KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Di film ini saya kebagian lagi sebagai ustad. Alhamdulillah. Saya tak jenuh dengan peran ini. Ini kan peran yang mulia, ini peran dakwah. Jadi peran yang menyampaikan kebaikan," ungkapnya di FX Plaza, Jakarta, belum lama berselang.
Kepada KapanLagi.com, Uje juga menuturkan bahwa esensi film itu sebenarnya harus mengandung isi yang jelas dan baik sehingga masyarakat yang melihatnya akan ingat terus.
"Ada isinya dan pesannya yang baik serta berkualitas. Itu film yang bagus. Kalau begini terus saya melihat film Indonesia bisa lebih lagi dari saat ini. Karena ini penting untuk generasi sekarang," sambung pria yang pula pernah berteater.
Selain film EMAK INGIN NAIK HAJI, sebuah tawaran lagi ternyata sudah diterima Uje. Kali ini dia bekerja sama dengan Opick.
"Saya juga ditawarin jadi ustad oleh Mas Opick, di filmnya DI BAWAH LANGIT. Mudah-mudahan berjalan lancar. Doakan ya," imbuhnya. (kpl/dis/boo)

Masyarakat Medan sepertinya mendapatkan siraman rohani dengan hit-hit religiusnya seperti Asalamualaikum dan Cahaya Hati, yang dilantunkan pria yang kerap memakai sorban dalam setiap penampilannya ini.
Sebelum menyanyikan lagu religiusnya, Opick yang tampil pukul 23.21 WIB langsung mendapat sambutan meriah pada saat menginjakkan kakinya di panggung, langsung menyapa dan mengajak seluruh pengunjung untuk bernyanyi.
Opick melantunkan 5 buah lagu yang mendapat sambutan meriah pengunjung dan juga applaus. Selain itu Opick juga mempersembahkan hit terbarunya Di Bawah Langit. Kehadiran hit ini benar-benar dapat diterima oleh para pengunjung yang hadir.
Penampilan pria yang memiliki nama lengkap Aunur Rofiq Lil Firdaus ini dalam rangkaian pembukaan acara Ramadhan Fair yang dilaksanakan setiap tahunnya. Di mana event Ramadhan Fair ini merupakan sebuah arena festival makanan di bulan puasa yang digelar di Medan.
Tak lupa juga dalam penampilannya Opick mengajak Gubernur Sumatera Utara, H. Syamsul Arifin, Pj. Walikota Medan, Rahudman Harahap, untuk bernyanyi bersama yang membawakan hit Alhamdulilah yang langsung mendapatkan aplaus meriah, serta tanpa ada yang memberikan komando lagu ini langsung bergema.
Dan di akhir penampilannya, Opick mempersembahkan hit Maha Melihat dan kemudian pamit pada para penonton. Seusai acara Opick yang ditemui merasa senang hadir di Medan. "Hampir tiap tahun saya hadir di Ramadhan Fair ini, jadi benar-benar rasanya melepaskan rindu," kata Opick. (kpl/rom/bun)

"Menjelang Ramadhan Rendra adalah orang tua buat saya. Beliau adalah
orang yang luar biasa yang banyak memberikan inspirasi buat karya-karya saya. Pas meninggalnya kemarin saya gak bisa datang karena saya posisinya ada di Kuala Lumpur, kebetulan saya ada konser di sana. Jadi baru kali ini saya baru bisa datang," kata Opick di Bengkel Teater, Cipayung Jaya, Citayam, Depok, Jawa Barat, Jumat (21/8).
Lebih jauh Opick sedikit mengungkit masa lalu, saat dirinya masih merintis karir. Ia mengaku banyak dibantu oleh rekan-rekan dari bengkel teater.
"Ya, ini baru pertama kali datang ziarah. Dulu teman-teman bengkel teater ini yang menginspirasi saya untuk terjun kesenian. Masya Allah, hampir 18 tahun lalu dan akhirnya saya bisa berdiri seperti ini karena dorongan teman-teman Bengkel Teater," kenangnya.
Saat pertama kali ke Jakarta Opick belajar di Bengkel Teater, sebelum ia akhirnya masuk dapur rekaman di Bella Studio, yang beberapa personilnya juga dari Bengkel Teater.
Selain berziarah ke makam Rendra, Opick yang saat itu datang bersama istri dan ketiga anaknya juga berziarah ke makam Mbah Surip. Menurutnya, anak-anaknya sangat ngefans pada almarhum seniman nyentrik tersebut.
"Anak-anak saya ini pengen tahu tempatnya Mbah Surip katanya. Ya jadi kita sekalian ke sini. Dia nyanyi Mbah Surip mulu, yang Bangun Tidur dan Tak gendong. Dia baru 3 tahun, tapi sudah hafal lagunya Mbah Surip, luar biasa," pungkasnya. (kpl/buj/bun)

