< >

BLOG MACHICA MOCHTAR


Dorce Gamalama Nikah Tahun 2009?

Kapanlagi.com - Ditanya soal apa yang belum dicapai selama tahun 2008, presenter dan penyanyi Dorce Gamalama secara berkelakar menyebut ingin segera menikah lagi. Namun Bunda Dorce, secara cepat menyahut kalau ucapannya itu sekedar bercanda. Akankah Dorce menikah tahun 2009?

"Bercanda-bercanda, ya pokoknya saya tidak menargetkan dalam hidup saya, saya selalu menjalani apa yang saya punya, kalau kesuksesan itu bagian dari bonus." setengah meralat ucapannya.

Dorce yang ditemui di acara Karya Akhir Tahun Dorce Gamalama, di Hotel Century Park Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini mengungkapkan banyak pelajaran yang diperoleh selama tahun 2008. Termasuk pengalaman menjalani hidup dengan orang-orang yang dicintainya.

"Contohnya saya pernah sendiri, penah berdua dan sendiri lagi, ya semua jiwa dan raga saya, saya serahkan pada Tuhan," terang Dorce dengan gaya pasrah.

Acara Karya Akhir Tahun Dorce Gamalama sendiri merupakan acara Bunda Dorce mengumpulkan para penyanyi yang pernah membawakan lagu-lagunya. Hadir dalam acara itu penyanyi dangdut Cici Paramida, Siti KDI, Machica Mochtar, Tukul Arwana dan lain-lain.

Sementara ditanya soal harapannya di tahun 2009, pemilik nama asli Dedi Yuliardi Ashadi itu, lagi-lagi dengan bercanda menyebut ingin kawin lagi.

"Kawin lagi," ungkap Dorce yang mengaku akan membuat gebrakan pada 2009 itu sambil berlari meninggalkan para wartawan.  (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Dorce Gamalama, Cici Paramida, Siti KDI, Machica Mochtar, Tukul Arwana
Tag: Perkawinan Selebriti
Diposting oleh: Editor | Selasa, 23-12-2008 |

Menulis Lagu Bunda Dorce Butuh Satu Menit

Kapanlagi.com - Penyanyi multi bakat, Dorce Gamalama tidak butuh waktu lama untuk menulis sebuah lagu. Pembawa acara program Dorce Show itu, mengaku hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk menulis sebuah lagi.

"Dalam satu menit saya bisa membuat satu lagu," terang Bunda, demikian biasa dipanggil, dalam acara Karya Akhir Tahun Dorce Gamalama di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/12) lalu.

Karena kemampuan improvisasi yang begitu cepat, Bunda mengaku hingga tahun 2008 telah menciptakan lebih dari 1000 buah lagu. Lagu-lagunya pun memiliki banyak aliran, termasuk dangdut, pop dan keroncong, yang banyak dinyanyikan para penyanyi terkenal.

"Alhamdulillah kemarin lagu-lagunya melebihi target yang saya ciptakan, dengan 1000 lebih lagu, dan di lagu itu banyak aliran, jadi nggak hanya dangdut atau pop," ungkapnya.

Namun terpenting bagi Bunda adalah kepuasan batin yang diperoleh dari karya-karya itu. Dan ke depan dirinya tidak akan surut untuk terus berkarya, baik sebagai penulis lagu, presenter atau pun komedian.

Sementara terkait even Karya Akhir Tahun Dorce Gamalama, merupakan acara Bunda Dorce untuk mengumpulkan para penyanyi yang pernah membawakan lagu-lagunya. Hadir dalam acara itu penyanyi Cici Paramida bersama adiknya, Siti KDI, Machica Mochtar dan pelawak dan presenter Bukan Empat Mata, Tukul Arwana(kpl/hen/dar)


Lihat profil: Dorce Gamalama, Tukul Arwana, Machica Mochtar, Cici Paramida, Siti KDI
Diposting oleh: Editor | Selasa, 23-12-2008 |

Machica Mochtar Perjuangkan Hak Iqbal

Kapanlagi.com - Menyambut hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember ini sudah sepatutnya kita semua memberikan penghormatan terbesar bagi seluruh ibu di dunia. Ibu mana pun di dunia ini akan selalu memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya. Hal yang juga dilakukan oleh pedangdut Machica Mochtar. Sebagai seorang ibu, dia ingin memberikan yang terbaik buat putranya, Iqbal.

