KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Nia sih pengen konser. Sekarang tinggal dicari temanya gitu. Kalau saya lihat penampilan Nia kini malah jauh lebih muda daripada waktu saya ketemu dengannya pertama kali. Jadi mudah-mudahan Nia semakin pede dan tinggal dicari temanya untuk konser," ungkap Farhat disela perayaan ultah Nia di Jl. Kemang Utara VII, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (17/4).
Nia sendiri saat ditanyai soal konser ini mengaku baru tahu sekarang. Dan ia masih belum menentukan dengan siapa saja ia akan bekerja sama. "Mungkin dia (Farhat) akan memberikan aku kejutan kali. Tapi mungkin nanti kita bisa bicara gimana-gimananya. Kalau dadakan bisa berantakan juga," tutur musisi yang berkiprah sejak 1978 ini.
Sebetulnya, sudah dari dulu Nia kepingin mengadakan konser. Namun karena terbentur kesibukan, mulai dari mengurus rumah tangga sampai nyanyi, ia masih belum menemukan orang-orang yang bisa diajak bekerja sama. Alhasil sampai sekarang pun konser itu masih tinggal impian.
"Belum tahu tuh dari dulu belum terlaksana, tapi yang jelas keinginan ada. Mudah-mudahan Tuhan memberikan jalan. Saya kalau sudah nyanyi itu rasanya lupa waktu, lupa umur, ada anak lewat juga nggak keurus," ujar Nia. (kpl/buj/boo)

"Aku sekarang sih jalani aja. Kalau dibilang apa yang belum tercapai, aku sudah banyak umurnya. Jadi aku jalani aja," ujarnya di sela pesta ultahnya, Jumat (17/4).
Di usianya yang bisa dibilang paruh baya, Nia berniat mengurangi kinerjanya di dunia entertainment. Walau masih kepingin bernyanyi, istri pengacara Farhat Abbas ini lebih memilih memfokuskan diri ke keluarga.
"Ya mungkin karena keadaan saja yang perlu perhatian lebih. Yang kecil (anaknya) lagi rajin sholat, dan yang besar sudah duduk di bangku SMA. Terutama yang besar harus lebih dijaga," pungkasnya tanpa mau menyebutkan kado apa yang diberikan Farhat di ultahnya kali ini. (kpl/buj/boo)

"Saya tidak tahu sumbernya dari mana dan saya juga cukup kaget dan marah juga. Mungkin dia tahu rumah tangga kami dalam masalah dan biar bagaimana pun masalah rumah tangga biar kita saja yang tahu bukan untuk konsumsi umum dan biarlah kami berdua yang tahu masalahnya apa," tegas Tami kala menghadiri acara ultah Nia Daniati yang ke-45 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (17/4).
Yang membuat Tami berang, kebohongan gosip tersebut sudah mengganggu kehidupan rumah tangganya dan Yuni. Mereka harus sigap menjawab semua pertanyaan kerabat lewat telepon yang selalu berdering. Berita bohong itu menurutnya dibuat oleh seseorang dan terlalu dibesar-besarkan.
"Mas Bayu kaget dan mengalami shock. Masalah WIL ini 100% fitnah karena dia (Yuni) juga teman saya, sahabat saya, dan dia juga sangat akrab. Saya juga nggak tahu ini sumbernya dari mana tetapi tolong lah jaga nama baik nama Mas Bayu dan teman saya Yuni karena mereka punya keluarga dan anak-anak," tukasnya.
Selain masalah WIL, Tami juga dikabarkan sudah menghubungi pengacara untuk mengatasi pertikaian rumah tangganya. Tapi sekali lagi ia mengelak. Ia mengungkapkan bahwa rumah tangganya masih baik-baik saja dan masih tinggal serumah. Ia hanya mohon doa agar masalahnya cepat selesai.
"Belum sampai ke situ. Saya berharap masalah yang saya hadapi ini tidak bertambah besar dan tidak berkepanjangan. Tetapi kalau jauh-jauh ke situ mudah-mudahan tidak ya," katanya. (kpl/buj/boo)

"Ketinggalan jauh saya. Tapi nggak masalah buat saya. Karena sejak awal saya memang tidak terlalu menggembar-gemborkan. Biar dijadikan pelajaran saja," kata Farhat saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/4).
Daerah pemilihan Riau II memang hanya menyediakan 5 buah kursi. Menurut Farhat, 2 kursi sudah direbut oleh Partai Demokrat, Sedangkan 2 Kursi lainnya sudah diambil oleh Golkar. "Nah sisanya ini yang kita rebutkan. Mudah-mudahan ada keberuntungan dari pihak saya," harapnya.
Farhat pun sedikit membuka rahasianya. Meski terancam kalah dan sudah menghabiskan uang ratusan juta rupiah, Farhat mengaku tak pernah menyesal. baginya, uang sebanyak itu bisa didapatnya kembali.
"Jadi bayangkan saya. Selama 9 bulan saya mengeluarkan uang untuk kampanye. Tapi semuanya itu kembali lagi dalam waktu 5 hari setelah saya mendapatkan kasus baru. Jadi saya tidak harus masuk rumah sakit jiwa kan karena mengalami kerugian," ujarnya. (kpl/mai/boo)

