KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Gaston cinta sepak bola. Apalagi dengan sepak bola Indonesia, Gaston cinta sekali. Gaston dan Jupe ingin berikan yang terbaik buat sepak bola Indonesia. Bisa nyumbang sesuatu buat sepak bola kita," ungkap Jupe usai launching sekolah bola miliknya di Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/11) lalu.
Obsesi Jupe semakin tinggi saat mengetahui Indonesia telah mendaftarkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 mendatang. Perempuan pemilik nama Yuli Rahmawati ini terpanggil untuk menyiapkan bintang-bintang Indonesia di Piala Dunia 2022.
"Apalagi Indonesia mendaftar untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Ini kesempatan bagus, Jupe bisa melahirkan pemain bola berbakat, untuk bisa jadi profesional. Jadi bintang Piala Dunia 2022," terangnya menambahkan.
"Harapan Jupe bisnis ini bisa lancar, baru bicarakan pacaran dan nikah," pungkasnya. (kpl/wwn/dar)

"Dalam kehidupan pasti ada tugas masing-masing, pasti ada dampak atau reaksi. Saya yakin nanti bangsa Indonesia akan membuktikan apa yang saya ucapkan saat ini. Anggapan miring itu bukan masalah bagi saya, itu sudah biasa. Namun yang pasti saya bukan penganut seks bebas tapi penganut seks sehat," terang Julia Perez di acara preskon Pekan Kondom Nasional 2009 di FX Plaza, Jakarta Selatan, Kamis (12/11).
Julia Perez saat ini menjadi duta kondom sekaligus brand ambassador sebuah produk kondom. Kepercayaan itu membawa beban untuk memberikan pendidikan yang sehat terhadap alat reproduksi, sekaligus pencegahan terhadap virus HIV/AIDS. Jupe, demikian biasa dipanggil, mengajak masyarakat untuk menggunakan alat kontrasepsi berbahan latex itu sebagai pencegahan.
Dengan label duta kondom, Jupe sendiri sebenarnya tidak merasa terbebani, justru semakin tertantang untuk berperan, sesuai tugas yang diberikan.
"Sebagai duta kondom saya nggak ada beban, yang jadi beban itu bagian bawah dari tubuh saya, apalagi yang 38 B ini," ungkap Jupe dengan guyonan khasnya. "Kalau tanggung jawab moral ada pastinya, tapi aku semakin tertantang untuk maju kalau aku senang," tambahnya menegaskan. (kpl/ato/dar)

"Emang nggak ada yang namanya bekas papa, namun kalau dulu ayah ninggalin, berarti papa yang memutuskan hubungan dengan kita. Sampai sekarang saya nggak pernah bilang kalau dia itu bekas papa saya," akunya saat ditemui di acara preskon Pekan Kondom Nasional 2009 di FX Plaza, Jakarta Selatan, Kamis (12/11) lalu.
Seperti banyak diberitakan, Jupe telah melaporkan ayahnya, Angkasa Jaya, karena diduga telah mengancam ibunya, Sri Wulansih dan dirinya. Jupe dan ibunya diancam akan dibunuh jika membuka rahasia sang ayah, yang telah menelantarkan keduanya.
Selain itu juga disadari Jupe bahwa sang ayah nantinya yang akan menjadi wali dalam pernikahannya. Sehingga apapun yang terjadi saat ini tetap dalam hubungan sebuah keluarga, antara ayah anak dan ibu.
"Aku tentunya menghormati hukum di Indonesia, kalau misalkan saya nikah tentunya akan ngundang papa untuk jadi wali, tapi cuman sebatas itu, saya nggak menuntut dia untuk tanggung jawab lebih," tegasnya.
Meski mengaku kecewa, Jupe tidak menyimpan rasa dendam pada sang ayah. Bahkan selalu berdoa untuk kedua orang tuanya agar tetap sehat.
"Nggak, tapi kalau sakit hati iya. Namun setiap hari aku selalu berdoa untuk mama dan papa. Masak aku nggak punya nurani, lihat papa luntang-lantung ke mana-mana," pungkasnya.
Pada Kamis (12/11) malam, menurut pengakuan Jupe pengacaranya dijadwalkan akan menemui keluarga besar ayahnya, untuk membicarakan perseteruan tersebut. Pemilik nama Juli Rahmawati itu pun belum bersedia berbicara tentang agenda pembicaraan tersebut. (kpl/ato/dar)

