KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Kebetulan anak-anak gue fans berat The Ting Tings. Jadi saat mereka tahu kalau ada The Ting Tings manggung di sini dan kebetulan gue juga mau nonton, otomatis mereka langsung pada mau ikut. Apalagi besok kan hari libur," kata Kikan dari Istora Senayan.
Banyaknya penonton yang berkisar ribuan orang tak jadi penghalang buat mantan istri Yuke Dewa ini. Ia tetap semangat bersama putra dan putrinya, Shira Allegra Sampurna dan Kei Sampurna.
"Pastinya gue cari tempat yang paling nyaman, di tribun, duduk. Gue berharap di dalam nggak boleh merokok. Gue nggak ada kekhawatiran yang terlalu," ujarnya.
Kikan juga beralasan, konser ini bukan hanya sekedar melihat idola anak-anaknya. Tapi juga sebagai pembelajaran agar mereka terbiasa dengan musik yang mereka sukai. "Untuk anak-anak dibiasakan lah nonton konser kayak gini. Biar nantinya gede mereka sudah biasa," pungkas Kikan. (kpl/ato/boo)

"Tapi kita berpikir kalau itu bukan solusinya," terang Kikan saat ditemui selepas mengisi acara DAHSYAT yang siaran langsung di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (20/10) siang tadi.
Kikan pun mengaku menaruh harapan besar pada pemerintah. Apalagi, kabinet baru pemerintahan Indonesia baru saja dilantik hari ini.
Sebenarnya ada yang cukup lucu mengenai pembajakan tersebut. Pasalnya, Kikan dan teman-temannya sempat iseng memeriksa pasar untuk melihat CD-CD bajakan.
"Saya ama temen-temen itu dulu sering iseng ngecek pasar-pasar. Jadi penjualnya itu kalau saya dateng biasanya mereka langsung malu," kisah Kikan. "Jadi, CD-CD bajakan Cokelat itu diumpetin."
"Kalau kerugian secara materi sih nggak bisa dibilang," tambahnya. "Soalnya orang yang beli itu bukan cuma masyarakat menengah ke bawah, masyarakat atas pun juga sering membeli yang bajakan. Ya ini cukup memprihatinkan." (kpl/ant/npy)

"Tadinya sih aku pengen menyaksikan acara pelantikan itu di TV. Tapi karena nggak ada waktu jadinya ya update lewat internet. Sebagai musisi saya merasa masih bebas beraktivitas. Bisa dilihat acara semacam ini juga nggak dihambat, jadi ya ini bisa dibilang musik yang berpartisipasi dengan dunia politik," kata Kikan usai tampil di Gedung MPR-DPR, Selasa (20/10) siang.
Dikatakan Kikan, ia menaruh harapan besar ke pemerintahan yang di era kali ini. Apalagi ia merasa isu pembajakan masih tetap ada. Kikan menegaskan agar pemerintah lima tahun ke depan bisa lebih memperhatikan masalah ini. "Harus ada solusi," ujarnya.
Sedangkan dari sisi musisi, lanjut Kikan, ia merasa sudah cukup membantu pemerintah. Ia bersama rekan musisi lainnya sudah pernah membuat seminar dan sejenisnya.
"Kita juga kalau manggung pasti mengajak penonton untuk melawan pembajakan. Saya berharap sih aparat hukum bisa tegas. Masa' kita bangga dengan predikat sebagai bangsa pembajak," tukasnya. (kpl/ant/boo)

"Kalo masalah itu bukan jadi masalah, karena saya sama mereka juga masih komunikasi, jadi nggak ada masalah. Walau hak asuh di saya, nggak jadi masalah dan fine-fine aja dan anak-anak juga nggak ada ngerasa yang aneh," kata Kikan kepada KapanLagi.com di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9).
"Ya, walau rumah saya jadi rumahnya anak-anak, tapi Yuke ngontrak deket rumah. Jadi nggak ada masalah apa-apa dan biar anak nggak ngerasa kehilangan," imbuhnya.
Kikan mengaku tali silaturahmi yang tetap terjalin dengan sang suami adalah berkat anak-anaknya. Lalu, kapan dirinya akan segera mencari pendamping yang baru?
"Belum ada kepikiran, anak saya juga masih kecil saya, masih have fun bertiga. Nggak ada masalah," pungkasnya. (kpl/buj/bun)