Rasa senang yang dirasakan oleh Farhat tidak lain karena dirinya akan menjerat pakar telematika Roy Suryo dengan UU itu. Roy dituding Farhat telah menyebarkan foto-foto syur Rahma dan Sarah yang sempat membuat heboh beberapa waktu yang lalu.
"Berdasarkan pasal 27 ayat 3, barang siapa yang melanggar akan diganjar hukuman penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar. Kita akan menjerat Roy Suryo dengan omongannya selama ini karena telah melakukan pencemaran nama baik dan mengedarkan foto-foto Sarah dan Rahma," kata Farhat usai memberi kesaksian di gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (19/3).
Farhat menyakini dengan pembahasan UU ini, diyakini oleh dirinya bahwa Roy Suryo tak akan bisa mengelak lagi dari laporan pencemaran nama baik yang telah dilakukannya.
"Malam ini Roy Suryo tak akan bisa tidur dengan tenang karena dirinya terancam hukuman penjara 6 tahun. Ini sangat berat dan berbeda dengan pasal KUHP soal pencemaran nama baik yang hukumannya mungkin cuma setahun," ujar suami Nia Daniati ini.
Saat disinggung soal kelakuan para pelaku yang mengolok-olok atau merugikan nama baik kliennya, Farhat mengaku jika dirinya hanya berharap kepada pihak kepolisian untuk menindak orang-orang yang tak bertanggung jawab itu.
"Buktinya, pelaku yang juga pemilik situs prostitusi itu sudah tertangkap. Kita serahkan saja semuanya kepada kepolisian," pungkas Farhat. (kpl/mai/npy)

"Mereka konsultasi kepada saya untuk meminta perlindungan secara hukum. Maklum lah, teror-teror itu memang sangat menakutkan dan meresahkan," ujar Farhat saat dihubungi KapanLagi.com, Sabtu (14/3) malam.
Menurut Farhat, ancaman yang dilakukan Dewi terbilang serius. Dirinya telah memiliki bukti-bukti mengenai kebenaran ancaman itu. "Korban menuturkan dalam ancamannya, Dewi mengaku punya banyak teman polisi," ujar suami Nia Daniati itu.
"Kita punya bukti rekaman, juga SMS yang dikirimkan oleh Dewi dan kita akan memberikan jaminan agar Dewi tidak bertindak nekat," ujar pria yang tengah sibuk sebagai Calon Legislatif (Caleg) itu sambil menambahkan, "Dewi juga berusaha menakut-nakuti keluarga Andi."
Menurut Farhat juga, yang dilakukan mantan istri Saiful Jamil itu merupakan bentuk intimidasi terkait dengan persidangan perdata antara Asep dan Dewi. "Andi ini kan memang mengetahui mengenai keberadaan uang Rp350 juta yang menurut Dewi ditilep Asep. Selain itu, Andi sakit hati lantaran pemilik goyang gergaji itu memecat secara sepihak dan belum membayar sebagian gajinya," terang Farhat.
Atas tindakan tersebut, Farhat bersama kliennya bersiap melakukan langkah hukum dengan melaporkan Dewi ke pihak kepolisian.
"Ini adalah bentuk intimidasi dan sebuah perbuatan yang tidak menyenangkan dengan melakukan ancaman. Bahkan ada unsur intimidasi berupa suara langsung yang direkam oleh Andi dan beberapa bukti SMS," tandas Farhat. (kpl/mai/dar)

"Klien kami menjawab sekitar 12 pertanyaan, dia diperiksa selama 3 jam di unit RENAKTA (Remaja Anak dan Wanita, red)," terang Farhat didampingi kliennya.
Menurut Farhat, kliennya seharusnya membuat tiga buah BAP secara terpisah, meski ketiganya berkaitan dengan foto-foto seksi yang menyeret namanya. Namun hanya satu yang ditandatangani hari ini.
"Seharusnya klien kami itu membuat 3 BAP, yang pertama atas laporannya sendiri terhadap Roy Suryo, yang kedua laporan adiknya Rahma Azhari mengenai penyebaran foto-foto pribadinya dan yang ketiga mengenai situs prostitusi yang katanya tersangkanya sudah tertangkap atas nama Hartono Prapanca," terang suami Nia Daniati itu.
"Jadi klien kami ini diperiksa sebagai saksi pelapor atas laporannya sendiri. Atas pihak-pihak yang mengedarkan foto-foto pribadi klien saya," tegasnya.
Sementara itu, dalam keterangan Sarah, nama baiknya merasa dirugikan oleh Roy. Bahkan akibat komentar pria asal Yogyakarta itu, kesehatannya menjadi terganggu. Namun Sarah tidak mengungkapkan lebih jelas lagi.
Lihat Koleksi Lainnya
"Kerugiannya nama baik saya, juga malu dan karena ini benar-benar mengganggu kesehatan saya. Saya merasa nggak nyaman," terangnya. (kpl/hen/dar)