KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Sebenarnya, album ini telah beredar di pasaran beberapa waktu lalu. Tapi launching resminya baru bertepatan dengan ulang tahun Log Zhelebour, Senin (16/3) di Score Citos, Jakarta. Tak seperti album perdananya POSITIVE THINKING yang adem di pasaran musik Indonesia, album kedua Kobe disambut lebih panas.
Hit single milik mereka, Mimpi Basah langsung nangkring di radio–radio beken setelah beberapa hari diluncurkan. Dan single keduanya Cinta Gak Punya Mata juga disambut garang oleh pecinta musik rock tanah air.
"Kobe adalah salah satu band yang bisa kita harapkan menjadi band rock di masa depan," ujar Log berharap.
"Tapi semuanya harus melalui proses. Terlepas dari segala kekurangannya saya akan memberikan kemampuan saya yang terbaik tanpa harus ada ekspos yang berlebihan. Biar masyarakat yang menilai dan menerimanya karena rock memang harus begitu," sambungnya.
Harapan Log mungkin tak berlebihan mengingat Kobe merupakan peraih The Best Perfomance Festival Rock Se–Indonesia ke-X tahun 2004 di Surabaya.
Debut rekaman Kobe terjadi saat tergabung dalam proyek album kompilasi 10 Finalis Djarum Super Rock Festival X dengan lagu Rock Slow di bawah naungan Log Zhelebour. Dua tahun kemudian Kobe merilis album debut. Dan album kedua ini hoki seperti mulai menghampiri Kobe. (kpl/wwn/boo)

Bahkan secara tidak langsung Log menandai kebangkitan musik rock di tengah perayaan setengah abad usianya yang berlangsung di Score Citos, Senin (16/3) dengan meluncurkan tiga album rock sekaligus. Ketiga album tersebut milik Kobe, Jamrud, dan Boomerang.
Seperti dikatakan oleh Log musik rock bisa bangkit kembali seperti masa jayanya pada era 80–an dan 90–an dengan istilah Alon–Alon Asal Kelakon. "Musik rock tidak bisa langsung meledak, tidak seperti musik pop yang mellow dengan pangsa pasar usia di bawah 16 tahun. Misalnya seperti saat saya memegang Boomerang sekitar tahun 1994 , tapi mereka baru terkenal di tahun 1999–an. Jadi ini butuh proses," ujar Log.
Apalagi di era digital seperti saat ini. Penjualan keping cakram pastinya turun. Sementara musik rock selama ini jualannya berupa kombinasi antara album dan aksi panggung. "Jadi janganlah rock diadu dengan pop. Sejak jaman perang rock tidak pernah menang dengan pop untuk urusan ini. Tapi rock itu hidupnya di panggung," jelasnya.
"Selain itu beberapa band rock yang tidak bisa tembus di major label, memilih membuat sebuah komunitas indie. Dan ini sangat berpengaruh dan perlu dipelajari bahwa market rock rawan akan hal seperti itu," tambahnya.
Mengawali karir sebagai promotor dari seorang DJ. Log tahu betul isi perut industri musik rock tanah air. Ia menginginkan adanya regenerasi yang lancar di jalur musik rock. Bukan hanya dalam pos musisi tapi juga disisi promotor. "Saya menginginkan hal itu. Jangan saya saja yang terus begini. Tapi ada log-log yang lain. Kalau sekarang saya bisa menginspirasi bagi lainnya, pastinya saya akan ikut senang," ungkapnya.
Dapat dikatakan sampai sekarang Log Zhelebour memang rajanya promotor rock. Ini bisa ditilik dengan kehadiran beberapa musisi rock dari berbagai generasi yang ikut mengisi tampil di panggung. Di buka oleh Kobe Band, disusul Jamrud, Boomerang dan Power Metal, acara penampilan nge-jam oleh Jelly Tobing, Eet Syahrani, Ian Antono dan Totok Tewel. Dan memang rock tak ada matinya. (kpl/wwn)

