< >

ARTIKEL KATHERINE HEIGL


'THE UGLY TRUTH', Kenyataan Kadang Memang Pahit

KapanLagi.com - Pemain: Gerard Butler, Katherine Heigl, Cheryl Hines, Eric Winter, Bonnie Somerville

Oleh: Fatchur Rochim

Abby Richter (Katherine Heigl) adalah tipe wanita perfeksionis kalau sudah sampai pada urusan pria. Keinginannya mencari pria yang sempurna berakibat ia tak pernah menjalin hubungan serius dengan pria mana pun. Baginya, ia harus menemukan pria yang 'sempurna' atau tidak sama sekali.

Suatu ketika, Abby yang bekerja sebagai produser acara televisi, mendapat tugas khusus dari atasannya. Dalam 'misi' ini Abby harus bekerja sama dengan Mike Chadway (Gerard Butler), pembawa acara yang yakin bahwa hubungan antara pria dan wanita selalu didasarkan pada seks dan pria ditakdirkan lebih 'tinggi' dari wanita. Prinsip hidup yang berbeda ini membuat kerja sama ini jadi sesuatu yang pada awalnya menjengkelkan.

Abby menganggap tak ada pria yang bisa masuk kategori sempurna sementara Mike jelas menganggap pria lebih superior dari wanita. Mike lantas mengemukakan sebuah teori tentang hubungan asmara antara pria dan wanita dengan harapan 'menyadarkan' Abby agar Abby segera menemukan cintanya. Dengan usaha keras, Mike akhirnya berhasil membuat Abby menemukan cintanya. Sayangnya di saat yang sama Mike mulai jatuh cinta pada Abby.

Kalau THE UGLY TRUTH ini terasa generik, Anda tidak salah. Belakangan muncul tren bahwa sebuah film komedi romantis harus dibuat dengan konsep seperti ini. Hampir tak ada studio besar yang mau mendanai film drama komedi romantis dengan konsep yang menyimpang dari 'aturan' ini. Alasannya jelas, mereka tak mau merugi.

Memang tak ada yang baru dari film ini. Dari awal pun penonton sudah bisa memperkirakan bagaimana akhir dari film ini. Artinya, satu-satunya yang bisa dijadikan tumpuan agar penonton tak beranjak dari tempat duduk hanyalah alur cerita yang menarik dan kemampuan akting sang aktor dan aktris. Dalam kasus THE UGLY TRUTH ini yang paling banyak berperan justru adalah kemampuan akting karena alur cerita sebenarnya sudah tak mampu berbuat banyak.

Dua pemeran utama, Gerard Butler dan Katherine Heigl cukup mampu menghidupkan suasana walaupun kalau mau jujur, karakter Gerard Butler justru yang terasa lebih 'hidup'. Ini agak mengejutkan mengingat naskah film ini di garap oleh tiga orang wanita (Karen McCullah Lutz, Kirsten Smith, Nicole Eastman). Dalam film ini ketiga penulis naskah itu justru berkesan 'membunuh' sang karakter wanita. Tapi terlepas dari itu semua, THE UGLY TRUTH masih cukup layak untuk ditonton walaupun ada kesan seolah menonton sebuah film remake. (kpl/roc)


Lihat profil: Gerard Butler, Katherine Heigl
Diposting oleh: Editor | Jumat, 09-10-2009 |

'27 DRESSES', Dilema Cinta Pendamping Pengantin

KapanLagi.com - Pemain:Katherine Heigl, James Marsden, Malin Akerman, Edward Burns, Melora Hardin

Dalam film ini Katherine Heigl, si cantik Dr. Izzy dalam serial GREY'S ANATOMY itu menjadi pemeran utama. Dikisahkan, Jane (Katherine Heigl) adalah seorang wanita muda yang kesepian meskipun memiliki banyak sekali harapan dalam kehidupan cintanya. Ia jatuh cinta pada bosnya (Ed Burns), yang memperlakukannya bagaikan sepotong keset kaki yang mahal.

Jane selalu memimpikan kehidupan cinta yang romantis. Sayang pernikahan impiannya tak kunjung tiba. Bahkan sering kali Jane menjadi perancang pernikahan teman-temannya. Ia telah menjadi pendamping mempelai wanita sebanyak 27 kali.

Ia menghadapi dilema terbesarnya ketika pria yang diam-diam disukainya, bertunangan dengan saudara perempuannya, Tess (Malin Akerman).

Kevin (James Marsden) adalah pria lajang yang menulis di sebuah kolom pernikahan di New York Journal. Ketika mereka akhirnya bertemu, tentu Anda sudah bisa menebak akhir ceritanya.

Film yang disutradarai Anne Fletcher dan ditulis Aline Brosh McKenna ini memang mengambil tema klasik kisah cinderella. Sang cinderella bertemu pangeran tampan. Mereka pun jatuh cinta (meski dalam film ini proses jatuh cintanya rada berbelit-belit), akhirnya mereka menikah, dan hidup berbahagia selamanya.

Film dengan tema umum dan memiliki alur sangat sederhana, bahkan penonton dapat menebak jalan cerita selanjutnya, bagaimana mungkin bisa mendapat box office? Jawabannya bisa anda dapatkan saat menontonnya.

Bagi yang tidak menyukai film romantis, tapi terpaksa menemani pasangan, jangan khawatir bosan karena film ini tak melulu adegan romantis tapi juga dibumbui humor dan dialog-dialog cerdas.

Selamat menonton! (kpl/rsd/lin)


Lihat profil: Katherine Heigl
Diposting oleh: Editor | Kamis, 28-02-2008 |

«1»