KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Kita nggak pernah menutup diri untuk sinetron. Memang saya sedang sibuk di film sama band. Dulu sih awalnya memang sinetron," tanggap Fachri di Gramedia Grand Indonesia, akhir pekan lalu.
"Ya, perbedaan sinetron sama film kan cuma persiapan dan cara kerjanya. Saya nggak pernah bilang nggak pernah mau sinetron, cuma sekarang belum ada aja," sahut Marsha.
Lantas, bagaimana kalau mereka ditawari main sinetron? Ditanya begitu, Fachri langsung tersenyum. "Kita juga nggak menutup diri buat main sinetron. Kalau gue sih berperan jadi apa saja sih gue mau. Dan kalau sejauh ini gue masih bisa bagi waktu antara film dan band. Porsinya seimbang, nggak ada yang dispesialin," terang putra Ahmad Albar ini.
Yang pasti, Marsha dan Fachri punya satu paham. Mereka tidak membedakan pekerjaan apa pun. Itulah yang mungkin menjadi pangkal kesuksesan mereka. Sama seperti suksesnya film yang dibintangi keduanya, PINTU TERLARANG, yang kini dibuat versi DVD.
"Pastinya kita senang karena hasil karya Indonesia bisa dihargai terus, juga sekarang ada dalam format DVD. Jadi yang dulu belum sempat nonton, bisa nikmati dan juga buat kolektor," kata Marsha. (kpl/buj/boo)

"Kita santai aja, karena gak semua film sesuai dengan karakter kita, kita secepatnya dapat film baru lagi," terang Fachri saat ditemui di peluncuran DVD film PINTU TERLARANG di Gramedia, Grand Indonesia, Jumat (13/11) kemarin.
"Sejauh ini belum ada rencana apa-apa," jelas Marsha. Ditambahkan oleh Fachri yang bakal merayakan ultahnya 15 November tanpa perayaan ini, "Kalau ada tawaran bagus, semuanya welcome, pasti kita ambil."
Apakah mereka ingin mengikuti jejak Widyawati dan almarhum Sophan Sophiaan yang selalu tampil bersama di layar lebar? "Gak mikir sampai ke sana, lagipula beda zaman," pungkas anak dari penyanyi gaek, Ahmad Albar ini. (kpl/buj/riz)

"Bukannya nggak mau jawab. Memang kalau sudah ada perencanaan nanti saya jawab dengan apa adanya," tutur Fachri saat ditemui di peluncuran DVD PINTU TERLARANG di Gramedia Grand Indonesia, Jumat (13/11) kemarin.
Apakah mereka bosan ditanya tentang pernikahan? "Bosen sih enggak. Cuma kita capek diulang-ulang terus," jawab Fachri.
Mungkin memang mereka berdua tipe santai dan tidak buru-buru. Apalagi, ayah Fachri, Ahmad Albar, tidak mendesak sang putra untuk cepat-cepat naik ke pelaminan.
"Papa mah santai," pungkas Fachri yang akan berulang tahun 15 November besok ini. (kpl/buj/npy)

"Film ini kan sering ikut festival. Apresiasinya luar biasa, bahkan jadi film terbaik di Puchon International Fantastic Film Festival 2009 di Korea Selatan. Bisa diterima di Indonesia saja kita bangga, apalagi di dunia internasional," tutur Fachri saat ditemui di peluncuran DVD PINTU TERLARANG di Gramedia, Grand Indonesia, Jumat (13/11) kemarin.
DVD ini sendiri dilengkapi dengan special feature seperti adegan-adegan yang salah dan kocak. "Jadi nggak sekedar DVD biasa," tambah Fachri yang mengaku amat bangga filmnya ini bisa mengalahkan film Perancis yang amat terkenal dalam festival di Korea.
Lebih jauh, Marsha pun merasa amat bangga bisa membawa nama baik Indonesia ke ranah internasional melalui filmnya ini. "Kita masuk festival film di Udine di Italia. Ini pertama kali buat aku ikut festival di luar negeri dan jadi pengalaman luar biasa banget. Kebanggaan tersendiri," akunya.
"Kita bangga bisa bawa nama baik Indonesia," tambah sang kekasih. (kpl/buj/npy)