Selain itu, bulan Ramadhan kali ini ia ingin mengurangi jadwal panggungnya dan menikmatinya bersama anak-anaknya.
"Saya sebisa mungkin tidak terlalu banyak kegiatan di bulan Ramadhan, karena pas bulan Ramadhan jadwal Cokelat juga berkurang dan kesempatan ini saya pakai bersama anak-anak," kata Kikan saat ditemui di acara Reuni Akbar Charitas Jakarta di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9).
Kesibukannya tak pelak membuat Kikan perlu mempekerjakan seorang pembantu untuk merawat anak-anaknya. Namun terkadang dirinya juga mengajak anak-anak ke lokasi syuting, sehingga anak-anaknya selalu bisa terpantau.
"Saya punya pembantu buat anak, tapi kalau saya lagi sibuk ke ortu. Saya juga suka ajak anak-anak ke tempat nyanyi, jadi nggak merasa kehilangan," tukasnya. (kpl/buj/bun)

"Kebetulan memang kita lagi tidak ada waktu untuk bareng dan untuk bicara atau kumpul. Ya, meskipun kita masih ketemuan tapi itu pun tidak lengkap. Kebanyakan jadwal kita masing-masing berbenturan jadi tidak fokus pada Ten 2 Five," katanya.
Dijumpai saat nonton Java Rockin' Land, Pantai Carnaval Ancol, Minggu (9/8) malam, Imel mengungkapkan jika keputusan Ten 2 Five untuk break adalah keputusan bersama. Oleh karena itu, ketimbang juga ikutan vakum di dunia musik, Imel memilih bergabung dengan penyanyi lain dalam Tribute to Immortal Legends - gabungan penyanyi perempuan seperti Sherina, Titi Sjuman, Tere, dan Kikan Cokelat.
"Itu salah satu alasan kenapa saya bergabung di Tribute to Immortal Legends kemarin (manggung Sabtu di Java Rockin' Land, Red)," ujar cewek bernama asli Imela Sari Kuswantini ini.
Terlepas dari itu, pastinya Imel merasa menyesal Ten 2 Five harus vakum. Apalagi sudah banyak pecinta musik yang menerima lagu-lagu mereka. "Para penggemar sudah pada nanyain tentang keberadaan Ten 2 Five. Tidak malas juga, cuma pada intinya kita sedang dalam masa kebingungan mengikuti pasaran lagu-lagu yang sedang booming seperti sekarang ini," katanya beralasan. (kpl/ant/boo)

"Dua-duanya saya ajarkan adaptasi sama orang lain dan anak saya tidak takut ketemu dengan orang," ujar Kikan tentang anak-anaknya saat ditemui di Pantai Karnaval Ancol, Jakut, Sabtu (08/08), di ajang Java Rockin' Land 2009.
Ditanya tentang proses kedekatannya, nampaknya Kikan dengan sang kekasih sudah lama kenal. Apalagi, Kikan mengaku tidak trauma jika harus dekat dengan anak band lagi.
"Kebetulan kita sama-sama dari musisi dan kenalnya itu sudah lama sekali. Saya tidak trauma dan hubungan saya dengan Yuke pun baik. Jadi, tidak ada masalah," tuturnya.
Saat ditanya lebih lanjut, Kikan nampak sedikit menghindar. Pasalnya, vokalis Cokelat yang juga menjadi backing vocal Tribute to Immortal Legend Bands ini merasa malu.
"Udah dong, saya jadi malu. Saya jalani dulu dengan santai dan fokus di karir. Anak-anak sudah mau masuk sekolah dasar, asmara hanya menjadi bumbu saja," pungkasnya. (kpl/ant/npy)