KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Sebenarnya mereka nggak bilang alasannya ke aku apa, tapi mereka pilih karakter yang bisa masuk ke anak-anak," ungkapnya saat ditemui di sebuah acara di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (21/11) ini.
"Bisa jadi karena postur tubuh kali ya, ha.. ha.. ha, bonekanya kan cuman segini (setinggi dada, red). Bisa jadi (faktor postur, red)" ungkapnya sambil tertawa.
Saat ditanya tentang karakter boneka di SESAME STREET, Melissa Karim pun dengan lancar menjelaskan. Karena sejak kecil dirinya mengaku sudah menyukai acara yang kini tayang menjadi JALAN SESAMA di TV 7 itu.
"Jadi yang favorit di situ, made in Indonesia, yang cewek itu namanya Putri, yang cowok namanya Momon. Lalu ada Jabrik, sama Tantan. Jadi karakternya sangat Indonesia. Ada Badak bercula satu, itu si Jabrik," pungkasnya. (kpl/gum/dar)

"Mereka nggak peduli rating, nggak peduli iklan, karena mereka punya cukup dana untuk membuat program yang sesuai dengan idealismenya mereka. Prioritas utama mereka adalah pendidikan," ungkapnya saat ditemui di sebuah acara di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (21/11).
"Mereka nggak peduli dengan pesan-pesan dari pihak pengiklan apapun. Mereka itu bilang, ada iklan di tengah-tengah tayangan itu membingungkan," tegasnya.
Jadi kalau menonton JALAN SESAMA, menurutnya iklan adanya di depan acara, disusul program, terus iklan lagi, sudah. Jadi di tengah-tengah program tidak ada iklan. "Karena menurut mereka iklan itu nggak bagus buat anak," tegasnya.
Hal ini kemudian membuat Melissa Karim berbangga saat diminta menjadi bintang tamu di SESAME STREET. Meski acara itu baru akan tayang pada 2011, mengingat sistem kerja yang sangat berbeda dengan di Indonesia.
"Ini tayangan yang murni. Kenapa aku impressed banget sama mereka, karena jarang banget program di Indonesia yang punya komitmen nggak peduli sama rating. Pokoknya objektif buat edukasi dan keperluan anak dan mereka percaya proses. Kalau program itu tidak akan sukses hanya bekerja dalam waktu satu tahun atau dua tahun saja," pungkasnya. (kpl/gum/dar)

"Aku khusus jadi bintang tamu di SESAME STREET, untuk penyuluhan gempa," ungkapnya saat ditemui di acara sebuah produk kosmetik di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (21/11).
Istimewanya, materi tentang gempa di acara itu akan disampaikan oleh Michelle Obama, istri dari presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Meski pengambilan gambar dilakukan secara terpisah, di Jakarta, namun bintang kelahiran Jakarta, 12 Mei 1978 itu mengaku berbangga.
"Jadi penyuluhan gempa itu yang ngajarin Michelle Obama. Pas mereka bilang begitu ke aku, aku excited banget. Ini tayang di Indonesia di acara JALAN SESAMA," terangnya bangga.
Karena kerjasamanya dengan saluran televisi di Amerika, Melissa mengaku harus mengikuti sistem kerja yang berlaku di negeri Paman Sam itu.
"Dia pake sistem kerjanya kayak di Amerika, untuk episode yang sekarang misalnya, mereka sudah syuting satu tahun lebih sebelumnya. Sebelum mereka tayang, sudah ada 52 episode selesai. Baru tayang tahun depan. Jadi yang saya ini, baru tayang 2011," jelasnya. (kpl/gum/dar)

Melissa sendiri memang merencanakan memiliki momongan di tahun depan walaupun sebenarnya dia dan sang suami, presenter Metro TV Ralph Tampubolon, tidak memiliki target pasti.
"Kalau Tuhan kasih, rencananya tahun depan," aku Melissa. "Target sih nggak ada, tapi kalau dikasih Tuhan tahun depan juga amin."
Presenter JALAN SESAMA ini pun menuturkan kesukaannya terhadap anak-anak. Apalagi, acara JALAN SESAMA adalah program bertema pendidikan untuk anak-anak yang mau tidak mau bisa membangkitkan naluri keibuannya.
"Sebenarnya aku memang suka sama anak kecil dan program yang bertema pendidikan buat anak. Tapi keinginan punya anak itu suatu keputusan yang nggak main-main. Kita pengen make sure kalau punya anak nanti ingin jadi orang tua yang terbaik," terangnya.
Lalu, apakah ada persiapan khusus dari mereka berdua untuk menyambut buah hati? "Persiapan nggak ada, paling kejar setoran aja. Cewek atau cowok sama aja, yang penting sehat," pungkas Melissa. (kpl/gum/npy)

