KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Katon mulai menghentak panggung pada pukul 21.00 WIB. Saat ia hadir di panggung, ratusan penonton langsung merapat ke depan. Penyanyi kelahiran Magelang, 14 Juni 1966 ini langsung melantunkan hits Dengan Logika. Setelah itu, tak lupa ia menyapa para penggemar yang sudah tak sabar menanti lagu-lagu berikutnya. "Rasanya senang bisa tampil di Medan. Lama tak jumpa, apa kabar?" katanya.
Beberapa hits dibawakan suami Ira Wibowo ini. Sebut saja Kadang Semestinya, Negeri di Awan, Mungkinkah Terjadi, Tak Biasa, Yogyakarta, dan Cinta Putih.
Dalam penampilannya di atas panggung, akhirnya pentolan KLA Returns ini mendapatkan penghormatan karena dinilai telah menjadi ikon pariwisata termasuk pariwisata di kota Medan. Malam itu Katon diberikan hadiah berupa ulos dari daerah Tapanuli Utara oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara, Nurlisa Ginting.
Sebagai rasa terima kasihnya atas pemberian tersebut, Katon menghadirkan lagu terakhirnya yakni Dinda. Setelah itu ia pamit dari hadapan penonton yang memberikan aplaus meriah. (kpl/rom/boo)

Tampil dengan formasi lengkap, para personel Kla Returns yang diperkuat Katon Bagaskara, Romulo Radjadin (Lilo), dan Adi Adrian, sukses memuaskan rasa penasaran yang umumnya merupakan para peserta reuni dari SMA 1 Makassar dengan penampilan yang lebih enerjik dan bertenaga.
Memulai konser sekitar pukul 23.00 Wita, KLA Returns langsung memanaskan suasana dengan sebuah lantunan lagu yang diambil dari album kelima berjudul Terkenang. Lagu pembuka ini pun terbilang sukses dengan mengubah suasana menjadi lebih meriah.
"Meskipun kami tidak berasal dari SMA 1 Makassar, namun KLA tidak bakal ada di sini jika tidak ada undangan untuk tampil dalam acara yang sangat spesial kali ini, makanya kami menyiapkan penampilan berbeda untuk kalian semua," kata Katon yang tampil dengan baju kaos berwarna hitam yang dipadupadankan dengan celana jeans.
Seakan ingin membuktikan eksistensi mereka dalam industri musik tanah air, KLA kemudian menebarkan pesona dengan lagu terbaru Someday, khusus untuk lagu ini, Lilo tidak lupa menunjukkan kapabilitasnya dengan memainkan melodi gitar yang atraktif.
"Kami berharap agar semua yang hadir malam ini, bisa menjaga alam yang indah ini dengan baik seperti halnya menjaga hubungan antara alumni pada reuni kali ini," kata Katon seraya kembali melanjutkan konser dengan lagu Pasir Putih.
Pada lagu yang diambil dari album ketiga PASIR PUTIH, penonton kembali disuguhkan hal menarik dengan menyaksikan permainan individu dari Hari Goro, drummer pembantu yang mempertontonkan skill drummernya pada pertengahan lagu.
Pada konser perdana setelah lebaran ini, KLA kemudian melantunkan lagu secara maraton di antaranya Semoga, Terpurukku di Sini, Meski Telah Jauh, Romansa, Tak Bisa ke Lain Hati, serta lagu yang melejitkan nama mereka berjudul Yogyakarta. (kpl/boo)

Manager Entertainment D'Liquid, Irsan, di Makassar, Sabtu (19/9), memastikan grup musik yang sekian lama tidak terdengar kabarnya tersebut akan menghibur pada acara reuni yang diselenggarakan sekolah menengah atas negeri satu, Makassar.
"Kita belum tahu apakah konser reuni ini terbuka juga untuk umum atau tidak," katanya. Pada konser tersebut akan ditampilkan karya-karya grup musik senior ini dari yang terdahulu seperti, lagu Yogyakarta hingga yang terbaru Someday.
Kedua artis ibukota ini menjadi artis pembuka yang tampil saat pengoperasian kembali tempat hiburan malam (THM) di Makassar. Sebelumnya diberitakan, seluruh operasional tempat hiburan di Makassar tutup selama Ramadhan.
Namun, beberapa di antaranya melakukan penyesuaian dengan melakukan berbagai kegiatan sosial, seperti buka puasa bersama anak yatim dan membagikan penganan buka puasa kepada pengguna jalan seperti yang dilakukan oleh Balezza Resto and Cafe dan Retro.
Berbeda dengan Zona Cafe di jalan Ujung Pandang, yang memilih tutup selama bulan Ramadhan, termasuk restorannya. Bahkan, seluruh staf diliburkan hingga 25 September 2009. (kpl/bun)