Hal tersebut dituangkan Kobe dalam lagu berjudul Pilih Aku Jadi Satu, yang terdapat dalam album kedua, CINTA GAK PUNYA MATA.
"Dalam membuat lagu, kami mengusung tentang kenakalan remaja dan sosial. Lagu tentang seruan tidak golput, kami lihat sangat pas dengan momen Pemilu," kata Sanche, vokalis Kobe ditemui usai konser di Kediri, Jawa Timur, Minggu (15/02).
Menurut dia, potensi golput (golongan putih, dengan tidak menggunakan hak suara dalam Pemilu) cukup tinggi. Sebagai pemusik, ia dan kawan-kawan merasa terpanggil menyerukan agar tidak golput.
Dalam konser di Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Kobe membawakan lagu sebanyak 12, di antaranya Positive Thinking, Cinta Gak Punya Mata dan beberapa lagu lainnya.
Sanche mengemukakan, aliran musik yang dibawakannya memang berjalur rock. Ia yakin, aliran rock masih mampu bersaing dengan aliran musik band sekarang, seperti melayu dan pop.
"Kami yakin, tahun 2009 rock akan mendapat tanggapan yang luar biasa dari masyarakat," katanya berharap.
Grup yang digawangi Sanche dan Ceko (vokalis), Idham (drummer), Helmi (gitaris), Pay (bass) ini, menurut Sanche memang dibuat beda, yaitu dilibatkannya Rendy sebagai DJ dan sampler, sehingga membuat grup asal Sidoarjo, Jawa Timur ini, lebih tampil aktif di panggung.
Ia berharap, Kobe bisa diterima masyarakat dan mampu menjadi grup terbaik. Ia yakin, aliran musik yang diramu keras seperti Slipknot dengan dangdut, menyajikan ciri berbeda ketimbang grup lainnya.
Di bawah produser Log Zhelebour, grup yang dibentuk tahun 2000 itu, kini sudah mengeluarkan dua album. Yang kedua berjudul CINTA GAK PUNYA MATA.
Idham, personel lain mengatakan, tahun 2009 ini Kobe berencana untuk fokus promosi album. Beberapa daerah sudah dikunjungi, seperti Yogyakarta, Banyuwangi, juga Kediri. Selain itu, Kobe juga berencana melenggang ke Tulungagung dan Malang. (kpl/npy)

Benih-benih kericuhan mulai terlihat saat Kobe mengawali konser. Sementara sejumlah petugas tampak kewalahan mengamankan jalannya konser, apalagi ketika terjadi adu jotos antar penonton.
Hingga grup musik Kobe yang berasal dari Sidoarjo ini mengalunkan lagu Positive Thinking berakhir, kericuhan di antara penonton masih terjadi.
Polisi lantas mengusir belasan penonton yang dituding sebagai pemicu kerusuhan dari lokasi panggung, untuk mencegah kerusuhan yang lebih luas.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gampengrejo, AKP Abraham Sisik ketika dikonfirmasi di Kediri, Minggu (15/02), mengatakan, pihaknya tidak menahan penonton yang dituding sebagai pemicu kerusuhan itu.
"Dari hasil pemeriksaan, mereka tidak membawa senjata tajam. Kemungkinan, hanya terjadi salah paham saat berjoget di lapangan," katanya.
Namun, pada saat ditanya minimnya jumlah personel di lokasi konser, dia membantah. "Kami sudah menempatkan petugas di seluruh lokasi, termasuk pengamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Kediri," katanya.
Dalam konser tersebut grup Kobe menyajikan 12 lagu. Konser di Kediri ini merupakan yang kali kedua setelah tahun 2008. Konser itu merupakan rangkaian tur untuk promosi album kedua CINTA NDA PUNYA MATA.
Sebelumnya, Kobe telah mengawali konser ke beberapa kota, seperti Yogyakarta, Banyuwangi, Kediri. Mereka juga akan manggung di sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Tulungagung dan Malang. (kpl/npy)