KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
KapanLagi.com - Pemain: Arie Untung, Indra Birowo, Deswita Maharani, Kinaryosih, Sogi Indra Duadja.
Kisah berawal dari rasa iri Syamsul (Indra Birowo) terhadap Ina (Kinaryosih), tetangganya yang juga pemilik toko kelontong saingannya. Tak sengaja, Syamsul melihat Ina menyembah sebuah kutang. Padahal saat itu Ina hanya mengecek kutang polkadot yang ia temukan di depan tokonya.
Syamsul yang salah sangka, mengira berkat kutang tersebut, toko kelontong Ina menjadi laris oleh pembeli. Ditambah provokasi sang istri, Yuyun (Deswita Maharani) yang terobsesi dengan dunia lain, maka Syamsul berniat mencuri kutang tersebut. Syamsul tak tahu, kutang itu sebenarnya dibuang oleh Sugeni (Arie Untung), seorang banci-wannabe.
Masalah mulai muncul, kala nenek dari Sugeni mencari kutang polkadot kesayangannya yang telah dibuang. Sang nenek yang merasa kutang itu adalah harta paling berharga memaksa Sugeni mencari kembali kutang tersebut. Dengan segala cara Sugeni berusaha merebut kutangnya kembali, termasuk mengenakan kostum gorila. Sayangnya, ia malah dikira gorila yang kabur dari hutan. Alhasil Sugeni pun dikejar-kejar oleh penjaga hutan.
Film produksi Maxima Pictures ini kali ini menggaet penulis Raditya Dika yang sebelumnya cukup sukses dengan film KAMBING JANTAN. Harapannya, film komedi ini dapat memberikan hiburan kepada penonton film Indonesia.
Melihat dari judul mungkin banyak yang skeptis dengan film ini. Film yang disutradarai oleh Rako Prijanto yang memang berpengalaman membuat film-film komedi ini dijanjikan akan berbeda dengan film komedi-komedi lainnya.
Dengan didukung oleh Arie Untung, Indra Birowo, Deswita Maharani dan Kinaryosih, MALING KUTANG penuh dengan adegan-adegan konyol. Lihat saja adegan di mana saat kutang ini dibuang, tapi pada akhirnya kutang ini kembali. Belum lagi akting Indra dan Deswita sebagai pasangan suami istri yang juga mengundang tawa.
Secara garis besar, film komedi ini memiliki alur yang cukup jelas sehingga tidak hanya menawarkan lelucon satir. Sayangnya, komedi ini masih mengandalkan adegan-adegan beraroma seks sebagai penarik minat penonton. Label film dewasa memang sesuai dengan isinya. (kpl/uji/riz)

KapanLagi.com - Pemain: Tio Pakusadewo, Maia Estianty, Ade Surya Akbar, Rachel Amanda, Kinaryosih, Dwi Sasono.
Apa arti kata maaf? Sekedar ucapan yang mudah meluncur dari mulut setiap kita melakukan kesalahan, atau satu penyesalan mendalam atas kesalahan yang harus kita tunaikan dengan ikhlas?
Tema itulah yang kali ini diangkat dalam film layar lebar terbaru Sinemart yang berjudul KATA MAAF TERAKHIR. Sebuah film drama keluarga, lengkap dengan pengkhianatan cinta dan persahabatan, yang merupakan kekerasan psikologi yang sukar dilupakan. Di mana pada akhirnya, maaf bukan sebuah kata yang mudah diucapkan. Bagaimana juga maaf adalah sesuatu yang penting dinyatakan dengan tulus, bukan hanya sebagai upacara ritual tahunan pada hari Lebaran, tetapi juga sebagai penyembuh jiwa.
Darma (Tio Pakusadewo) sedang menjalani bulan terakhir kehidupannya. Oleh karenanya ia membuat daftar hal-hal yang harus dilakukannya. Salah satu keinginannya yang paling sulit adalah memperoleh maaf dari ibu anak-anaknya, Dania (Maia Estianty), putra sulungnya, Reza (Ade Surya Akbar) dan putrinya, Lara (Rachel Amanda). Darma tahu, dia telah melukai mereka sedemikian dalamnya, hingga rasanya tak mungkin mereka akan bisa memaafkannya. Enam tahun yang lalu, Darma meninggalkan Dania, istrinya dan kedua anaknya, Reza dan Lara, karena menghamili Alina (Kinaryosih), sahabat Dania.
Darma tahu bahwa keluarganya sangatlah terpukul akan kejadian tersebut. Oleh karena itu selama ini, setiap Lebaran, dia tak pernah mencoba untuk datang menemui mereka. Darma tidak sanggup jika harus menghadapi kemarahan keluarganya.
Hingga suatu saat secara tak sengaja Darma bertemu dengan Lara. Ia berusaha keras mendekati Lara. Lara yang awalnya bimbang akhirnya luluh akan keinginan ayahnya. Karena jauh di dalam hatinya ia sangat merindukan peristiwa ini, di mana ia bisa bercengkrama kembali dengan ayahnya. Darma pun menyampaikan kondisi yang sedang dihadapinya. Lara pun mengalami dilema, karena di dalam hatinya ia ingin memenuhi keinginan ayahnya.
Film yang berdurasi 98 menit ini juga menggambarkan sosok wanita yang tegar dan mandiri, yang berhasil bangkit berdiri di atas kakinya sendiri setelah ditinggalkan suaminya, di mana ia dan kedua anaknya berjuang untuk berdamai dengan hati mereka masing-masing untuk dapat memberi sebuah kata maaf pada seorang suami dan ayah yang telah meninggalkan luka yang dalam di hati mereka.
Film yang juga dibintangi oleh Kinaryosih dan Dwi Sasono ini merupakan kolaborasi kedua antara sutradara Maruli Ara, dengan penulis skenario Leila S Chudori, di mana sebelumnya mereka telah sukses dalam serial televisi DUNIA TANPA KOMA. Di sini adalah debut mereka berdua dalam menggarap sebuah film.
Film yang bakal diputar serentak pada 27 Agustus mendatang menjadi debut Maia di layar lebar. Maia yang sebelumnya sudah pernah menjadi pemain di acara EXTRAVAGANZA, tentunya tak menemui kesulitan berarti ketika berakting di sini. Mungkin hanya adegan menangis yang ia anggap sulit, hal ini bisa dimaklumi karena cerita ini ada kemiripan dengan kisahnya di kehidupan nyata.
Tio Pakusadewo patut diacungi jempol, karena ia mampu 'menghidupkan' film yang mengambil lokasi syuting di daerah Jakarta, Anyer, Puncak, Cibodas, Cibubur dan Cibinong ini. KATA MAAF TERAKHIR ingin menyampaikan kepada penonton, hendaknya menjaga keutuhan keluarga, sebelum semuanya terlambat dan hanya sesal yang tertinggal. (kpl/prl/riz)