Namun ketika KapanLagi.com mencoba menguak kebenaran kabar tersebut kepada Fachri dan Marsha, keduanya menolak jika dikatakan sudah merencanakan sebuah pernikahan. Menurut Fachri dirinya tidak akan menutup-nutupi pernikahan dan pasti akan memberi tahu kepada media.
"Pernikahan kalau misalnya iya, saya kasih tahu, gak nutup-nutupin. Gak percaya sih, kalau ditanya-tanya lagi jawabnya pasti itu. Saya selalu menjawab 'pertanyaannya itu-itu aja, gak ada yang baru," ujar Fachri saat ditemui di acara peluncuran DVD PINTU TERLARANG di Gramedia Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (13/11).
Meski sudah hampir 4 tahun Fachri dan Marsha berpacaran, tapi Fachri mengaku belum merencanakan untuk menikahi Marsha, karena Ai (sapaan akrab Fachri) ingin memperbaiki kualitas hidupnya terlebih dahulu untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
"Belum ada perencanaan, belum ke arah sana. Akhirnya nanti bakal ketahuan. Pengen jadi pribadi yang lebih baik dan secara materi, semua udah diatur, yang penting niat insyaAllah semua lancar," terang Fachri. (kpl/buj/bun)

"Nggak, itu nggak benar. Belum ada persiapan apa-apa. Kalau ada persiapan pasti kalian denger, pasti dapat undangan," ujarnya ketika ditanya mengenai rencana pernikahan Fachri dan Marsha.
Ditemui usai latihan untuk Konser Classic Chrisye di Studio Rossi Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (11/10) kemarin, pria yang akrab dipanggil Iyek ini hanya menjelaskan jika pembicaraan ke arah pernikahan belum dilakukan. Tapi kalau Fachri maupun Marsha sudah siap menikah, ia pun senantiasa mendukungnya.
"Pembicaraan ke arah sana belum, kita serahkan saja sama Ai dan Caca. Kapan mereka siap, ya go ahead," kata Iyek. "Pertemuan keluarga sudah sering, tapi nggak membicarakan soal itu. Ya kalau saya sih nggak pernah maksa untuk cepet-cepet nikah, saya serahkan sama mereka saja," sambungnya.
Lantas, jika keduanya memang sudah siap kenapa tidak segera saja melangsungkan pernikahan? Ditanya begini, Iyek lebih menyerahkan ke putranya. Yang pasti ia sendiri sebagai orang tua mengharapkan anaknya bahagia dan bisa segera menggendong cucu.
"Kalau itu tanya ke Fachri-nya. Mungkin mereka masih sibuk syuting. Kalau mereka siap, orang tua siap aja," pungkas pria yang masih santai untuk urusan mencari pendamping lagi ini. (kpl/hen/boo)

Sitges Film Festival atau lebih dikenal dengan nama Festival de Cine de Sitges adalah sebuah festival film tahunan yang digelar di Catalonia. Festival ini dianggap sebagai festival yang bergengsi di Eropa dan digelar di kota pesisir Catalonia, Sitges. Tahun ini, Sitges Film Festival digelar mulai tanggal 1 sampai 12 Oktober mendatang.
Seperti ditulis oleh Joko di akun Twitter miliknya Jumat (25/09) siang tadi, PINTU TERLARANG, film ketiganya yang dibintangi oleh Fachri Albar dan Marsha Timothy ini bakal 'terbang' ke Spanyol.
"Pintu Terlarang/The Forbidden Door goes to Spain (Sitges) http://bit.ly/4a9YJe," tulis Joko. Semoga saja, dengan semakin banyak film Indonesia yang meramaikan festival film internasional, dunia perfilman tanah air pun semakin menunjukkan tajinya. (kpl/npy)