KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Di venue ada sekitar 8 panggung yang bermain bersama-sama dengan tiket terjual 3.200 untuk tiga hari ke depan. Harga tiket yang dipatok memang cukup mahal, yaitu sekitar Rp 200.000 dan menjadi salah satu dampak sepinya acaaa.
Salah seorang pengunjung membeli bahkan sempat membeli tiket dari calo seharga Rp 50.000 yang jauh lebih murah.
Selain Candil and friends, Andra and The BackBone, Naif, Alexa, Burger Kill, Seringai, Bagga Bownz, Melee, Netral, Koil, Furgatori, Saint Loco, dan Vertical Horizon juga turut meramaikan pergelaran musik rock terbesar di hari pertama. Sementara Jouka Mad Keeper, band rock dari Jepang menutup pergelaran hari pertama pada pukul 01.15 dini hari.
Performance Melee dan Vertical Horizon menjadi magnet yang menyerap ratusan penonton dan konsentrasi penonton menjadi padat saat mereka tampil di panggung. Sementara itu Netral dan Seringai juga mendapat tanggapan positif dari penonton. (kpl/ant/rit)

Peter F Gontha, selaku promotor Java Rockin' Land menyambut gembira kesediaan para musisi baik dalam maupun luar negeri untuk bergabung dalam festival musik rock tersebut.
"Jujur setelah bom itu banyak pihak yang mesti diyakinkan apakah festival ini mau dilanjutkan atau tidak. Mulai dari panitia, keamanan, sponsor, dan tentu band yang akan tampil. Syukurlah sekarang sudah siap semua," terangnya saat memberikan keterangan pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (5/8).
Untuk menyakinkan musisi luar negeri, negosiasi ternyata berjalan cukup alot. Karena begitu informasi adanya bom di Indonesia merebak, semua musisi yang terlibat langsung menanyakan bagaimana jaminan keamanan di Indonesia.
"Saya katakan di mana pun maut itu bisa terjadi. Kalau nggak mau ke Indonesia ya jangan ke Spanyol, karena ada kereta bawah tanah yang di bom di sana. Jangan ke Amerika, karena tingkat kejahatan di sana paling tinggi. Kalau mau aman ya tinggal di rumah aja, pesan makan delivery, cepat saji, nggak usah ke mana-mana," ujarnya.
Hasilnya, band yang paling ditunggu yaitu Mr BIG, Vertical Horizon, Mew, Secondhand Serenade, dan band-band lain pun mengonfirmasi kepastian kedatangan mereka ke Indonesia.
"Saya sangat berterima kasih. Festival ini membuktikan pada dunia bahwa Indonesia aman dan kondusif untuk festival bertaraf internasional," pungkas Peter. (kpl/ant/boo)

"Dua yang mengkonfirmasikan akan hadir adalah, grup rock Melee' dan Secondhand Serenade. Sementara tiga lainnya, yakni Stone Temple Pilots, Boys Like Girls dan Dashboard Confessional masih dalam tahap negosiasi," kata Peter, di Jakarta.
Dia mengatakan, setelah sukses dengan Jakarta International Java Jazz Festival dan Jakarta International Java Soulnation Festival, Java Festival yang didukung Gudang Garam International dan Telkomsel menggelar festival terbaru. Sebuah festival rock yang akan mengguncang festival musik internasional, terutama karena langkanya festival musik rock yang berskala internasional di kawasan Asia.
Selain menampilkan grup musik luar negeri, festival tersebut juga akan menampilkan sejumlah grup musik rock asal negeri sendiri, diantaranya, grup musik Rif, Gigi dan Slank. Eki Puradiredja, program koordinator JFP, mengatakan, selain grup musik rock yang sudah dikenal, festival tersebut juga akan menghadirkan grup musik yang masih idealis Indie.
"The Brandals, Anda With The Joints, The Upstrairs, The S.I.G.I.T, Purgatory, Agrikultur, Seringai, merupakan beberapa grup musik yang diharapkan juga bakal meramaikan Java Rockin'land 2009," kata Eki. (kpl/bun)

Chief Marketing Officer Axis, Johan Buse, dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (25/6), mengatakan pihaknya menggelar kembali Soulnation setelah menerima respon yang positif dari penonton Axis Jakarta International Soulnation Festival tahun lalu.
Konser Soulnation yang kedua bertema Experience the City Groove yang menampilkan jenis musik rap, hip-hop dan soul.
Sebelum penyelenggaraan festival, AXIS dan Java Festival Production akan menggelar Road to Axis Soulnation Festival, sebuah program kompetisi grup band mencari grup rap, freestyle dance, beat box berbakat.
Kompetisi ini digelar di lima kota besar, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Medan, mulai 6 Juli 2009. Penampil terbaik dari masing-masing wilayah akan mendapat kesempatan tampil di salah satu panggung AXIS Jakarta International Java Soulnation Festival 2009.
Tim juri terdiri dari AXIS, Java Festival Production, serta perwakilan dari radio swasta yang bekerja sama dalam penyelenggaraan kompetisi ini.
Program ini dibuat khusus sebagai media bagi pelanggan AXIS untuk menampilkan kreativitas mereka serta menunjukkan apresiasi AXIS terhadap bakat yang dimiliki oleh musisi muda Indonesia.
AXIS telah berkomitmen menjadi title sponsor pada AXIS Jakarta Internasional Java Jazz Festival selama 3 tahun sampai tahun 2010. (kpl/bun)

