KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Dari dulu cita-cita aku memang ingin membelikan rumah untuk mama, karena aku ingat susahnya kami dari dulu seperti apa," ujar musisi yang baru berusia 23 tahun itu.
Ditemui KapanLagi.com di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (18/11), putri dari Emmy Sofyana itu juga bertutur soal banyaknya permintaan lagu yang kini datang padanya.
"Alhamdulillah udah banyak yang minta. Tapi sampai sekarang aku belum bisa kasih, karena semua harus dapat izin dari Mas Dhani (Ahmad Dhani, red)," terangnya. (kpl/buj/bar)

"Alhamdulillah aku udah bisa membahagiakan keluarga, membahagiakan adik, membahagiakan mama," ujar pemilik nama lengkap Cameria Happy Paramitha itu.
Ditemui KapanLagi.com di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (18/11), gitaris sekaligus penulis lagu itu lantas juga menuturkan soal kesuksesan sang sahabat.
"Sekarang tinggal membahagiakan dan memenuhi cita-cita ingin membeli rumah. Kalau mobil udah ada, Dara juga udah punya mobil," tandasnya. (kpl/buj/bar)

Tak hanya itu, ratusan penggemarnya yang hadir di tempat hiburan malam terbesar di Palu itu, juga dibuat sedikit kecewa. Bahkan beberapa penonton yang hadir, sontak berteriak lantaran kecewa atas adanya pemadaman listrik secara tiba-tiba tersebut.
Konser itu baru dapat dilanjutkan kembali setelah pihak pengelola Spacebar menyiasatinya dengan menggunakan fasilitas mesin genset yang telah disiapkan sebelumnya. Hal ini memaksa Mitha, vokalis sekaligus gitaris The Virgin meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut.
"Bukan hanya di Jakarta, ternyata di Palu ini, juga mati lampu. Kami minta maaf," kata Mitha di depan ratusan penggemarnya yang memadati Spacebar.
Meski sempat terhenti beberapa menit, namun hal itu tidak mempengaruhi penampilan Dara dan Mitha untuk tampil memukau di panggung. Keduanya tetap bersemangat dan mampu membuat penonton melupakan kejadian tersebut.
Penampilan band asuhan Ahmad Dhani di Spacebar Palu itu, dihadiri ratusan penggemarnya yang kebanyakan berasal dari kaum hawa.
Menurut pihak panitia, selain untuk menghibur masyarakat Kota Palu, konser The Virgin ini juga merupakan konser amal, karena 10% dari hasil penjualan tiket disumbangkan bagi para korban gempa bumi di Sumatera Barat.
Penampilan The Virgin ini mengawali konsernya dengan membawakan lagu berjudul Stockholm dan diakhiri dengan lagu hitsnya berjudul Cinta Terlarang, yang merupakan ciptaan Mitha sendiri.
Meski dijaga ketat oleh puluhan aparat kepolisian setempat, namun konser tersebut berjalan lancar dan berakhir damai tanpa diwarnai kericuhan. (kpl/bun)

"Dengan bergabung dalam acara ini kita ingin menunjukkan bahwa kita peduli dengan apa yang terjadi di sana," ungkap Dara.
Sedang Mitha merasa sedih dan miris melihat bencana gempa yang datang bertubi-tubi ini. "Sedih ya, kalau nonton di TV. Kejadian lalu di Tasik saja begitu, apalagi sekarang lebih besar dan terjadi dua kali pula. Miris banget," kata gitaris berpenampilan tomboy ini.
Walau nilai sumbangan tidak dianggap banyak, Dara dan Mitha memberikan dukungan lewat doa pada para korban. "Sumbangan kita memang tidak besar tapi kita selalu mendoakan mereka," ungkap Dara yang ditimpali Mitha, "Pasti sesama manusia kita saling mendoakan dan mendukung, apalagi mereka adalah bagian dari bangsa Indonesia. Namanya saudara terkena bencana kita tetap memberi dukungan, bagaimana kita kalau ada di sana, pasti kita ngerasain banget." (kpl/wwn/erl)

Setelah sukses debutnya, grup yang berada di bawah naungan Republik Cinta Manajemen ini sekarang bersiap meluncurkan album susulan. "Kita sudah siap hanya tinggal nunggu komando dari mas Dhani, semua materi sudah siap," terang Mitha yang dijumpai di Inbox Award, di taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jumat (7/8).
Untuk album baru mendatang, The Virgin akan menampilkan genre rock. Soal lagu, duo band ini terkesan tidak terlalu peduli dengan penjualan. "Konsepnya nge-rock, karena basic Mitha kan rock. Kita nggak takut kalau nanti album kita nggak laku karena roda itu berputar jadi kita nggak takut untuk spekulasi," tambah Mitha. (kpl/gum/erl)