KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Ditanya soal apa pergantian vokalis akan membawa pengaruh, Aziz dengan yakin mengatakan tidak akan ada masalah berarti. "Nggak masalah, sebelumnya kan dia udah biasa bawain lagu-lagu Jamrud. Kalau untuk kekompakan, ada sih pelatihannya tapi lebih kepada pribadinya aja, karena bagaimana pun band itu adalah sebuah tim. Ke mana-mana harus bareng. Kalau untuk teknik vokal sih aku serahin sama dia sendiri," ungkap Aziz yang ditemui di Studio Gudang, Cililitan, Jaktim, Senin (9/11).
"Kita juga ada proses penyatuan visi dan misi, beberapa bulan nyetel musik Jamrud. Kita emang harus lebih mengenal satu sama lain, karena kita akan selalu jalan bareng terus. Kita nggak mau kecolongan seperti dulu, ternyata salah satu personil kita ada yang 'makai' (menggunakan narkoba, red), baru ketahuan setelah dia meninggal," tambah Aziz.
Soal perbedaan usia, menurut Aziz antara personil lawas dan Donal dapat saling menyesuaikan. Dan Aziz juga tak menampik kalau suara Donal memiliki kemiripan dengan vokalis sebelumnya. "Emang agak sulit, karena notasi lagu yang saya buat kan pasti kurang lebih sama dengan lagu-lagu terdahulu. Kalau untuk melepas secara total ya mungkin saya harus mencari lagu dari orang lain," tukas Aziz.
Sedang menurut Log Zhelebour, selaku produser, vokalis baru ini memiliki suara perpaduan vokalis rock kenamaan tanah air. "Bagi saya sih vokalis baru ini suaranya adalah perpaduan antara Kris ama Roy Jeconiah (vokalis Boomerang). Kalau mau nyari yang persis ama Krisyanto atau dibandingin sama dia ya sulit juga jadinya. Yang pasti mereka punya keunggulan masing-masing," ungkap Log.
Bagi Donal sendiri, menggantikan vokalis yang namanya sudah melekat dengan kekhasan Jamrud bukanlah masalah besar, malahan jadi sebuah tantangan. "Gak (jadi beban) sih, saya anggap ini sebagai tantangan aja, saya akan ngasih yang terbaik. Saya berangkat dari fans band ini, sejak saya masih SMP. Ini juga jadi satu kebanggaan bagi saya, gak nyangka bisa gabung. Makanya saya di band ini sering-sering tukar pikiran sama yang lebih senior," terang Donal. (kpl/ato/erl)

Menurut Log Zhelebour selaku produser, Jamrud akan meluncurkan 17 lagu dalam album baru ini. "Hari ini adalah syuting untuk dua video klip di BEST OF THE BEST JAMRUD, yaitu Puteri dan Berakit-Rakit. Albumnya sendiri berisi 17 lagu yang udah jadi hits dari album awal dan terakhir dari Jamrud. Semua lagu di album ini kebanyakan kenceng-kenceng, namun ada juga yang santai, seperti Selamat Ulang Tahun, Pelangi di Matamu dan Terima Kasih. Untuk rilis albumnya paling lambat awal Desember nanti," terang Log yang ditemui di Studio Gudang, Cililitan, Jaktim, Senin (9/11).
Kembalinya Jamrud kali ini juga membawa perbedaan dari sisi musikalitas. Lagu-lagu lawas ini diaransemen ulang supaya lebih bisa diterima kalangan muda saat ini. "Dari sisi musikalitas juga bisa dibilang gak ada celahnya, karena setiap lagu udah diaransemen ulang dengan berbagai penyempurnaan. Untuk penyesuaian antara tren sekarang dan musik lama. Di samping pengen tetap eksis, kita juga pengen dengan album ini kasih tahu kepada anak-anak muda kalau ada musik seperti yang Jamrud bawa dan juga telah jadi hits dan berjaya di masa lalu," kata penemu musisi-musisi rock ini.
"Kalau dari musiknya sih nggak terlalu banyak berubah. Cuma ada beberapa sound-sound tren musik sekarang yang kita masukkan," tambah sang gitaris, Aziz.
Soal penggemar, Log malah percaya kehadiran Jamrud akan jadi angin segar di tengah tren musik saat ini. "Nggak ada masalah, mereka malah suka Jamrud bisa eksis lagi. Album ini juga sebagai antisipasi bagi pasar terhadap musik-musik sekarang yang hanya itu-itu aja. Yang kemungkinan malah akan bikin jenuh. Saya nggak mau kecolongan untuk memulai start, makanya Jamrud masuk duluan, jangan sampai yang lain," tukas Log.
Jamrud saat ini digawangi Aziz MZ (gitar), Ricky Teddy (bass), Donal (vokal), Irwan (gitar) dan Dani (drum). (kpl/ato/erl)

