< >

ARTIKEL KEIRA KNIGHTLEY


'THE EDGE OF LOVE', Di Perbatasan Cinta

KapanLagi.com - Pemain: Keira Knightley, Sienna Miller, Cillian Murphy, Matthew Rhys

Vera Phillips (Keira Knightley) dan Dylan Thomas (Matthew Rhys) adalah dua remaja yang dimabuk cinta namun hubungan mereka tak berlangsung lama karena jarak kemudian memisahkan mereka. Sepuluh tahun kemudian, Vera kembali bertemu Dylan yang telah menjadi seorang penyair kondang.

Cinta lama pun bersemi kembali. Namun kali ini masalahnya jadi rumit karena Dylan sudah menikah. Dylan telah menikah dengan seorang wanita bernama Caitlin MacNamara (Sienna Miller). Tak perlu waktu lama buat mereka untuk saling bertemu. Tapi anehnya, meski ada persaingan di antara Vera dan Caitlin, namun mereka berdua malah menjalin sebuah persahabatan.

Tak lama berselang, Vera memutuskan menikah dengan seorang pria bernama William Killick (Cillian Murphy). Tapi ini tak membuat hubungan asmara segitiga antara Vera, Caitilin dan Dylan berakhir karena William harus menjalankan tugas di luar negeri. Malahan kali ini hubungan aneh tiga anak manusia ini semakin menggila karena Vera memutuskan untuk ikut pindah ke pedesaan bersama Dylan dan Caitlin. (kpl/roc)


Lihat profil: Keira Knightley, Sienna Miller
Diposting oleh: Editor | Jumat, 03-04-2009 |

'THE DUCHESS', Kisah di Balik Tembok Istana

KapanLagi.com - Pemain: Keira Knightley, Ralph Fiennes, Hayley Atwell, Charlotte Rampling, Dominic Cooper

Georgiana (Keira Knightley) adalah seorang gadis cantik yang dipersunting William Cavendish (Ralph Fiennes), The Duke of Devonshire, di usia yang masih belia. Paras cantik Georgiana menjadikannya pusat perhatian seluruh negeri.

Semula Georgiana mengira pernikahannya dengan William akan menjadi sebuah pernikahan yang berbahagia. Sayangnya ini bukanlah yang terjadi karena ternyata William hanyalah ingin mendapatkan keturunan seorang putra dari Georgiana sebagai pewaris tahtanya. Ia bahkan sama sekali tak mencintai Georgiana dan memperlakukannya layaknya barang yang tak berharga.

THE DUCHESS

Usaha Georgiana untuk memberikan keturunan laki-laki buat William pun agaknya tak mengalami kemajuan karena beberapa kali ia harus mengalami keguguran dan hanya mampu melahirkan dua orang putri buat William. Namun Georgiana tak putus asa dan tetap mencari jalan untuk bisa memberikan seorang putra buat suaminya.

Ketika sedang 'berobat' di Bath, Georgiana bertemu Bess Foster (Hayley Atwell) yang mengaku dilarang menemui anak-anaknya oleh suaminya. Karena kasihan, Georgiana kemudian meminta William untuk mengijinkan Bess tinggal di istana. Celakanya niat baik ini ternyata berbuntut petaka karena Bess dan William kemudian terlibat hubungan asmara.

THE DUCHESS

Georgiana yang kecewa kemudian dekat dengan seorang politisi bernama Charles Grey (Dominic Cooper) dan menjalin hubungan asmara dengan pria ini. Hubungan terlarang ini kemudian berbuntut menjadi persoalan panjang yang akhirnya malah membuat hidup Georgiana jadi semakin rumit.

Meski hanya berdurasi kurang dari dua jam, namun film ini terasa sangat panjang. Saul Dibb, sang sutradara, membuat film yang diadaptasi dari buku karya Amanda Foreman ini bertempo sangat lambat dan terasa lebih panjang dari durasi sebenarnya. Itu bukan tak beralasan. Apa yang diceritakan film ini bukanlah sesuatu yang baru dan bahkan banyak orang yang sudah tahu benar jalan ceritanya dan Saul memutuskan untuk lebih fokus ke masalah visualisasi dan memperkuat penokohan sehingga roh dari kisah ini bisa benar-benar divisualisasikan dengan baik.

THE DUCHESS

Seperti kebanyakan film-film yang berkisah tentang abad ke-18, keindahan memang jadi salah satu kekuatan film ini. Dan dari sisi yang satu itu, film ini sama sekali tak punya masalah. Visualisasi abad ke-18 dengan segala 'ritual' yang lazim di saat itu digambarkan dengan baik oleh Saul. Tak heran jika film ini berhasil meraih tiga penghargaan untuk desain kostum dari BAFTA Awards, Satellite Awards dan yang terakhir dari Academy Awards.

Semua itu agaknya tak akan lengkap jika para pemain pendukung film ini tak mampu menghidupkan para karakter dari masa lalu ini. Keira Knightley dan Ralph Fiennes yang jadi titik pusat selama 110 menit ini berhasil menjiwai peran mereka masing-masing dan membuat tokoh yang mereka perankan jadi tak sekedar sebuah tokoh dalam buku yang tak punya jiwa.
(kpl/roc)


Lihat Galeri Foto:






THE DUCHESSTHE DUCHESSTHE DUCHESS


Lihat profil: Keira Knightley, Ralph Fiennes
Diposting oleh: Editor | Kamis, 26-02-2009 |

«1234»