"Alhamdulilah Ramadhan ini jadwal saya padat dan saya bersyukur, di bulan Ramadhan nanti saya punya 2 pekerjaan atau double job. Yang pertama tur album baru saya, yang kedua ya ini, menjadi juri dalam festival ini," ujar pria yang kerap mengenakan sorban itu.
Dijumpai KapanLagi.com kala menggelar preskon Festival Lagu Opick di Tea Addict, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/8), penyanyi sekaligus musisi yang telah menelurkan 5 album itu memang mengakui bahwa kesibukannya adalah berkah sekaligus menjadi tuntutan kerja yang padat.
"Ya Alhamdulilah ini berkah, saya harus menjalankan pekerjaan ini di 30 kota berbeda, memang waktu tur saya sempat drop. Waktu itu di Malang dan di Pontianak, sampai-sampai saya harus dibopong, tapi karena itu saya sekarang harus menjaga stamina, agar selalu bisa berdakwah melalui musik," lanjutnya.
Sementara itu, penyanyi yang sukses menjual album ISTIGHFAR lebih dari 800 ribu kopi tersebut kemudian bertutur mengenai pendidikan puasa yang mulai ia terapkan untuk kedua buah hatinya.
"Untuk anak pertama saya kan usianya 6 tahun, jadi sudah waktunya dia belajar puasa. Tapi saya tidak akan memaksa, kita hanya melihat sebagai orang tua kemampuan si anak, tapi kita selalu memberikan semangat," jelasnya.
"Mungkin salah satunya dia akan saya kasih hadiah dan akan saya ajarkan kalau beribadah itu asyik," pungkasnya. (kpl/hen/bar)

"Sebenarnya ada kegelisahan dalam diri saya, karena saya pernah mendengar anak sulung saya menyanyikan lagu yang kurang sesuai dengan usianya," ungkap pria asal Jember tersebut.
Saat ditanya lebih jauh mengenai kegundahan hatinya karena sang buah hati, pemilik nama panjang Aunur Rofiq Lil Firdaus itu kemudian menceritakan pengalamannya yang sampai kini kerap membuatnya gundah.
"Anak saya pernah menyanyikan lagu yang bertemakan selingkuh, dan saya sangat prihatin mendengarnya. Sampai-sampai anak saya itu pernah bertanya sama saya 'Yah selingkuh itu apa sih?', saya sampai bingung menjawabnya," terangnya sambil tersenyum.
Dijumpai KapanLagi.com dalam preskon yang digelar di Tea Addict, Kemang Jakarta Selatan, Kamis (20/8), penyanyi religi yang berusia 35 tahun itu nampaknya juga tengah gundah melihat perkembangan lagu anak-anak di tanah air.
"Makanya saya pingin ada satu ikon anak-anak atau remaja yang bisa menyanyikan sesuai dengan umurnya. Selain itu saya juga prihatin, karena saat ini, tidak ada penyanyi dan pencipta lagu untuk anak-anak," tandasnya. (kpl/hen/bar)

Karena itulah pelantun tembang Tombo Ati itu lantas menggelar festival Lagu Opick, yang akan mulai bergulir 22 Agustus mendatang hingga akhir Desember 2009.
"Awalnya itu saya pernah buat juga festival serupa di tahun 2008, tepatnya di Surabaya. Nah saya lihat ternyata apresiasinya cukup banyak dan bagus, akhirnya di tahun 2009 ini saya ingin menggelar festival itu kembali," ujarnya.
Ditemui KapanLagi.com saat menggelar preskon Festival Lagu Opick di Tea Addict, Kemang Jakarta Selatan, Kamis (20/8), penyanyi sekaligus song-writer itu kemudian menegaskan tujuan diadakannya festival tersebut.
"Saya ingin punya penyanyi anak-anak dan remaja yang membawakan lagu-lagu religi yang berkualitas. Rencananya nanti pemenangnya akan saya buatkan recording," tegasnya.
Disinggung soal konsep acara yang dibagi dalam 3 kategori usia tersebut, yakni anak-anak, remaja sampai dewasa atau mulai umur 8 tahun sampai 25 tahun, Opick kemudian menjelaskan secara rinci gelaran akbarnya itu.
"Itu ada di 7 kota, di antaranya ada Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Banjarmasin, Makassar, Bekasi dan terakhir ada di Jakarta. Mereka bebas memilih lagu-lagu yang ada di 5 album saya. Terserah mereka mau milih yang mana, tapi harus lagu saya semua. Saya akan jadi juri dalam festival tersebut," jelasnya panjang. (kpl/hen/bar)

"Nanti di sana bisa dilihat bagaimana perjuangan dan percintaan. Pokoknya dalam keluarga itu semua problema ada namun bisa diselesaikan dengan bijaksana. Bahkan semula anak-anak yatim itu nggak betah melihat keadaan keluarga ini. Ada yang tadinya malam mengaji, paginya mencopet dan sebagainya. Tetapi perlahan mereka menyadari sendiri setelah melihat bagaimana keluarga ini bertahan hidup," katanya.
Lebih lanjut dikatakan pesan yang ingin disampaikan melalui film keluarga itu tidaklah muluk-muluk. Namun secara tidak langsung mengajarkan berperilaku terhadap anak yatim.
"Walau dengan kondisi terbatas tetap memelihara anak yatim. Itu inti pesan yang ingin disampaikan," imbuh Opick kepada KapanLagi.com lewat telepon, Rabu (19/8). (kpl/dis/npy)