Sampai saat ini Machica terus berupaya memperjuangkan agar putranya ini mendapat pengakuan dari ayahnya, Moerdiono. "Untuk hari ibu masih sama seperti ibu-ibu yg lain, yang diharapkan yaitu kemantapan hak sebagai ibu. Jadi tidak ada bedanya dengan ibu-ibu yang lain. Saya juga berharap mendapat pengakuan, karena saya sangat bersyukur kalau anak saya mendapat pengakuan dari ayahnya. Saya hanya meminta, dia bisa mengakui dan mencintai Iqbal, karena memang itu adalah anaknya, kasihan si Iqbal kalau dia tidak mendapatkan kasih sayang dari ayahnya," ungkap pedangdut ini yang ditemui di Hotel Century Park Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/12).

Soal kondisi putranya saat ini, Machica merasa diperlakukan kurang adil. Sebagai seorang ibu dia akan terus memperjuangkan hak yang seharusnya didapat putranya. "Bicara adil atau nggak yang saya rasakan adalah ketidakadilan maka dari itu saya akan terus berjuang untuk mendapatkan haknya karena saya anggap saya tidak bersalah, dan selama ini saya di jalan benar, yaitu memperjuangkan hak Iqbal untuk bertemu dengan bapaknya. Dan itu suatu hal yang wajar dilakukan oleh ibu untuk anaknya," tambah Machica(kpl/hen/erl)


Lihat profil: Machica Mochtar
Diposting oleh: Editor | Senin, 22-12-2008 |

Machica: Saya Rela Dihukum Mati!

Kapanlagi.com - Tekad Machica Mochtar sudah bulat. Ia siap mati bila tes DNA tidak membuktikan Moh. Iqbal Ramadhan adalah darah daging Moerdiono. Machica tidak peduli dengan pernyataan keluarga Pak Moer saat preskon kemarin.

"Saya tidak berurusan dengan dengan keluarga Pak Moer, karena mereka manusia laknat," tegasnya, saat disambangi di kediaman Jl Perkutut 5 no 9 Sektor II Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (21/7).

Machica menegaskan kembali, Iqbal adalah darah daging Pak Moer dan itu tidak bisa digantikan. "Dan fakta tidak bisa diputar balikkan," tandas Machica. "Tes DNA saya siap, kalau tidak terbukti saya rela dihukum mati."

Kondisi Iqbal sekarang, menurut wanita asal Makassar ini, sama seperti dengan anak–anak pada umumnya. "Ia selalu menanyakan ayahnya dan merindukannya. Dan dia juga bertanya kenapa ayahnya tidak mau menemuinya."

Satu tujuan Machica, yakni mempertemukan Iqbal dengan ayahnya.

"Sejak kami berpisah, Pak Moer tidak pernah datang lagi ke sini. Kalau dia tidak mau ketemu dengan Iqbal, paling tidak akte kelahiran harus jelas. Dan saya akan tuntut keadilan buat anak saya," pungkasnya. (kpl/ant/tri)


Lihat profil: Machica Mochtar
Diposting oleh: Editor | Senin, 21-07-2008 |

Moerdiono Merayu, Machica 'Luluh'

Kapanlagi.com - Dulu, saat menjabat sebagai Mensesneg, Moerdiono sangat terkenal hati–hati dalam memberikan pernyataan. Bahkan ia terkesan pelit bicara. Tapi jangan dikira Pak Moer tak jago dalam merayu.

Berikut salah satu isi rayuan Pak Moer, seperti diungkapkan Machica Mochtar. 'Tugu Monas Ibarat Seorang Dewi Dan Engkau Bagi Dewi Bagiku'. "Kata–kata itulah yang membuat aku luluh," kenang Machica.

Machica pertama kali bersua dengan Moerdiono pada tahun 1992 di Bali, saat kampanye. Di tahun yang sama Machica diminta pindah ke Jakarta dari Makassar oleh Pak Moer. Baru setelah itu, beberapa album rekaman Machica keluar.

Di tahun 1993 mereka naik haji. Di Mekkah, Moerdiono menikahi Machicha dengan mas kawin 2 ribu real dan satu set perhiasan emas dan berlian yang terdiri dari kalung, giwang, cincin dan gelang.