Ditemui di acara Loreal, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (21/11) kemarin, Melissa menjatuhkan pilihannya pada BlackBerry untuk memudahkan komunikasinya. "Saat ini aku pakai BlackBerry seri Curve," ungkap Melissa.
Istri Ralp Tampubolon memiliki alasan tersendiri memilih BB, "Karena menurut aku simple dan lebih irit bisa BB-an ke teman-teman. Kalau lagi di jalan atau lokasi syuting bisa balas email lewat BB," pungkasnya seraya menambahkan ia selalu membawa BB ke mana pun ia pergi. (kpl/gum/riz)

"Untuk tahun yang akan datang, kemungkinan untuk menjadi trend-setter khusus menyangkut mode di Makassar terbuka lebar, adapun alasannya karena perkembangan infrastruktur yang sangat gencar dilakukan belakangan ini, " kata istri Ralph Tampubolon ketika ditemui dalam sebuah seminar kecantikan di salah satu hotel di Makassar, Senin (26/10).
Menurut artis pemilik tinggi 147 cm ini, dengan sejumlah fasilitas pendukung yang ada, Makassar memang memiliki peluang untuk bersaing dengan sejumlah kota lain seperti Jakarta, Bandung ataupun Surabaya dalam hal mode.
Adapun fasilitas yang membuat artis yang sukses membintangi sejumlah film ini di antaranya Bandara Sultan Hasanuddin serta pelabuhan Soekarno-Hatta. Selain itu, Makassar juga menjadi target promo film-film baru serta tak ketinggalan tentu saja hadirnya wahana permainan terbesar seperti Trans Studio.
Perkembangan pembangunan di Makassar inilah yang membuat Melissa yakin bahwa tidak lama lagi, kota yang terkenal dengan sebutan kota Anging Mammiri ini akan tampil sebagai kota mode.
"Saya lihat masyarakat Makassar itu sebenarnya tertarik dengan dunia mode baik menyangkut fashion ataupun masalah kecantikan tubuh dan wajah, peluang ini tentu akan dimanfaatkan para produsen untuk berbisnis disini," kata artis yang juga menjadi salah satu juri dalam program STARBUZZ ini. (kpl/boo)

Menurut istri Ralph Tampubolon itu, yang ditemui dalam seminar kecantikan yang berlangsung di salah satu hotel di Makassar, Senin (26/10), tidak apa sering mengganti warna rambut asal ditangani oleh orang yang tepat.
Perempuan mungil yang memiliki tinggi 147 cm itu mengatakan, belakangan ia memang lebih sering mengubah warna rambutnya.
"Saya memang pada dasarnya suka dengan rambut yang berwarna, makanya saya selalu berusaha mewarnai rambut. Memang ada kemungkinan rusak. Saya rasa jika ditangani oleh orang yang tepat, tentu hal itu tidak terjadi," katanya.
Menurut artis kelahiran Jakarta, 12 Mei 1978, itu, kebiasaannya mengubah warna rambut tak lepas dari keinginannya untuk selalu terlihat berbeda serta tampil lebih segar setiap saat. Dalam waktu dua-tiga bulan, ia mengaku selalu mengganti warna rambutnya.
"Banyak orang yang mengalami kerusakan rambut karena beberapa faktor termasuk seringnya melakukan pewarnaan rambut. Namun saya tetap yakin kalau dilakukan oleh orang yang memang mengerti, kemungkinan itu bisa dihindari," katanya.
Bagi artis yang memulai karier sebagai penyiar hingga akhirnya sukses membintangi beberapa film, di antaranya BERBAGI SUAMI dan GARA-GARA BOLA, rambut merupakan hal yang sangat penting dalam menunjang perjalanan kariernya.
"Sebagai perempuan, rambut ibarat mahkota sehingga harus dijaga dan dipelihara dengan baik, maka setiap melakukan pewarnaan, saya hanya percaya jika yang mengerjakannya memang merupakan ahli rambut," katanya. (kpl/bun)