Berawal hanya pengumpul uang receh, kini telah milyaran rupiah dikantonginya. Dari rumah berdinding triplek, hingga punya rumah mewah dan dari dipuji sampai dimaki-maki orang se-stadion, semua pernah dialaminya.
"Itu semua menjadi pengalaman yang berarti. Awalnya saya seorang DJ di Surabaya dan saya punya diskotik di Surabaya. Semua orang penyuka musik disko pasti tahu kalau saya suka mengadakan acara-acara disko," katanya di Score Café Citos, Senin (16/3).
Show yang pertama kali ia adakan adalah Superkid vs SAS dengan tajuk 'Rock Power' pada tahun 1980 di stadion Tambak Sari, Surabaya. Dengan menggunakan sisa panggung FFI 1979, show bermasalah.
Drummer Superkid, Jelly Tobing, jatuh kesetrum listrik gara-gara memaksa jadi vokalis. Terpaksa Log harus cari pengganti Jelly yang terbaring di rumah sakit.
"Show berjalan, tapi penonton tidak puas. Kursi sejumlah 50 ribu rata dengan tanah. Dan saya diteriaki 'Log dancuk', dan itu berulang-ulang puluhan ribu orang. Apa gak ngeri, bayangkan umur saya waktu itu masih 20 tahun. Tadi saya tetap berkeyakinan terus untuk menjadi promotor musik rock walau dalam keadaan susah," ungkapnya.
Tapi lika-liku seperti itu menjadikan Log orang yang tangguh. "Suatu saat saya akan membuat biografi yang isinya mengenai tentang semua pengalaman saya," ujarnya yakin.
Untuk menjadi seorang profesional, kata Log, bukan perkara gampang.
"Promotor tangguh itu tidak hanya bisa menguasai satu lini saja. Profesional itu hanya mengerti semua lini, baik untuk lobi maupun produksi. Saya tidak perlu bawa orang banyak untuk meeting, dan saya mendapatkannya yang berjumlah milyaran," pungkasnya. (kpl/wwn/bun)

"Keberuntungan mereka sebenarnya di tangan saya, dan ini sudah takdir," kelakar Log mengomentari kembalinya Boomerang. "Dan maaf, saya bukan tipe merebut band milik orang, lha wong mereka sendiri yang minta kembali," sambungnya terbahak.
Seperti dikatakan Log di Score Citos, Jakarta, Senin (16/3), awal kembalinya Boomerang terjadi saat Roy Jeconiah melakukan silaturahmi saat lebaran. "Saya sebut sebagai pemilihan waktu yang tepat," candanya.
"Dan dia terus mancing–mancing saya soal kemungkinan Boomerang balik lagi. Saya tahu maksud dia, langsung saya minta lagunya, dan kalau dengar lagunya sebelum di mixing semua produser pada lari, Roy seperti anak yang baru belajar nyanyi," imbuh Log.
Dan harus diakui, kecerewetan musikalitas Log justru yang menyelamatkan lagu–lagu Boomerang. Album ini dapat dinilai bagus. Andai kita dengar lagu Seumur Hidupku yang menjadi hit single pertama, akan terasa sentuhannya. Bercerita tentang laki–laki yang mencintai keluarganya. Sangat menyentuh walau tak harus termehek–mehek. Ini ungkapan cinta yang jantan.
Dengan formasi baru terdiri dari Roy (vokal), Henry (bass), Farid (drum), dan Andre Frezzy mantan gitaris Power Slave pengganti John Paul Ivan - Boomerang kembali datang mengobati kerinduan publik akan musik yang gahar. "Mereka adalah salah satu yang terbaik yang menjadi kebanggaan saya," pungkas Log. (kpl/wwn/boo)

Sebenarnya, album ini telah beredar di pasaran beberapa waktu lalu. Tapi launching resminya baru bertepatan dengan ulang tahun Log Zhelebour, Senin (16/3) di Score Citos, Jakarta. Tak seperti album perdananya POSITIVE THINKING yang adem di pasaran musik Indonesia, album kedua Kobe disambut lebih panas.
Hit single milik mereka, Mimpi Basah langsung nangkring di radio–radio beken setelah beberapa hari diluncurkan. Dan single keduanya Cinta Gak Punya Mata juga disambut garang oleh pecinta musik rock tanah air.
"Kobe adalah salah satu band yang bisa kita harapkan menjadi band rock di masa depan," ujar Log berharap.
"Tapi semuanya harus melalui proses. Terlepas dari segala kekurangannya saya akan memberikan kemampuan saya yang terbaik tanpa harus ada ekspos yang berlebihan. Biar masyarakat yang menilai dan menerimanya karena rock memang harus begitu," sambungnya.
Harapan Log mungkin tak berlebihan mengingat Kobe merupakan peraih The Best Perfomance Festival Rock Se–Indonesia ke-X tahun 2004 di Surabaya.
Debut rekaman Kobe terjadi saat tergabung dalam proyek album kompilasi 10 Finalis Djarum Super Rock Festival X dengan lagu Rock Slow di bawah naungan Log Zhelebour. Dua tahun kemudian Kobe merilis album debut. Dan album kedua ini hoki seperti mulai menghampiri Kobe. (kpl/wwn/boo)