"Jadi awalnya saya itu investasi di sebuah perusahaan namanya Quantum Future sebesar Rp3,4 miliar di tahun 2006. Sebagai penanam modal saya selalu menerima laporan yang diberikan perusahaan. Tapi, setahu saya angka-angka yang dilaporkan itu fiktif. Makanya, saya melaporkan ke Bapeti (Badan Pengawas Pasar Komoditi)," kisah Peter selesai menjalani pemeriksaan selama dua jam di Bareskrim Mabes Polri, Senin (01/06).
"Terus perusahaan itu ditutup sama Bapeti. Setelah perusahaan itu ditutup, justru saya dilaporkan ke pihak kepolisian dengan tuduhan penggelapan sebesar Rp1,7 miliar oleh perusahaan Quantum Future. Buat saya angka 1,7 itu kecil, tapi di sini saya ingin mencari kebenaran. Tapi ternyata nggak gampang," tambahnya.
Pemeriksaan kali ini sendiri bukan pemeriksaan perdana buat Peter. Dia rupanya telah menjalani pemeriksaan ini sebanyak lima kali. "Laporan itu masuk tahun 2008. Awalnya saya diperiksa sebagai saksi, tapi sekarang saya berubah statusnya jadi tersangka," ujar Peter.
Lalu langkah hukum apakah yang akan diambil promotor Java Jazz ini? "Ya kita lihat saja nanti, yang pasti saya akan mencari kebenaran," pungkasnya. (kpl/hen/npy)

Pemilu itu penting, jadi kalau bisa memilih gunakanlah hak pilih, kata vokalis Jamiroquai, Jay Kay dalam jumpa pers bareng Petinggi Java Festival Production, Peter F Gontha dan Direktur Eksekutif Java Festival Production Paul Dankmeyer di Jakarta, Selasa (7/4) malam.
Jay mengaku senang bisa datang ke Indonesia yang merupakan negara demokrasi ketiga terbesar di dunia.
Ketika ditanya tentang Indonesia, vokalis yang selalu tampil nyentrik dan dinamis ini mengatakan, yang diketahuinya bahwa Indonesia merupakan negara yang terdiri atas banyak pulau dan mempunyai salah satu gunung besar yaitu Krakatau yang pernah meletus tahun 1883.
Jay berjanji akan memberikan penampilan yang penuh tenaga pada konsernya di Sentul Convention Center sehari sebelum Pemilu 2009.
"Kita akan menampilkan konser yang penuh energi. Saya harap masyarakat Indonesia bisa menikmati penampilan kami," tambah vokalis yang bernama lengkap Jason Kay itu.
Sedangkan Peter F Gontha mengatakan Java Festival memastikan Jamiroquai tampil di Indonesia beberapa jam sebelum pemungutan suara.
Peter mengatakan hal tersebut untuk membantah keraguan banyak orang akan tampilnya grup band yang digawangi oleh delapan personel ini karena berlangsung tepat sehari sebelum pemilu. "Kehidupan ini jalan terus. Yang tidak boleh ribut (dalam masa tenang pemilu) itu partai politik," katanya.
Demi suksesnya penyelenggaraan konser ini, Peter mengatakan pihaknya menggandeng organisasi internasional Rock the Vote. "Kita menggelar konser ini dengan Rock the Vote yang ingin agar insan Indonesia memilih dalam pemilu. Pergunakan hak pilihmu," katanya.
Rock the Vote merupakan organisasi yang bertujuan menumbuhkan dan meningkatkan kepedulian kaum muda akan kondisi negaranya dengan ikut memilih orang-orang yang menjalankan pemerintahan.
Pada penamipilan di Sentul, Jamiroquai digawangi oleh vokalis Jay Kay, drummer Derrick Ronald McKenzie, keyboardist Matthew Richard Johnson, gitaris Robert Kenneth Harris, basis Paul Stephen Turner, William James Fry pada perkusi, dan dua penyanyi latar yaitu Hazel Alexis Fernandes dan Valerie Bernadine Agnes Etienne. (kpl/dar)

Tampil santai menggunakan kaos oblong warna putih, Jason Mraz yang asal Virginia, Amerika Serikat itu, membuka pentasnya dengan lagu Make It Mine yang kemudian disusul dengan lagu Remedy.
Penonton yang jumlahnya mencapai sekitar seribu orang dan memenuhi lebih dari tiga perempat ruangan Exhibition Hall B JCC Senayan kemudian mulai riuh dan bersemangat menyanyikan lagu keempat dari Jason, You and I Both.
Penonton bertambah semangat mengikuti Jason menyanyikan salah satu lagu andalannya, Lucky yang berduet dengan penyanyi muda Indonesia Dira.
Setelah menyanyikan tiga lagu, penyanyi kelahiran 23 Juni 1977 itu kemudian berinteraksi dengan penonton dan mengajak untuk bergoyang dengan mengangkat tangan. Serentak seluruh penonton yang berdiri di depan panggung mengangkat tangan dan mulai bertepuk tangan mengikuti irama lagu.
Penonton pun kembali ikut bernyanyi bersama Jason yang menyanyikan lagu I'm Yours yang diambil dari album terakhirnya WE SING WE DANCE WE STEAL THINGS.
Dari deretan ratusan penonton anak muda, terselip beberapa artis penyanyi seperti Sherina dan Derby Romero, juga terlihat juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng.
Selain itu juga tampak Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi yang datang bersama istri dan anaknya.
Tidak ketinggalan juga Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla menikmati pentas penyanyi asal Amerika Serikat itu.
Jusuf Kalla dan Mufidah Kalla ditemani Ketua Umum Partai Persatuan Daerah Oesman Sapta, Sekjen PPD Sys NS dan Peter F Gontha pada panggung kehormatan.
Java Jazz Festival yang berlangsung di Balai Sidang Jakarta, pada 6 hingga 9 Maret mendatang, akan menghadirkan lebih dari 200 pertunjukan dengan total musisi yang berpartisipasi lebih dari 2.000 orang, baik musisi Indonesia maupun mancanegara. (kpl/dar)