< >

ARTIKEL LUNA MAYA


'JANDA KEMBANG', Upaya Bersihkan Stereotip Janda

KapanLagi.com - Pemain: Ringgo Agus Rahman, Luna Maya, Sarah Sechan, Esa Sigit, Rifat Sungkar, Joshua Pandelaki, Edric Tjandra, Joe Project Pop, Sita Nursanti.

Selasih (Luna Maya) atau lebih sering dipanggil Asih, adalah pendatang baru di Pulo Bantal, pinggiran kota Jakarta. Memiliki paras cantik, suara cukup merdu, dan tubuh seksi membuat Asih langsung mendapat pekerjaan sebagai penyanyi pada Dodirama Band, pimpinan Pak Dodi (Ringgo Agus Rahman) menggantikan Yuli Nada (Sarah Sechan) yang merupakan istri dari Dodi.

Ketika masa kampanye, Dodirama Band laris mendapat panggilan show. Apalagi dengan penampilan Asih sebagai vokalis baru, membuat show Dodirama Band selalu ramai oleh penonton. Ramainya show Dodirama ini tak semata-mata karena merdunya suara Asih, namun para penonton yang kebanyakan laki-laki ini ingin menikmati kemolekan Asih.

Yuli yang sebelumnya menjadi vokalis band suaminya, merasa cemburu dan merasa tersaingi dengan kehadiran Asih. Yuli pun mulai memprovokasi ibu-ibu kampung Pulo Bantal untuk membenci Asih. Asih yang hidup di Pulo Bantal seorang diri lebih banyak menutup diri, sehingga membuatnya mendapat julukan janda kembang.

Posisi Asih pun semakin tersudut. Akibat provokasi dari Yuli, masyarakat mulai beropini sendiri-sendiri. Asih yang dituduh sebagai pelacur dan punya ilmu pelet tak tahan menerima teror yang kejam semakin membuatnya tak berdaya hingga terjadi pembakaran rumahnya.

JANDA KEMBANG yang digarap oleh sutradara muda Lakonde, murid dari Hanung Bramantyo berusaha memberikan aura yang berbeda di antara gempuran film horor dan komedi esek-esek. Sayangnya, usaha ini masih belum terlalu berhasil.

Karakter Asih yang diperankan Luna Maya cukup menarik perhatian. Apalagi pamor Luna saat ini juga tengah menanjak. Meski dari sisi akting, Luna belum mampu menunjukkan kemampuan akting yang maksimal, masih terlihat kaku dan sedikit kedodoran.

Untungnya, hal itu tertutupi oleh ulah konyol Ringgo dan Sarah. Sehingga film ini cukup menghibur para penonton. Terlebih jika Anda penasaran dengan penampilan Luna kala bernyanyi dangdut, maka film ini patut Anda tonton. (kpl/riz)


Lihat profil: Ringgo Agus Rahman, Luna Maya, Sarah Sechan, Rifat Sungkar, Edric Tjandra
Diposting oleh: Editor | Jumat, 15-05-2009 |

'ASMARA DUA DIANA', Terjepit di Antara Dua Cinta

KapanLagi.com - Pemain: Jamie Aditya, Luna Maya, Aura Kasih, Mario Maulana, Verdi Solaiman, Jose Rizal Manua, Restu Sinaga

Asmara (Jamie Aditya) bisa jadi adalah pria yang paling beruntung. Ia menikahi Diana Wulandari (Luna Maya) yang cantik dan juga merupakan anak tunggal seorang pengusaha travel kaya di Jakarta. Sayangnya, Asmara punya satu 'penyakit' yang bakal membuatnya tertimpa banyak kesialan.

Sejak menikah dengan Diana Wulandari, Asmara diserahi perusahaan oleh mertuanya. Warisan pun terbentang di depan mata. Masa depan Asmara jelas akan cerah. Semuanya berjalan lancar hingga Asmara yang supel dan baik mulai terpikat seorang wanita bernama Diana Dwiyana (Aura Kasih) yang seksi dan mempesona. Dari beberapa kali kencan rahasia, Diana Dwiyana pun mengaku hamil dan meminta pertanggungjawaban Asmara. Permintaan ini sulit ditolak karena Diana Dwiyana adalah adik dari seorang kolonel yang tak ragu berbuat kasar jika ada yang mengganggu keluarganya. Di sisi lain, Asmara juga tak mungkin meninggalkan istrinya karena jaminan masa depannya ada di sana.

Masalah bertambah rumit ketika Diana Wulandari, istri Asmara, ternyata juga hamil. Kehamilan ini jelas disambut dengan gembira oleh seluruh keluarga. Bahkan, saking bahagianya, ayah Diana Wulandari malah memberikan perusahaan baru buat Asmara. Di saat yang sama, Diana Dwiyana yang mulai hilang kesabaran mengancam akan memberi tahu istri Asmara tentang hubungan mereka. Panik, Asmara pun mulai terpikir untuk menghabisi nyawa Diana Dwiyana dengan cara menyewa seorang pembunuh bayaran.

Ternyata ini pun tak mendatangkan ketenangan batin buat Asmara yang semakin resah. Dalam kekalutan, Asmara memutuskan untuk pergi menghilang. Dalam pelarian ini Asmara kemudian bertemu dengan seorang preman yang baru saja bebas dari penjara. Dari preman ini Asmara mendapat pencerahan. Menurut sang preman, tempat paling aman di dunia adalah di dalam penjara. Di dalam penjara tak ada orang yang dapat menyentuh Asmara.

Dari hasil diskusi inilah Asmara kemudian mendapat gagasan cerdas untuk menghabiskan sisa hidupnya di dalam penjara. Maka mulailah Asmara mencari-cari masalah agar bisa dijebloskan ke balik tirai besi. Usaha ini sukses. Asmara pun harus menjalani hukuman di dalam penjara. Sayangnya, masa hukuman ini tak cukup panjang sehingga Asmara, lagi-lagi, harus mencari cara untuk kembali ke dalam penjara.

Saking giatnya usaha Asmara, para sipir mulai dibuat bosan dan jengkel dengan ulah narapidana terlalu sering keluar masuk bui ini. Tapi semangat Asmara tak pernah surut, ia bahkan mulai membangun bisnis di dalam penjara ini dan menjadi narapidana favorit di sana. Tapi sampai kapan Asmara bisa merasakan kebahagiaan di tempat yang seharusnya menjadi kurungan bagi dirinya? (kpl/roc)


Lihat profil: Jamie Aditya, Luna Maya, Aura Kasih, Mario Maulana, Restu Sinaga
Diposting oleh: Editor | Jumat, 30-01-2009 |

«123456»