"Saya sudah sabar menunggu hampir 7 tahun ini tapi belum kunjung ada kejelasan," papar pelantun tembang Rasa Dan Cinta itu, kepada wartawan di kediamannya di kawasan Kembangan, Jakarta, Rabu (26/8).
Menurut Meta, kisah itu berawal dari kedatangan Lilo yang saat itu masih aktif di Kla Project. Saat itu Lilo menawarkan proyek untuk mengorbitkan band Cosmic. Namun dirinya mengaku kekurangan modal dan mengajak Meta untuk bergabung dan menginvestasikan uangnya senilai Rp100 juta. Kerja sama itu pun tertuang dalam sebuah perjanjian tertulis di atas sebuah materai senilai Rp6000. Namun sayangnya, setelah uang itu didapat, Lilo tak kunjung ada kabar beritanya, bahkan telepon dan sms Meta pun tak dibalas.
Sempat, Lilo datang ke rumah Meta tapi bukan untuk membayar utang melainkan pinjam uang lagi senilai Rp200 juta untuk penggarapan band Nidji. Namun hal itu ditampik oleh Meta karena belum ada kejelasan terhadap pinjaman uangnya yang pertama. Setelah itu, Meta sempat melupakan sejenak uang pinjamannya di Lilo karena sibuk merawat ibundanya yang sakit selama 3 tahun. "Dia pinjam uang hampir 7 tahun tapi tidak ada kejelasannya, tidak ada laporan apalagi pembayaran," pungkas Meta.
Meta masih mengharapkan itikad baik Lilo sampai tanggal 7 September mendatang. Tapi kalau tidak ada respon yang baik, maka pemilik Meta Manajemen ini akan melayangkan somasi yang berikutnya bisa berlanjut pada proses pelaporan ke pihak Kepolisian. Rencananya mantan Miss ASEAN ini akan menunjuk pengacara kondang OC Kaligis sebagai penasehat hukumnya.
"Selama 7 tahun dia telah menikmati uang saya dan memutarnya untuk produksi band garapannya. Saya tidak minta bunga atau keuntungan dari proyeknya itu. Saya hanya minta uang saya yang dia pinjam sebesar Rp100 juta dikembalikan karena itu uang Papa saya. Saya harap Lilo mau mengerti," tutur Meta. (kpl/mai/boo)

"Kita mau membawa konser-konser besar di kota-kota lain karena selama ini konser KLa selalu di Jakarta. Kami bangga dengan respon positif dari penonton," kata keyboardist KLa, Adi Adrian dalam jumpa pers bersama Katon Bagaskara dan Romulo "Lilo" Radjadin usai pentas mereka di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Jumat malam
Selama 20 tahun perjalanannya, tercatat KLa baru mengadakan lima konser besar yaitu Konser Ungu, konser Klakustik, Konser 4 musim, Konser V series dan Konser KLa Returns tadi malam.
"Kita sering konser tapi dengan kondisi yang tidak ideal, tidak seperti malam ini dengan lighting dan menyanyikan 16 lagu serta konsep yang benar-benar dipikirkan," katanya.
Selain itu, KLa ingin memberikan yang terbaik termasuk aransemen musik yang berbeda setiap kali melakukan konser.
"Kita beri yang terbaik dalam suatu pertunjukan dan kita berpikir sangat serius untuk suatu pertunjukan," katanya.
Sementara Lilo mengatakan kembalinya KLa bermusik tidak dengan menjual lagu-lagu nostalgia saja.
"Pada mini album KLa Returns, ada dua lagu baru. Itu bukti kita tidak menjual nostalgia," ujar Lilo. (kpl/cax)