"Setelah itu kami hidup selayaknya seperti suami istri. Tapi saya sadar Pak Moer tidak bisa datang setiap hari, karena sudah punya istri. Tentu orang bertanya kenapa saya mau dengan orang yang bersuami, karena itulah cinta. Tahun 95 saya hamil, 96 saya melahirkan dan 98 kami resmi pisah," tutur Machica.

Dan sejak saat itu Moerdiono tidak pernah lagi berkunjung ke Bintaro. "Semua orang terdekat Pak Moer pasti tahu saya, karena saya sering menemani Pak Moer kunjungan ke daerah atau sekedar main tenis di Sesneg," ungkapnya. (kpl/ant/tri)


Lihat profil: Machica Mochtar
Diposting oleh: Editor | Senin, 21-07-2008 |

Machica: Saya Merasa Pak Moer Ditekan!

Kapanlagi.com - Tarik ulur soal status Iqbal terus berlanjut. Moerdiono masih kukuh tak mengakui status Iqbal sebagai anaknya. Sebaliknya, Machica Mochtar akan terus menuntut pengakuan. Sampai adanya pengakuan dari mantan Mensesneg era Orba tersebut.

Andai Pak Moer mau menerima solusi simple, seperti yang diharapkan Machica, mungkin persoalannya tidak akan seriuh ini. "Hanya kembali kepada hati nurani. Dan saya yakin Pak Moer punya itu," ujar Machica di Bintaro, Senin (21/7).

Kalau pun sampai sekarang Pak Moer diam saja, Machica memastikan ada faktor 'x'. "Saya merasa Pak Moer berada dalam tekanan," duga Machica.

Sebenarnya soal tekanan bukan hal baru bagi Machica. Berkali–kali fitnah, teror dan ancaman pembunuhan menghampirinya. Salah satunya bentuknya seperti preskon yang dilakukan keluarga Pak Moer beberapa hari lalu.

"Itu salah satu fitnah, pemutar balikan fakta. Saya hanya minta tolong hentikan semua itu karena saya tidak akan menghentikan langkah saya untuk mencari keadilan," tegasnya. (kpl/ant/tri)


Lihat profil: Machica Mochtar
Diposting oleh: Editor | Senin, 21-07-2008 |

Machica Mochtar Mengadu ke Menkumham

Kapanlagi.com - Perjuangan Machica Mochtar untuk mendapatkan pengakuan dari Moerdiono soal status anaknya, Mohammad Iqbal Ramadhan, rupanya bakal makin berat. Setelah pengajuan permohonan isbath ditolak Pengadilan Agama Tiga Raksa, Machica mencoba mencari keadilan pada Menteri Hukum dan HAM.

Selain itu, melaporkan Moerdiono ke pihak berwajib juga menjadi alternatif solusi bagi Machica. Karena kasus ini bisa dipidanakan dengan pasal 279 dan 280 KHUP tentang menghalangi sebuah pernikahan. Dengan hukuman pidana penjara selama 5 tahun.

Mengenai penolakan isbath yang telah ditetapkan oleh PA Tiga Raksa bernomor 46 /Pdt.P/2008/Pa.Tgrs pada 18 Juni 2008 lalu, kuasa hukum Machica Moechtar, Rusdianto Matuatua, SH, menandaskan adanya pernikahan antara kliennya dengan Moerdiono.

"Penolakan isbath klien kami karena tidak ada persetujuan istri dalam peraturan poligami. Tapi pernikahan klien kami terbukti karena adanya sumpah dari saksi–saksi," terang Rusdianto (21/7).

Walau sulit, tapi Rusdianto tetap optimis, kliennya bakal memperoleh haknya kembali. Katanya, butuh waktu dan proses yang berkelanjutan. "Pengungkapan kejadian ini telah lama dan tersistem. Kita harus melangkah dengan cara perlahan," tuturnya.

Cara perlahan itu bisa ditilik dari perkembangan kasus ini. Dari hanya sekedar gosip, kini sudah muncul fakta hukum atas pernikahan Moerdiono dan Machica(kpl/ant/tri)


Lihat profil: Machica Mochtar
Diposting oleh: Editor | Senin, 21-07-2008 |

«12»

LIHAT ARSIP BERITA MACHICA MOCHTAR TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA MACHICA MOCHTAR TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA MACHICA MOCHTAR TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA MACHICA MOCHTAR TAHUN 2004