"Sekolah bola ini hubungan profesional aku sama Gaston, aku serius buat sekolah bola ini," ungkap Jupe saat diwawancara di Gold Gym, Rasuna Said, Kuningan, Jumat (13/11) lalu.
Gaston pun mengaku sangat mempercayai Jupe, dan berharap dari sekolahnya itu akan melahirkan pemain sepak bola yang berkualitas. Karena masing-masing mengaku juga mencintai olah raga ini.
"Kita saling percaya, saya dan Jupe ingin serius buat sekolah bola yang bisa melahirkan pemain bola berbakat. Kita sama-sama buat sekolah bola ini, karena kita sama-sama cinta sepak bola," terangnya.
Bahkan meski Gaston pulang ke negaranya, bisnis ini akan tetap dilanjutkan oleh Jupe, walau seandainya keduanya gagal menjalin rumah tangga sekali pun bisnis ini akan tetap berjalan.
"Walaupun misal Gaston balik ke Argentina, Jupe nikah sama orang lain, sekolah bola ini tetap berjalan. Harus profesional, masalah hubungan kita berdua, tergantung nanti," pungkas Gaston. (kpl/wwn/dar)

"Kayaknya anak-anak muda sekarang lebih tau deh. Terbukti semua pasti pernah nonton Miyabi. Jadi memang mereka sudah pada tau tentang seks. Nah di sini saya ingin lebih melindungi untuk lebih sehat. Bukan berarti mendukung seks bebas," terang Jupe, demikian biasa dipanggil.
Menurut Jupe, kampanyenya itu cukup efektif untuk mengurangi dampak buruk dari berbagai macam penyakit kelamin. Bahkan dapat juga menjadi jalan keluar bagi para ibu rumah tangga yang tidak ingin ber-KB, karena alasan tertentu.
"Buat saya ini sangat efektif, apalagi kita sebagai seorang wanita tentunya pengen melindungi alat reproduksi. Wanita kan biasanya kalau ikut KB (keluarga berencana, red) takut gendut, kalau pakai kondom kan lebih bagus. Lagian kondom juga bagian dari program KB," terangnya saat ditemui di acara preskon Pekan Kondom Nasional 2009 di FX Plaza, Jakarta Selatan, Kamis (12/11).
Julia Perez dipercaya sebagai duta kondom dan selama tiga tahun pula lebih menjadi brand ambassador sebuah merek kondom. Pelantun lagu Belah Duren ini bertugas mengkampanyekan dan memberi pendidikan tentang HIV/AIDS. Bahkan artis pemilik nama asli Yuli Rachmawati itu pernah menyertakan kondom dalam penjualan albumnya. Meski berdalih sebagai kampanye kesehatan, Jupe tetap menuai banyak protes. (kpl/ato/dar)

Saat ditemui di Gold Gym, Rasuna Said, Kuningan, Jumat (13/11), tampak Jupe asyik menjepretkan kameranya ke arah anak didik sekolah sepak bolanya yang sedang bermain bola.
"Iya nih, mencoba untuk terus belajar fotografi dan juga sambil ngawasin anak-anak latihan," ujarnya.
Namun begitu, rupanya saat itu Jupe hanya ingin mendokumentasikan kegiatan murid-muridnya. Bukan sebagai hasil karya foto profesional.
"Ini cuma untuk dokumentasi anak-anak aja. Lagian kan aku bisa motret Gaston sendiri," tambah Jupe.
"Sebenarnya sudah lama punya kamera. Cuma ini baru terlihat kalian aja. Dokumentasi sangat perlu karena dari hasil foto juga bisa mengevaluasi gimana anak-anak berlatih," pungkasnya. (kpl/wwn/npy)

"Aku senang sekali Bapak Duta Besar Argentina datang memberikan support. Membuat aku makin bersemangat untuk membesarkan Champion Soccer School ini," terang Jupe saat diwawancara di Gold Gym, Rasuna Said, Kuningan, Jumat (13/11) kemarin.
Dituturkannya, didirikannya sekolah ini bukan hanya untuk mencari bibit muda yang bertalenta, namun juga untuk mempererat hubungan dua negara, Indonesia dan Argentina.
"Tadi Pak Dubes bilang, Maradona lagi konsentrasi untuk Timnas Argentina ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Jadi kayaknya belum sempat ke Indonesia. Kalau Maradona tidak sibuk, kenapa nggak kita datangkan. Tapi kalau belum bisa kan ada Mamadona (sambil menunjuk dirinya -red)," seloroh Jupe.
"Champion Soccer School bukan hanya memberi mimpi, tapi juga mewujudkan mimpi serta mimpi Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia. Dari SCC akan muncul Maradona versi Indonesia," tambah Jupe mantap. (kpl/wwn/npy)