KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Buat saya yang terbiasa bicara dengan logat Betawi, kalau harus akting menggunakan Bahasa Indonesia memang agak susah dan menjadi tantangan tersendiri," katanya di Jakarta, Selasa malam (21/10/08).
Pemain sinetron dan film Indonesia kelahiran 28 Februari 1956 itu dalam peran-peran yang disodorkan sutradara padanya, sebagian besar memang berperan sebagai orang Betawi dan berdialog menggunakan Bahasa Betawi.
"Selama 30 tahun karirku di sinetron dan film Indonesia baru kali ini mendapat peran sebagai orang yang disiplin menggunakan Bahasa Indonesia. Buat saya ini sangat positif, tapi namanya juga sudah tua dan tidak terbiasa, jadi agak susah juga," kata pemilik butik dan studio foto di salah satu pusat perbelanjaan Jakarta Pusat ini.
Mpok Atiek menjelaskan sinetron MELATI UNTUK MARVEL merupakan produksi MD Entertainment yang ditayangkan di SCTV mulai 23 Oktober. Sinetron ini bergenre drama komedi dan dibintangi Chelsea Olivia, Rezky Aditya, Neshia Putri, dan Afifa Shafira. (kpl/dna)

Selama 30 tahun berkiprah di dunia seni peran, Mpok Atiek mengaku selalu menggunakan bahasa Betawi. Tapi kali ini dia harus berakting habis-habisan untuk memerankan karakter yang serius. "Dari tahun 78 sampe sekarang, ane ga pernah pake bahasa Indonesia, selalu pake bahasa Betawi. 30 tahun kenal kamera, belum pernah sekalipun pake bahasa Indonesia. Dulu-dulu ane selalu dapet peran konyol, cablak, Betawi banget deh. Di sini ane bener-benar akting. Ane setengah mati berakting di sini, ini tantangan banget bagi ane," kilah Mpok Atiek yang ditemui di MD, Tanah Abang, Selasa (21/10).
"Pertama shoot susah banget, ngerasa tegang, pokoknya satu shoot itu sampai take beberapa kali. Ane uda bilang ame bos, ente salah casting. Tapi bos bilang ini tantangan. Bos yakinkan bahwa mpok bisa, ya akhirnya ane ambil," tambahnya.
Untungnya sutradara dan kru cukup sabar menghadapi Mpok Atiek yang kerap membuat pengulangan pengambilan gambar. Tapi sebelumnya Mpok Atiek sudah memberitahukan soal kekurangannya ini. "Mereka udah pada tahu karena dari awal ane udah ngomong ama mereka dan mereka mau menerima," terangnya. (kpl/ang/erl)

Sinetron produksi MD Entertainment yang dibintangi oleh Chelsea Olivia, Rezki Aditya, Devi Permatasari, Emma Waroka, Mpok Atiek dan lain-lain ini akan tayang perdana pada 23 Oktober mendatang. MELATI UNTUK MARVEL sendiri akan ditayangkan setiap hari Senin sampai Minggu jam 8-9 malam.
Budi Dharmawan, Senior Manager Public Relation SCTV, mengatakan, "Kehadiran sinetron MELATI UNTUK MARVEL menegaskan kepercayaan besar SCTV terhadap artis-artis muda sebagai bintang utama yang mampu mengangkat sinetron yang dibintanginya. Sejauh ini kan SCTV sukses dengan CINTA FITRI, CHELSEA, dan SUCI, tak dipungkiri adalah akting dari para artis muda."
Sinetron ini sendiri ditulis oleh Hilman Hariwijaya dan disutradarai oleh Akbar Bakti. Launching-nya telah dilakukan Selasa (21/10) kemarin di MD Entertainment. (kpl/ang/npy)

"Saya senang sekali bisa menghibur kalian," kata Inul begitu naik panggung kepada sekitar 1.000 warga Indonesia yang memperingati hari kemerdekaan Indonesia di rumah dinas Wisma Duta.
Sebelumnya Inul pernah dilarang konser di Johor Bahru dan Kuala Lumpur. Inul langsung menghentak para penonton yang memang sudah haus dengan penampilannya dengan membawakan lagu Bang SMS Siapa. Para penonton, baik TKI, TKW, para mahasiswa dan ibu-ibu Dharma Wanita langsung ikut bergoyang.
Untuk menambah semarak, Inul mengajak salah seorang TKI untuk naik ke panggung dan berjoget bersama. Inul kemudian menyanyikan Ketahuan milik Matta Band dengan irama dangdut yang makin membuat para penonton histeris dan makin panas berjoget.
Selain Inul, masyarakat Indonesia juga dihibur dengan penampilan Mpok Atiek dan penampilan musik dari staf KBRI dan masyarakat WNI di Malaysia.
Dubes RI untuk Malaysia Da'i Bachtiar mengatakan, dengan penampilan Inul di wisma duta yang masih wilayah dari Indonesia bukanlah untuk protes dan menentang larangan konser Inul oleh pemerintah setempat Malaysia.
"Inul tidak dilarang di Malaysia hanya aspek keamanan saja yang menjadi alasan Inul konsernya dilarang tampil di Malaysia. Kami juga mengundang artis dangdut lainnya untuk tampil di wisma duta ini menghibur masyarakat Indonesia tapi sebagian besar sudah padat acaranya," kata Da'i. (kpl/bun)