan kejam. Bagi penyuka film dengan cipratan darah, kepala terpenggal, dan kekejaman tiada tara, film ini sangat sesuai. Apalagi efek blood and gore yang dibuat benar-benar bagus sehingga menimbulkan rasa jijik dan ingin muntah. Sayangnya ada beberapa pertanyaan mendasar yang tidak terjelaskan, seperti sebenarnya siapa vampir-vampir ini? Dari mana mereka berasal?
Jadi buat yang tidak suka darah, lebih baik menonton film yang lain. Bagi yang suka darah, jangan mengajak anak di bawah umur. (kpl/rep/lin)