"Mungkin kami belum terlalu mengeksplor kemampuan Donald karena sebenarnya format lagu–lagu ini dibuat saat Yanto belum cabut. Dan kita juga tak pernah tahu kalau Yanto akan pergi. Tapi kita selalu menyiapkan segala sesuatunya bila hal–hal seperti ini terjadi. Mungkin untuk album berikutnya baru akan kelihatan," kilah Aziz di Citos, Jakarta, Senin (16/3).
Untuk album INGIN KEMBALI ini, Jamrud mencoba menambal sulam personil dengan masuknya, Irwan (gitar), Denny (drum), dan Donald (vokal) sebagai anggota baru. Sementara anggota lawas yang tersisa hanya Azis MS (gitar) dan Ricky Teddy (bas). Menurut Log Zhelebour selaku produser formasi baru ini mulai diperkenalkan per Januari 2009.
"Ini merupakan album pertama dengan formasi terbaru Jamrud. Berisi 8 lagu, album ini merupakan adaptasi dari sebuah musik rock yang mapan. Dan mungkin kita akan agak aneh mendengarkan musik Jamrud yang ini. Tapi mereka telah memberikan yang terbaik. Ke depannya mereka harus lebih baik lagi," tutur Log.
Bagi Log sendiri perubahan di tubuh Jamrud dipandang sebagai sesuatu yang positif. Paling tidak ada regenerasi dengan masuknya anak–anak muda tersebut.
"Dan dalam dua bulan ke depan kita akan coba untuk membuat album the best Jamrud sebagai adaptasi mereka secara utuh, agar tidak ada ewuh pakewoh antara yang senior dan junior untuk menghilangkan kejanggalan psikologis," ungkap Log. (kpl/wwn/boo)

Bahkan secara tidak langsung Log menandai kebangkitan musik rock di tengah perayaan setengah abad usianya yang berlangsung di Score Citos, Senin (16/3) dengan meluncurkan tiga album rock sekaligus. Ketiga album tersebut milik Kobe, Jamrud, dan Boomerang.
Seperti dikatakan oleh Log musik rock bisa bangkit kembali seperti masa jayanya pada era 80–an dan 90–an dengan istilah Alon–Alon Asal Kelakon. "Musik rock tidak bisa langsung meledak, tidak seperti musik pop yang mellow dengan pangsa pasar usia di bawah 16 tahun. Misalnya seperti saat saya memegang Boomerang sekitar tahun 1994 , tapi mereka baru terkenal di tahun 1999–an. Jadi ini butuh proses," ujar Log.
Apalagi di era digital seperti saat ini. Penjualan keping cakram pastinya turun. Sementara musik rock selama ini jualannya berupa kombinasi antara album dan aksi panggung. "Jadi janganlah rock diadu dengan pop. Sejak jaman perang rock tidak pernah menang dengan pop untuk urusan ini. Tapi rock itu hidupnya di panggung," jelasnya.
"Selain itu beberapa band rock yang tidak bisa tembus di major label, memilih membuat sebuah komunitas indie. Dan ini sangat berpengaruh dan perlu dipelajari bahwa market rock rawan akan hal seperti itu," tambahnya.
Mengawali karir sebagai promotor dari seorang DJ. Log tahu betul isi perut industri musik rock tanah air. Ia menginginkan adanya regenerasi yang lancar di jalur musik rock. Bukan hanya dalam pos musisi tapi juga disisi promotor. "Saya menginginkan hal itu. Jangan saya saja yang terus begini. Tapi ada log-log yang lain. Kalau sekarang saya bisa menginspirasi bagi lainnya, pastinya saya akan ikut senang," ungkapnya.
Dapat dikatakan sampai sekarang Log Zhelebour memang rajanya promotor rock. Ini bisa ditilik dengan kehadiran beberapa musisi rock dari berbagai generasi yang ikut mengisi tampil di panggung. Di buka oleh Kobe Band, disusul Jamrud, Boomerang dan Power Metal, acara penampilan nge-jam oleh Jelly Tobing, Eet Syahrani, Ian Antono dan Totok Tewel. Dan memang rock tak ada matinya. (kpl/wwn)