Tiga personil KLa Returns yaitu Katon Bagaskara, Romulo 'Lilo' Radjadin dan Adi Adrian memuaskan para Klanis (sebutan bagi penggemar KLa, red) dengan penampilan yang bertenaga dan rasa baru.
Dengan menampilkan satu lagu baru dan 15 lagu-lagu lama yang diaransemen ulang dengan lebih rancak dan bertenaga, KLa Returns tampil selama dua jam penuh menandai bersatunya kembali Katon, Adi dan Lilo yang pecah tujuh tahun yang lalu itu.
Konser dimulai dengan lagu Romansa dengan aransemen baru yang lebih ngebeat dan dinamis.
"KLa berusia 20 tahun. Usianya seperti anak remaja. Terima kasih untuk seluruh KLanis yang setia menunggu konser kami. Luapkan cinta untuk musik Indonesia bersama KLa Returns," kata Katon setelah menyanyikan lagu kedua Terkenang yang diambil dari album V.
Katon yang malam itu tampil dengan baju berwarna merah dan rompi hitam kemudian melantunkan lagu Waktu Tersisa dan lagu Hey.
"Sejak 20 tahun yang lalu KLa tetap mempunyai passion untuk berkarya. Hari ini kami bangga berdiri di sini untuk menyajikan karya baru," ucap Katon yang tampak bahagia.
Konser kemudian berlanjut dengan lagu baru Someday yang bernuansa pop progresif diiringi lengkingan gitar Lilo yang ngerock, kemudian dilanjutkan dengan lagu Merapuh dari album ketujuh SINTESA.
"Album SINTESA merupakan album kebanggaan kami, Itu album ketujuh," ucap Katon. "Itu album reborn kita tetapi sayang tidak begitu laku," kata Lilo menimpali.
KLa lalu menampilkan lagu Pasir Putih dari album ketiga PASIR PUTIH, di mana di tengah lagu pemain tambahan Hari Goro mempertontonkan skill drummernya dengan medley solo.
Sambil mengajak Lilo bernyanyi di depan panggung, Katon melantunkan lagu Semoga, dilanjutkan dengan lagu dari album pertama mereka Rentang Asmara yang diaransemen baru bernuansa jazz dan menghadirkan penyanyi jazz baru Siera.
Berturut-turut KLa kemudian menampilkan lagu hits mereka Yogyakarta, Terpurukku Disini dengan intro tiupan terompet dari Idang Noorsaid, lagu Meski Tlah Jauh, Lagu Baru, Gerimis dan Tak Bisa ke Lain Hati.
Konser kemudian ditutup dengan hits pertama mereka dari album pertama yaitu Tentang Kita. (kpl/dar)

Bahkan belakangan bantuan sudah melebihi apa yang dibutuhkan korban. Namun begitu rasa trauma masih terus membayangi masyarakat yang jadi korban. Untuk itu diperlukan penanganan khusus dari psikolog. Dan seakan tak ingin ketinggalan untuk membantu sesama, beberapa musisi siap menggelar malam amal untuk para korban Situ Gintung di Hard Rock Cafe Jakarta.
Nama-nama yang sudah tidak asing lagi di telinga akan menyumbangkan suara mulai pukul 18.00 sampai 24.00 pada Rabu 15 April mendatang. Mereka yang terlibat antara lain KLa Returns, Ikang Fawzi, The Titans, Netral, Naif, Drive, Alexa, Steven and The Coconut Treez, Tiket, Marvells, Kunci, Tipe X.
Tak ketinggalan juga Reza Herlambang, Ronaldisko, Tangga, Soul ID, Saykoji, Bondan Prakoso, Aryo Wahab, Indonesian Idol All Stars (Delon, Maya, Judika, dan lainnya), Ussy, Marshanda, Bella Saphira, Melanie Subono, Gading Martin, Ringgo Agus Rahman, Jane Shalimar, dan masih banyak lagi.
Hasil dana yang diperoleh (dari lelang, ngamen dan tiket masuk) dalam gelaran Music For Life Acoustical Jam yang digelar di HRC ini akan diserahkan bagi korban Situ Gintung. (kpl/dis/boo)